Bank Blokir Akun Terkait Judi Daring
Otoritas Jasa Keuangan memerintahkan perbankan untuk memblokir beberapa rekening yang terlibat kegiatan judi daring. Hal ini menindaklanjuti laporan dari Kemenkominfo. OJK telah menerima surat dari Kemenkominfo guna membekukan sejumlah rekening yang terlibat kegiatan judi daring (online). Sesuai Pasal 36A Ayat (1) Huruf c, angka 33 dalam Pasal 14 dan Pasal 52 Ayat (4) Huruf c angka 42 dalam Pasal 15 UU No 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), OJK berwenang memerintahkan bank memblokir rekening tertentu. Koordinasi ini dilakukan untuk menjaga integritas sistem keuangan dan melindungi kepentingan konsumen. Tindak pidana ekonomi dengan pemanfaatan rekening bank dan sistem pembayaran Indonesia perlu diberikan sanksi yang tegas. Upaya menegakkan integritas sistem perbankan merupakan tanggung jawab semua pihak terkait,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae di Jakarta, Minggu (24/9).
Ekonom dan peneliti ekonomi digital Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, berpendapat, langkah OJK seharusnya dilakukan sejak jauh-jauh hari. Sebab, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sudah bergerak lama dalam menganalisis aliran uang berkaitan dengan judi daring. Pengawasan judi daring berkaitan dengan akses masyarakat terhadap situs atau aplikasi judi daring berada dalam ranah Kemenkominfo. Kementerian ini dapat memanfaatkan teknologi serta bekerja sama dengan penyedia jasa internet untuk menutup situs dan aplikasi itu. Sebelumnya, Menkominfo Budi Arie Setiadi menerbitkan instruksi terkait pemberantasan judi daring yang ditujukan kepada Dirjen Aplikasi Informatika yang tertuang dalam Instruksi Menkominfo No 1/2023 tentang Pemberantasan Judi Online dan/atau Judi Slot yang ditandatangani pada Kamis (14/9). (Yoga)
Menjaga Pangan, Harga, dan Bumi
Tahun ini, Hari Tani Nasional Ke-63 yang diperingati setiap
24 September sejak 1960 hadir di tengah El Nino. Fenomena iklim gelombang panas
yang menyebabkan kekeringan panjang itu mengirimkan pesan bahwa pertanian di
Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Persoalan yang muncul tak sekadar
menjaga stabilitas stok dan harga, juga menjaga bumi yang melahirkan pangan. Kekeringan
panjang menyebabkan produksi gabah dan beras turun. Kementerian Pertanian
memperkirakan produksi beras pada tahun ini bisa turun 1,2 juta ton jika El Nino
kuat melanda. Indikasinya sudah terlihat sejak Juli 2023, seperti menyusutnya
sumber-sumber utama irigasi, gagal panen di sejumlah lumbung pangan, dan mundurnya
musim tanam I. Selain itu, harga gabah dan beras juga melambung tinggi.
Berdasarkan Panel Harga Pangan Bapanas (NFA), per 24
September 2023, harga rata-rata nasional gabah kering panen (GKP) di tingkat
petani dan beras medium di tingkat eceran masing-masing Rp 6.610 per kg dan Rp
13.090 per kg, naik 28,55 % secara tahunan dan 32,2 % di atas harga pembelian
pemerintah (HPP) Rp 5.000 per kg untuk GKP di tingkat petani. Harga beras juga
naik 19,54 % secara tahunan dan berada 20,09 % di atas HET beras medium
berdasarkan zonasi, yakni Rp 10.900-Rp 11.800 per kg. Petani diuntungkan dengan
harga GKP yang tinggi. Namun, tidak semua petani merasakan. Mereka yang
kehabisan simpanan gabah mau tidak mau harus membeli beras dengan harga lebih
mahal.
Semua itu berujung pada persoalan utama, yakni produksi
beras. Food estate atau lumbung pangan yang dikembangkan di sejumlah daerah di
Indonesia masih belum optimal. Begitu juga dengan pengembangan padi lahan rawa dan
benih padi yang lebih tahan terhadap perubahan iklim masih setengah hati
dijalankan.Menjaga bumi, termasuk tanah dan air, di tengah era perubahan iklim
sangat penting. Sindhunata dalam bukunya, Ana Dino Ono Upo (Bentara Budaya
Yogyakarta, 2008), menuliskan, perubahan iklim akibat pemanasan global telah meniadakan
pranata mangsa, pedoman petani Jawa mengolah tanaman. Di tengah perubahan iklim,
ketahanan pangan yang ditopang produksi sangat penting, namun, tantangannya berat.
Tak cukup dengan memacu produksi pangan terusenerus, tetapi perlu diimbangi
dengan menjaga bumi, tanah, dan air yang melahirkan pangan. (Yoga)
E-dagang Berbasis Media Sosial Akan Diatur
Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan
Program Desa Devisa di Hulu Sungai Utara
Pasar Santa, Eksis di Tengah Sepi
Bau harum aroma kopi menyapa pengunjung saat memasuki area
lantai basemen Pasar Santa, yang diresmikan pada 1971. Sampai 2013, hanya 312
kios yang aktif dari total 1.151 kios. Tak dinyana, pasar di Jalan Cipaku I dan
Jalan Cisanggiri II itu tiba-tiba booming. Puncak keramaian Pasar Santa terjadi
pada September 2014 hingga pertengahan 2015. Tempat ini pernah menjadi ikon
wisata Jaksel, terutama bagi pencinta seni, musik, dan kuliner. Kala itu,
beberapa anak muda membuka kedai kekinian, seperti kedai kopi dan tempat makan,
di pasar yang tengah kehilangan pelanggan ataupun penyewa. Upaya itu berhasil
dan menarik penyewa baru dengan beragam usaha yang menjadikan Pasar Santa
tempat nongkrong asyik, murah, meriah, dan berjiwa muda. Catatan Kompas, kabar
baik itu tak berumur panjang. Kenaikan harga sewa dan harga jual kios
menyurutkan perkembangan Pasar Santa.
Data akhir Mei 2016 menyebutkan, 546 kios atau separuh total
kios di sana tutup karena tidak mampu membayar sewa kios. Pada Rabu (20/9) pukul
12.00, hanya ada lima pengunjung di lantai 3 Pasar Santa. Mereka menikmati
hidangan maka siang. Selain itu, dua pengojek daring duduk dan bercengkerama di
depan salah satu kedai, menunggu pesanan pelanggan. Beberapa pedagang lama
masih setia berjualan di sana. Chandra Dewi, pemilik kedai Dimsum Santa
Vegetarian itu masih berjualan karena sudah mengontrak kios selama 12 tahun. Dalam
satu hari, ia hanya mendapatkan Rp 100.000 hingga Rp 200.000. Menurut Dewi,
kebanyakan pengunjung yang datang adalah pegawai kantor sekitar pasar yang menjadi
pelanggan tetapnya. Dewi menuturkan, beberapa pedagang masih ingin membuka
kiosnya karena biaya sewa relatif murah. Pandemi membuat harga sewa kios
kembali normal di kisaran Rp 7 juta-Rp 10 juta per tahun.
Hal senada diutarakan penjaga kedai kopi bernama Kopi Dari
Akuh di lantai 3 Pasar Santa, Rizky (20). Saat sepi pembeli, ia hanya bisa menjual
lima gelas kopi. Saat ramai, penjualan hanya 10 gelas kopi. Senin pekan lalu,
ia tidak mendapatkan pelanggan sama sekali. Untuk menggaet banyak pengunjung,
Rizky berharap pihak pengelola pasar dapat membuat kegiatan rutin setiap tahun,
seperti mengadakan Santa Fest. Selain itu, kondisi kebersihan dan penerangan di
lantai 3 juga menjadi perhatian para pedagang. Di tengah kondisi yang tak memuaskan
itu, pada Juni 2023, Pasar Santa kembali viral. Video mengenai suasana pasar,
kuliner lezat, serta barang-barang unik menyebar dengan cepat. Gelombang baru pengunjung menyerbu. Akan tetapi, hanya
beberapa pedagang yang merasakannya. Salah satu kios yang menjadi magnet baru
di Pasar Santa ialah kedai kopi milik kakek berusia 75 tahun, yakni Augustinus
Sollohin alias Solihin. Salah satu menu andalan di kedai Senior Coffee Stall
itu ialah puding karamel seharga Rp 9.500 per porsi. (Yoga)
Berburu Saham EBT
Pimpin Pertumbuhan Laba Perbankan, BSI: Hasil Kinerja dan Komitmen Tumbuh sehat berkelanjutan
Bergabungnya Kaesang akan Tingkatkan Popularitas PSI
JAKARTA,ID-Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diuntungkan dengan bergabungnya putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep ke partai tersebut. Popularitas PSI akan meningkat di publik menjelang pemilu 2024. Namun demikian, masuknya Kaesang tidak secara otomatis mendongkrak elektabilitas PSI. Hal ini diungkapkan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Investor Daily, Jakarta (24/09/2023). "Situasi ini, (bergabungnya Kaesang yang merupakan putra Presiden, Red) bisa meningkatkan popularitas partai, namun belum tentu dari sisi elektabilitas buat partai," kata Dedi. Dedi menilai, Kaesang merupakan sosok anak muda yang sangat populer, pengusaha muda sukses serta memiliki sumber daya yang cukup untuk mendukung partai. Karena itu, menurut dia wajar jika bergabung Keasang seharusnya dapat diapresiasi oleh PSI, Dedi mengatakan, PDIP sebenarnya memiliki aturan yang tegas dimana keluarga wajib membawa keseluruhan anggota sebagai kader atau simpatisan PDI. "Tetapi ini berhubung ini adalah keuarga Presiden, maka PDIP kemungkinan tidak akan menerapkan aturan tegas ini," (Yetede)









