KINERJA INDUSTRI TEKSTIL NASIONAL : BEBAN BERGANDA PENGUSAHA TPT
Setelah lama bergulat dengan banjirnya produk impor di pasar dalam negeri, industri tekstil dan produk tekstil mendapat tekanan tambahan dari aturan mengenai kawasan berikat yang memungkinkan hasil produksinya masuk ke dalam pasar domestik. Kementerian Perindustrian membeberkan bahwa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 131/2018 tentang Kawasan Berikat memungkinkan barang impor dan/atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah kepabeanan yang diorientasikan untuk ekspor disalurkan ke pasar domestik. Febri Hendri Antoni Arif, Juru Bicara Kementerian Perindustrian, mengatakan bahwa aturan tersebut membuat banyak produk dari kawasan berikat yang sesungguhnya diorientasikan untuk ekspor justru dialihkan ke pasar dalam negeri. Untuk diketahui, Pasal 31 PMK No. 131/2018 memang menyebut, pengeluaran hasil produksi ke tempat lain dalam daerah pabean dilakukan dalam jumlah paling banyak 50% dari penjumlahan nilai realisasi ekspor dan penjualan ke berbagai kawasan. “Kami melihat itu salah satu yang menjadi masalah. Jadi, ada produk-produk industri yang ada di kawasan berikat dan berorientasi ekspor malah masuk ke pasar domestik,” jelasnya. Hal tersebut pun diamini oleh Plt. Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier yang menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mengevaluasi regulasi agar bisa merumuskan skema pembenahan pasar untuk industri TPT. Secara terpisah, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo membenarkan bahwa pengusaha di kawasan berikat dapat melempar produknya ke pasar domestik. “Dalam situasi tertentu, terutama saat permintaan global menurun, seperti terjadi saat pandemi, dapat diberikan fasilitas penyerahan ke dalam negeri setelah dikoordinasikan dengan instansi yang membidangi sektor industri,” katanya melalui keterangan tertulis, Minggu (1/10). Berkaitan dengan melemahnya industri TPT nasional akibat banjir barang impor, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memastikan akan aktif berkoordinasi dan bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian dan instansi lainnya, termasuk asosiasi pengusaha kawasan berikat. Sementara itu, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mewanti-wanti serbuan eksportir TPT dari negara maju, seperti Amerika Serikat hingga Uni Eropa, sebagai akibat dari melemahnya permintaan global. Ketua Umum API Jemmy Kartiwa mengatakan, Indonesia menjadi sasaran empuk sebagai pangsa pasar produk TPT di tengah pelemahan daya beli di negara tersebut akibat inflasi yang terjadi.
Partai Politik Memantapkan Dukungan
Kurang dari 20 hari lagi pendaftaran calon presiden dan
calon wakil presiden, sebagian partai terus melakukan konsolidasi. Bakal capres
pun bersafari mencari dukungan. Dinamika ini tak lepas dari kekuatan politik
pada pemilihan presiden di Indonesia yang masih terletak pada figur, bukan dukungan
parpol. PDI-P, de ngan koalisi yang ramping bersama PPP, Perindo, dan Hanura
mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal capres, cukup percaya diri dapat
memenangi pemilihan presiden dan pemilihan legislatif di Pemilu 2024. Partai berlambang
kepala banteng ini pun lebih menekankan pada soliditas dan kesetiaan kader
menghadapi pemilu yang tinggal lima bulan lagi. Prabowo Subianto, bakal capres
yang diusung Partai Gerindra bersama Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, Partai
Gelora, Partai Garuda, dan Partai Bulan Bintang (PBB) dalam Koalisi Indonesia
Maju (KIM), meminta dukungan kepada guru hingga cendekiawan saat ia
menyampaikan gagasannya terkait Indonesia ke depan di seminar kebangsaan. ”Penguatan
Peradaban Menyongsong Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Sabtu (30/9).
Untuk menambah dukungan, Anies R Baswedan-Muhaimin Iskandar,
bakal capres-cawapres yang diusung Partai Nasdem, PKB, dan PKS dalam Koalisi
Perubahan, Jumat (29/9), sowan kepara kiai di sejumlah pondok pesantren di Jatim.
Pada Sabtu, Anies menghadiri IdeaFest 2023 di Jakarta Convention Center (JCC),
Senayan, Jakarta, untuk berdialog dengan kaum muda. Ketua DPP PDI-P Puan
Maharani dalam pengarahan di hari kedua Rakernas IV PDI-P di JIExpo Kemayoran,
Jakarta, Sabtu, menekankan pentingnya soliditas untuk meme nangi Pemilu 2024,
baik pemilihan anggota legislatif (pileg) maupun pilpres untuk ketiga kalinya.
Ditemui seusai pengarahan, Puan menyampaikan, komitmen dan kesetiaan setiap kader
terhadap partai ketika menghadapi berbagai ujian menjadi kunci keberhasilan di
2024 nanti. Dari segi dukungan politik, PDI-P didukung satu parpol parlemen dan
dua parpol non-parlemen. Berbeda dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang
terdiri dari empat parpol parlemen dan tiga parpol nonparlemen. Koalisi Perubahan
terdiri atas tiga parpol parlemen. (Yoga)
Tantangan Optimalkan Kekayaan Laut Sumbar
Selain negeri agraris, Sumbar juga provinsi yang kaya
potensi laut dan perikanan. Memasuki usia ke-78 pada 1 Oktober 2023, provinsi
di pesisir barat Sumatera ini masih menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan
pemanfaatan kekayaan laut. Kekayaan laut Sumbar dalam beberapa dekade terakhir
belum tergarap secara baik, terlihat dari kontribusi sektor perikanan yang
masih kecil dibanding pertanian. BPS mencatat, produk domestik regional bruto
(PDRB) atas dasar harga berlaku di Sumbar tahun 2022 sebesar Rp 285,38 triliun.
Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan berkontribusi 21,20 % atau Rp 60,50
triliun atas PDRB Sumbar. Akan tetapi, sumbangan sektor perikanan masih jauh
lebih kecil dibanding pertanian. Porsi sektor perikanan Rp 12,22 triliun,
sedangkan porsi sektor pertanian mencapai Rp 45 triliun. Adapun sektor
kehutanan menyumbang Rp 3,27 triliun.
Sumbar yang berhadapan dengan Samudra Hindia punya wilayah
laut yang luasnya mencapai 186.580 km persegi, terdiri dari 57.880 km persegi
zona teritorial dan 128.700 km persegi zona ekonomi eksklusif, empat kali lipat
luas daratan Sumbar. Provinsi ini juga memiliki total panjang garis pantai
2.285,96 km dan 219 pulau di tujuh kabupaten / kota. Data Dinas Kelautan dan Perikanan
Sumbar tahun 2023 menyebutkan, potensi perikan an tangkap mencapai 565.100 ton
per tahun, tapi produksi perikanan tangkap tahun lalu baru 207.976,05 ton dan
tahun ini 89.463,144 ton. ”Masih besar peluang kita untuk mengembangkan perikanan
tangkap, apalagi wilayah penangkapan perikanan Sumbar berada pada WPP (wilayah pengelolaan
perikanan) 572,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi dalam keterangannya, Jumat
(29/9/2023). Selain perikanan tangkap, Sumbar juga punya potensi lahan
perikanan budidaya seluas 425.047 hektar. Sebanyak 74 % di laut, 13 % daerah
payau/pesisir, dan 13 % budidaya air tawar. (Yoga)
PENCURI SEPEDA MOTOR, Pensiun dari Dunia Hitam demi Anak dan Istri
Di ujung petang, AP (25) akhirnya muncul juga. AP adalah mantan
pencuri sepeda motor yang baru beralih profesi menjadi kurir layanan
pengantaran barang. AP termasuk ”fresh graduate”, baru enam bulan lalu dia keluar
penjara. ”Saya pernah kena (tangkap) bareng Ongki,” ujarnya membuka obrolan,
Senin (4/9) di Negara Batin, Lampung Timur, Lampung. Ongki adalah tersangka pencurian
kendaraan bermotor (curanmor) yang kini ditahan di Polsek Tambora, Jakbar. Mereka
pernah sama-sama masuk bui di Lampung tahun 2018 dan 2020. AP pertama kali
merasakan penjara lima tahun lalu. Dia dan Ongki ”memetik” Honda Beat di Bandar
Lampung. Bermodal kunci T dan kunci pembuka tutup magnet, pencurian itu
berlangsung mulus. Namun, saat membawa barang curian, mereka dicegat polisi
lalu dijebloskan ke penjara. Saat itu, dia hanya dikurung 1,5 bulan karena
pemilik kendaraan yang dicurinya sepakat berdamai. Setelah Ongki dicokok
polisi, AP dihadapkan pada dua pilihan, yaitu tetap buron dengan risiko didor
polisi atau menyerahkan diri.
Dia pilih opsi kedua. ”Saya takut mati,” katanya saat
ditanya alasannya menyerahkan diri. Ironis, AP memakai baju tahanan hanya
berselang beberapa hari setelah menikahi kekasihnya. Kado untuk sang istri
bukanlah emas berlian, melainkan suami dengan status sebagai tahanan. AP pun
harus meringkuk di sel selama satu tahun delapan bulan. Istri yang
ditinggalkannya ternyata mengandung benih cinta mereka, bayinya itu pun lahir
saat ayahnya masih berstatus narapidana. ”Saat di penjara, saya terpikir mereka
bakal makan apa,” kenangnya waktu itu. Rasa tanggung jawab terhadap anak dan
istri jadi titik balik pria lulusan SMA ini. Keluar penjara, ia mulai kerja serabutan
dengan menjadi buruh harian kebun singkong. Kemudian, pemilik kebun menawarinya
bekerja sebagai kurir di salah satu layanan pengantaran barang. Tawaran ini langsung
dia terima. AP menekuni pekerjaan barunya. ”Untuk kawan-kawan yang masih ’main
motor’, semoga cepat berubah. Yang kini dalam penjara, semoga dalam keadaan
sehat,” ujarnya. (Yoga)
Menggairahkan Bursa Karbon Kita
Dibukanya Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) oleh Presiden
Jokowi, 26 September lalu, menandai dimulainya aktivitas perdagangan karbon di
Indonesia. Presiden mengungkapkan, dari besaran target pengurangan emisi gas rumah kaca, potensi
perdagangan karbon ditaksir mencapai Rp 3.000 triliun. Dana ini selanjutnya
bisa diputar kembali untuk proyek-proyek pengurangan emisi karbon. Keberadaan
bursa itu wujud konkret komitmen dekarbonisasi Indonesia menuju nol emisi
karbon pada 2060. Berdasarkan dokumen kontribusi nasional (NDC) terbaru, kita
ditargetkan mengurangi lebih dari 3 gigaton CO2 hingga 2030.
Pada perdagangan perdana, Selasa (27/9) berhasil diperdagangkan
459.953 ton unit karbon senilai Rp 29,2 miliar dalam 27 transaksi. Penjualnya
Pertamina, pembelinya didominasi industri perbankan dan keuangan. Sayangnya,
hari berikutnya tak terjadi transaksi. Ibarat barang baru, mungkin kita semua
masih belajar. Bagaimana menggairahkan bursa karbon menjadi tantangan mendesak
kita selanjutnya. Perlu kerja keras, komitmen, konsistensi, dan transparansi.
Hal ini penting bukan hanya karena potensi dan komitmen di NDC, melainkan juga
karena kita menjadi salah satu pihak yang paling akan merasakan dampak
perubahan iklim ekstrem. (Yoga)
Proyek Genom Manusia Indonesia Melibatkan Swasta
Kemenkes bekerja sama dengan perusahaan rintisan penyedia platform genetik, PT Asa Ren Global Nusantara, untuk mengumpulkan informasi genetik manusia dan patogen di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk menyediakan layanan pengobatan presisi bagi masyarakat. Dirjen Kefarmasian dan Alkes Kemenkes Lucia Rizka Andalucia mengatakan, pemerintah menargetkan pengumpulan 10.000 genom manusia Indonesia pada 2024. Keterlibatan swasta membuat program Biomedical and Genome Science Initiative (BGSi) yang dicanangkan Kemenkes jadi inklusif guna mewujudkan transformasi ketahanan kesehatan. Jika teknologi genom di Indonesia makin canggih, warga tidak perlu lagi berobat keluar negeri. Data genom tiap orang akan membuat diagnosis penyakit lebih presisi sehingga pengobatan bisa spesifik dan personal. Hal ini mengingat 278,69 juta penduduk Indonesia memiliki kondisi kesehatan beragam. Dengan data genom, biaya pengobatan bisa ditekan.
”Kita ingin memperkuat sistem surveilans suatu penyakit dengan laboratorium memakai teknologi terdepan agar dapat melihat pola penyakit di Indonesia. Jadi, kalau ada pandemic selanjutnya atau krisis kesehatan kita tak gagap,” kata Lucia, Jumat (29/9) di Jakarta. Meski bekerja sama dengan swasta, Lucia menegaskan, masyarakattidak perlu khawatir akan kerahasiaan data genom mereka. Sebab, Pasal 342 UU No 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan memberi jaminan kerahasiaan data genetik tiap orang Indonesia. Namun, aturan turunan yang mengatur teknis perlindungannya masih digodok. CEO PT Asa Ren Global Nusantara (Asa Ren) Aloysius Liang menegaskan, pihaknya akan mengikuti aturan pemerintah dalam mengumpulkan data genom masyarakat Indonesia. ”Kami mengikuti aturan di Indonesia. Semua data dari dan untuk orang Indonesia, kami tak akan menjualnya (data genom Indonesia) ke pihak luar,” kata Aloysius. (Yoga)
Wajib Lapor Lowongan Pekerjaan Dikhawatirkan Sarat Pungutan Liar
Perpres No 57 Tahun 2023 tentang Wajib Lapor Lowongan
Pekerjaan bertujuan memastikan permintaan dan penawaran tenaga kerja lebih
tepat sasaran. Hanya saja, pelaksanaan perpres itu dikhawatirkan berpotensi menimbulkan
program lowongan kerja yang sarat pungutan liar. Perpres No 57/2023 ditetapkan
dan diundangkan pada 25 September 2023. Sesuai pasal perpres itu, lowongan pekerjaan
yang berasal dari dalam negeri wajib dilaporkan oleh pemberi kerja kepada
Menaker melalui sistem informasi ketenagakerjaan. Pelaporan lowongan pekerjaan
itu tidak dipungut biaya. Adapun menurut Pasal 5, pelaporan memuat identitas
pemberi kerja, nama jabatan dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan, masa
berlaku lowongan pekerjaan, serta informasi jabatan. Pelaporan lowongan
pekerjaan diverifikasi oleh pengantar kerja dan/atau petugas antar kerja.
Berdasar Pasal 13, pemerintah pusat bertugas, membangun, memelihara,
dan mengembangkan sistem informasi ketenagakerjaan serta melakukan monitoring
dan evaluasi kepada pemberi kerja terkait kewajiban melaporkan lowongan pekerjaan.
Selain itu, memberi sanksi kepada pemberi kerja yang tidak memenuhi kewajiban
melaporkan lowongan pekerjaan. Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh
Indonesia (OPSI) Timboel Siregar mengatakan, Perpres No 57/2023 menjadi perbaikan
Kepres No 4 Tahun 1980 tentang Wajib Lapor Lowongan Pekerjaan. ”Meski Perpres
No 57/2023 menyatakan tidak dipungut biaya, kami mengkhawatirkan program wajib
lapor lowongan pekerjaan menjadi ajang korupsi dan pungutan liar oleh pengantar
kerja sehingga menjadi masalah bagi perusahaan dan pencari kerja,” tutur Timboel.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan,
KSPI pernah menemukan beberapa kasus pencari kerja mendatangi dinas tenaga
kerja di daerah, tetapi oleh dinas malah diminta membayar sejumlah uang agar
bisa dihubungkan dengan pemberi kerja. (Yoga)
PERUMAHAN, Keberpihakan yang Meredup
Pemerintah memutuskan memangkas fasilitas likuiditas pembiayaan
perumahan atau FLPP tahun depan. Dukungan pembiayaan rumah bersubsidi untuk
masyarakat berpenghasilan rendah itu turun 25 %, dari 220.000 unit pada tahun
ini menjadi 166.000 unit pada tahun 2024. Keputusan itu cukup mengejutkan di
tengah tantangan kekurangan rumah yang masih besar. Tercatat masih ada 12,7
juta rumah tangga di Indonesia yang belum bisa memiliki rumah. Jumlah ini belum
termasuk laju kebutuhan rumah setiap tahun yang meningkat sekitar 800.000 unit,
seiring dengan bertambahnya keluarga-keluarga baru. FLPP digulirkan sejak tahun
2010 berupa kredit pemilikan rumah bersubsidi (KPR FLPP) untuk masyarakat
berpenghasilan rendah, baik lajang maupun berkeluarga. Batasan penghasilan
bulanan saat ini dipatok pada kisaran Rp 7 juta-Rp 10 juta menurut zonasi.
Sejak berlakunya FLPP pada tahun 2010 hingga 25 September
2023, sebanyak 1.330.163 masyarakat berpenghasilan rendah telah mengakses rumah
bersubsidi. Jika dirata-rata, alokasi FLPP selama hampir 3 tahun itu berkisar 102.000 unit per tahun.
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2019-2024, pemerintah
menargetkan total penyaluran FLPP sejumlah 900.000 unit. Keterbatasan itu
menyebabkan angka kekurangan (backlog) rumah sulit teratasi. Besarnya kebutuhan
rumah sejatinya adalah peluang bagi pertumbuhan industri dan penyerapan
lapangan kerja. Industri properti yang memiliki keterkaitan dengan 185 industri
terkait memberikan efek berganda yang sangat masif untuk menggerakkan industri
lain, mulai dari material bangunan sampai peralatan rumah tangga. Keberpihakan
dan komitmen pemerintahan mendatang terhadap pemenuhan kebutuhan dasar papan
sepatutnya semakin ditingkatkan. (Yoga)









