;

Program Kompor Listrik Didorong Lagi

Yoga 18 Jan 2024 Kompas
Program konversi elpiji ke kompor listrik induksi kembali didorong setelah sempat diuji coba, tetapi dibatalkan pada tahun 2022. Program itu direncanakan beriringan dengan pembagian alat penanak listrik yang dimulai pada tahun 2023. Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional Djoko Siswanto, di Jakarta, Rabu (17/1/2024), mengatakan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi telah menggelar rapat terkait bakal dimulainya program konversi elpiji ke kompor listrik induksi ini. (Yoga)

Pertamina Bangun Stasiun Pengisian Hidrogen

Yoga 18 Jan 2024 Kompas
Pertamina New & Renewable Energy (NRE) bersama Toyota membangun stasiun pengisian bahan bakar hidrogen di Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU) Daan Mogot, Jakarta, Rabu (17/1/2024). SPBU itu menjadi SPBU pertama yang menyediakan bahan bakar minyak, gas, dan hidrogen. ”Ini menjadi salah satu milestone dalam membangun ekosistem hidrogen sebagai bahan bakar kendaraan di Indonesia,” kata CEO Pertamina NRE Dannif Danusaputro. (Yoga)

Reksa Dana Berbasis Global Bisa Jadi Pilihan

Yoga 18 Jan 2024 Kompas

Reksa dana dengan portofolio berupa efek perusahaan di luar negeri lebih rentan terdampak oleh pemburukan ekonomi global dibandingkan dengan investasi di dalam negeri. Namun, di sisi lain, diversifikasi portofolio menjanjikan keuntungan lebih. Reksa dana atau investasi efek yang dikelola manajer asset tak hanya menawarkan produk dari dalam negeri. Masyarakat juga memiliki pilihan untuk berinvestasi di saham, obligasi, atau aset jangka pendek lain yang diperdagangkan di luar negeri (offshore). ”Untuk investor yang dananya memadai dan melihat adanya ketidakpastian rupiah dan politik nasional, diversifikasi global bisa menjadi pilihan,” kata pengamat pasar modal UI, Budi Frensidy, Rabu (17/1).

Salah satu keuntungan berinvestasi di reksa dana offshore adalah apresiasi mata uang asing yang digunakan. Investasi reksa dana pendapatan tetap juga bisa menghasilkan keuntungan dalam bentuk capital gain. Perusahaan manajemen aset pun coba membuat produk reksa dana offshore lebih tersegmentasi sehingga menarik minat pasar. Seperti PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) yang baru saja meluncurkan Manulife Saham Syariah ESG Transisi Global Dolar AS (MAGET) Kelas A2 berdenominasi dollar AS. (Yoga)

Sawit Diandalkan untuk Perekonomian

Yoga 18 Jan 2024 Kompas

Komoditas kelapa sawit akan menjadi salah satu unggulan bagi para pasangan calon presiden dan calon wakil presiden guna memacu laju pertumbuhan ekonomi mendatang. Upaya tersebut didukung dengan peningkatan tata kelola dan kepastian hokum melalui pembentukan dewan atau lembaga khusus yang berwenang langsung terhadap sawit. Hal ini mengemuka dalam forum diskusi bertajuk ”Urun Rembuk Bersama Stakeholder Sawit Nasional” yang diselenggarakan harian Kompas, di Jakarta, Rabu (17/1). Acara tersebut dihadiri para pemangku kepentingan, antara lain Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (Apolin), dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir).

Turut hadir perwakilan Timnas Pemenangan Anies-Muhaimin (Amin), Achmad Nur Hidayat; perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Panji Irawan; serta perwakilan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Danang Girindrawardana. Komoditas kelapa sawit merupakan salah satu contributor yang menopang pertumbuhan ekonomi nasional. BPS mencatat, ekspor CPO Indonesia ke lebih dari 160 negara pada 2022 mencapai nilai 29,62 miliar USD atau setara Rp 462,04 triliun. Selain itu, terdapat 16,2 juta orang yang terlibat dalam perkebunan kelapa sawit, baik sebagai tenaga kerja maupun pemilik perkebunan rakyat.

”Kami dari pasangan Amin punya concern serius menjadikan sawit sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.,” ujar Achmad.. Panji Irawan menyebut, salah satu fondasi Indonesia Maju sebagaimana visi yang diusung oleh pasangan Prabowo-Gibran adalah menjadikan Indonesia sebagai produsen sawit nomor satu di dunia untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. Sementara itu, Danang Girindrawardana berpendapat, komoditas kelapa sawit akan menjadi salah satu penopang utama visi pasangan Ganjar-Mahfud untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 7 % dan menciptakan 17 juta lapangan kerja. (Yoga)

SDGs Indonesia Maju di Saat Negara Lain Mundur

Yuniati Turjandini 18 Jan 2024 Investor Daily (H)
Pencapaian Target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 Indonesia berbeda dengan negara lain, baik di tingkat regional maupun global. Pasalnya, saat negara lain mengalami kemunduran, pencapaian target SDGs Indonesia justru kian maju atau meningkat tajam. "Indonesia relatif menjadi  pencilan atau outlier karena pencapaian Indonesia bagus. Jadi kalau ditingkat global itu 'kan pencapaian SDGs hanya 15%, kemungkinan di tingkat Asia Pasifik 14,4%, tapi kalau Indonesia pencapaiannya  sampai 62% jadi kita relatif baik," ucap manajer  Pilar Pembangunan Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, Setyo Budiantoro kepada Investor Daily. Terkait dengan pencapaian SDGs laporan Sustainable Development Report 2023 menunjukkan bahwa Indonesia berada di peringkat ke 75 dunia, naik tujuh level dibandingkan  dengan empat tahun sebelumnya dan melonjak hingga 27 level dibandingkan dengan empat tahun sebelumnya yang masih diperingkat ke-102. (Yetede)

BI Tahan Suku Bunga, Fokus Jaga Rupiah

Yuniati Turjandini 18 Jan 2024 Investor Daily (H)
Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan, BI rate, sebesar 6%, suku bunga deposit  facility sebesar 5,25%, dan suku bunga lending facility 6,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG), 16-17 Januari 2024. Di sisi lain, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) tergelincir 0,58% ke level 7.200, kemarin, setelah BI mengumumkan kebijakan suku  bunga. Koreksi indeks sejalan pelemahan bursa saham Asia. Hal itu dipengaruhi  sikap pelaku pasar yang menurunkan ekspektasi penurunan  suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed), dalam waktu dekat. Ini terjadi seiring pernyataan Gubernur The Fed Christopher Waller bahwa The Fed tidak bisa terburu-buru menurunkan suku bunga. Hal ini mendongkrak imbal hasil obligasi AS 10 tahun sebesar 11,9 basis poin menjadi 4,0695%, sedangkan yield obligasi di Eropa berfluktuatif. (Yetede)

Jokowi: Tidak Ada Alasan Ragu Berinvestasi di IKN

Yuniati Turjandini 18 Jan 2024 Investor Daily (H)
Presiden Joko WIdodo (Jokowi) meminta investor untuk tidak ragu-ragu untuk menanamkan modalnya di Ibu Kota Nusantara (IKN) seiring dengan kemudahan yang ditawarkan pemerintah untuk berinvestasi di IKN. Hal tersebut dikatakan Presiden saat menghadiri pelaksanaan peletakan batu (groundbreaking) pertama  tahap 4 di IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (17/1/2023). Terdapat 10 proyek yang dilakukan groundbreaking, diantaranya Nusantara Logistic Hub, Studio Siaran radio, Sun Hub, Jambuluwuk Hotel & Resort, Green Pesantren oleh Benihbaik.com, Nusantara Warehouse Park, Kantor Otorita IKN, Mesjid Negara, Memorial Park dan Kantor LPS. "Dengan perkembangan IKN seperti saat ini, setiap bulan ada groundbreaking pembangunan berbagai jenis infrastruktur maka tidak ada alasan bagi investor  untuk ragu-ragu berinvestasi di IKN, memanfaatkan sebaik-baiknya  berbagai insentif dan kemudahan berusaha  yang ditawarkan pemerintah," ucap Presiden. (Yetede)

Ekspor Manufaktur Tembus US$ 187 Miliar

Yuniati Turjandini 18 Jan 2024 Investor Daily (H)
Ekspor industri manufaktur sepanjang 2023 berhasil menembus US$ 186,98 miliar atau menyumbang 72,24% dari total nilai ekspor nasional sebesar US$ 258,82 miliar. Hasil tersebut juga melampaui target ekspor sebesar US$ 186,40 miliar. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menerangkan,  ditengah kondisi dunia yang sedang tidak stabil, industri manufaktur tetap agresif  untuk memperluas pasar ekspornya. "Untuk 2024, kami menargetkan US$ 193,4 miliar. Kami optimis segera tercapai," ungkap dia. Menperin menyebutkan, beberapa sektor yang menjadi penyumbang  paling besar terhadap capaian nilai ekspor industri manufaktur nasional, antara lain industri logam dasar, industri makanan, industri bahan kimia, industri kendaraan bermotor, trailer dan semitrailer, industri komputer kertas dan barang dari kertas. (Yetede)

KPK Beri Pembengkalan, Antikorupsi untuk Capres dan Cawapres

Yuniati Turjandini 18 Jan 2024 Investor Daily (H)
Tiga pasang capres dan cawapres yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3 menghadiri acara Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggaraan Negara Berintergrasi atau PAKU Integritas yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Joeang KPK, Jakarta, Rabu (17/1/2024). Ketua sementara KPK Nawawi Pomolango mengatakan, KPK melalui Kedeputian Bidang Pendidikan  Pendidikan dan Peran Pelatihan  Antikorupsi yang dikhususkan  guna menguatkan komitmen antikorupsi mereka  mereka melalui program Penguatan Antikorupsi mereka  untuk Penyelenggara Negara Berintegrasi (PAKU Intergritas). Selain itu, KPK juga melaksanakan Program Politik Cerdas Berintegrasi Terpadu bersama-sama dengan partai politik mewujudkan iklim politik di Indonesia yang bebas dari korupsi. (Yetede)

Kredit Perbankan Meningkat 10,38%

Yuniati Turjandini 18 Jan 2024 Investor Daily (H)
Industri perbankan sepanjang tahun lalu telah mengucurkan kredit dengan pertumbuhan 10,38% secara tahunan (year on year/yoy). Realisasi per Desember 2023 ini lebih  tinggi dari periode November 2023 yang tumbuh 9,74% (yoy), namun lebih lambat dibandingkan kredit 2022 yang meningkat 11,35%.  Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, kredit perbankan pada 2023 tetap baik sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi. "Pertumbuhan kredit pada 2023 mencapai 10,38% (yoy), berada dalam kisaran atas perkiraan BI 9-11%," ujar Perry. Pertumbuhan kredit 2023 lebih rendah dibandingkan 2022, namun jika menarik data  dari 2019 sebelum covid-19 kredit bank hanya tumbuh 6,08% (yoy) dengan dana pihak ketiga (DPK) 6,54%. Kemudian pada 2020 kredit anjlok menjadi minus 2,41% (yoy) akibat pandemi, sebaliknya DPK naik drastis 11,11% (yoy). Di 2021, kredit kembali rebound  denan pertumbuhan 5,24% (yoy) dan DPK naik 12,21% (yoy). (Yetede)

Pilihan Editor