;

Ekonomi RI Tahan Banting

Yuniati Turjandini 31 Jan 2024 Investor Daily (H)
Perekonomian global masih menghadapi sejumlah tantangan berat pada 2024, sehingga diprediksi tumbuh melambat. Namun, di tengah kondisi itu, ekonomi Indonesia diprediksi tetap tahan banting atau resilien, ditopang oleh permintaan domestik yang bisa meredam pelemahan eksternal. Tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Indonesia ditargetkan mencapai 5,2%. Motor pertumbuhan  ekonomi tahun ini adalah penyelenggaraan pemilu serta berlanjutnya proyek strategis nasional (PSN). Solidnya ekonomi Indonesia bakal berimbas positif ke pasar keuangan. Tahun ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa melaju ke level 7.600, sedangkan imbas hasil investasi obligasi diprediksi 9,8%. Menteri Keuangan (Kemenkeu) sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani Indrawati menegaskan, dalam laporan Global Economic Prospect January 2024, bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi global melambat dari 3% pada tahun 2022 menjadi 2,6% tahun 2023. (Yetede)

Minat Investasi Tinggi, Lelang SUN Serap Rp24 Triliun

Yuniati Turjandini 31 Jan 2024 Investor Daily (H)
Pemerintah menyerap dana sebesar Rp 24 triliun dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (30/1/2024). Hal ini dengan mempertimbangkan yield Surat Berharga Negara  (SBN) yang wajar di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2024, dan kondisi kas negara terkini. Lelang SUN tersebut untuk seri SPN03240501 (new inssuance), SPN12250116 (reopening), FR0101 (reopening), FRSDG001 (reopening) FR0100 (reopening) FR0098 (reopening), FR0097 (reopening) dan FR0102 (reopening) melalui sistem lelang  Bank Indonesia. Total penawaran yang masuk sebesar Rp73,24 triliun. Adapun sesuai dengan kalender penerbitan SBN selanjutnya tahun 2024, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada 12 Februari 2024. Direktur SUN Direktorat Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan Deni Ridwan menjelaskan, market SUN bergerak positif  setelah pengumuman estimasi net borrowing bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed untuk kuartal I-2024 lebih rendah dari yang diumumkan bulan Oktober. (Yetede)

Paruh Kedua, DPK Perbankan Tak lagi Tersendat

Yuniati Turjandini 31 Jan 2024 Investor Daily (H)
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun perbankan per Desember 2023 tumbuh 3,73% secara tahunan (year on year/yoy). Namun, pada paruh kedua tahun ini diproyeksi pertumbuhan  DPK sudah kembali normal, di kisaran 6-7% (yoy). Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kinerja perbankan hingga akhir Desember 2023 masih terjaga dengan kecukupan likuiditas yang juga memadai, meskipun pertumbuhan DPK cenderung tertekan di kisaran 3,73%. Dia menilai, seretnya pertumbuhan DPK ini juga sejalan dengan korporasi yang ekspansi usahanya, namun enggan meminjam kredit  kepada perbankan lantaran bunga kredit yang disebut naik. Hal ini terlihat dari data simpanan jumbo dengan tiering di atas Rp 5 miliar yang anjlok. "Simpanan di atas Rp 5 miliar turun terus, dari akhir tahun lalu (2022) 14-15%, sekarang tumbuh 3,51% (2023), dugaan kami ini korporasi trennya mereka beralih ekspansi pakai uang sendiri dari pada pinjam bank. (Yetede)

Mitigasi Risiko Pangan, Meredam Inflasi

Yuniati Turjandini 31 Jan 2024 Investor Daily (H)
Pemerintah menegaskan, bantuan sosial (Bansos) dalam bentuk bantuan  langsung tunai (BLT) mitigasi risiko pangan pada kuartal I-2023 sebagai upaya untuk meredam inflasi. Adapun komponen inflasi harga pangan bergejolak (volatile food) mencapai 6,73% year on year (yoy) pada Desember 2023. Hal ini harus diantisipasi agar dampak komoditas pangan tidak berpengaruh langsung kepada masyarakat. "Inflasi volatile food itu nilainya mash 6,73% secara yoy, dari sisi pemerintah karena volatile food domain-nya pemerintah," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Dalam upaya meredam inflasi voletile food dilakukan melalui sinergi Tim Pengendali Inflasi Pusat dan Daerah  (TPIP) dan TPID) dan Penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah dalam mengendalikan harga pangan, termasuk dari dampak El Nino. Ke depan, kebijakan moneter yang pro stability dan sinergi Bank Indonesia dengan pemerintah (pusat dan daerah) terus diperkuat guna memastikan  inflasi tahun 2024. (Yetede)

Saham Astra Internasional Bangkit

Yuniati Turjandini 31 Jan 2024 Investor Daily (H)
Saham PT Astra Internasional  Tbk (ASII) menguat (rebpund)  170 poin (3,45%) ke posisi Rp5.100 pada Selasa (30/10/2024), setelah mengalami tren penurunan sejak awal tahun ini. Penguatan itu disebut analis berpotensi menjadi momentum kebangkitan bagi saham raksasa otomotif Tanah Air ini untuk menuju Rp 7.000. Apalagi, harga saham ASII saat ini terbilang sudah sangat murah, dengan PER 6X dan PBV di bawah 1x. "Rebound hari ini bisa saja menjadi titik balik. Momentum kenaikan sudah dekat. Begitu laporan keuangan keluar, investor sudah bisa menghitung dividen yang akan dibagi Astra. Target ASII akan menuju Rp7.000, untuk selanjutnya ke Rp7.500," kata Head of Investment Reswara Gian Investa Kiswoyo Adi Joe kepada Investor Daily, Selasa (30/1/2024). Kiswoyo menambahkan, isu skandal mesin diesel kendaraan Toyota (Hilux, Fortuner, Innova) tidak berdampak signifikan terhadap ASII. "Tidak ada pengaruhnya ke Astra. Kontribusi jenis kendaraan itu ke penjualan Astra juga kecil. Buktinya, saat isu mesin diesel itu mengemuka hari ini, sahamnya justru rebound," tutur dia. (Yetede)

2023, Pelindo Catat Pendapatan Rp 30,9 Triliun

Yuniati Turjandini 31 Jan 2024 Investor Daily
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo  sepanjang tahun 2023 membukukan pendapatan sebesar Rp 30,9 triliun  atau tumbuh 4% jika dibandingkan pendapatan 2022 yang mencapai Rp 29,7 triliun (unaudited). Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono mengungkapkan, Pelindo tetap optomistis pertumbuhan bisnis perseroan pada 2024 akan melesat lebih bagus dibandingkan 2023. "Alhamdulillah Pelindo realisasi bisa meningkatkan dan bertumbuh, saya tentu senang karena secara kinerja sangat jauh meningkat secara kinerja sangat jauh meningkat sejak merger dilakukan perusahaan sangat sehat," kata Arif kepada Investor Daily di pelindo Tower Jakarta, Senin (29/01/2024). Arif menuturkan kinerja perseroran terutama ditopang dari empat entitas layanan bisnis yakni non-petikemas, petikemas, layanan logistik dan jasa fasilitas kepelabuhan. (Yetede)

Tarif Penyebrangan Merak-Bakauheni Naik 8,72%

Yuniati Turjandini 31 Jan 2024 Investor Daily (H)
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)  akan menerapkan penyesuaian  tarif angkutan pada Layanan Dermaga Eksekutif Pelabuhan Penyebrangan Merak dan Bakaueheni mulai Kamis (1/2) pukul 00.00 WIB. Penyesuain tarif layanan ekspress ini mengacu pada Surat Menteri Perhubungan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor: PR.302/4/16 PHB 2023 tanggal 15 November 2023 tentang Persetujuan Penyesuaian Tarif Jasa Kepelabuhan Pada Penyebrangan Merak dan Bakauheni PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan penerapan penyesuaian tarif angkutan layanan dermaga eksekutif di Merak dan Bakauheni dilakukan dalam rangka peningkatan pelayanan angkutan penyebranan, keselamatan dan keamanan pelayaran. Selain itu, hal ini juga dilakukan  demi menjaga kelangsungan industri angkutan  penyebrangan dan peningkatan daya asing dengan model lain. (Yetede)

Efek Elektoral Bantuan Langsung Tunai

Yuniati Turjandini 31 Jan 2024 Tempo
Sejumlah pegiat demokrasi dan transparansi anggaran menilai bantuan sosial (bansos) berpotensi digunakan untuk mendongkrak suara dalam pemilihan umum. Indikasi tersebut terlihat ketika pemerintah memutuskan pemberian bantuan pangan ataupun bantuan langsung tunai (BLT) selama masa Pemilu 2024. Peneliti dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Gurnadi Ridwan mengatakan pemerintah sangat mungkin menyalahgunakan pemberian BLT saat pemilu. “Cara ini bisa dipakai penguasa sebagai alat untuk dipertukarkan dengan loyalitas elektoral,” katanya saat dihubungi pada Selasa, 30 Januari 2024.  

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memutuskan memperpanjang bantuan pangan berupa pemberian beras sebanyak 10 kilogram per keluarga per bulan hingga Juni 2024. Di samping bantuan pangan, pemerintah akan mengguyurkan BLT Mitigasi Risiko Pangan sebesar Rp 600 ribu per bulan kepada 18,8 juta keluarga penerima manfaat. BLT tersebut akan dicairkan pada Februari 2024.  Program BLT baru itu dipaparkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers hasil pertemuan Tim Pengendalian Inflasi Pusat, Senin, 29 Januari lalu. 

Menurut Airlangga, bantuan tersebut akan dievaluasi setelah tiga bulan. “Program ini menggantikan BLT El Nino yang diberikan pada akhir 2023 selama dua bulan senilai total Rp 400 ribu," ujarnya.  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah akan mencairkan BLT Mitigasi Risiko Pangan pada Februari 2024 melalui PT Pos Indonesia dan Badan Pangan Nasional. (Yetede)

Bertumpu pada Impor Kedelai

Yuniati Turjandini 31 Jan 2024 Tempo
Stok kedelai nasional menjadi perhatian karena sebagian besar pasokannya masih bergantung dari impor. Pemerintah memastikan gelombang kedelai impor segera masuk untuk mengantisipasi kelangkaan di pasar. "Keterlambatan kedatangan kedelai ini kan dipengaruhi oleh situasi geopolitik yang terjadi, sehingga mengganggu kelancaran logistik internasional. Namun ini terus kami dorong untuk segera masuk sehingga ketersediaannya stabil," kata Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi kemarin, 30 Januari 2024.

Berdasarkan neraca pangan nasional, produksi kedelai nasional baru 301 ribu ton, sedangkan kebutuhannya mencapai 2,8 juta ton. Defisit kedelai sekitar 2,5 juta ton tersebut diisi dengan kebijakan importasi. Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi menuturkan penyebab masalah transportasi kedelai impor, yakni pendangkalan Terusan Suez serta konflik di Israel dan Palestina. Keduanya menjadi kendala bagi kapal kontainer dan hambatan impor kedelai dari negara produsen, Amerika Serikat dan negara di Amerika Latin. Gangguan tersebut membuat kapal pengangkut memutar hingga ke Tanjung Harapan, selatan Afrika, dan menyebabkan keterlambatan hingga tiga pekan.

Bayu mengatakan terbatasnya pasokan kedelai juga disebabkan Bulog pada tahun lalu tidak melakukan importasi. Alhasil impor kedelai sudah dilakukan oleh swasta, dan sudah masuk ke Indonesia. “Sepengetahuan saya, yang sudah masuk kedelai yang diimpor swasta,” kata Bayu. Saat ini kedelai impor sudah tiba di sejumlah daerah, seperti di Jawa Timur dan Banten. Bayu berharap kehadiran kedelai impor dapat menstabilkan harga menjelang Ramadan. Menyitir Data Panel Harga Pangan Bapanas, rata-rata harga kedelai impor secara nasional hari ini berada di level Rp13.180 per kilogram atau turun 1,05 persen dari harga sebelumnya. (Yetede)

Industri Pinjol Benjol-Benjol Dihantam Aneka Persoalan

Hairul Rizal 31 Jan 2024 Kontan (H)
Persoalan gagal bayar peer to peer (P2P) lending Investree ke pemberi pinjaman (lender) makin ruwet. Muncul dugaan Adrian Asharyanto Gunadi, Direktur Utama PT Investree Radhika Jaya, melakukan fraud alias penggelapan dana perusahaan. Dugaan ini berawal dari surat pengunduran diri Adrian sebagai petinggi Investree, yang efektif berlaku efektif pada 31 Januari 2024. DealStreetAsia, seperti dikutip Fintech News, Selasa (30/1), menyatakan melihat salinan surat pengunduran Adrian. Dalam suratnya, Adrian menyatakan pengunduran dirinya tidak dapat dibatalkan dan pihaknya tidak menuntut apapun. Selain itu, terdapat dokumen lain yang berisi pengakuan Adrian tentang dugaan pengalihan dana. Sumber KONTAN yang mengetahui soal kisruh Investree ini membenarkan Adrian telah mengundurkan diri dari jabatan sebagai CEO sebelum Tahun Baru. Menurut si sumber, posisi Adrian saat ini diisi Salman Baharuddin, Chief of Sales Investree. Keputusan ini diambil pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di 17 Januari. Sumber KONTAN juga menyebut, Investree sudah tidak lagi menerima borrower baru. Dana lender yang mengajukan pencairan juga ditahan. "Seperti tarik rem tangan, bisa dibilang ini untuk memfokuskan pengembalian kepada para lender," ungkap sumber tersebut, kemarin. Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK mengakui sedang memeriksa Investree. Namun Agusman belum bersedia membeberkan materi pemeriksaan. Ia hanya menyebut, materi pemeriksaan terkait kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Hingga 30 Januari 2024, posisi TWP90 Investree di 16,44%, naik dari 12,58% di 12 Januari. KONTAN telah mencoba menghubungi manajemen Investree dan Adrian. Tapi hingga berita ini diturunkan, permintaan wawancara KONTAN tidak berbalas.

Pilihan Editor