;
Tags

UMKM

( 688 )

UMKM JATENG GOES TO FRANCE : Bank Jateng Dukung Perluasan Pasar UMKM ke Mancanegara

HR1 10 Nov 2022 Bisnis Indonesia

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berasal dari alumni, mahasiswa, serta binaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta siap unjuk gigi dalam berbagai pameran yang bakal digelar di Prancis menjelang perayaan Natal tahun ini. Dalam program tersebut, UNS mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Bank Jateng, untuk mengantarkan produk-produk UMKM ke pasar Benua Biru.Produk UMKM asal Kota Surakarta sudah mulai masuk pasar Prancis sejak 2018. Di Kota Beavuais sur Matha, Prancis, telah dibangun galeri La Maison de I’Indonesie atau Rumah Budaya Indonesia yang secara khusus menjadi etalase produk seni dan budaya Tanah Air. Di lokasi itulah produk-produk UMKM asal Kota Surakarta biasa dipamerkan. Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, menyebut dukungan Bank Jateng bagi pelaku UMKM di Jawa Tengah tak terbatas pada bantuan modal. Kerja sama yang terjalin dengan UNS untuk mengekspor produk UMKM ke mancanegara menjadi salah satu buktinya. Supriyatno menyebut inisiatif untuk bisa menjembatani pelaku UMKM Jawa Tengah dengan konsumen mancanegara perlu diapresiasi lebih lanjut. Dengan cara tersebut, diharapkan produk UMKM bisa ikut mendongkrak kinerja ekspor Jawa Tengah.

UMKM Bangkit dari Krisis

KT3 09 Nov 2022 Kompas

Salah satu UMKM yang memiliki daya lenting untuk bangkit dari krisis di Kota Magelang, Jateng.adalah Sabila Craft. Usaha kerajinan berbahan kulit kerang itu dirintis oleh Prajoko (58) pada 1997. Awalnya dia memasok hiasan berbahan tanduk dan kerang ke pusat suvenir di Bali. Seiring berjalannya waktu, ia melihat peluang memproduksi hiasan berbahan dari kerang simping. ”Tahun 2009, saya berkenalan dengan perusahaan eksportir yang mau membeli produk kerajinan kami,” katanya, Selasa (18/10). Setelah itu, produk-produk Sabila Craft mulai diekspor ke AS. Sekali ekspor, mencapai Rp 100 juta. Puncaknya tahun 2012-2013. Karyawannya mencapai 50 orang dan sering lembur untuk menyelesaikan pesanan. Namun, pada 2017, perusahaan eksportir itu menghentikan pesanan. Saat pandemi Covid-19 melanda pada 2020 ekspor produk Sabila Craft berhenti total. Namun,  Prajoko tak menyerah. Dia pun mengikuti kegiatan pendampingan, seminar, dan pameran secara daring. Dengan berbagai upaya, Sabila Craft bangkit. Bahkan, pada 6 Oktober 2022, Sabila Craft mengekspor kerajinan kerang ke Miami, AS, dengan nilai 33.000 dollar AS atau sekitar Rp 500 juta. Untuk membangkitkan kem bali usaha itu, Syarif  memperluas jaringan melalui kerja sama dengan atase perdagangan di luar negeri. Promosi melalui media sosial pun digencarkan. ”Kami juga melakukan efisiensi dan evaluasi secara internal,” katanya.

Wachid Isrodin (46), pemilik usaha Laser Production yang memproduksi mainan miniatur truk oleng dan bus memulai usaha itu sejak 1998 setelah terkena PHK dari perusahaan karoseri tempatnya bekerja. Truk mainan dari kayu dijual di Taman Wisata Kyai Langgeng, Kota Magelang. Dia menjual 10 mainan dalam dua minggu seharga Rp 35.000 per unit. ”Saya jualannya hari Sabtu dan Minggu saja ketika banyak pengunjung ke Kyai Langgeng,” ujar pria yang tinggal di Kelurahan Jurangombo Selatan, Kota Magelang, itu. Sejak 2009, dia juga memasarkan produknya melalui media sosial sehingga akhirnya bisa mendapat pesanan rutin dari pembeli di Jakarta. ”Waktu itu, minimal 50 mainan per bulan. Barang saya kirim dengan dititipkan di bus jurusan Jakarta,” katanya. Saat pandemi melanda, usaha Laser Production berhenti berproduksi. Pada masa pandemi, justru muncul tren mainan truk oleng berbahan tripleks yang dihiasi lampu. Wachid pun berupaya menyesuaikan produknya. Mainan truk buatannya diubah menjadi mainan berbahan tripleks dengan ukuran kecil dan ringan.

Sejak 2021, Wachid memproduksi mainan semacam itu dibantu tiga temannya. Dalam sebulan, Wachid dan teman-temannya bisa memproduksi 300 unit mainan. Harganya Rp 65.000-Rp 70.000 dengan minimal order 10 unit. Jika membeli eceran, harganya Rp 110.000-Rp 120.000. Kini, peminat mainan truk mulai sepi. Ia lantas berinovasi membuat mainan berupa miniatur bus. ”Ternyata peminatnya cukup banyak,” ujarnya. Sejumlah UMKM di Magelang, termasuk Sabila Craft, Laser Production, dan Sugeng Wayang, juga terpilih mengikuti program Pawone Kriya Borobudur Marathon 2022. Dengan mengikuti program rangkaian lomba lari Borobudur Marathon itu, pelaku usaha bisa menjual dan mempromosikan produknya. Dengan begitu, usaha mereka diharapkan menjadi kian kokoh. (Yoga)


Porsi Kredit UMKM di Indonesia Rendah

KT3 09 Nov 2022 Kompas

Persentase porsi kredit UMKM yang diberikan perbankan dan lembaga keuangan lain di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan negara lain. Membawa UMKM ke ekosistem digital menjadi solusi perluasan akses keuangan bagi UMKM ke perbankan. Berdasarkan data Kemententrian Investasi, seperti dikutip Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Mandiri Indonesia (Apmikimmdo), proporsi kredit UMKM terhadap total kredit di Indonesia pada 2021 sebesar 20 %, lebih rendah dari negara Asia Tenggara lain, seperti Singapura (39 %), Thailand (50 %), dan Malaysia (51 %). Dibandingkan negara maju, Indonesia tertinggal jauh dari Jepang (66 %), Korea Selatan (81 %), dan Australia (29 %). Padahal, mengutip data Kementerian Koperasi dan UKM, pada 2021 UMKM berkontribusi 60,5 % PDB nasional. UMKM juga berkontribusi 96,9 % total serapan tenaga kerja dalam negeri.

 UMKM juga berkontribusi 15,69 % total ekspor Indonesia. Ketum Apmikimmdo Laurensius Manurung mengatakan, berbagai data, penelitian, dan catatan sejarah menunjukkan UMKM adalah salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Kendati berkontribusi besar terhadap perekonomian, lanjutnya, masih banyak UMKM yang kesulitan bahkan belum bisa mengakses layanan jasa keuangan, ujar Laurensius dalam acara ”Peran Industri Keuangan dalam Mendukung Inklusi dan Digitalisasi UMKM” yang diselenggarakan OJK Institute, Selasa (8/11) di Jakarta. Untuk memperluas akses layananjasa keuangan,OJK mendorong UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem digital. Salah satunya adalah dengan model pembiayaan  MKM dari pasar modal melalui securities crowd funding. (Yoga)


GoTo Dorong Mitra UMKM Kuasai Pasar

KT3 07 Nov 2022 Investor daily


Grup GoTo (PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk), ekosistem digital terbesar Indonesia yang menaungi Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial, berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap kemajuan UMKM di berbagai situasi ekonomi dan siap menghadapi pasar. Pada Konferensi Maju Digital 2022 (KoMD) yang diselenggarakan akhir Oktober lalu dengan tema ‘Transformasi Usaha Digital dan Ramah Lingkungan’, tercatat lebih dari 50 ribu UMKM, baik secara daring maupun luring berkumpul. Mereka diajak berdiskusi, belajar bersama, dan berjejaring dalam ekosistem GoTo. Group Head of Merchant Marketing Gojek dan GoTo Financial Bayu Ramadhan mengatakan, KoMD merupakan konferensi UMKM nasional terbesar dari Grup GoTo untuk mendorong kapasitas pegiat UMKM Indonesia melalui berbagai inisiatif dan solusi teknologi.

Hal tersebut dilakukan agar mereka dapat terus beradaptasi dengan perkembangan dunia usaha masa terkini. “Kehadiran KoMD 2022 dilatarbelakangi oleh tingginya animo peserta rangkaian KoMD 2021,” jelas Bayu di Jakarta, akhir pekan lalu. Sementara itu, VP of Seller Experience Tokopedia Puput Hidayat melanjutkan, sebagai kelanjutan dari KoMD 2021, Grup GoTo juga telah secara rutin menyelenggarakan Kelas Maju Digital (KeMD) sejak tahun 2021. Melalui KeMD, Grup GoTo memberikan pembekalan terkait pengembangan usaha dan kompetensi kewirausahaan agar UMKM di seluruh penjuru Indonesia agar semakin menjadi pilihan masyarakat. (Yoga)


RENYAH KREASI OLAHAN EDAMAME JEMBER

KT3 02 Nov 2022 Kompas

Edamame menjadi komoditas pertanian Kabupaten Jember, Jatim, yang mampu merambah pasar ekspor. Di pasar regional, produk olahan edamame berupa aneka kudapan renyah juga memperkaya khazanah oleh-oleh khas daerah dan menggerakkan perekonomian lokal. Sejumlah ibu rumah tangga di Desa Curah Kates, Kecamatan Ajung, berkumpul di dapur rumah Nuryanik (36), Sabtu (15/10). Ada yang membuat minuman rempah, ada yang menggoreng rempeyek mukimame, yakni polong edamame yang sudah dimasak dan dikupas bersih, kesibukan ini berlangsung di sela rutinitas mereka mengurus keluarga, terutama mengasuh anak-anak yang masih kecil. Nuryanik juga mengembangkan produk diversifikasi olahan. Contohnya minuman sehat berbahan sari edamame yang diolah dengan rempah

Kampung ini setidaknya memberdayakan 13 ibu rumah tangga untuk membuat aneka makanan olahan dengan bahan baku edamame, komoditas pertanian yang dikembangkan petani di Jember selama dua dekade belakangan. Produk yang dihasilkan antara lain edamame krispi merek Enak’e, pia edamame, dan peyek edamame. Ketiga jenis produk ini telah diterima pasar dengan baik yang ditandai mengalirnya pesanan secara terus-menerus. Edamame krispi, misalnya, telah didistribusikan di sejumlah kota besar, seperti Jakarta, Bali, Surabaya, dan Bangka Belitung. Ketiga produk ini juga mulai dipasarkan di luar negeri meski volumenya masih terbatas, yakni berdasarkan pesanan pembeli. Pengembangan pasar dilakukan melalui pasar tradisional atau penjualan secara luring dan penjualan daring menggunakan beragam platform media sosial.

Pemberdayaan perempuan Pendamping pelaku UMKM di Kampung Edamame, Hafid Raharjo, mengatakan, pemberdayaan ibu-ibu di Desa Curah Kates tak lepas dari peran PT GMIT, anak perusahaan Austindo Nusantara Jaya (ANJ), melalui program tanggung jawab pengembangan (responsible development), untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar perusahaan agar mereka mampu menjadi wirausaha mandiri. Dari segi penjualan produk, Kampung Edamame berhasil mencatatkan transaksi Rp 108 juta sampai dengan September 2022. Transaksi itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp 61 juta. Hafid optimistis penjualan produk olahan edamame terus naik pada tahun depan. Hingga kini banyak terobosan yang dilakukan untuk menggenjot penjualan dengan menggencarkan promosi produk olahan edamame melalui pameran berskala lokal dan internasional di sejumlah kota, seperti di Jember dan Jakarta. (Yoga)


2024, 30 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital

KT3 02 Nov 2022 Kompas

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki di Jakarta, Selasa (1/11) menjelaskan, pihaknya bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, dan platform digital yang tergabung dalam Indonesian E-commerce Association (idEA) akan berkolaborasi untuk mengupayakan agar 30 juta UMKM bisa masuk dalam ekosistem digital pada tahun 2024. (Yoga)

Temu Bisnis IKM Alat Angkut dengan Tier APM Hasilkan Transaksi Senilai Rp 100 Miliar

KT3 02 Nov 2022 Investor daily

Kemenperin bekerja sama dengan Kadin Indonesia dan PT Astra International menggelar Temu Bisnis IKM Alat Angkut. Acara business matching ini berhasil menghasilkan transaksi untuk Industri Kecil Menengah (IKM) sebesar Rp 100 miliar. Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, dukungan dari Kadin Indonesia dan Astra kepada sektor IKM diharapkan mampu menciptakan atau memperkuat rantai pasok industri otomotif di Indonesia. Dia menjelaskan, Indonesia perlu memitigasi terhadap ekonomi global mengalami perlambatan dan salah satu caranya adalah bersama Kadin melalui program kemitraan. “Memperkuat rantai pasok, dalam program business matching ini penting, karena banyak industri besar ini masih belum mengetahui kekuatan dari industri kecil. Masih belum mengetahui bahwa supplynya itu bisa didapatkan di Indonesia,” jelas Agus pada acara Temu Bisnis IKM Alat Angkut di Kemenperin, Jakarta, Selasa (1/11). Menperin mengatakan, tidak tertutup kemungkinan program business matching akan dilakukan juga di sektor lainnya. 

Hal ini menjadi bagian dari upaya Kemenperin agar industri dalam negeri tidak bergantung dari rantai pasok dari negara-negara lain yang sedang tidak sehat. “Sehingga negara kita masih bisa tumbuh untuk melakukan proses produksinya,” kata Agus. Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengungkapkan, dengan dukungan Astra, Bank Mandiri, dan BRI untuk pendampingan, diharapkan dapat membantu UMKM dalam memperkuat ekonomi domestik. Acara ini merupakan bentuk pendampingan dan pendanaan untuk UMKM. “Hari ini kurang lebih Rp 100 miliar bentuk dalam kredit yang diberikan. Ini adalah bentuk pendampingan yang ada, dengan offtake yang ada, dengan demikian pendanaan untuk UMKM bisa terlaksana,” ujar dia. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perindustrian Bobby Gafur Umar menambahkan, program kemitraan antara industri industri besar dengan IKM sudah menjadi keniscayaan. Kemitraan yang inklusif (closed loop) sangat efektif untuk mendorong IKM terus naik kelas menjadi industri berskala besar yang tangguh. Karena itu, gerakan ini seharusnya lebih digalakkan secara masif. Semua perusahaan harus lebih memperkuat komitmen mereka untuk berpartisipasi, bermitra inklusif dengan IKM. (Yoga)

USAHA KECIL Ekonomi Hijau Digital Jadi Solusi

KT3 29 Oct 2022 Kompas

Kantor Perwakilan BI Cirebon menggelar Ciayumajakuning Entrepreneur Festival Ke-7. Ajang itu turut mendorong penerapan ekonomi hijau dan digitalisasi bagi pelaku UMKM di Jabar bagian timur. Ciayumajakuning (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) Entrepreneur Festival atau CEF berlangsung Jumat-Minggu (28-30/10) di Grage Mall Cirebon. Sebanyak 88 pelaku UMKM dari Ciayumajakuning turut serta dalam acara ini. Sejumlah UMKM binaan Kantor Perwakilan BI Cirebon itu berorientasi pada lingkungan, seperti batik pewarna alam Ciwaringin dan  aneka produk daur ulang. Ini sesuai tema CEF, yaitu ”Ekonomi Hijau Digital untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi di Ciayumajakuning yang Berkelanjutan”.

”Ekonomi sekarang tidak hanya membangun pabrik, tetapi juga harus tetap concern pada isu lingkungan,” ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Cirebon Hestu Wibowo. Konsep ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan sekaligus mengurangi risiko kerusakan lingkungan. Ekonomi hijau juga tidak bisa dilepaskan dari digitalisasi yang kini berkembang pesat. Transaksi oleh pelaku usaha dan pelanggan, misalnya, bisa menggunakan pembayaran nontunai. Transaksi juga tidak mengharuskan pembeli dan penjual bertemu. Karena itu, pihaknya mendorong UMKM di Ciayumajakuning menerapkan ekonomi hijau, seperti pengurangan penggunaan plastik dalam produksi dan pemasaran. BI Cirebon juga terus memperluas pembayaran nontunai via Standar Kode Respons Cepat Indonesia (QRIS). (Yoga)


OMZET DAGANG-EL : Ekosistem Digital Penting untuk UMKM

HR1 28 Oct 2022 Bisnis Indonesia

UMKM disarankan terhubung ke ekosistem platform digital agar ikut menikmati omzet digital yang meningkat pesat hingga hampir 900% dalam 4 tahun. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan bahwa 93% pasar UMKM mengalami penurunan omzet. Namun, omzet itu beralih ke perdagangan online atau dagang-el.Dia menyebutkan tren perkembangan industri e-commerce di Indonesia melonjak dari Rp42 triliun pada 2017 menjadi Rp401 triliun pada 2021. Perusahaan rekanan GoTo, Gojek, dan Tokopedia, kembali menggelar KoMD untuk para pegiat UMKM, menyusul kesuksesan gelaran KoMD pertama pada 2021 yang menjangkau belasan ribu pelaku UMKM.Edisi kedua KoMD ini mengusung tema ‘Transformasi Usaha Digital dan Ramah Lingkungan’ yang selaras dengan misi pemerintah Indonesia dalam presidensi Indonesia di G20. KoMD 2022 bertujuan mendorong kemajuan dan daya saing UMKM. Mengingat 95% perekonomian Indonesia ditopang oleh UMKM

Terminal Wajib Beri Ruang Bagi Usaha Mikro dan Kecil Minimal 30%

KT3 27 Oct 2022 Investor daily

Terminal penumpang angkutan jalan harus menyediakan fasilitas tempat untuk kegiatan usaha mikro dan kecil paling sedikit 30%, sesuai dengan amanat Permenhub No PM 24 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan Jalan yang menyebutkan bahwa terminal harus menyediakan fasilitas tempat untuk kegiatan usaha mikro dan kecil paling sedikit 30%. Setditjen Perhubungan Darat, Kemenhub Endy Irawan mengatakan, pemeliharaan terminal penumpang wajib bekerja sama dengan usaha mikro dan kecil. Selain itu penyelenggaraan terminal penumpang dapat dikerjasamakan dengan BUMN, BUMD, BUMDes, dan swasta. “Penyelenggaraan terminal penumpang yang dapat dikerjasamakan, yaitu pembangunan, pengembangan, penyediaan dan pengelolaan fasilitas penunjang, pemeliharaan, perencanaan dan pelaksanaan, serta pembiayaan,” jelas Endy dalam pernyataan resminya, Rabu (26/10).

Terkait penyelenggaraan bidang angkutan jalan, saat ini dalam Permenhub No PM 25 tentang penyelenggaraan bidang angkutan jalan sesuai amanat dari PP No 30 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, terdapat substansi baru. Endy menguraikan, substansi baru tersebut yaitu pemberian subsidi oleh pemerintah pusat dan/atau pemerintah daerah yang diberikan kepada angkutan barang umum dan/atau peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan angkutan jalan. Sebelumnya, Endy menjelaskan bahwa tujuan dari disusunnya UU Nomor 11 tahun 2020 adalah untuk menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi rakyat Indonesia secara merata. Hal ini dilakukan dalam rangka memenuhi penghidupan yang layak melalui kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan UMKM serta perkoperasian; peningkatan ekosistem investasi; kemudahan berusaha; peningkatan perlindungan dan kesejahteraan pekerja; dan investasi pemerintah pusat dan percepatan proyek strategis nasional. (Yoga)