;
Tags

UMKM

( 689 )

Panggung untuk Produk UMKM Bandar Lampung

KT3 24 Feb 2023 Kompas (H)

Tri Indah Noviana (42) menunggu pencairan program pinjaman modal bunga nol % yang digulirkan Pemkot Bandar Lampung. Setelah mendaftar dan lolos verifikasi perbankan, ia berharap pinjaman modal usaha Rp 50 juta bisa cair sebelum Idul Fitri 2023. ”Saya berencana menggunakannya untuk meningkatkan kapasitas produksi dan merapikan galeri,” kata Tri di rumahnya di Bandar Lampung, Jumat (17/2). Pemilik usaha kerajinan tangan dan tapis ”Galeri Omah Cinta” itu mengecek pesanan daring via gawainya. Ia sangat bersyukur bisa mengakses program permodalan tanpa bunga dan tanpa agunan. Pemerintah juga menyiapkan fasilitas untuk memamerkan produk. Di Kecamatan Kemiling kini berdiri sentra industri kecil dan menengah (IKM). Gedung yang dibangun Pemkot Bandar Lampung itu dipakai sebagai galeri bersama pelaku usaha tapis dan batik Lampung. ”Untuk sementara, kami bergantian menjaga galeri. Gedung ini juga mulai dimanfaatkan untuk pelatihan UMKM agar makin ramai,” katanya. Keberadaan gedung itu semakin meneguhkan Kecamatan Kemiling sebagai daerah sentra tapis dan batik di Bandar Lampung. Sulastri (39), pelaku usaha yang mengembangkan batik tulis dengan pewarna alami sejak 2019. Ia pernah bekerja dengan Laila Al-Khusna terjun di usaha batik tulis. Inovasinya membuat pewarna alami dari air rebusan kulit jengkol dan ranting sungkai membuat usahanya melejit. Kini, ia memberdayakan 5-10 ibu rumah tangga di Kemiling untuk membatik. Dalam satu bulan, ia memproduksi 120 helai batik tulis.

Selain tapis dan batik, ada juga sentra keripik yang terletak di Gang PU, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung. Di gang itu, puluhan kios menjual aneka keripik pisang dan singkong. Ragam oleh-oleh makin banyak yang dijual di sentra keripik itu, di antaranya kopi, opak, molen, kerupuk, pie pisang, keripik buah, hingga pisang goreng beku. Sinta (36), pemilik usaha keripik pisang yang merintis usaha sejak 2005, mengatakan, Gang PU semakin dikenal sebagai sentra keripik oleh-oleh wisatawan. Setiap bulan, perputaran uang dari aktivitas jual beli keripik di kawasan itu bisa miliaran rupiah. Kadis Perindustrian Kota Bandar Lampung Adiansyah menuturkan, pinjaman modal usaha dengan bunga nol rupiah dan tanpa agunan digulirkan untuk mengurangi beban pelaku usaha. Saat ini IKM yang mengakses program itu jumlahnya baru puluhan. Padahal, ada 57.019 UMKM di Bandar Lampung. Sebagian terkendala karena masih memiliki pinjaman modal serupa sehingga tidak lolos verifikasi perbankan. Pengembangan sentra IKM di Bandar Lampung memang menjadi program unggulan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Lewat program itu, ia berupaya mendongkrak perekonomian pelaku usaha demi memajukan perekonomian daerah. (Yoga)


Peluang Bisnis E-dagang Masih Besar

KT3 13 Feb 2023 Kompas

JAKARTA, KOMPAS — Tutupnya sejumlah perusahaan penyedia lokapasar tidak lantas membuat bisnis e-dagang meredup. Masih terdapat peluang memperluas jejak perdagangan digital ke luar kota metropolitan. Principal di Kearney, Ishan Nahar, dalam pernyataan resmi yang dikutip hari Minggu (12/2/2023), di Jakarta, mengatakan, kota di luar metropolitan atau kota urban baru (tier 2–4) di Indonesia memiliki jumlah penduduk 230 juta jiwa, jauh lebih besar daripada jumlah penduduk kota tier 1 yang hanya sekitar 40 juta jiwa. Populasi penduduk yang lebih besar akan dapat menciptakan basis pelanggan yang lebih luas bagi perusahaan teknologi e-dagang. Sementara itu, baru sekitar 30 persen dari 60 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan solusi digital untuk aktivitas bisnis ataupun perdagangan mereka. ”Para pelaku aplikasi super di bidang e-dagang sebenarnya telah membangun platform untuk UMKM. Namun, kami melihat masih terbuka peluang bagi mereka memperluas layanan ke seluruh rantai operasi UMKM. Di samping itu, kami juga mengamati masih ada ruang bagi mereka guna membantu meningkatkan pelatihan kompetensi digital untuk pelaku UMKM,” ujar Ishan. (Yoga)

Kredit UMKM Bank Mandiri Tumbuh 13,2% Pada 2022

KT1 10 Feb 2023 investor Daily (H)

JAKARTA, ID – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membukukan kredit sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara bank only sebesar Rp 117,2 triliun pada 2022. Nilai tersebut tumbuh 13,2% dibandingkan tahun 2021 yang mencapai Rp 103,5 triliun. Pertumbuhan kredit UMKM itu ditopang penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) 2022. Bank Mandiri berhasil memenuhi target penyaluran dari pemerintah sebesar Rp 40 triliun untuk lebih dari 351 ribu pelaku UMKM. Penyaluran KUR Bank Mandiri utamanya disalurkan ke sektor produksi yaitu sebanyak 59,73% atau senilai Rp 23,9 triliun. Tren peningkatan penyaluran KUR sektor produktif tercermin dari seluruh sektor yang meningkat, salah satunya sektor pertanian yang menyumbang 29,53% dari total KUR senilai Rp11,81 triliun. Disusul sektor jasa produksi yang mencapai Rp 8,03 triliun atau sekitar 20,07%. Bank Mandiri mengaku terus melanjutkan komitmen dalam mendukung pengembangan pelaku UMKM. Komitmen itu diwujudkan melalui optimalisasi keberadaan Rumah BUMN (RB) yang merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) guna memperkokoh wadah pengembangan UMKM di wilayah kerja perseroan. (Yetede))

Target Tinggi Pembiayaan UMKM

KT1 09 Feb 2023 Tempo

JAKARTA-Perbankan terus berupaya meningkatkan porsi penyaluran kredit bagi usaha UMKM. Bank Indonesia melaporkan, hingga akhir 2022, total penyaluran kredit segmen UMKM sebesar Rp1.351,2 triliun, naik 10,45% dibanding pada 2021. Berdasarkan skala usaha mikro mencatat porsi terbesar, yaitu Rp 532,72 triliun, diikuti usaha kecil sebesar Rp466,71 trilun dan usaha menengah sebesar  Rp351,82 triliun. Adapun berdasarkan peruntukannya, sebanyak Rp 1.015,6 triliun digunakan untuk modal kerja dan Rp335,6 triliun untuk investasi. Bank dengan penyaluran kredit UMKM terbesar adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tk atau BRI. Sepanjang 2022, BRI menyalurkan kredit  secara  konsolidasi senilai Rp1.139,08 triliun, dimana sebanyak 84,74 % merupakan kredit UMKM (Yetede)

Teknologi Majukan Perempuan NTT

KT3 08 Feb 2023 Kompas

Penggunaan teknologi ikut mendorong kemajuan usaha di Nusa Tenggara Timur. Beragam teknologi tersebut dipamerkan dalam acara Pameran Teknologi Ramah Perempuan di Kota Kupang, NTT, Selasa (7/2/2023), yang digelar Yayasan Penguatan Lingkar Belajar Komunitas Lokal. Adriana Nomleni, staf Yayasan Penguatan Lingkar Belajar Komunitas Lokal, mengatakan, teknologi mampu membuat perempuan NTT menjadi lebih produktif. (Yoga)

ASEAN Tourism Forum

KT3 03 Feb 2023 Kompas

Sejumlah UKM binaan Bank Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan Travel Exchange (Travex) di Jogja Expo Center, Yogyakarta, Kamis (2/2). Bursa pariwisata yang mempertemukan sesama pelaku usaha pariwisata ini diikuti perwakilan dari 29 negara. Travex adalah salah satu agenda utama ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 yang diselenggarakan di Yogyakarta hingga 5 Februari 2023. (Yoga)

Mendorong Kinerja UMKM

HR1 31 Jan 2023 Bisnis Indonesia

Kehadiran sejumlah kebijakan yang mendukung usaha mikro kecil dan menengah mendorong perbankan menyalurkan kredit ke sektor bisnis itu. Tak hanya bank, perusahaan teknologi finansial pun turut menyatakan ketertarikannya. Kabar baik ini tentunya memberi angin segar bagi UMKM di Tanah Air di tengah keterpurukan akibat pandemi Covid-19. Sebagaimana yang kita ketahui, UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional sangat rentan dengan kebangkrutan. Modal yang minim diikuti segmen pasar terbatas menjadi persoalan besar dalam mengembangkan usaha ini. Berdasarkan survei dari The United Nations Development Programme (UNDP) dan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) UI yang melibatkan 1.180 responden para pelaku UMKM, diketahui selama periode awal pandemi yaitu 2020—2021 lebih dari 48% UMKM mengalami masalah bahan baku. Akibatnya, sebanyak 77% usaha mikro, kecil, menengah mengalami penurunan pendapatan, dan 88% UMKM terjadi kemerosotan permintaan produk. Bahkan sebanyak 97% UMKM mengalami penurunan nilai aset. 

Namun, seiring dengan pelonggaran mobilitas masyarakat diikuti dengan berbagai kebijakan yang diambil oleh pemerintah dengan melibatkan perbankan nasional, UMKM mulai menunjukkan perbaikan. Saat ini, sekitar 84,8% UMKM yang tadinya terpuruk sudah kembali beroperasi normal. Ada beberapa faktor penyebab UMKM mengalami kesulitan untuk mendapatkan akses kredit dari bank dan lembaga keuangan lainya, antara lain karena tidak mempunyai atau agunan yang dimiliki tidak cukup, dan keterbatasan akses informasi ke perbankan seperti pola pembiayaan. Guna membantu pembiayaan usaha mikro kecil dan menengah, pemerintah memberi kelonggaran kepada sektor tersebut salah satunya adalah perpanjangan restrukturisasi kredit. Sektor UMKM tercatat mendapatkan kucuran kredit Rp1.335 triliun, naik 0,85% secara bulanan pada November 2022.

Investor Wajib Gandeng UMKM, Capai Kontrak Rp 22,6 Triliun

KT3 27 Jan 2023 Kompas

Pemerintah mewajibkan pengusaha besar untuk menggandeng pelaku UMKM lokal dalam rantai pasoknya untuk meningkatkan efek pengganda dari investasi terhadap ekonomi daerah. Kemitraan substantif itu diharapkan dapat mendorong UMKM untuk naik kelas dan menyerap lebih banyak tenaga kerja. Berdasarkan data Kementerian Investasi, sejak pertama diterapkan pada April 2021 sampai 2022, nilai kontrak kemitraan investor besar dengan UMKM lokal mencapai Rp 22,6 triliun dengan total 1.178 kesepakatan.

Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi Yuliot mengatakan, dengan mewajibkan investor besar bekerja sama dengan UMKM lokal, efek pengganda dari investasi yang masuk terhadap roda ekonomi daerah bisa lebih maksimal. Dengan demikian, investasi tidak hanya menguntungkan korporasi besar yang menanamkan modal serta mitra usahanya di ibu kota seperti praktik yang selama ini berlaku, tetapi juga menguntungkan pelaku usaha kecil di daerah tujuan investasi. ”Dampaknya, sepanjang 2022, UMKM mendapat tambahan omzet Rp 4,5 triliun dari investasi yang masuk. Selain menjadi modal untuk bertumbuh dan ekspansi, kerja sama itu juga membukakan pasar yang pasti bagi UMKM,” kata Yuliot, Kamis (26/1).  (Yoga)


KEN 2023 Dimeriahkan Kegiatan Budaya dan Pameran UMKM

KT1 26 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, Kharisma Event Nusantara (KEN) 2023 siap dimeriahkan oleh 110 kegiatan dalam bentuk pertunjukan seni dan budaya hingga pameran produk UMKM.“Kharisma Event ini merangkum 110 event unggulan dan merupakan hasil kurasi dari hampir 300 event yang diusulkan oleh Dinas Pariwisata Provinsi. Jadi Kemenparekraf akan meluncurkan 110 event terpilih di teater IMAX Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah dengan tajuk ‘Kharisma Event Nusantara Festival’,” ungkap Sandiaga dalam diskusi daring, Selasa (24/1/2023). Lebih lanjut, Sandiaga juga mengatakan bahwa akan ada 10 event terbaik dari 34 provinsi di Indonesia yang akan hadir di acara Kharisma Event Nusantara. Sandiaga mengatakan bahwa hal ini juga bertujuan untuk mempromosikan KEN ke dalam lingkup Bangga Berwisata di Indonesia. (Yetede)

Ekspor Produk UMKM ke ASEAN Terbuka

KT3 18 Jan 2023 Kompas

Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (Hipmikindo) membuka peluang dan memfasilitasi ekspor bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan target pasar Asia Tenggara. Ketua Umum DPP Hipmikindo Syahnan Phalipi, Selasa (17/1) di Banjarmasin, Kalsel, mengatakan, pendekatan untuk ekspor ke kawasan ASEAN dengan merangkul diaspora Indonesia. (Yoga)