;

Harga Mahal Batik Pewarna Alam

Yoga 09 Jun 2024 Kompas

Pekerja terlihat sedang merendam kain batik dalam proses pewarnaan dengan pewarna alami di Sentra Batik Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (8/6/2024). Penggunaan bahan alami memberi nilai tambah batik tulis. Batik tulis dengan warna alami ini dijual dari ratusan ribu hingga belasan juta rupiah. Bahan alami yang digunakan, antara lain, jalawe, tingi, secang, tegeran, jambal, mahoni, dan ketapang. (Yoga)

Pencurian Kopi di Gayo Meresahkan Warga

Yoga 09 Jun 2024 Kompas

Pencurian kopi milik petani dan pedagang di dataran tinggi Gayo, Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, Aceh, menimbulkan kegelisahan publik. Persoalan sosial dan ekonomi dinilai menjadi pemicunya. Reje atau Kades Paya Tumpi Baru, Takengon, Aceh Tengah, Idrus Saputra.pada Sabtu (8/6) menuturkan, pencurian kopi membuat warga gelisah. Sebab, kopi merupakan sumber penghidupan warga setempat. Idrus pernah menjadi korban pencurian. Pada 25 Mei 2024, sekitar 100 kg kopi miliknya yang disimpan di halaman raib digondol maling. Beberapa warga di desa itu mengalami kejadian serupa. ”Harga kopi sedang mahal, penjualan kopi juga mudah,” kata Idrus. Menurut Idrus, beberapa warganya juga mengalami peristiwa yang sama. Kopi yang disimpan di pekarangan rumah dicuri. Bahkan, beberapa petani kehilangan kopi di kebun. Buah kopi yang sudah masak dipetik pencuri.

Petani melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Sementara di Desa Paya Tumpi, warga telah sepakat untuk memasang kamera pemantau (CCTV). Bener Meriah dan Aceh Tengah merupakan sentra produksi kopi gayo. Sebagian besar warga di dua kabupaten itu bergantung hidup dari kopi. Kopi gayo jenis arabika umumnya diekspor ke luar negeri, sedangkan robusta banyak dipasarkan di dalam negeri. Ilham, warga Desa Kebet, Kecamatan Bebesan, Aceh Tengah, juga pernah kehilangan 60 kg kopi yang sedang dijemur di pekarangan rumah. Pencuri terekam di kamera pemantau. Namun, sang pencuri tidak tertangkap hingga kini. Harga kopi arabika gayo biji hijau (green bean) di tingkat petani mencapai Rp 90.000 per kg, sedang jenis robusta harganya Rp 60.000 per kg di tingkat petani di daerah itu. Hingga kini, harga kopi gayo di pasar dunia termasuk yang paling tinggi. (Yoga)


Jalan ”Ngenes” Berakhir Sukses

Yoga 09 Jun 2024 Kompas (H)

Soimah Pancawati (44) anak kelima dari enam bersaudara, masa kecilnya di tengah keluarga nelayan serba susah di Pati, Jateng. ”Lucu dan ngenes karena kekurangan, sampai pakaian dalampun harus berebut dengan tiga kakak perempuan saya,” ujarnya. Ia tak menyangka mampu melaluinya dan sekarang sukses sebagai penyanyi di dunia seni dan hiburan. Perjuangan Soimah berawal dari ekonomi keluarga yang serba mepet serta gemblengan ibu yang galak. ”Kami semua harus membantu ibu membersihkan ikan yang dibeli dari pelelangan, lalu ada yang dipindang, diasap, dan dijemur menjadi ikan asin,” ujar Soimah di Jakarta, Selasa (4/6). Selain mengolah ikan, Soimah dan kakak-kakaknya harus mengerjakan rentetan pekerjaan berat lainnya.

Ketika SMP, Soimah menyadari hidupnya berbeda dibanding teman-temannya. Tidak ada namanya dunia bermain. Di tengah kepenatan itu, menari adalah kegemaran Soimah di masa kanak-kanak hingga remaja. Ia sering tampil sambatan atau pentas tanpa bayaran untuk berbagai perhelatan di desa. ”Gusti ora sare, Tuhan tidak tidur. Menari mengantar saya masuk SMKI (sekolah menengah karawitan Indonesia) di Yogyakarta periode 1995-1998. Semula saya ingin masuk jurusan menari, tetapi penuh,” ujarnya. Ibu Soimah dari dulu sudah mendorongnya untuk aktif di dunia seni dan hiburan. Ketika sudah lulus SMKI dan menetap di Yogyakarta, Soimah mengaku pada Ibunya, dia sudah beberapa kali tampil di TVRI Yogyakarta.

Tidak puas, ibunya meminta Soimah pentas ditelevisi Jakarta yang siarannya bisa menjangkau Pati. Kiprah Soimah makin bersinar setelah sempat mengikuti dalang terkenal dan menjadi sinden di Yogyakarta. Soimah pernah juga aktif di kelompok Jogja Hip Hop Foundation. Keinginan ibunya agar Soimah terus tampil di siaran televisi nasional di Jakarta, diwujudkan sejak 2009 sampai sekarang.Selain Soimah, banyak pula artis dan penyanyi hingga dosen dan pengusaha dengan masa kecil yang “ngenes” hingga akhirnya menjadi sukses, seperti Tantri Kotak atau Tantri Syalindri, vokalis band Kotak, Mereka tidak hanya berhasil menggapai mimpi untuk sukses, tetapi juga bermakna untuk keluarga. (Yoga)


Acuan Baru Harga Beras Ditetapkan

Yoga 09 Jun 2024 Kompas

Pemerintah menetapkan harga pembelian pemerintah atau HPP untuk gabah dan harga eceran tertinggi atau HET untuk beras secara permanen. Bapanas menyebutkan, HPP gabah dan HET beras itu masih sama dengan HPP dan HET sementara atau relaksasi. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, HPP gabah kering panen (GKP) di tingkat petani ditetapkan Rp 6.000 per kg. Adapun HET beras medium di tingkat konsumen ditetapkan permanen Rp 12.500-Rp 13.500 per kg sesuai zonasi. Sementara itu, HET beras premium ditetapkan Rp 14.900-Rp 15.800 per kg sesuai zonasi. Baik untuk HPP gabah maupun HET beras, besarannya masih sama dengan HPP dan HET pada saat kebijakan relaksasi kedua harga acuan atau patokan itu diterapkan tahun lalu.

”HPP gabah dan HET beras permanen berlaku per 5 Juni 2024 hingga ada perubahan aturan penggantinya,” ujar Arief, Sabtu (8/6). HPP gabah permanen diatur dalam Peraturan Bapanas No 4 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Bapanas No 6 Tahun 2023 tentang HPP Gabah dan Beras. Regulasi ini mengatur harga pembelian gabah dan beras berikut rafaksasi (standar mutu) kedua komoditas tersebut oleh Perum Bulog di tingkat petani dan penggilingan. Selain HPP GKP petani, pemerintah juga menetapkan HPP GKP ditingkat penggilingan, sebesar Rp 6.100 per kg dan HPP gabah kering giling (GKG) di penggilingan sebesar Rp 7.300 per kg. Harga GKG dan beras di gudang Bulog ditetapkan masing-masing Rp 7.400 per kg dan Rp 11.000 per kg. (Yoga)


Nestapa ABK di Kapal Ikan Asing

Yoga 09 Jun 2024 Kompas

Muslih, matanya sesekali berkaca-kaca saat menuturkan kisah muramnya menjadi anak buah kapal (ABK) selama dua bulan di kapal asing illegal, Run Zeng 03 yang ditahan di Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Tual, Maluku, Senin (3/6). Bersama 10 ABK asal Indonesia lainnya, pria yang bertugas sebagai juru masak itu harus mengarungi lautan lepas dengan penuh tekanan. Iming-iming  agensi yang mengirimnya tak pernah terpenuhi hingga sekarang, termasuk gaji Rp 8 juta hingga Rp 11,5 juta yang seharusnya dibayarkan setiap bulan. Selain beban kerja yang tidak wajar, ABK asal Indonesia kerap mengalami perlakuan diskriminatif.

Kualitas bahan makanan yang mereka terima sering kali buruk, termasuk beras yang menjadi makanan pokok. Mereka juga dibatasi mengonsumsi ikan segar dan hanya boleh mengolah udang yang sudah terinjak. ”Kami bingung menuntut ke mana karena pimpinan di kapal orang China semua,” kata Muslih. Kisah pilu juga dituturkan Arifin, pria asal Pekalongan, Jateng, yang direkrut lewat agensi yang sama dengan Muslih. Pendapatan sebagai tukang ojek yang terus menurun memaksanya mengadu nasib di lautan. Dengan bekerja sebagai ABK, ia berharap bisa membawa pulang penghasilan yang cukup untuk melunasi biaya persalinan istri dan kebutuhan lainnya.

Namun, harapan itu pupus. Kapal ikan asing ilegal Run Zeng 03 justru membawa Arifin pada ketidakpastian.Seluruh ABK asal Indonesia di kapal tersebut harus tertahan sampai proses penyidikan selesai. ”Kalaupun enggak bisa dapat gaji, saya cuma berharap bisa pulang,” tutur Arifin. Penangkapan kapal ikan asing ilegal Run Zeng 03 oleh aparat pengawasan KKP justru menjadi hal yang melegakan para ABK asal Indonesia. Setidaknya, mereka memiliki kesempatan untuk pulang ke kampung halaman meski harus menunggu proses penyidikan selesai. (Yoga)


TABUNGAN PERUMAHAN RAKYAT : Gaduh Tapera Belum Akan Reda

Hairul Rizal 08 Jun 2024 Bisnis Indonesia

Meski implementasinya disiyalir ditunda, pro-kontra iuran dana Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) tampaknya belum akan mereda. Pasalnya, serikat buruh menuntut pencabutan. Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut, pihaknya tetap menekankan pemerintah tak hanya menunda, melainkan mencabut regulasi PP Nomor 21 Tahun 2024 tentang Tapera. “Cabut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Tapera,” kata Said, Jumat (7/6). Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengatakan pemerintah perlu mempertimbangkan kembali implementasi Tapera. Andi Gani juga menyoroti sikap Menteri PUPR Basuki yang dinilai masih terkesan ragu-ragu dan tidak tegas dengan rencana implementasi Tapera. “Saya sendiri melihat Menteri Basuki yang sebagai Ketua Komite Tapera ragu-ragu karena gelombang penolakan sangat besar.”

Pasalnya, saat ini pekerja dan pengusaha sama-sama telah menanggung beban iuran berbagai program yang dinilai cukup besar nominalnya. “Menolak Tapera jika diwajibkan karena sangat memberatkan buruh yang sudah sangat berat dengan kondisi upah minimum yang sangat kecil kenaikannya. ”Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Ketua Komite BP Tapera, Basuki Hadimuljono mengatakan, pemerintah mengkaji penundaan implementasi program Tapera setelah ramai mendapat penolakan. Dia telah melakukan pembicaraan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk menunda implementasi Tapera. 

Isu Tapera bertambah panas seiring dengan munculnya tiga temuan masalah Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Salah satunya terdapat 124.960 orang yang belum menerima pengembalian dana Rp567,45 miliar. Bila mengambil angka rerata dari nominal tersebut, setiap orang memiliki dana sekitar Rp4,5 juta yang masih menyangkut di Tapera. Bukan hanya itu, masalah peserta pensiun ganda 40.266 orang senilai Rp130,25 miliar. Terkait hal itu, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko angkat bicara. Menurutnya, masalah dana yang tak bisa dicairkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan persoalan program Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum).

ISU KELEMBAGAAN : Pergantian Jubir KPK Mendadak

Hairul Rizal 08 Jun 2024 Bisnis Indonesia

Kepala Bagian Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri buka suara setelah pimpinan menunjuk pengganti juru bicara (jubir) lembaga tersebut. Dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Ali mengatakan tidak bisa berkomentar ihwal isu kelembagaan tersebut. Namun, dia mengungkap terdapat informasi bahwa penggantiannya sebagai jubir bersifat mendadak. Namun demikian, pejabat KPK berlatar belakang jaksa itu memastikan patuh terhadap aturan tersebut sepanjang proses terkait dilakukan dengan benar. “Sebagai pegawai saya tentu patuhi aturan sepanjang benar prosesnya karena bagaimanapun KPK itu lembaga role model bagi lembaga lain sehingga mesti ada transparansi dalam setiap kerjanya,” tutur Ali. Sebelumnya, pimpinan KPK telah menunjuk jubir baru untuk menggantikan Ali Fikri yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Bagian Pemberitaan. Dia merupakan jaksa yang sebelumnya menjabat sebagai Plt. Jubir KPK menggantikan Febri Diansyah. Kini, pimpinan KPK telah mengangkat jubir KPK secara defi nitif yaitu Tessa Mahardika Sugiarto. Tessa diketahui berasal dari kalangan penyidik.

PILKADA JATIM : Khofifah-Emil Dardak Sowan ke Prabowo

Hairul Rizal 08 Jun 2024 Bisnis Indonesia

Mantan Gubernur Jawa Timur (Jatim) dan Wakil Gubernur Jatim, Khofi fah Indar Parawansa dan Emil Dardak sowan ke kediaman Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (7/6). Berdasarkan pantauan Bisnis.com di lokasi pukul 16.25 WIB, keduannya datang dalam waktu bersamaan ke rumah Prabowo tersebut. Khofifah dan Emil kompak mengenakan batik dalam pertemuannya dengan Prabowo. “Insyaallah, insyaallah [dapat rekomendasi maju Pilkada],” ujarnya. Sebelum menemui Ketum Gerindra, Khofifah dan Emil juga sempat berkunjung ke PAN, Golkar, Perindo, hingga PSI. Di sisi lain, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengaku diminta mendampingi Prabowo dalam kunjungan Khofi fah dan Emil ke Kertanegara. Dia mengaku belum mengetahui terkait apa permintaan Prabowo itu. Namun, apabila Prabowo akan mendukung Khofifah dan Emil dalam Pilkada Jatim 2024 maka pihaknya pun akan mendukung keputusan itu.

KASUS KORUPSI ANTAM : Perbedaan Emas Cap Asli & Palsu

Hairul Rizal 08 Jun 2024 Bisnis Indonesia

Terjadi kebingungan di tengah masyarakat terkait cap palsu pelekatan merek Antam pada logam mulia periode 2010—2022 dalam dugaan korupsi perusahaan. Mereka mengira emas yang dikeluarkan pada waktu itu tidak asli. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Ketut Sumedana mengatakan, cap palsu dimaksud adalah proses perolehannya yang ilegal, yaitu saat melekatkan merek Antam pada emas pihak lain. Ketut menjelaskan, perolehan emas yang diduga mencapai 109 ton itu tidak melewati sejumlah prosedur mulai dari verifi kasi hingga studi kelayakan emas yang dicap Antam. “Harusnya mereka melalui verifi kasi, dan studi kelayakan.

OJK Dorong Kontribusi Perbankan ke Ekonomi Lebih Besar

Yuniati Turjandini 08 Jun 2024 Investor Daily (H)
OJK makin aktif mendorong industri perbankan untuk menjalankan fungsi intermediasi dengan baik agar memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi. "Kalau buat saya bagaimana mendukung membangun sistem perbankan betul-betul sehat, perbankan yang tumbuh tinggi, dan berikan kontribusi pada perekonomian Indonesia lebih besar lagi," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Edian Rae. Berbagai kebijakan dan program telah dibuat oleh OJK sebagai pedoman  industri perbankan. Dalam hal itu, untuk menyebarluaskan informasi terkait kebijakan dan program OJK perlu dukungan dari media. Dian juga menyambut baik audiensi yang dilakukan bersama Manajemen B-Universe. Menurutnya, OJK memerlukan dukungan dari semua pihak, tak terkecuali dari media untuk membantu sosialisasi berbagai kebijakan OJK. (Yetede)

Pilihan Editor