Legislasi RUU Kepariwisataan Ditolak Pemerintahan Jokowi
BRT, Mengurangi Potensi Kemacetan Bandung Raya
Dissa Syakina Ahdanisa, Memberdayakan Disabilitas Rungu
Persyaratan Kredit UMKM yang Rumit
Setumpuk Konflik PON 2024
Integritas Panitia KPK Tidak Meyakinkan
Polemik Kadin Masih Berlanjut
Kabinet Yang Mampu Wujudkan Visi Presiden
Presiden dan Wakli Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka harus menetapkan syarat profesional, ahli, berintegritas, dan memiliki kapabilitas teknis dalam memilih figur untuk menjadi anggota kabinet mereka, Selain itu, figur yang bisa berasal dari partai maupun dari non partai itu perlu dipastikan mampu bersinergi dan bekerja sama untuk mewujudkan visi dan program kerja pemerintah baru tetap seperti target pertumbuhan ekonomi 8%.
Khusus untuk tim ekonomi, sosok yang dipilih mesti ekonom yang memiliki paradigma ekonomi kerakyatan yang berpikir kreatif (out of the box) dan berorientasi pada kemaslahatan bersama, selain itu anggota tim harus memilki rekam jejak yang baik dan terbukti mumpuni dibidang makroekonomi, industri, dan keuangan. "Mereka harus memiliki kemampuan untuk merancang kebijakan yang inklusif, berkelanjutan, dan menciptakan multiplier effect seluas-luasnya," ujar peneliti Center of Reform of Economic (Core) Indonesia ELiza Mardian saat dihubungi Investor Daily. Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%, lanjut dia, dibutuhkan pandangan ahli ekonom yang fokus pada sektor-sektor strategis seperti manufaktur bertekhnologi tinggi, pertanian, perekonomian digital, serta industrialisasi berbasis seumber daya alam. (Yetede)
Manufaktur Menjadi Sandaran Ekspor
Ekspor nasional tumbuh 7,13% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi US$ 23,5 miliar pada Agustus 2024 dari bulan sama tahun lalu US$ 21,9 miliar. Pertumbuhan itu berada dikisaran konsensus analis sebesar 4,1-8,5% dan terjadi ditengah tren penurunan harga komoditas. Agustus 2024, ekspor manufaktur tumbuh 8,7% menjadi US$ 17,7 miliar, menyumbangkan 75% total ekspor. Pertumbuhan ekspor manufaktur melampaui sektor pertambangan dan lainnya yang hanya tumbuh 2,76% secara yoy dan kontraksi 10,6% secara kuartalan. Berdasarkan data BPS, ekspor beberapa produk manufaktur mencetak pertumbuhan tinggi. Agustus 202, ekspor mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya tumbuh 16,4% menjadi US$ 1,3 miliar, lalu kendaraan dan bagiannya tumbuh 16,4% menjadi US$ 1,3 miliar, lalu kendaraan dan bagiannya 5,91% menjadi US$ 1 miliar, mesin dan peralatan mekanisme serta bagiannya 31,7% menjadi US$ 571 juta, nikel dan barang daripadangan 30,86% menjadi US$ 741 juta dan alas kaki 17,5% menjadi US$ 656 juta. Ekspor logam mulia dan perhiasan/permata melesat paling tinggi, sebesar 70,92% menjadi US$ 788 juta. (Yetede)
APBN Transisi Pemerintahan Prabowo Akan Segera Dimulai
Pemerintah dan Badan Anggaran DPR RI telah menyepakati Pembicaraan Tingkat I untuk RUU tentang ABPN (RUU APBN) tahun 2025. APBN 2025 akan menjadi APBN transisi pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah mengatakan, dari kesepakatan tersebut pemerintahan dan DPR akan melaporkan hasil rapat ini ke tingkat pengambilan keputusan pada Sidang Paripurna. Apakah hasil rapat kerja pada hari ini kita sepakati dan akan kita lanjutkan ketika Rapat Paripurna tanggal 19 September 2024, yang akan datang? Setuju?" kata Said. Adapun postur yang disepakati adalah Pendapatan Negara dalam APBN 2025 sebesar Rp3.005,12 triliun, terdiri atas penerimanaan Perpajakan Rp2.490,91 triliun dan Penerimanaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp513,64 triliun. Sedangkan Belanja Negara ditetapkan Rp 3.621,31 triliun. Untuk Belanja Pusat Rp2.701,44 triliun, terdiri atas Belanja Kmentrian dan Lembaga Rp1.094,55 triliun dan belanja non (K/L) Rp1.606,78 triliun dan Transfer ke daerah Rp919,87 triliun. Keseimbangan Premier ditetapkan sebesar Rp633,31 triliun dan defisit sebesar Rp626,18 triliun atau 2,53% terhadap PDB. (Yetede)









