Langkah DPR Memasukkan RUU Tax Amnesty dalam Prolegnas
Mendiktisaintek Menyatakan 960.000 Orang dari Kalangan Pelajar dan Mahasiswa Terlibat Kegiatan Judol
Menteri pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro menyatakan sebanyak 960.000 orang dari kalangan pelajar dan mahasiswa terlibat dalam kegiatan judi online. "Terkait dengan judi online, maka kelompok mahasiswa yang terlibat sampai hari ini berjumlah total 960.000 (orang)" kata Mendiktisaintek Satryo. Menteri Satrio mengatakan sebagian besar dari angka tersebut merupakan mahasiswa yang tersebar di perguruan tinggi dan swasta di Indonesia. Dalam upaya mengatasi hal tersebut, ia menyebut Mendiktisaintek kini tengah menyiapkan layanan khusus pengaduan judi online di perguruan-perguruan tinggi di Indonesia.
"Pengaduan sekarang kita siapkan. Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta harus punya pengaduan bagi mereka yang terjebak judi online," ujarnya. Di samping itu, Menteri Satryo juga memberikan arahan khusus kepada pimpinan-pimpinan seluruh Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Indonesia dalam upaya pencegahan judi online. "Mendiktisaintek perintahkan setiap pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta untuk berupaya mencegah keterlibatan dosen, mahasiswa, dan tenaga pendidik supaya tidak terlibat judol" tegasnya. (Yetede)
Program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty Bakal Bergulir Lagi Tahun Depan
Dubes AS Dukung Program Makan Bergizi Gratis Prabowo.
Bagi-bagi Kue Kekuasaan
Prabowo Bawa Pulang Komitmen Investasi 18,5 Miliar Dolar.
Adu Cepat Prabowo Subianto dan Jokowi di Food Estate
Obligasi Korporasi: Peluang Baru untuk Keuntungan
Harga Amonia Cerahkan Prospek Bisnis ESSA
Mary Jane dikembalikan Indonesia ke Filipina
Pemerintah Indonesia memutuskan mengembalikan terpidana mati perkara penyelundupan narkotika Mary Jane Fiesta Veloso ke Filipina, melalui kebijakan pemindahan narapidana atau transfer of prisoner. Informasi mengenai pengembalian Mary Jane ini bermula dari unggahan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr dalam akun Instagram-nya, Rabu (20/11). Melalui akun @bongbongmarc, Marcos Jr menyatakan, setelah lebih dari satu dekade melakukan upaya diplomasi dan konsultasi dengan Pemerintah Indonesia, Pemerintah Filipina berhasil menunda eksekusi Mary Jane dan akhirnya mencapai kesepakatan untuk membawa pulang Mary Jane ke Filipina. ”Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo dan Pemerintah Indonesia atas niat baik mereka,” tulis Presiden Marcos Jr di akun Instagram-nya.
Informasi itu dibenarkan Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra. Melalui keterangan tertulis, Yusril menegaskan, tidak ada kata bebas dalam pernyataan Presiden Marcos Jr. Presiden Marcos Jr hanya menyatakan membawa Mary Jane kembali ke Filipina. ”Tidak ada kata bebas di statement Presiden Marcos. ’Bring her back to the Philippines’ artinya membawa dia kembali ke Filipina,” kata Yusril. Kesepakatan untuk mengembalikan Mary Jane ke Filipina diambil karena Indonesia telah menerima permohonan resmi dari Pemerintah Filipina terkait pemindahan Mary Jane. Pemindahan diperkirakan berlangsung pada Desember 2024. ”Pemerintah Indonesia tidak membebaskan terpidana mati Mary Jane, tetapi mengembalikannya ke negara asal melalui kebijakan pemindahan narapidana atau transfer of prisoner,” ucap Yusril. (Yoga)









