BPS Paparkan Harga Pangan Pokok Mengalami Kenaikan Jelang Natal, Telur Ayam Ras di Atas HAP
800.066 ribu Penumpang Telah Diberangkatkan KAI Periode Nataru
Menpen Klaim Berau Coal Bangun 500 Rumah di Kaltim Pekan Ini, Dibagikan Gratis untuk Rakyat Sukseskan Program 3 Juta Rumah
MBG Memberikan Dampak Ekonomi Melalui Efek Berganda
Pasar Keuangan Domestik Konsolidasi pada Pekan Ini
Industri Perbankan Masih Akan Dihadapkan Sejumlah Tantangan ke Depan
Waspada di Perjalanan Cuaca Buruk
Selain lonjakan mobilitas masyarakat yang dapat menyebabkan kepadatan lalu lintas, warga yang melakukan perjalanan saat masa libur Natal 2024 dan Tabun Baru 2025 juga perlu mewaspadai dampak cuaca ekstrem. Gelombang tinggi berpotensi menunda kebe rangkatan angkutan penyeberangan. Hujan lebat dapat memicu banjir di jalur perjalanan. Ancaman longsor juga mengintai, terutama di ruas jalan dengan medan bertebing. Deputi Bidang Meteorologi pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Guswanto mengatakan, secara umum wilayah Jawa bagian utara dan selatan masih akan mengalami peningkatan curah hujan pada 21-22 Desember 2024. Hal yang sama terjadi di Sumatera bagian barat dan timur. ”Jawa bagian utara mulai dari Cirebon, Pekalongan, hingga Jawa Timur itu curah hujannya masih tinggi. Peningkatan curah hujan dari sedang hingga ekstrem,” katanya saat dihubungi, Jumat (20/12) malam. Namun, gelombang tinggi di Selat Sunda diprediksi mereda pada 21-22 Desember. Fenomena angin kencang di Selat Sunda mulai berkurang karena tertahan oleh bibit siklon yang ada di Kalimantan Barat. ”Dalam dua hari ke depan juga akan terjadi pengurangan curah hujan di wilayah Jabodetabek. Curah hujan ini diprediksi kembali meningkat pada 24 Desember 2024, ”ujarnya.
Terkait dengan hal itu, ancaman banjir rob, longsor, hingga angin kencang harus diwaspadai oleh warga yang akan bepergian untuk merayakan liburan Natal dan Tahun Baru. Warga diminta terus mengecek prakiraan cuaca dari BMKG agar bisa melakukan persiapan perjalanan dengan matang. ”Ancaman banjir rob di utara Jawa Tengah juga harus diwaspadai,” kata Guswanto. Berdasarkan data Jasa Marga, 307.831 kendaraan meninggalkan wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabode-tabek) padaRabu (18/12) hinggaKamis (19/12). Jumlah ini meningkat 13,6 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal yang mencapai 270.968 kendaraan pada periode yang sama. ”Distribusi lalu lintas kendaraan meninggalkan Jabodetabek menuju tiga arah, yakni timur menuju Tol Trans-Jawa dan Bandung sebesar 42 persen, barat (Merak) sebesar 34,6 persen, dan selatan (Bogor) sebesar 23,3 persen,” papar Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana.Kemacetan belum terlihat hingga Jumat malam di Tol Trans-Jawa. Hingga pukul 20.00 WIB, tidak ada antrean panjang kendaraan yang memasuki gerbang tol. Kondisi serupa terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Kendaraan bisa melaju hingga lebih dari 60 kilometer per jam. Namun, hujan deras yang terjadi sejak Jumat siang hingga sore membatasi jarak pandang pengemudi. (Yoga)
Berpeluang Diampuni Ribuan Koruptor
Pemerintah sudah menggodok rencana pemberian amnesti dan abolisi sejak satu bulan sebelum Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan memberikan maaf kepada koruptor. Dengan kebijakan itu, ribuan koruptor punya peluang untuk diampuni asalkan bersedia mengembalikan harta hasil korupsi kepada negara. Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Jumat (20/12/2024), di Jakarta, mengatakan, wacana pengampunan terhadap koruptor merupakan bagian dari rencana pemberian amnesti dan abolisi untuk 44.000 narapidana. Pengampunan dengan syarat mengembalikan uang hasil korupsi yang disampaikan Presiden Prabowo merupakan strategi pemberantasan korupsi yang menekankan pada pemulihan kerugian negara. Yusril menjelaskan, dari 44.000 narapidana itu, sebagian besar merupakan terpidana perkara penyalahgunaan narkoba. Sementara terpidana perkara korupsi yang berpeluang mendapatkan amnesti dan abolisi mencapai ribuan orang ”Terpidana korupsi cuma berapa ribu, lah. Yang paling banyak narkotika,” ucapnya. Rencana pemberian amnesti dan abolisi dari Presiden Prabowo untuk narapidana pertama kali diungkapkan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas di Kompleks Istana Kepresidenan, 13 Desember lalu. Saat itu, ia menyebut ada 44.000 narapidana yang bakal mendapatkan pengampunan hukuman itu. Namun, kala itu, tak disebutkan rencana pengampunan bagi koruptor. Pengampunan hanya diberikan kepada mereka yang tersangkut perkara penghinaan terhadap kepala negara, pengguna narkotika, narapidana yang sakit berkepanjangan, dan narapidana yang terkait dengan kasus Papua. (Yoga)
Hotel Belum Penuh, Liburan DImulai
Memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru 2025, rata-rata tingkat okupansi hotel di wilayah tujuan liburan masih di bawah 80 persen. Masyarakat ditengarai belum memutuskan untuk berlibur terutama di luar kota karena potensi cuaca buruk. Keterisian hotel justru didukung oleh kecenderungan masyarakat untuk berlibur di dalam kota. Periode libur Natal dan Tahun Baru 2025 dimulai seiring dengan akhir pekan, masa libur sekolah, sekaligus puncak arus liburan hari pertama, Sabtu (21/12/2024). Kendati demikian, mengacu data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), tingkat okupansi hotel di mayoritas daerah belum mencapai 80 persen. Dari 38 provinsi yang ada di Indonesia, hanya hotel-hotel di Lampung yang okupansinya mencapai angka yang menjadi target PHRI selama masa libur akhir tahun itu. ”Faktor cuaca ini menjadi masalah, ya. Kami lihat cuaca yang cukup ekstrem ini menghambat pergerakan warga,” ungkap Sekretaris Jenderal PHRI Maulana Yusran, Jumat (20/12/2024). Kalaupun ada mobilitas, lanjutnya, masyarakat cenderung untuk menggunakan kendaraan pribadi. Hal itu berpengaruh terhadap pengambilan keputusan memilih destinasi wisata yang dilakukan secara mendadak. Begitu juga dalam menentukan hotel untuk menginap. ”Dengan adanya online travel agent (OTA), sekarang orang lebih mudah memesan hotel. Pemesanan pun dilakukan dimenit-menit akhir,” kata Maulana.
Selain itu, menurut Maulana, ada kecenderungan masyarakat sudah berlibur sebelum masa liburan Natal dan Tahun Baru. Hal itu dilakukan untuk menghindari kepadatan mobilitas diakhir tahun. Tidak hanya itu, berlibur lebih awal juga membantu mereka untuk mendapatkan harga kamar hotel yang lebih murah. Public Relations Senior Manager Tiket.com Sandra Darmosumarto mengatakan, pemesanan hotel melalui platform tiket.com melonjak signifikan. Meski tidak menjelaskan secara rinci, ia menyebut transaksi akomodasi naik lebih dari 51 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023. ”Minat destinasi akomodasi tertinggi terdapat di area Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” ungkapnya. Tingginya minat masyarakat untuk berlibur di hotel salah satunya terlihat di Surabaya, Jawa Timur. PHRI Jawa Timur mencatat, rata-rata tingkat keterisian hotel mencapai 70 persen. Angka itu meningkat dibandingkan dengan rata-rata okupansi kamar pada November 2024 sebesar 60 persen. Menurut Ketua PHRI Jawa Timur Dwi Cahyono, kecenderungan positif pada tahun ini terkait dengan minat masyarakat untuk staycation di dalam kota. Berkaca pada tahun lalu, masyarakat diduga lebih memilih berlibur di luar kota. Sebab, tingkat okupansi hotel di Surabaya saat itu paling rendah dibandingkan kota tujuan liburan lain, seperti Malang dan Batu. (Yoga)
Belum Habis Jaringan Teroris MIT
Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap tiga anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur di Sulawesi Tengah. Penangkapan itu memperlihatkan bahwa kelompok MIT belum habis meskipun pemimpin jaringan teroris di Poso itu telah tewas. Keberadaan tiga teroris itu pun menunjukkan bahwa ancaman teror tidak serta-merta hilang. Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi Densus 88 Antiteror Polri Komisaris Besar Aswin Siregar mengungkapkan, tiga tersangka kelompok teroris itu berinisial RR, MW, dan AS. Ketiganya disangka terlibat dalam jaringan teroris di Poso, MIT. ”Ketiganya terlibat dalam kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Sabar Daeng Koro dan Santoso,” ujar Aswin, dalam keterangan tertulis, Jumat (20/12/2024). Aswin mengungkapkan, RR ditangkap pada 19 Desember 2024 di Kabupaten Tojo Una-una, Sulteng. RR merupakan fasilitator pelatihan militer atau tadrib asykari bagi para anggota yang baru bergabung ke kelompok MIT. Pelatihan militer yang diberikan berupa materi bongkar pasang senjata api, latihan menembak menggunakan senjata api, teknik tempur, kamuflase, penguatan fisik, dan pembuatan bahan peledak Adapun MW pernah menewaskan warga dengan tembakan dari senjata api jenis FN di Desa Sepe, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Sulteng.MW juga berperan mengantarkan logistik dan bahan peledak atau bom di kamp pelatihan militer Daeng Koro yang terletak di Pegunungan Poso.
MW ditangkap di Kelurahan Penaraga, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 4 September 2024. Sementara itu, AS merupakan anggota MIT yang melaksanakan pelatihan militer di daerah Baras, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat. Materi yang ia berikan, antara lain, adalah penguatan fisik, teori membuat bom, taktik perang, pembacaan peta, dan latihan bongkar pasang senjata api. AS juga tergabung ke dalam grup media sosial kelompok radikal. Dia ditangkap di Kelurahan Bailo, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una Una, Sulteng. ”Pada akhir tahun 2013, AS berencana melakukan aksi amaliyah fa’i dengan sasaran bank-bank di wilayah Poso dan Parigi,” terang Aswin. Dari penangkapan tersebut, Densus 88 menyita sebuah senapan PCP, sebuah pisau karambit, sebuah handy talkie, seperangkat peralatan memasak untuk berkemah, buku-buku berjudul Kitab Tauhid, sebilah badik, serta sebuah sarung senjata. Atas penangkapan tiga teroris itu Aswin berharap, masyarakat tetap waspada terhadap lingkungan sekitarnya, terutama jika menemukan warga yang cenderung menutup diri dan menolak bersosialisasi dengan masyarakat. Penangkapan tiga tersangka teroris tersebut menunjukkan, sisa kelompok teror terdahulu masih ada di tengah masyarakat. Ancaman berupa aksi teror maupun penyebaran paham radikalisme pun masih ada. (Yoga)









