Gunakan QRIS Konsumen Bebas Biaya
Kesanggupan Indonesia Tangkap Investasi Asing dalam Tarik Ulur Apple
Terhitung sejak November 2024, Kementerian Perindustrian memang mendorong Apple untuk menaikkan tawaran penanaman modal mereka dari 10 juta dollar AS menjadi 1 miliar dollar AS, sebagai syarat untuk mendapatkan izin penjualan iPhone 16 di Indonesia. Dalam wawancara dengan Kompas pada awal Desember 2024, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menuturkan, upaya meningkatkan investasi Apple merupakan salah satu cara pemerintah untuk mengamankan lebih banyak penanaman modal asing (PMA). Harapan dari pemerintah adalah dengan membuka pabrik manufaktur di Tanah Air, Apple dapat lebih berperan dalam menciptakan lapangan kerja, sekaligus mendorong rantai pasok dari komponen produk Apple, seperti iPhone, Macbook, dan iPad, untuk ikut beralih membuka pabrik manufaktur di Indonesia. (Yoga)
Melonjaknya Jumlah Korban PHK 2024
Sebelum Prabowo Benar-benar Menyetop Proyek Jalan Tol Baru yang Dianggap tidak Prioritas
Wamen ESDM Pantau Satgas Nataru Pertamina di Medan Agar Tidak Ada Kelangkaan
Program Baru Pertamina Tukar Minyak Jelantah ke Pertamina dengan Saldo Mulai Rp6.000 per Liter
Cara Daftar Penerima Bansos 2025 dan Syaratnya
Roda Perekonomian pada Saat Nataru Diprediksi Menggeliat
Roda perekonomian pada saat Nataru diprediksi menggeliat, Di tengah daya beli yang menurun, ternyata tidak mengurangi keinginan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik maupun berwisata. Perputaran uang selama libur Nataru yang dipresikdi mencapai Rp 19,2 triliun-Rp 100 triliun sangat strategis dalam meningkatkan konsumsi rumah tangga dan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2024 di atas 5%. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik pada Nataru kali ini diperkirakan mencapai 110,67 juta oraang atau tumbuh 3,67 juta (3,43%) daei 2023.
Perputaran uang selama Nataru tahun ini, meningkat dibandingkan Nataru tahun lalu yang mencapai Rp 80,250 triliun. Pergerakan masyarakat yang signifikan tersebut menunjukkan potensi besar untuk mendongkrak konsumsi domestk, utama dalam sektor-sektor seperti transportasi pariwisata perdagangan, dan akomodasi. Sektor transportasi menjadi salah satu yang paling diuntungkan, dengan peningkatan penjualan tiket pesawat, kereta api, bus, dan kapal laut. Penurunan harga tiket pesawat ikut meningkatkan daya tarik tersendiri. Hal itu mendorong mobilitas masyarakat, baik untuk kunjungan ke kampung halaman maupun destinasi wisata. Selain itu, UMKM sekitar destinasi wisata juga ikut meraskan dampak positif beruoa peningkatan produk lokal dan kuliner. (Yetede)
Kenaikan Harga-harga Komoditas Perlu Diwaspadai
Pemerintah daerah (Pemda) diminta untuk mewaspadai kenaikan harga komoditas menjelang Nataru 2025. Karena, sejumlah komoditas, seperti bawang putih, bawang merah, cabai merah, telur ayam ras, hingga minyak goreng, terpantau mengalami kenaikan harga. "Jadi, ini adalah kenaikan angka kabupaten/kota di beberaoa komoditas tadi yang disampaikan oleh Ibu Plt (Pelaksana Tugas) kepala BPS. Kita lihat tadi seperti yang disampaikan beberapa provinsi mencatat angka yang tinggi untuk IPH (Indeks Perkembangan harga)," kata Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto. Dia mengungkapkan, menjelang perayaan seperti Natal, biasanya terjadi peningkatan permintaan barang/jasa dari masyarakat yang berdampak terhadap kenaikan harga.
Kondisi itu perlu untuk diantisipsi oleh pemda dengan melakukan langkah konkret. Ia merinci langkah-langkah itu seperti dengan menggelar operasi pasar, sehingga mengadakan gerakan pangan murah. "Peningkatan permintaan masyarakat inilah yang harus kita antisipasi agar stoknya selalu ada. Jadi mohon dilanjutkan tadi upaya gerakan pangan murah, operasi pasar, dan lain-lain," imbuh dia. Selain itu, Bima mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam mengendalikan inflasi. Kota tersebut diketahui telah menjalankan strategi 4 K dalam mengendalikan inflasi, yakni Keterjangkauan Harga Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, hingga Komunikasi Efektif. Strategi tersebut diterapkan dengan melibatkan pihat terkait. (Yetede)
Menjemput Investasi dari Negeri Tirai Bambu Senilai US$ 7,46 Miliar
Pemerintah Indonesia berhasil meraih komitmen investasi senilai US$ 7,46 miliar atau sekitar Rp 120 triliun dari hasil kunjungan ke China pada 18-20 Desember 2024. Adapun investasi yang masuk ke dalam negeri merupakan sumber pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang. Karena mendorong peningkatan kapasitas produksi. Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi China di Indonesia sejak 2019 hingga semester 1-2024 mencapai US$ 32,2 miliar (sekitar Rp525,17 trililiun). Pada tahun lalu, nilai investasi tersebut mencapai US$ 7,4 miliar. Dalam kunjungan yang dilaksanakan di Hangzou, Quzhou, dan Beijing pada 18-20 Desember 2024 tersebut, Menteri BKPM Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan, pihaknya dengan 8 perusahaan dan menawarkan sejumlah prospek investasi di Indonesia. Salah satunya pertemuan penting terjadi dengan Geely Auto Group, produsen otomotif global terkemuka dan pemegang saham di beberaoa merek mobil terkenal Eropa, diantaranya Volvo, Daimler, dan Lotus. Geely mengungkapkan minat untuk mengembangkan mobil berbahan bakar metanol, memafaatkan potensi kelapa sawit Indonesia. (Yetede)









