;

Penjualan Mobil 2024 Sesuai yang Ditargetkan Oleh Gaikindo

Yoga 13 Jan 2025 Kompas
Dinamika penjualan kendaraan roda empat merek tertentu mewarnai pasar otomotif dalam negeri sepanjang 2024. Penjualan mobil secara nasional di 2024 melampaui target asosiasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo sebesar 850.000 unit. Gaikindo mendata, penjualan mobil dari pabrikan ke dealer (wholesale) sebanyak 865.723 unit sejak Januari hingga Desember 2024. Jumlah mobil yang dijual dealer kepada konsumen (retail sales) mencapai 889.680 unit pada periode sama. Dari jumlah tersebut, total penjualan mobil kategori low cost green car (LCGC) atau kendaraan hemat energi dan harga terjangkau sebanyak 176.766 unit mobil atau mencakup 20 persen total penjualan wholesale. Mobil merek BYD untuk pertama kali hadir di Indonesia pada Juni tahun lalu dengan jenis kendaraan listrik.

Dalam acara peresmian masuknya BYD ke Indonesia di Jakarta, Kamis (18/1/2024), tiga model mobil diperkenalkan, yaitu BYD Dolphin yang berbentuk hatchback, BYD Atto 3 yang berbentuk crossover SUV kompak, dan BYD Seal yang berbentuk sedan. Hingga akhir Desember, terdapat total 15.429 kendaraan merek BYD. BYD masuk ke pasar Indonesia dengan memanfaatkan insentif pajak dari pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023 tentang Perubahan Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao menyampaikan, pihaknya memasarkan mobil-mobil energibaru dengan membuka 50 outlet 3S (sales, service, spare parts) di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Sementara itu, mobil mewah merek Perancis, yakni Peugeot, tak lagi dipasok ke dealer sejak Mei 2024. Grup Astra selaku importir dan distributor merek tersebut mengonfirmasi penghentian penjualan Peugeot di Indonesia (Kompas.com, 2/5/2024).

Data Gaikindo mencatat, penjualan wholesale mobil merek tersebut di 2023 mencapai 199 unit, lalu menjadi hanya sebanyak 27 unit di 2024. Merek mobil mewah yang masuk Indonesia sejak 1972 itu terakhir meluncurkan produk tahun 2023. Astra dalam situsnya menyampaikan, sampai tahun tersebut, kegiatan penjualan terfokus pada kendaraan series Allure yang eksklusif dilengkapi series Active sebagai varian kendaraan yang lebih terjangkau. Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto dalam keterangannya, Jumat (10/1/2025), mengatakan, mereka sebagai pemasok kendaraan di pasar domestik berharap tahun 2025 ini akan ada berbagai katalis positif yang mampu menjaga daya beli masyarakat. ”Dengan demikian, agar dapat mendorong pertumbuhan penjualan otomotif nasional. Kami juga berharap agar dapat terus mempertahankan posisi pangsa pasar kami,” ujarnya. (Yoga)

Mencoba Merintis Bansos Beras dan Menjadikannya Sagu

Yoga 13 Jan 2025 Kompas
Jika berhasil, dalam beberapa tahun, Indonesia bakal memiliki cadangan pangan lokal, seperti sagu dan sorgum. Bahkan, bantuan sosial atau bansos beras di daerah tertentu bisa berupa sagu dan sorgum olahan. Saat ini, dua program prioritas pemerintah, yakni swasembada pangan dan Makan Bergizi Gratis (MBG), tengah berjalan. Berbarengan dengan itu, pemerintah juga menggulirkan program Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal. Program tersebut diharapkan dapat menopang swasembada pangan berbasis potensi sumber daya lokal. Program itu juga diarahkan untuk melengkapi keanekaragaman menu program MBG. Apalagi percepatan penganekaragaman pangan berbasis potensi sumber daya lokal itu sudah diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal.

Napas utama dari regulasi tersebut ialah mengurangi ketergantungan hanya pada satu sumber pangan, termasuk beras. Pemerintah bahkan menargetkan swasembada beras dapat terwujud pada 2027. Bahkan, pada tahun ini, pemerintah berkomitmen menghentikan impor beras (Kompas, 10 Desember 2024). Pada 6 Januari 2024, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri meminta setiap daerah menjalankan program itu. Langkah awal yang perlu dilakukan ialah membentuk tim percepatan penganekaragaman pangan daerah. Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto mengatakan, melalui regulasi itu, Bapanas mendorong setiap pemerintah daerah mengembangkan potensi sumber pangan lokal. Pengembangan sumber pangan lokal itu bisa dilakukan di pekarangan rumah tangga, lahan masyarakat, bahkan swasta dan badan usaha milik daerah atau desa. Dengan begitu, daerah-daerah tersebut tidak bertumpu hanya pada satu atau dua komoditas, terutama beras dan terigu. Ke depan, Bapanas juga ingin Perum Bulog memiliki cadangan pangan lokal, seperti sagu, sorgum, dan jagung. (Yoga)

Integrasi Bisnis Maskapai Perlu Pertimbangkan Usaha Serta Segmentasi pasar

Yoga 13 Jan 2025 Kompas
Pengintegrasian bisnis PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Citilink Indonesia, dan PT Pelita Air Service perlu mempertimbangkan keberlangsungan usaha serta segmentasi pasar dari setiap maskapai. Alih-alih melebur ketiganya dalam satu entitas, pembentukan holding dinilai lebih bermanfaat untuk mengatrol daya saing di industri penerbangan nasional. Berdasarkan catatan Kompas, rencana pemerintah mengintegrasikan bisnis usaha Garuda Indonesia dan anak usahanya, yakni Citilink Indonesia, dengan maskapai milik PT Pertamina (Persero), Pelita Air, dimulai sejak akhir 2023. Semula, menurut rencana, aksi korporasi untuk mengintegrasikan bisnis ketiga maskapai akan dilakukan dengan skema pembentukan subholding maskapai penerbangan pada holding BUMN Aviasi dan Pariwisata, InJourney. Namun, seusai setahun berjalan, muncul wacana baru di mana Kementerian BUMN akan melebur Garuda Indonesia atau Citilink dengan Pelita Air ke da- lam satu entitas usaha.

Saat dikonfirmasi, Kamis (9/1/2025), di Jakarta, Menteri BUMN Erick Thohir mengaku proses integrasi bisnis Garuda Indonesia dan Pelita Air masih dalam tahap pengkajian dan sudah masuk dalam peta jalan program Kementerian BUMN di tahun 2025. Kendati tidak menyebutkan target waktu aksi korporasi ini akan terlaksana, Erick menekankan, integrasi maskapai pelat merah ini mutlak harus terjadi. Tujuan utamanya untuk mendorong pengembangan industri aviasi dalam negeri, di tengah kondisi defisit armada penerbangan domestik. ”(Proses integrasi) masih dalam kajian. Intinya integrasi ini harus terjadi. Dan memang, kan, jumlah pesawat kita enggak cukup,” ujar Erick. Dihubungi pada Minggu (12/1), Ketua Umum Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (Apjapi) Alvin Lie mengingatkan, apabila terjadi peleburan usaha dari semua maskapai, baik dengan skema merger maupun konsolidasi, artinya langkah tersebut tidak akan secara otomatis menambah jumlah pesawat di dalam negeri.

Menurut Alvin, peleburan usaha harus disertai penambahan modal agar berdampak positif bagi industri maskapai di dalam negeri. Pasalnya, tanpa tambahan modal, jumlah pesawat hasil merger ketiga pesawat bakal tak berubah. ”Penambahan pesawat itu tergantung penambahan modal, bukan karena merger atau tidak,” kata Alvin. Di samping itu, terdapat risiko jika terjadi merger antara Garuda Indonesia atau Citilink dan Pelita Air, yakni berkurangnya rute penerbangan domestik. Hal itu terjadi karena satu perusahaan penerbangan hanya dapat memiliki satu jenis izin usaha penerbangan. Pengamat penerbangan Gatot Rahardjo menilai, sebaiknya pengintegrasian yang melibatkan maskapai usahaBUMN dan anak usaha BUMN dilakukan dengan skema holding ketimbang merger atau konsolidasi. (Yoga)

Upaya Pemerintah Merespon Secara Proporsional HMPV

Yuniati Turjandini 13 Jan 2025 Investor Daily (H)
Upaya pemerintah dalam mendudukkan masalah kemunculan kasus infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) yang diakibatkan olah Human Metapneumovirus (HMPV) dengan narasi dan aksi secara utuh dan jelas, sangat dibutuhkan. Karena cara itu, publik dan pelaku usaha bisa merespons hal tersebut secara proposional dan terhindar dari kepanikan yang bisa merugikan perekonomian. Dipastikan virus yang kini merebak di China bagian utara itu telah masuk ke Indonesia. Di Provinsi DKI Jakarta saja telah ditemukan sebanyak 214 kasus USPA yang diakibatkan oleh HMPV hingga januari 2025 kini.  Dari ratusan kasus itu, 13 kasus terjadi pada 2023, 121 kasus terjangkit pada 2024, dan 79 kasus hanya pada tahun 2025 saja. Otoritas dan sejumlah ahli menyebut selain telah lama ditemukan di dunia yakni pada 2001, dampauk dari virus ini memiliki tingkat fatalitas sangat rendah seperti flu. Sehingga proses penyembuhannya sepertinya halnya flu biasa. Yang terpenting lagi virus ini diyakini tidak berpotensi menjadi pandemi seperti Covid-19 beberapa tahun lalu. Namun demikian, sektor pariwisata, transportasi, dan hiburan terdampak jika kekhawatiran publik meningkat. (Yetede)

Asuransi Menanggung Kerugian Lebih dari Rp 326 Triliun Akibat Kebakaran di Los Angeles

Yuniati Turjandini 13 Jan 2025 Investor Daily (H)

Para analis di JP Mprgan Chase & Co memprediksi potensi kerugian yang harus ditanggung perusahaan asuransi, akibat kebakaran hutan di Los Angeles (LA), diprediksi melampaui US$ 20 miliar atau lebih dari  Rp326,34 triliun (asumsi kurs Rp 16,317 per US$). Jumlah ini dua kali lipat lebih besar dari proyeksi yang sempat mereka sampaikam sehari sebelumnya. Dalam catatan yang disampaikan pada Kamis (09/01/2025), para analis JP Morgan, yang dipimpin Jimmy Bhullar, memperingatkan bahwa total kerugian yang diasuransikan dapat meningkat lebih jauh jika kebakaran tidak terkendali dan kehancuran menyebar.

Sebelumnya pada Rabu (08/01/2025), mereka mengatakan melihat potensi kerugian  bagi industri asuransi mendekati US$ 10 miliar. Proyeksi ini, menunjukkan  bahwa bencana kebakaran hutan di Butte County Camp pada 2014. Dengan kerugian yang diasuransikan sekitar US$ 10 miliar maka peristiwa tersebut menjadi bencana kebakaran terbesar untuk industri ini dalam sejarah California hingga saat ini. Sementara itu, menurut prediksi awal dari badan perkiraan swasta Accuweater Inc total kerusakan ekonomi mencapai US$ 135 miliar hingga US$ 150 miliar. Besaran angka ini sekalius menandakan pemulihan yang sulit dan melonjaknya biaya asuransi pemilik rumah, serta dampak ekonomi tidak langsung, seperti hilangnya upah gangguan rantai pasok. (Yetede)

Penyelamatan Sritex Mengalami Kebuntuan

Yuniati Turjandini 13 Jan 2025 Investor Daily
Status pailit yang menimpa PT Sri Rezeki Isman Tbk (Sritex) harus bisa diselamatkan oleh pemerintah. Sebab, perusahaan tersebut berperan menjadi penopang struktur industri tekstil dan produk tekstil (TPT). Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFi) Redma Gita Wirawasta menerangkan, secara keseluruhan industri TOY memang sedang dalam tekanan besar, karena pasar domestiknya dibanjiri impor murah, Sritex juga tidak lepas dari tekanan tersebut. Dia mengatakan, penting bagi industri TPT Indonesia agar Sritex diselamatkan dalam perannya sebagai penopang struktur industri TPT nasional. "Ini karena banyak perusahaan lain yang bergantung pada Sritex baik sebagai penyerap bahan baku sektor hulu maupun sebagau penyuplai bahan baku ke sektor hilir," ucap dia. Meski begitu, Redma menganggap opsi memberikan bailout terhadap Sritex bukan pilihan baik, dan tidak akan menyelesaikan masalah selama masalah importasi barang murah ini tidak diselesaikan. Redma menjelaskan, upaya pemerintah belum maksimal bahkan cenderung buntu. Industri bahkan tidak tahu apa yang sudah dilakukan pemerintah, karena tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan. (Yetede)

Bersama Kluivert, Siap Menghadapi Piala Dunia 2026

Yoga 13 Jan 2025 Kompas (H)
Pelatih tim nasional Indonesia Patrick Kluivert hanya mengusung satu tujuan pada empat gim tersisa di putaran ketiga Piala Dunia 2026, yaitu meraih poin maksimal demi mendampingi Jepang lolos langsung ke pesta sepak bola terakbar tahun depan. Kluivert akan mentransformasi skuad ”Garuda” menjadi tim berkarakter menyerang. Pada pengenalan resmi dirinya kepada publik sebagai pelatih baru timnas Indonesia, Minggu (12/1/2025), di Jakarta, Kluiverttanpa ragu memasang target tinggi untuk merebut satu tiket tersisa dari Grup C putaran ketiga Pra-Piala Dunia 2026. Merujuk persaingan di Grup C hingga laga keenam, Jepang hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menjadi tim Asia pertama yang merebut tiket ke Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat,Meksiko, dan Kanada.

Di Grup C, lima tim lain masih punya kesempatan setara untuk memperebutkan satu tiket tersisa ke putaran final Piala Dunia edisi ke-23. Meski Australia duduk di peringkat kedua, ”Socceroos” yang mengemas tujuh poin hanya unggul satu poin dari empat tim di bawahnya, yakni Indonesia, Arab Saudi, Bahrain, dan China. Untuk merebut posisi kedua di Grup C, Kluivert menargetkan Indonesia bisa meraup tujuh poin dari empat pertandingan tersisa. Jumlah poin itu diperoleh dari satu poin pada gim tandang menghadapi Australia, Kamis (20/3), kemudian meraih kemenangan pada dua laga kandang kontra Bahrain, Selasa (25/3), dan China, Kamis (5/6). Adapun Kluivert tak menargetkan poin pada laga pamungkas melawan Jepang di Stadion Sepak Bola Kota Suita, 10 Juni 2025.

”Kami akan menghadapi empat gim final. Tujuan pertama dan utama saya adalah kami mendapatkan hasil dalam empat laga penentuan itu untuk memastikan lolos ke Piala Dunia 2026,” ujar Kluivert di hadapan ratusan jurnalis, tamu undangan, serta pejabat utama PSSI, di antaranya Ketua Umum PSSI Erick Thohir serta dua wakil ketua umum, Zainudin Amali dan Ratu Tisha. Demi meraih poin pada laga tandang di Australia, Klvert menuntut skuadnya dalam kondisi 100 persen secara fisik dan pikiran. Ia telah menyiapkan rencana latihan untuk membantu skuad Garuda tampil maksimal di tengah masa persiapan singkat. Dengan mempertimbangkan masa jeda kompetisi pada Maret mendatang, Kluivert akan memulai pemusatan latihan dalam dua gelombang. Ia akan mengumpulkan terlebih dahulu pemain yang berkiprah di BRI Liga 1 Indonesia 2024-2025 dan ligaAsiaTenggara pada 14 atau 15 Maret 2025. Setelah itu, tim bertolak ke Australia. (Yoga)

Pemerintah Berencana Menerapkan Pemungutan Cukai Minuman Berpemanis dalam Kemasan

Yuniati Turjandini 13 Jan 2025 Tempo
Pemerintah berencana menerapkan pemungutan cukai minuman berpemanis dalam kemasan atau MBDK pada semester kedua 2025. Center For Indonesia Strategic Development Iniatitives (Cisdi) menilai penerapan kebijakan tersebut membuat pemerintah dapat menghemat Rp 40,6 triliun. Chief Research and Policy Cisdi Olivia Herlinda mengatakan pemungutan cukai minuman berpemanis memberikan dampak ganda yang positif. “Pengurangan konsumsi akan berkontribusi pada penurunan beban penyakit tidak menular, termasuk diabetes melitus tipe 2 dan bertambahnya manfaat ekonomi dari pemasukan cukai,” ujarnya kepada Tempo, Senin, 13 Januari 2025. Selain itu, penerapan cukai MBDK dapat mengurangi beban pembiayaan kesehatan sekaligus meningkatkan produktivitas sumber daya manusia. Sebelumnya Cisdi telah melakukan analisis modeling implementasi pemungutan cukai minuman berpemanis. Cisdi memulai riset tersebut pada 2024, dengan judul Estimating the Health and Economic Impact of Sugar-Sweetened Beverage Taxes on Type 2 Diabetes Burden in Indonesia

Analisis tersebut menunjukkan penerapan cukai sebesar 20 persen pada 2024 hingga 2033 berpotensi menurunkan konsumsi minuman berpemanis dan gula harian rata-rata sebanyak 5,4 gram untuk laki-laki dan 4,09 gram untuk perempuan. Sehingga dapat mencegah lebih dari 3 juta kasus baru diabetes melitus tipe 2 (DMT2). Selain itu dapat menurunkan angka kematian akibat DMT2 dengan menyelamatkan 455.310 jiwa. Pada akhirnya akan menguntungkan bagi perekonomian negara. “Pemerintah dapat menghemat hingga Rp 40,6 triliun, yaitu potensi pengurangan kerugian ekonomi yang disebabkan oleh penanganan penyakit diabetes tipe 2,” ujar Olivia. Bahaya Makanan Olahan Ultra, Penyakit Jantung, Diabetes, sampai Kematian Dini Hilangnya beban ekonomi karena kematian dan disabilitas akibat diabetes melitus tipe 2 juga membuat Indonesia mampu menghemat biaya langsung atau biaya pengobatan sebesar Rp 24,9 triliun. Olivia menambahkan, penghematan dari biaya tak langsung atau kerugian akibat hilangnya produktivitas ekonomi karena diabetes diprediksi sebesar Rp 15,7 triliun. (Yetede)
 

Taufik Bawazier Dilantik Jadi Dirjen IKTF oleh Agus Gumiwang

Yuniati Turjandini 13 Jan 2025 Tempo
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melantik Taufik Bawazier sebagai Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) pada Senin, 13 Januari 2025. Agus mengambil sumpah jabatan Taufik beserta belasan pejabat lain di Gedung Garuda Kementerian Perindustrian. Usai menyandang posisi baru, Taufik mengungkap tekadnya mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang kelima. "Hilirasi sama nilai tambah sama industrialisasi itu mau kita dorong kuat, juga subtitusi impor," ujarnya kepada wartawan pada Senin, 13 Januari 2025. Taufik mengatakan, akan turut berfokus pada Asta Cita ketiga yang membidik peningkatan lapangan kerja lewat program padat karya. Secara khusus ia menaruh perhatian pada permasalahan industri tekstil di dalam negeri. Ia menyebut sejumlah strategi yang ingin diterapkan pada industri tekstil. 

"Untuk tekstil akan kami coba lihat semua, kami sensus, kami recovery, kami lihat, nanti bisa stabil. Baru stabil baru kami dorong mana segmen yang paling unggul di indonesia," kata Taufik merinci. Lelaki kelahiran Gresik tahun 1969 ini beberapa kali menjadi pejabat tinggi di Kementerian Perindustrian.  Menurut laman Kemenperin, Taufik menjadi Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) sejak 08 Mei 2020 sampai 2024. Sebelumnya ia bekerja sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri sejak Januari 2020. Pada 14 November 2018 Taufik ditunjuk menjadi Direktur Industri Kimia Hilir dan Farmasi, serta menjalankan peran sebagai Direktur Industri Kimia Hilir sejak September 2017. (Yetede)

DI Tengah Proses Investigasi Kementerian Kelautan dan Perikanan

Yuniati Turjandini 13 Jan 2025 Tempo
DI tengah proses investigasi Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mencari pembuat pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di Kabupaten Tangerang, Banten, belakangan Jaringan Rakyat Pantura (JRP) mengklaim sebagai pembuat pagar bambu tersebut. JRP, yang mengaku sebagai organisasi nelayan, menyebutkan pagar laut yang dibangun secara swadaya itu merupakan tanggul untuk memitigasi bencana. Koordinator JRP Sandi Martapraja mengatakan tanggul laut dengan struktur fisik sederhana itu punya sejumlah fungsi penting. Pertama, mencegah abrasi karena bisa melindungi wilayah pesisir dari ombak tinggi yang mengikis pantai dan merusak infrastruktur di wilayah pantai. Kedua, memitigasi ancaman tsunami.

Bukan hanya itu, kata Sandi, pagar laut dari bambu setinggi 6 meter tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk menggenjot perekonomian masyarakat. "Tambak ikan di dekat tanggul dapat dikelola untuk menjaga keseimbangan ekosistem," ujarnya, Jumat, 10 Januari 2025. Namun, Ia enggan menjawab berapa dana yang dihabiskan untuk memagari laut sepanjang 30,16 kilometer tersebut. Sementara itu, Tarsin, salah satu anggota JRP, menyebutkan kelompok yang beranggotakan puluhan nelayan, mahasiswa, dan para pemuda ini siap mempertahankan pagar laut itu karena sudah membantu kehidupan perekonomian nelayan. "Nelayan berinisiatif memasang bambu yang ternyata bermanfaat memecah ombak. Akhirnya nelayan lain mengikutinya. Ini bukan rencana sepihak," katanya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang Jainudin mengaku baru mendengar nama JRP. Berdasarkan catatannya, ia memastikan saat ini ada 4.000 nelayan tradisional di Kabupaten Tangerang dan terwadahi dalam tiga organisasi nelayan, yakni Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia, dan Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama. "Di luar itu, kami tidak tahu," tuturnya. Melalui tiga organisasi itu pula, kata Jainudin, para nelayan tersebut diberi bantuan antara lain berupa subsidi solar, perahu nelayan, ataupun kebutuhan untuk melaut. Anggota Ombudsman, Yeka Hendra Fatika, enggan menanggapi lebih jauh pengakuan JRP yang memagari laut untuk mencegah abrasi dan tsunami. "Silakan kalau berpendapat begitu, tapi Ombudsman melihatnya sederhana saja. Laut itu wilayah umum, tidak boleh dipagari," katanya ketika dihubungi. "Kalau untuk memecahkan masalah lingkungan, metodenya tidak seperti itu.". (Yetede)


Pilihan Editor