Harga Kedelai Impor Naik, Kemendag Atur Harga Jual
Kementerian Perdagangan (Kemdag) berencana mengatur besaran harga jual kedelai nasional kepada pengrajin tahu dan tempe serta importir kedelai. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga tahu dan tempe di tengah naiknya harga kedelai di pasar dunia. Kedelai sebagai bahan baku tahu dan tempe tersebut mengalami kenaikan harga sebesar 3,69% sejak bulan Maret 2021 lalu.
Berdasarkan hal ini, Kemdag menetapkan harga acuan kedelai di tingkat pengrajin sebesar Rp 9.750-Rp 9.900 per kilogram (kg). Sementara untuk harga di tingkat gudang importir sebesar Rp 9.200 per kg hingga Rp 9.300 per kg.
Sementara itu harga tahu dan tempe dipastikan akan tetap stabil meski harga kedelai naik. Harga tahu berada di kisaran Rp 650 per potong sementara harga tempe di kisaran Rp 16.000 per kg.
Ketua Umum Gabungan Koperasi Tahu dan Tempe Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifuddin menilai, ketergantungan impor menjadi faktor pemerintah tak mampu mengendalikan harga kedelai. Saat ini harga kedelai di tingkat pengrajin tahu dan tempe telah mengalami kenaikan Rp 200 per kg-Rp 300 per kg melebihi Rp 10.000 per kg.
Tantangan Indonesia Menarik Peluang Kapital
Peran investasi, khususnya kapital dari luar negeri, berpengaruh besar bagi perekonomian Indonesia. Andil investasi asing yang sulit dihindarkan memaksa Indonesia masuk dalam kompetisi ketat sistem ekonomi kapitalisme global.
Hampir sebagian besar negara-negara di dunia mengadopsi sistem ekonomi kapitalisme tersebut. Negara berpenghasilan rendah atau berpenghasilan tinggi memiliki kecenderungan orientasi searah untuk mengembangkan ekonomi mereka melalui akumulasi kapital.
Merunut ke belakang, sistem perekonomian kapitalis ini telah dijelaskan oleh sejumlah pemikir dunia.Karl Marx menyebut kapitalisme sebagai suatu sistem di mana harga barang dan kebijakan pasar ditentukan oleh pemilik modal supaya mencapai keuntungan yang maksimal.Pendapat lainnya dikemukakan Adam Smith. Kapitalisme dijabarkan sebagai sebuah sistem yang bisa menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat. Hal ini akan terjadi apabila pemerintah tidak mengintervensi kebijakan dan mekanisme pasar. Ada pula pandangan dari tokoh lainnya, yaitu Max Weber. Weber mengatakan bahwa kapitalisme adalah sistem sosial dalam masyarakat yang muncul karena cara produksi yang memisahkan kaum buruh dari alat-alat produksi.
Oleh sebab itu, agar investor memperoleh keuntungan berlipat, mereka harus mengupayakan untuk menciptakan sebuah bisnis menjadi skala multinasional. Investasi pada bisnis yang dijalankan tersebut perlu terus meluas hingga ke luar negeri. Proses produksi kemudian merambah ke negara-negara lain menurut perhitungan keunggulan komparatif atau keunggulan kompetitif.Negara dengan biaya tenaga kerja relatif rendah, atau efisien dalam biaya infrastruktur dan teknologi atau sumber daya lainnya, akan menjadi magnet bagi investasi.
Meningkat pesat
Berdasarkan data World Bank, aliran dana investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) yang masuk ke seluruh negara di dunia meningkat dengan pesat dalam tiga dekade terakhir. Pada tahun 1990,FDI di seluruh dunia masih sekitar 239 miliar dollar AS, tetapi selang 10 tahun kemudian pada tahun 2000 sudah meningkat lebih dari enamkalinya menjadi sekitar 1,56 triliun dollar AS.Pada rentang 20 tahun kemudian,FDI berfluktuatif dan pada tahun2019 FDI inflow mencapai 1,62 triliun dollar AS. Capaian FDI tertinggi terjadi pada tahun 2015-2016 yang mencapai kisaran 2,68 triliun dollar AS.
Sementara itu, negara-negara yang masuk dalam kelompok lower middle income hanya bisa menarik investasi asing rata-rata 104 miliar dollar AS per tahun. Bahkan,kelompok negara-negara ekonomi terendah, yakni low income, hanya mampu menarik investasi asing rata-rata sekitar 15 miliar dollar AS setiap tahun.Kondisi tersebut mengindikasikan tidak banyak negara di dunia yang berpeluang besar mengembangkan usaha multinasional dari investasi asing. Tentu saja ada sejumlah faktor yang bisa membuat para investor cenderung menanamkan modal di negara-negara berpendapatan tinggi.
(Oleh - HR1)
Qlue akan Lebih Fokus Garap Pasar 3 Negara
JAKARTA – Qlue optimistis mampu
mempertahankan pertumbuhan bisnis tahun ini
sekitar 70% seperti pencapaian tahun 2020 dan
tetap tumbuh signifikan di masa depan. Strategi
ekspansi ke luar negeri pun akan diterapkan dengan
fokus menggarap pasar tiga negara, yakni Malaysia,
Jepang, dan Singapura.
Qlue, perusahaan penyedia ekosistem smart city terlengkap di Indonesia,
merayakan ulang tahun ke-5 pekan
lalu dengan pencapaian signifikan.
Pada 2020, Qlue sukses mencatatkan
pertumbuhan bisnis 70% dibandingkan
tahun sebelumnya dan kembali berusaha mencapai pertumbuhan yang
sama tahun 2021.
Qlue melihat bahwa jumlah pertumbuhan persentase tersebut sudah sesuai
dengan target yang ditetapkan. Tahun
lalu, Qlue sukses mengimplementasikan
solusi smart city yang tersebar di 58 kota
di wilayah Indonesia. Qlue mencatatkan
eksistensi dengan memiliki klien lebih
dari 133 sampai dengan saat ini.
Founder dan CEO Qlue Rama Raditya
optimistis, Qlue akan mampu mempertahankan pertumbuhan bisnis yang
signifikan di masa mendatang. Strategi
ekspansi keluar negeri juga diterapkan di
mana Qlue akan fokus menggarap pasar
Malaysia, Jepang, dan Singapura.
“Potensi pasar smart city secara
global tahun 2025 diprediksi bisa mencapai US$ 820 miliar dengan prediksi
pertumbuhan 14,8% per tahun. sedangkan potensi pasar masih sangat besar,”
tutur Rama, pekan lalu.
(Oleh - HR1)
34 Start-up yang Lolos Dikenalkan Purwarupa Solusi Digital
JAKARTA - Gerakan Nasional
1.000 Start-up Digital 2020 telah
berlangsung di 17 kota Indonesia
tahun 2020. Lebih dari 8.780 calon startup founder pun telah bergabung
dan terpilih 34 untuk mengikuti
tahapan akhir Demo Day yang akan
mengenalkan purwarupa solusi digital.
Sebanyak 34 start-up yang akan
mengikuti Demo Day terdiri atas
Teskarir dan Deon (Bali), MyDoctors dan Parakarsa Design Resources
(Bandung), Kintis Indonesia (Batam),
Doc Paws, Wilov, Tanidev, pabryk, dan
LIRA (Jakarta), myECO, Dwi Sri Farm
Tech, Haiwanita, Lapakninja, Be Play,
dan LOVCA (Malang), Masukkerja,
Gearberg, Ubitech, dan Roomansa
(Yogyakarta), MosQu, serta Kode
Koding, dan Agries (Surabaya).
Selanjutnya, ada Freshriadan Pesen
Air (Kupang), Carryfy (Makassar), Fotowall (Manado), ukelas dan nikahyuk
(Mataram), eHaidro (Medan), sobatkonseling (Pekanbaru), manusiabiasa
(Semarang), Momsku (Pontianak), serta
Cycloop Outbound (Jayapura).
“Demo Day sendiri adalah acara
yang diperuntukkan kepada founder start-up untuk mengenalkan
pur warupa yang mereka bangun
selama enam bulan terakhir,” jelas
dia, dalam pernyataannya, pekan lalu.
Semuel menjelaskan, pendaftaran
untuk mengikuti Demo Day telah
dibuka dari tanggal 3 Maret dan
ditutup pada 14 Maret 2021 serta telah
berhasil mendapatkan 166 pendaftar
dari 17 kota penyelenggara Gerakan
Nasional 1.000 Start-up Digital.
(Oleh - HR1)
Membangun Ekosistem Keuangan Digital
Penerapan teknologi digital di berbagai sektor dan industri telah mendorong terjadinya perubahan proses produksi dan proses bisnis, sehingga menjadi lebih efisien, lebih cepat dan juga lebih produktif. Di samping itu, kehadiran teknologi digital juga mendorong terciptanya kreativitas dan inovasi-inovasi baru yang sangat menguntungkan bagi produsen barang dan jasa maupun konsumen. Dengan inovasi tersebut memungkinkan terciptanya proses produksi dan proses bisnis yang lebih baik, serta produk barang dan layanan jasa yang lebih menarik dan beragam. Tidaklah berlebihan apabila gelombang teknologi digital telah menghantam ke hampir semua sektor dan industri yang menopang kehidupan manusia. Sepertinya saat ini tidak ada hambatan maupun ancaman yang bisa menghalangi pertumbuhan maupun implementasi teknologi digital tersebut di berbagai bidang kehidupan manusia. Industri jasa keuangan termasuk salah satu industri yang dianggap sarat dengan teknologi terkini, sehingga kehadiran teknologi digital telah diadopsi di berbagai kegiatan industri jasa keuangan seperti perbankan, pasar modal dan industri keuangan non-bank lainnya.
Infrastruktur Digital
Salah satu kunci utama dari ekosistem digital di industri jasa keuangan adalah ketersediaan infrastruktur. Kebutuhan in frastruktur tersebut dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu infrastruktur utama dan infrastruktur pendukung. Infrastruktur utama di antara nya meliputi pengembangan platform aplikasi digital, software pendukung, dan aspek pe ngaman annya. Tanpa memiliki infra struktur utama tersebut rasanya sulit bagi pelaku usaha jasa keu angan dalam memberi kan la yanan jasa keuangan yang berbasis digital kepada konsumen. Bank Indonesia sebagai otoritas sistem pembayaran nasional, telah mengembangkanQR Code Indonesian Standard (QRIS) yang menyatukan seluruh model pembayaran di gital berbasis QR Code menjadi satu, yaitu QRIS. Dengan demikian sistem pembayaran yang berbasis digital dengan menggunakan QR Code menjadi lebih mudah, lebih cepat dan terjaga keamanannya.
(oleh - HR1)
Bappenas: Istana Negara di Ibu Kota Baru Rampung Dibangun 2024
Jakarta - Menteri PPN/Kepala Bappenas memastikan, pembangunan istana presiden di ibu kota baru sesuai master plan IKN (Ibu Kota Negara) akan mulai dibangun tahun ini dan selesai pada tahun 2024. Estimasi pembangunan istana negara akan rampung pada 2024 telah melalui perhitungan dengan cermat tentang sasaran program vaksinasi dan tercapainya herd immunity.
Desain istana negara yang dibangun di ibu kota negara baru tersebut memiliki desain berbentuk garuda yang dirancang oleh biro arsitek Nuart yang dimiliki Nyoman Nuarta. Kementrian PPN/Bappenas menegaskan pembangunan ibu kota negara yang berlokasi di Kalimantan Timur ini menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Pembangunan ibu kota baru juga mampu mempercepat pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia hingga membuka jutaan lapangan kerja dengan tumbuhnya sektor-sektor ekonomi yang bernilai tambah tinggi.
(Oleh - IDS)
Perluasan PPn BM Pacu Ekonomi Kuartal II
Jakarta - Perluasan relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mobil bakal memacu ekonomi kuartal II-2021. Pada periode itu, ekonomi nasional diprediksi bisa tumbuh, dibandingkan kuartal I yang ditaksir masih kontraksi. Perluasan relaksasi PPnBM mobil 1.500 - 2.500cc mampu mendorong pembelian mobil. Dengan begitu, sasaran kebijakan ini menjadi lebih luas, termasuk kelompok menengah atas yang memiliki daya beli kuat.
Dengan perluasan relaksasi PPnBM, konsumsi masyarakat atas terhadap mobil meningkat. Hal ini akan menggerakan produksi mobil. Imbasnya, perekonomian nasional kuartal II-2021 lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya. Tujuan perluasan PPnBM mobil adalah mendorong konsumsi masyarakat menengah atas. Konsumsi masyarakat menengah atas berkontribusi 80% terhadap total konsumsi rumah tangga nasional. Selanjutnya, konsumsi rumah tangga berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia.
(Oleh - IDS)
Potensi Ekonomi Industri Daur Ulang RP 10 Triliun
Jakarta - Potensi ekonomi industri daur ulang mencapai Rp 10 triliun lebih per tahun, dengan potensi ekspor produk turunan daur ulang plastik sebesar US$ 141,9 juta. Kemenperin terus mendorong industri manufaktur melakukan transformasi ke arah pembangunan berkelanjutan. Salah satu langkahnya melalui pelaksanaan konsep industri hijau, dengan prinsip menggunakan sumber daya yang efisien, dapat diguna ulang, ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta memanfaatkan sampah sebagai energi alternatif.
Bisnis daur ulang telah lama dikenal di Indonesia. Berbagai macam sektor industri daur ulang seperti plastik, pelumas, kertas, tekstil dan logam, selama ini telah berkontribusi dalam upaya menciptakan proses circular economy serta turut membantu mengurangi sampah. Kemenperin terus mendorong implementasi sirkular ekonomi melalui penerapan Pedoman Tata Cara Produksi PET daur ulang untuk kemasan pangan. Selain itu, Kemenperin melakukan inisiatif untuk menerapkan regulasi tingkat komponen daur ulang pada barang jadi plastik untuk dimanfaatkan dalam pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah serta insentif pengurangan pajak pertambahan nilai (PPN) bagi industri daur ulang plastik.
(Oleh - IDS)
PP Presisi Raih Kontrak Jasa Pertambangan Nikel
Jakarta - PT PP Presisi Tbk (PPRE) meraih kontrak baru jasa pertambangan nikel di Morowali, Sulawesi Tengah. Kontrak ini merupakan kontrak jasa pertambangan nikel yang pertama bagi perseroan. Kontrak baru ini diraih pada pengujung kuartal I-2021. Namun, perseroan tidak menyebutkan nilainya. Kontrak baru ini diharapkan memberikan tambahan pendapatan minimal sebesar RP 445 miliar bagi perseroan dalam tiga tahun.
Perseroan juga tengah melakukan due diligence dan negosiasi untuk kontrak tambang selanjutnya. Hal ini sejalan dengan fokus perseroan dalam tiga tahun mendatang pada pekerjaan jasa tambang nikel. Langkah ini diambil PP Presisi agar dapat mengoptimalkan occupancy dari alat berat yang dimiliki untuk pekerjaan konstruksi, juga peluang untuk mendapatkan marjin yang lebih baik dari jasa tambang nikel. Fokus jasa pertambangan ini diharapkan menjadikan lini bisnis jasa tambang menciptakan struktur keuangan perusahaan yang lebih baik.
(Oleh - IDS)
Pajak Daerah BBM Pengaruhi Harga Jual
Kenaikan harga jual bahan bakar minyak atau BBM di dalam negeri, selain ditentukan faktor harga minyak mentah dunia, ditentukan pula oleh kebijakan pajak di setiap provinsi. Pajak tersebut adalah pajak pertambahan nilai atau PPN dan pajak bahan bakar kendaraan bermotor atau PBBKB.
PBBKB diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dalam Pasal 2 UU Nomor 28/2009 disebutkan, PBBKB adalah salah satu jenis pajak yang ditetapkan pemerintah provinsi. Adapun Pasal 19 mencantumkan, besaran pajak tersebut ditetapkan paling tinggi 10 persen.
Dalam siaran pers, Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi di wilayah Sumatera Utara per 1 April 2021. Kenaikan harga itu disebabkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menaikkan tarif PBBKB yang semula 5 persen menjadi 7,5 persen. Kenaikan tersebut tidak berdampak pada harga jual BBM jenis premium dan solar bersubsidi yang masing-masing tetap Rp 6.450 per liter dan Rp 5.150 per liter.
Sebagai perbandingan, di wilayah Jawa tidak ada perubahan harga jual BBM nonsubsidi. Harga pertalite masih Rp 7.650 per liter, pertamax Rp 9.000 per liter, dan pertamax turbo Rp 9.850 per liter. Sementara harga dexliter Rp 9.500 per liter dan pertamina dex Rp 10.200 per liter.
Sebelumnya, Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman pernah menyampaikan, pandemi Covid-19 menyebabkan permintaan BBM nasional turun hingga 50 persen di sejumlah kota besar di Indonesia. Secara nasional, konsumsi BBM turun 13 persen pada semester I-2020 secara tahunan.









