;

Memacu Transformasi Digital

Hairul Rizal 14 Feb 2022 Bisnis Indonesia

Tuntutan akselerasi digital perbankan semakin mengemuka seiring dengan tingginya ekspektasi publik akan layanan keuangan yang cepat, efisien, aman serta dapat dilakukan dari mana saja. Dalam beberapa tahun belakangan ini, transformasi digital di sektor perbankan bahkan menjadi suatu keniscayaan di tengah terbatasnya mobilitas masyarakat akibat pandemi Covid-19 yang juga belum berakhir. Terkini, dua bank pelat merah, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., pada akhir pekan lalu menyatakan terus memperbesar belanja modal (capital expenditure/capex) untuk memperkuat transformasi layanan perbankan digital. Alhasil, transformasi digital pada akhirnya juga akan membawa para pelaku perbankan, terutama para pemimpinnya ke dalam suatu ekosistem keuangan baru. Meskipun demikian, peran bank akan tetap berada pada fungsi dasarnya sebagai lembaga intermediasi yang harus mampu memicu pertumbuhan ekonomi di seluruh sektor.


Penghentian Ekspor Bauksit: Kesiapan Smelter Jadi Tantangan Utama

Hairul Rizal 14 Feb 2022 Bisnis Indonesia

Kesiapan smelter di dalam negeri menjadi tantangan yang harus dihadapi penambang bauksit seiring dengan rencana penghentian ekspor bijih mulai 2023. Direktur Eksekutif Indonesian Mining Association (IMA) Djoko Widajatno mengatakan bahwa rencana pemerintah terhadap penghentian ekspor bauksit disambut oleh sejumlah perusahaan dengan membangun industri smelter bauksit. PT Adaro Energy Tbk., misalnya, akan segera membangun smelter alumina. Proyek tersebut dijalankan oleh anak usahanya PT Adaro Aluminium Indonesia.

Serapan Anggaran Perkeretaapian

Hairul Rizal 14 Feb 2022 Bisnis Indonesia

Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan melaporkan serapan anggaran tahun lalu mencapai 96,74 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp8,8 triliun. Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri mengatakan serapan anggaran tersebut merupakan pencapaian tertinggi sejak 2012 kendati belum mencapai prognosa target 2021.

Mudarat Pembelian Pesawat Tempur

Yuniati Turjandini 14 Feb 2022 Tempo

Kesepakatan pembelian jet tempur Dassault Rafale antara Indonesia dan Prancis bukanlah kabar baik yang patut disambut dengan gegap gempita. Ditengah nihilnya ancaman fisik atau perang dengan negara lain, pembelian pesawat tempur jelas bukan kebutuhan yang mendesak. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengumumkan kesepakatan dengan Prancis itu pada Kamis, 10 Februari 2022. Untuk mendatangkan 42 unit pesawat, pemerintah diperkirakan merogoh kocek hingga US$ 6,5 miliar atau sekitar Rp 93 triliun. 

Belanja jorjoran alat utama sistem senjata tersebut akan  membebani keuangan negara setelah hampir dua tahun  pandemi melanda. Dalam kurun waktu tersebut utang pemerintah sudah naik drastis. Bukan hanya soal prioritas, pilihan untuk membeli pesawat Prancis juga berpotensi menuntut tenaga dan biaya yang lebih besar. Dalih bahwa pembelian sistem persenjataan diperlukan untuk meningkatkan posisi tawar Indonesia juga mudah dipatahkan. Di era sekarang, untuk menggapai perdamaian, pemerintah mesti mengedepankan kesejahteraan ketimbang angkat senjata. (Yetede)

Kenaikan Laba Perusahaan-perusahaan Migas Menuai Kritik

Yuniati Turjandini 14 Feb 2022 Investor Daily

Harga energi yang melonjak telah memberikan  keuntungan besar bagi perusahaan-perusahaan minyak mentah, juga menuai kritik keras dari penggiat lingkungan dan politisi. Pada saat yang sama, konsumen dibiarkan dengan tagihan yang meningkat. Perusaahaan energi AS ExxonMobil, TotalEnergies dari Perancis serta raksasa Inggris Shell dan BP dalam sepekan terakhir telah mengumumkan perolehan laba 2021 dengan totalUS$ 66,7 miliar.  Namun harga minyak dan gas (migas) yang mengalami reli besar tahun lalu, melonjak  menjadi US$ 70 per barel setelah sempat tenggelam ke wilayah negatif pada 2020. "Perusahaan minyak mendapat mendapat manfaat dari kesempatan yang jarang terjadi. Selain harga energi yang lebih tinggi, perusahaan-perusahaan migas dinilai mulai membersihkan aset mereka  hanya untuk mempertahankan yang paling menguntungkan," Ujar Moez Azmi pakar industri minyak  dari konsultan EY pada Minggu (13/2), yang dilansir AFP. (Yetede)

SMIC Catatkan Kenaikan Pendapatan 39% pada 2021

Yuniati Turjandini 14 Feb 2022 Investor Daily

Produsen chip terbesar di Tiongkok, Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC) melaporkan perolehan pendapatan dan kenaikan laba pada 2021. Terlepas pada tahun itu terjadi krisis keuangan chip global, laju permintaannya tetap kuat. Perusahaan mampu memperlihatkan kinerja baik  meskipun SMIC dimasukkan ke dalam daftar perdagangan hitam Amerika Serikat (AS), yang disebut Daftar Entitas yang memberikan banyak hambatan perkembangan perusahaan, demikian pernyataan yang disampaikan SMIC, yang dilansir CNBC, Jumat (11/2).  Isu ketegangan geopolitik antara AS dan Tiongkok sendiri dilaporkan telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Demikian halnya pertempuran dengan  kedua negara adidaya untuk mendominasi teknologi utama, dimana bidang semikondutor adalah salah satunya. (Yetede)

Konektivitas Lambungkan Pertumbuhan Bisnis e-Commerce

Yuniati Turjandini 14 Feb 2022 Investor Daily

Ketua Umum Asosiasi e-Commerce Indonesia Bima Laga menyampaikan, konektivitas internet/digital telah menyelamatkan ekonomi nasional, termasuk melambungkan pertumbuhan  perdagangan secara elektronik (e-commerce), terutama ketika masa pandemi Covid-19. Bahkan, pertumbuhan e-commerce mencapai 50% pada 2021 dibandingkan tahun sebelumnya. "Tahun lalu pertumbuhan e-commerce kita yang year-on-year menyentuh 50% dan itu bagus sekali. Bagaimana kita bisa terus tumbuh dari tahun ke tahun, tidak lepas dari konektivitas yang dibangun oleh pemerintah," ujar Bima Laga, dalam 'Webinar Sofa-Talk: Konektivitas Digital dan Pemulihan Pasca Pandemi Covid-19' yang digelar Kemenkominfo secara daring dari Jakarta, Jumat (11/2). (Yetede)

Permudah Karantina Untuk Pebisnis

Yuniati Turjandini 14 Feb 2022 Investor Daily

Peraturan karantina untuk para pelaku perjalanan dengan tujuan bisnis dan wisata sebaiknya dipermudah agar ekonomi tidak slow down dan kembali mengalami kontraksi seperti 2020.  Para pelaku bisnis mengeluhkan kewajiban menjalankan karantina lima hari meski mereka sudah dua kali divaksin atau memperoleh vaksin genap dan hasil tes PCR negatif. Bukankah karantina dimaksudkan untuk mencegah penularan ? Jika itu tujuannya, mengapa regulasi dibuat sangat rumit hingga menghambat kegiatan bisnis dan pariwisata? Kita bisa membayangkan rumitnya sebuah perjalanan pariwisata dan urusan bisnis. Pelancong dari Eropa misalnya, mengunjungi Bali. Sebelum bertamasya mengunjungi Bali, mereka yang sudah mendapat hasil test PCR di negerinya dan sudah divaksin genap dan hasil tes PCR di Bali juga negatif, tetapi diwajibkan oleh regulasi Indonesia untuk menjalani karantina lima hari. Terhadap pelancong seperti ini, karantina lima hari mestinya tidak diperlukan. Asal menggunakan prokes, mereka bisa langsung berwisata atau berbisnis. (Yetede)

Nasabah Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua Dapat Pajero Sport dan Innova

Fadilla Anggraini 14 Feb 2022 Sriwijaya Post

NASABAH Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Muaradua awal tahun benar-benar lagi kebanjiran rezeki. Hadiah Super Grandprize berupa satu unit Pajero Sport Seharga Rp 500 Juta dimenangkan oleh M Ali Amin (Alm). Undian Super Grandprize diselenggarakan di kantor pusat Palembang, Jum'at (28/1/2022) Hadiahnya diterima oleh Ny M Ali Amin karena M Ali Amin yang juga PNS di Muaradua baru meninggal 3 bulan lalu.

Keberuntungan juga diraih oleh Genasir (77), petani di Muaradua OKU Selatan, memperoleh satu unit mobil Toyota Innova dari Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua. Undian Tabungan Pesirah Periode Januari - Desember 2021 diselenggarakan di Kantor Cabang Muaradua, Jum'at (11/2/2022). Pemutaran undian untuk 1 unit kijang Innova ini dilakukan oleh Bupati OKU Selatan diwakili Sekretaris Daerah, H Romzi SE MSi. Untuk 2 unit sepeda motor Honda Beat dimenangkan penabung beruntung masing atas nama Windra Bachri dan A Rahman. Kemudian TV LED 43' diraih Irna Pirawati, Laptop diraih Suwarni dan Lemari Es diraih Mutia Susparini Subandi.

Pemimpin Cabang Bank Sumsel Babel Muaradua Arsi Risun mengatakan Dana Pihak Ketiga hingga akhir Desember 2021 mencapai Rp 302 Milyar. Arsi Risun yang juga didampingi Wakil Pemimpin Cabang Sobirin dan Pemimpin Capem Simpangsender Rangga Fragetha menjelaskan, posisi Tabungan Pesirah akhir Desember 2021 mencapai Rp 136 Milyar. Sementara itu Kredit yang disalurkan per akhir Desember 2021 mencapai Rp 618 Milyar mengalami kenaikan 7,48 % dibandingkan pada posisi akhir tahun 2020 yang sebesar Rp 575 Milyar. Sedangkan total aset Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua sampai dengan akhir Desember 2021 sudah mencapai Rp 663 Milyar.

Dikatakan Arsi Risun, dalam rencana bisnis tahun 2022 ini, Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua akan mengembangkan jaringan kantor baru dengan meresmikan satu unit Kantor Cabang Pembantu di Pulau Beringin dan mendirikan Kantor Kas di Mekakau llir. Jika ini sudah terealisasi, maka Cabang Muaradua membawahi dua KCP dan tiga Kantor Kas termasuk Kantor Kas Keliling. Selain itu, untuk mendukung pemerintah dalam transaksi non tunai khususnya QR Code Standar Pembayaran Nasional (QRIS), sampai akhir Desember 2021 sudah ada 487 Merchant/Agen/UMKM yang tersebur dalam OKUS. Sehingga nasabah dapat bertransaksi hanya dengan menggunakan Mobile Banking Bank Sumsel Babel tanpa menggunakan uang tunai.

Sementara itu Sekda OKU Selatan H Romzi SE MSi mengatakan, pada intinya mengatakan Bank Sumsel Babel merupakan bank milik Pemerintah Propinsi Sumsel dan Bangka Belitung, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan merupakan salah satu pemegang sahamnya. Bank Sumsel Babel sebagai peng gerak pembangunan daerah juga merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) berupa persekot Deviden dan Jasa Giro. Untuk itu Pemkab sangat mendukung misi dan visi Bank Sumsel untuk menjadi Agent Of Development tuan rumah di era otonomi daerah dan era globalisasi.

Sentuhan Teknologi Budidaya Padi Gogo

Fadilla Anggraini 14 Feb 2022 Sumatera Ekspres

LAMPUNG - Pemerintah terus berkomitmen memberikan perhatian kepada sektor ketahanan pangan nasional, karena pangan mempunyai peran yang vital bagi kehidupan bangsa.

Keseriusan pemerintah memperhatikan ketahanan pangan ini terbukti sektor pertanian tetap mampu resilience di masa pandemi. Sektor pertanian juga menjadi sektor yang berperan besar dalam menopang ketahanan pangan nasional dan berhasil tumbuh positif 2,08 % (yoy) pada triwulan IV tahun 2021.

Dalam Agenda Pembangunan Nasional tahun 2022-2024, pemerintah juga memprioritaskan program peningkatan ketersediaan, akses, serta kualitas konsumsi pangan. Sebagai salah satu wujud upaya meningkatkan ketersediaan konsumsi pangan, Pemerintah mendorong pengoptimalan budidaya padi gogo di berbagai daerah.

"Padi gogo dipilih karena merupakan jenis padi yang dapat ditanam pada areal lahan kering (padi tegalan). Budidaya padi gogo juga sebagai solusi pemanfaatan eks lahan perkebunan dan dapat diaplikasikan di daerah bercurah hujan rendah," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Dikatakan, berbagai provinsi telah membudidayakan padi gogo, salah satunya Provinsi Lampung. Dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung, Sabtu (12/2), Airlangga menyaksikan langsung panen perdana padi gogo pada proyek penelitian milik PT Huma Indah Mekar (HIM) di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Panen padi gogo perdana ini mampu menghasilkan 5,3 ton per hektare dengan lahan seluas 84 hektare.

Berdasarkan rilis data Badan Pusat Statistik, produksi padi Provinsi Lampung tahun 2021 tercatat 2.472.587 ton Gabah Kering Giling (GKG) dan mempunyai share sebesar 4,47 % terhadap produksi nasional yang mencapai 55.269.619 ton GKG dengan produktivitas 50,40 kW per hektare. Khusus Kabupaten Tulang Bawang Barat, produksi padi tahun 2020 mencapai 30 ribu ton GKG.

Menko mendorong pemda dan seluruh lapisan masyarakat membangun pertanian dari hulu hingga hilir yang lebih berdaya saing dengan produk tivitas tinggi. Selain itu menggunakan benih unggul dan pengaplikasian mekanisasi pertanian sehingga mampu swasembada pangan.

Pilihan Editor