Badan Pengelolaan Dana Iuran Batubara Segera Dibentuk
Kebijakan tata niaga batubara nasional memasuki babak baru. Komisi VI DPR dan Kementerian ESDM bersepakat untuk mendukung pembentukan entitas baru, yang akan mengurusi kewajiban bagi produsen batubara untuk memasok ke pasar domestik atau domestic market obligation (DMO). Kelak, entitas baru ini bertugas memungut iuran dari pengusaha batubara untuk menutupi selisih antara harga pasar batubara dan harga patokan DMO. Kehadiran entitas khusus itu demi memenuhi kebutuhan DMO batubara, baik dari sisi volume maupun revenue. Skema revenue adalah usulan baru, karena praktik selama ini, DMO batubara mengacu pada volume produksi.
Manufaktur Pertambangan dan Kesehatan Jadi Andalan
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2023 sebesar 5,3%-5,9% seiring membaiknya konsumsi masyarakat, investasi, dan ekspor. Beberapa sektor usaha akan menjadi andalan ekonomi tahun depan. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengungkapkan, pemerintah akan mengoptimalkan investasi terutama di industri manufaktur, dengan cara mendorong hilirisasi sumber daya alam hasil pertambangan. Tak hanya itu, pemerintah juga akan mendorong industri manufaktur sektor kesehatan khususnya obat-obatan, vaksin dan alat-alat kesehatan terkait Covid-19 dan penyakit lainnya.
Efek Rusia VS Ukraina
Risk off kembali muncul seiring geopolitik Rusia dan Ukraina ternyata masih memanas. Akibatnya, rupiah berpotensi melemah terhadap dollar AS. Di pasar spot, Kamis (17/2), rupiah melemah 0,49% ke Rp 14.326 per dollar AS. Kompak, kurs jisdor versi Bank Indonesia (BI) juga memperlihatkan pelemahan 0,22% ke Rp 14.031. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memproyeksikan pelemahan rupiah berpotensi terjadi kembali pada perdagangan Jumat (18/2). Dampak yang ditimbulkan dari geopolitik tersebut adalah munculnya risk off.
PLN Buka Lelang PLTS untuk Konversi PLTD
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) membuka lelang tahap I konversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sebesar 250 Mega Watt (MW). PLTD yang ada bakal dikonversi ke Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan baterai. Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Wiluyo Kusdwiharto mengatakan, saat ini PLN tengah melakukan proses pengadaan atau lelang program konversi PLTD di sejumlah wilayah. Pada proses tersebut PLN mendorong kompetisi dan inovasi dalam proses pengadaan pembangkit energi baru terbarukan (EBT), sehingga infrastruktur yang dimiliki berkualitas baik.
PLN akan melakukan konversi 499 Megawatt (MW) PLTD menjadi pembangkit yang ramah lingkungan melalui mekanisme hybrid dengan PLTD eksisting. Program konversi PLTD ke EBT ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama, PLN akan mengkonversi sampai dengan 250 MW PLTD yang tersebar di beberapa titik di Indonesia. PLTS tersebut menjadi baseload, sehingga ada tambahan baterai agar pembangkit bisa nyala 24 jam. Dalam tahap dua, PLN akan mengkonversi PLTD sisanya sekitar 249 MW dengan pembangkit EBT lainnya, sesuai dengan sumber daya alam yang menjadi unggulan di daerah tersebut dan keekonomian yang terbaik.
Menjaga Denyut Pertumbuhan
Pemerintah mengklaim bahwa Indonesia telah mencapai pemulihan ekonomi, setelah sempat terperosok ke jurang resesi pada 2020. Kendati ancaman pandemi Covid-19 belum berakhir, pertumbuhan ekonomi negeri ini setidaknya telah kembali ke level yang sama atau bahkan sedikit melampaui pencapaian sebelum masa pagebluk. Pemulihan yang dimaksud mencakup sejumlah indikator mulai dari aspek produksi seperti manufaktur, perdagangan, dan konstruksi, hingga sisi permintaan yaitu konsumsi, investasi, dan ekspor. Indeks produk domestik bruto riil pada tahun lalu pun telah merangsek di atas angka 100.
Evaluasi yang komprehensif akan membantu pemerintah dalam memetakan kebutuhan dan mempertegas akselerasi pertumbuhan ekonomi selama masa pandemi Covid-19. Kita berharap, tren kasus penyebaran varian Omicron terus melandai dan dapat diminimalkan pada kuartal pertama tahun ini. Dengan begitu, angka pertumbuhan ekonomi yang lebih progresif dapat dicapai pada kuartal berikutnya. Artinya, pemerintah harus menyiapkan beragam skema stimulus untuk dunia usaha. Harus diingat, serapan dana PEN terbesar tahun lalu tersalurkan dalam bentuk skema insentif usaha. Realisasi tersebut cukup efektif mengatrol pertumbuhan ekonomi.
Jalur Keuangan G20
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kedua kiri depan), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kedua kanan depan), Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg (kiri depan) dan Senior Deputi Gubernur Bank Sentral Italia Luigi Federico Signorini (kanan depan) dan kepala delegasi pertemuan tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral atau Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) Presidensi G20 Indonesia mengikuti sesi foto bersama di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (17/2). Pertemuan yang berlangsung pada 17-18 Februari 2022 itu merupakan rangkaian pertemuan di Jalur Keuangan dalam Presidensi G20 Indonesia. Terdapat enam agenda prioritas, yakni exit strategy untuk mendukung pemulihan yang adil, pembahasan scarring effect untuk mengamankan pertumbuhan masa depan, sistem pembayaran di era digital, keuangan berkelanjutan, inklusi keuangan, dan perpajakan internasional.
Rencana Pembangunan Transportasi Cerdas
Kementerian Perhubungan menyiapkan rencana pembangunan sistem transportasi yang cerdas, terintegrasi, dan ramah lingkungan sebagai bentuk dukungan sektor transportasi terhadap rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan total kebutuhan pendanaannya mencapai Rp582,6 miliar pada 2022.
Kebutuhan Energi Nasional : Konsumsi Listrik Mulai Pulih
Konsumsi listrik sepanjang 2021 tercatat sebesar 255,1 terawatt hour (TWh), tumbuh 5,78% dibandingkan dengan konsumsi listrik 2020 sebesar 241,1 TWh. Konsumsi listrik 2021 pun telah mampu melampaui konsumsi pada masa prapandemi yang tercatat sebesar 243,1 TWh pada 2019. Direktur Energi Primer PT PLN (Persero) Hartanto Wibowo menuturkan pandemi Covid-19 telah menyebabkan penurunan permintaan listrik pada 2020. Namun, kondisi berangsur membaik pada 2021.“Artinya, konsumsi listrik di 2021 telah pulih dan melampaui 2019 sebelum terjadinya pandemi Covid-19,” katanya, Kamis (17/2).
Sesuai dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2021—2030, telah direncanakan pembangunan jaringan tenaga listrik di seluruh Indonesia dengan total panjang jaringan sebesar 494.631 kms. Hal itu sebagai upaya menyalurkan tenaga listrik dari pembangkit ke lokasi demand, menginterkoneksikan sistem ketenagalistrikan untuk sharing resources, dan meningkatkan keandalan sistem.
Pemenuhan DMO: DPR Usulkan Entitas Khusus Pemasok Batu Bara
Komisi VII DPR mengusulkan adanya entitas khusus yang memasok kebutuhan batu bara bagi PT PLN (Persero) ketimbang menggunakan badan layanan umum atau BLU. Dalam usulan BLU, harga batu bara untuk pembangkit domestik tidak lagi menggunakan harga khusus US$70 per ton, tetapi dengan menggunakan harga pasar. Nantinya, PLN akan mendapat kompensasi dari BLU sehingga keekonomian batu bara bagi perusahaan setrum pelat merah tersebut tetap senilai US$70 per ton.
Wakil Ketua Komisi VII Maman Abdurahman mengatakan entitas khusus batu bara adalah sebuah entitas yang menggunakan skema gotong royong untuk memenuhi kebutuhan batu bara dalam negeri, khususnya batu bara bagi pembangkit listrik PLN. Melalui entitas khusus, kata Maman, PLN tetap membeli batu bara kepada perusahaan batu bara dengan harga US$70 per ton.
Melalui entitas khusus, kata Maman, jadi tidak ada lagi alasan suatu perusahaan tidak memenuhi kewajiban memasok untuk kebutuhan dalam negeri (domestic market obligation/DMO).
AS: Rusia Masih Bergerak Menuju-invasi ke Ukraina
Amerika Serikat (AS) menilai bahwa Rusia masih bergerak menuju invasi ke Ukraina. Berkaca pada perkembangan ini, Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diperkirakan segera menggelar pertemuan untuk membahas penyelesaian krisis tersebut. "Untuk menandakan komitmen intens kami untuk diplomasi. Tujuan kami adalah untuk menyampaikan gawatnya situasi.Bukti di lapangan adalah bahwa Rusia bergerak menujun invasi yang akan segera terjadi. Ini adalah saat-saat genting.", kata Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield. Tidak lama setelah Thomas-Greenfield berbicara, pemerintah Rusia mengusir wakil kepala misi AS disana. Presiden Joe Biden memperingatkan bahwa ancaman invasi Rusia sangat tinggi. Rusia telah berkali-kali membantah merencanakan invasi ke Ukraina, meskipun berkeras mereka tidak merencanakan serangan apapun. Tetapi pemerintah AS mengatakan Rusia terus membangun kekuatan dan kesiapan tempurnya disepanjang perbatasan dengan tetangganya di Eropa Timur, meskipun Rusia mengatakan pihaknya menarik kembali pasukan. (Yetede)









