;

IMF, Bank Dunia, Mengingatkan Dampak Global dari Perang Ukraina

Yuniati Turjandini 27 Feb 2022 Investor Daily

Para pemimpin Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) mengisyaratkan pihaknya siap membantu Ukraina. Dua kreditor internasional terus mengingatkan bahwa invasi Rusia akan berdampak pada pemulihan ekonomi global. Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan dirinya sangat prihatin tentang dampak pertempuran terhadap rakyat Ukraina. Dengan nada memperingatkan, ia menulis di media sosial Twitter bahwa konflik ini menambah resiko ekonomi yang signifikan bagi kawasan dan dunia. Presiden Bank Dunia David Malpas  mengatakan dalam pernyataan terpisah bahwa pihaknya menilai tindak kekerasan yang mengejutkan dan adanya korban jiwa adalah hal yang mengerikan. "Kami siap memberikan dukungan segera ke Ukraina dan sedang mempersiapkan opsi untuk dukungan tersebut, termasuk pembiayaan cepat," kata Malpass,Kamis (24/2). Joe Biden mengumumkan sanksi-sanksi keras terhadap Rusia, termasuk pembekuan aset bank-bank dan pemotongan ekspor teknologi tinggi ke negara itu, berkoordinasi dengan Eropa. (Yetede)

Jepang Akan Stop Ekspor Chip ke Rusia

Yuniati Turjandini 27 Feb 2022 Investor Daily

Pemerintah Jepang akan menjatuhkan sanksi pada Rusia, dengan membidik ekspor chip semikonduktor dan lembaga keuangan. Perdana menteri (PM) Jepang Fumio Kishada mengumumkan sanksi tersebut  setelah para pemimpin G-7 setuju untuk menerapkan hukuman terhadap Rusia secara ekonomi, karena penyerangan Ukraina. Kishida mengatakan, Jepang berencana membekukan aset dan penangguhan penerbitan visa untuk individu dan organisasi Rusia serta pembekuan aset yang menargetkan  lembaga keuangan Rusia. Kishida tidak merinci skala sanksi atau individu dan lembaga mana yang menjadi sasaran. Meski demikian, media lokal mengatakan Bank Rossiya, Promsvyazbank, dan bank pembangunan ekonomi Rusia VEB akan dikenakan sanksi. Jepang adalah sekutu utama AS juga telah mengumukan kontrol ekspor pada komponen sensitif yang menurut Presiden AS  Joe Biden akan memotong lebih dari setengah impor teknologi tinggi Rusia.(Yetede)

Pertahanan Ekonomi Rusia Berpotensi Runtuh

Yuniati Turjandini 27 Feb 2022 Investor Daily

Direktur Pelaksana TS Lombard dan pengamat veteran Rusia Christopher Granville menyampaikan, kekuatan ekonomi Rusia dalam jangka panjang kemungkinan tidak dapat menahan serangan sanksi terkoordinasi dari Barat. "Pandangan bahwa Rusia tidak akan terpengaruh adalah salah. Efek negatifnya mungkin tidak terasa  didepan tapi sanksi-sanksi itu  akan melumpuhkan potensi Rusia dalam jangka panjang ," ujar Granville yang  dilansir Reuters, Jumat (25/2). 

Adapun langkah-langkah yang diambil Barat, termasuk sanksi dan pembekuan  aset lebih banyak lagi pada perbankan dan pengusaha-pengusaha Rusia, penghentian penggalangan dana di luar negeri, pembekuan proyek jalur pipa gas ke Jerman senilai US$ 11 miliar,dan membatasi akses ke barang-barang berteknologi tinggi seperti semikonduktor. "Rusia pada dasarnya akan diperlakukan sebagai negara bermusuhan yang terputus dari arus global, investasi dan interaksi ekonomi normal lainnya  yang membangun standar hidup, pendapatan, produktivitas dan profitabilitas perusahaan," ungkap Granville. (Yetede)

Ancaman Tragedi Komoditas Perikanan

Yuniati Turjandini 27 Feb 2022 Investor Daily

Tragedi Komoditas (tregedy of Commodity) adalah fenomena baru dalam dunia perikanan tangkap. Selama ini kaum ilmuwan dan pegiat perikanan cuma mengenal istilah tragedi ini karena pemanfaatan sumber daya perikanan bersifat akses terbuka. Sebagai solusinya, muncullah model kebijakan sistem kuota. Tujuannya adalah untuk menghindari tragedi milik bersama, mencegah eksploitasi berlebihan, dan menjamin kelanjutan sumber daya ikan. Rencana kebijakan perikanan terukur berbasis kuota yang dikontraktualkan nantinya berbentuk peraturan pemerintah (PP) sebagai turunan UU No 11/2020 tentang Cipta Kerja. Ada beberapa catatan kritis pada beleid itu. Pertama, substansi kebijakan ini dinilai lebih berorientasi industrialisasi promo ekspor (IPE). Hal itu terlihat dari upaya membagi 11 wilayah pengelolaan perikanan negara Republik Indonesia menjadi 7 zona perikanan industri, 3 zona nelayan lokal, dan 1 zona nelayan lokal, dan 1 zona perlindungan.

Gratifikasi Politik Konstitusional

Yoga 26 Feb 2022 Kompas

Penundaan Pemilu 2024 mulai disuarakan oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (Januari 2022), Ketum PKB Muhaimin Iskandar (23/2), Ketuum Golkar Airlangga Hartarto (24/2), hingga Ketum PAN Zulkifli Hasan (25/2). Padahal, 24 Januari 2022, DPR bersama pemerintah dan KPU menyepakati hari pemungutan suara Pemilu 2024 digelar 14 Februari 2024. Hal ini direspon seorang pengusaha, ”Bisa saja itu strategi buying time untuk menaikkan elektabilitas capres. Mereka sudah lama kampanye, tetapi namanya tidak masuk radar survei. Tetapi, bisa juga memang ada yang mengorkestrasi ’kebulatan tekad’ seperti Orde Baru.”

Esensi menunda Pemilu 2024 memperpanjang kekuasaan yang sedang berkuasa. Memperpanjang kekuasaan Presiden, memperpanjang jabatan anggota DPR, memperpanjang jabatan anggota DPD, dan memperpanjang jabatan belasan ribu anggota DPRD. Seorang anggota DPR  berkomentar, ”Daripada keluar uang untuk pemilu, kan, enak dapat kekuasaan dua atau tiga tahun lagi. Gratis lagi.” Enteng jawabannya. Inilah model pemerintah rule by law. Memerintah dengan hukum. Itu adalah gratifikasi politik yang dibungkus aspek konstitusionalitas. Usulan penundaan Pemilu 2024 menabrak konstitusi. Benar kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang menegaskan, tidak ada ruang penundaan Pemilu 2024. Pemilu merupakan syarat fundamental dalam politik yang memerlukan syarat kedisiplinan dan ketaatan pada konstitusi. (Yoga)


Konflik Rusia-Ukraina, Dunia Antisipasi Dampak pada Ekonomi Global

Yoga 26 Feb 2022 Kompas

Pemerintah, pengusaha, investor institusi, hingga ritel mengalkulasi dan mengantisipasi dampak serangan Rusia ke Ukraina bagi perekonomian global. Serangan Rusia dan sanksi balasan oleh Barat diperkirakan tidak akan mengakibatkan resesi global. Namun, konflik tersebut menimbulkan kerusakan ekonomi parah di beberapa negara dan menyulitkan kehidupan jutaan warga. Namun konflik Rusia-Ukraina akan berdampak, jika berlangsung berkepanjangan. Rusia adalah produsen minyak bumi terbesar ketiga di dunia dan pengekspor utama gas alam. Peternakan Ukraina menghidupi jutaan orang di seluruh dunia. Secara global, pasar keuangan juga berada di waktu genting karena bank-bank sentral bersiap menaikkan suku bunga untuk melawan kenaikan inflasi. Suku bunga yang lebih tinggi akan memperlambat belanja dan meningkatkan risiko tekanan bagi ekonomi secara umum.

Serangan Rusia memperlambat pemulihan ekonomi Eropa melalui kenaikan harga energi yang makin tinggi. Eropa mengimpor 40 % gas alam dari Rusia. Pemutusan sumber energi itu melemahkan ekonomi Eropa. Harga gas alam yang tinggi menyebabkan tagihan listrik lebih tinggi pada warga. ”Harga gas di Eropa telah menghancurkan rumah tangga dan konsumen, terutama rumah tangga berpenghasilan rendah,” kata Adam Tooze, Direktur Institut Eropa di Universitas Columbia. Analis CGSCIMB, Erwan Teguh menilai, konflik Rusia-Ukraina berdampak minim terhadap perekonomian Indonesia. Ekspor-impor dan investasi yang melibatkan Rusia dan Ukraina secara langsung dengan Indonesia masih minim. Namun, dampak di sisi perdagangan, Indonesia bisa mengalami gangguan suplai, terutama untuk minyak dan gas karena adanya embargo global kepada Rusia. Di sisi lain, pasar batubara Indonesia memiliki peluang sehubungan posisi Rusia sebagai salah satu eksportir batubara terbesar di dunia. (Yoga)


Ukraina, Kita Khawatirkan Eskalasinya

Yoga 26 Feb 2022 Kompas

Setelah jadi berita hangat berhari-hari, serangan Rusia ke Ukraina yang dikhawatirkan jadi kenyataan. Serangan ini digambarkan sebagai serangan terbesar oleh satu negara ke negara lain di Eropa sejak Perang Dunia II. Invasi Rusia juga dipandang sebagai puncak konflik antara Rusia dan negara-negara Barat yang tergabung dalam NATO. Banyak pemimpin dunia mengecam aksi Rusia. Sekjen PBB Antonio Guterres, selain mengecam, juga menyerukan agar ”konflik harus dihentikan”. Presiden Jokowi melalui Twitter juga menyerukan penghentian konflik bersenjata di Ukraina. Perang menyengsarakan umat manusia dan membahayakan dunia.

Konflik militer terbuka sudah terjadi. Perang oleh sebagian pihak dipandang aksi anakronistis,tak sesuai kondisi zaman, mengingat biayanya mahal dan penderitaan yang ditimbulkannya amat besar. Sementara tujuan politik acapkali tetap sulit dicapai setelah kemenangan diraih. Invasi Amerika Serikat ke Irak dan Afghanistan menjadi contoh kontemporer klaim tersebut. Hal lain yang kita cemaskan dari konflik di Ukraina ialah kemungkinan eskalasi atau meluasnya. Ada pandangan bahwa dalam perang ada unsur irasionalitas dan miskalkulasi. (Yoga)


Tragedi Minyak Goreng

Yoga 26 Feb 2022 Kompas

Kelangkaan dan lonjakan harga minyak goreng yang berlarut-larut sejak akhir tahun lalu, dan tak kunjung teratasi, memicu keresahan sosial di masyarakat. Antrean panjang dan rebutan minyak goreng terjadi di sejumlah pasar swalayan. Tak hanya mahal, minyak goreng selama beberapa bulan juga menghilang dari pasaran. Langkah operasi pasar oleh pemerintah yang terkesan setengah hati seperti tak berefek. Pemerintah juga tampak tidak berdaya menghadapi penimbun. Minyak goreng merupakan gambaran tak cukupnya kehadiran negara di tengah kegagalan pasar dan permainan kartel. Kegagalan menjinakkan harga menunjukkan langkah yang sudah ditempuh belum mengatasi akar masalah kelangkaan. Berbagai kebijakan diluncurkan sejak terjadi kelangkaan yang dipicu lonjakan harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) di pasar global, terjadi sejak paruh kedua tahun 2021. Mulai dari operasi pasar, subsidi harga, penetapan HET, hingga kewajiban produsen memasok kebutuhan dalam negeri (DMO). Harga bergeming dan minyak tetap susah ditemukan di pasar. Kasus minyak goreng adalah ironi dikaitkan dengan posisi Indonesia sebagai produsen dan eksportir CPO terbesar di dunia, tetapi ternyata tak berdaulat di dalam negeri sendiri. (Yoga)


Ekspor Berpotensi Anjlok

Yoga 26 Feb 2022 Kompas

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kemendag Kasan Muhri  mengatakan, konflik Rusia-Ukraina pasti berimbas pada penurunan ekspor Indonesia ke dua negara itu. Padahal, dalam 2 tahun terakhir, neraca perdagangan Indonesia surplus terhadap Rusia, sedangkan dengan Ukraina defisit neraca sudah semakin menyempit. Ekspor Indonesia ke Rusia dan Ukraina didominasi CPO dan produk turunannya. Adapun impor Indonesia dari Rusia didominasi besi baja, sedangkan dari Ukraina didominasi gandum. Berdasarkan data Kemendag, total nilai perdagangan Indonesia-Rusia pada 2020 dan 2021 masing-masing 1,93 miliar USD dan 2,74 miliar USD. (Yoga)


”Influencer” dan Investasi Bodong

Yoga 26 Feb 2022 Kompas

Beberapa hari lalu, puluhan orang Korban Kasus Penipuan Trading Binary Option Binomo berunjuk rasa di depan Mabes Polri, menuntut pengembalian kerugian, juga menuntut affiliator opsi biner ditangkap. Binomo sejak 2019 ditetapkan sebagai investasi ilegal oleh Satgas Waspada Investasi (SWI). Selain tak berizin, kegiatan opsi biner itu tak ubahnya berjudi. Nasabah hanya diminta menebak kenaikan atau penurunan harga, tidak ada perdagangan riil yang menjadi underlying asset transaksi Binomo. Adapun affiliator merupakan pihak ketiga terkait yang mempromosikan perdagangan produk dan jasa secara luas kepada masyarakat. Mereka pun mendapatkan komisi dari transaksi perdagangan nasabah. Ada dua influencer yang menjadi affiliator Binomo, yakni Indra Kenz dan Doni Salmanan. Indra Kenz telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi dengan pasal UU ITE serta Tindak Pidana Pencucian Uang.

Fenomena terjerumusnya para korban ke dalam investasi bodong karena menyaksikan konten influencer di media sosial makin diperparah oleh masih rendahnya literasi keuangan di masyarakat. Mengutip Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2019 yang dirilis OJK, tingkat literasi keuangan hanya 38,03 %. Artinya, masih ada 61,97 % warga Indonesia lainnya yang belum mencapai literasi keuangan yang optimal. Yang lebih mengkhawatirkan, pengikut dan penonton influencer itu adalah generasi milenial. Mereka umumnya tergolong pemula dalam hal investasi sehingga mudah terjerumus tawaran investasi bodong. (Yoga)


Pilihan Editor