;

Rasio Pajak Dibawah Rata-rata

Yuniati Turjandini 04 May 2023 Tempo

JAKARTA — Tax ratio atau rasio pajak Indonesia yang rendah masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi otoritas fiskal dan perpajakan. Direktorat Jenderal Pajak menyiapkan berbagai strategi untuk menaikkannya. Pada 2022, rasio pajak Indonesia hanya 10,4 persen atau berada di bawah rata-rata negara-negara di dunia yang sebesar 13,5 persen. Dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan regional ASEAN, Indonesia juga tertinggal. Thailand memiliki rasio pajak sebesar 14,5 persen, Filipina 14 persen, dan Singapura 12,9 persen. Adapun tax ratio merupakan ukuran perbandingan antara penerimaan pajak dan produk domestik bruto (PDB). Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak, Dwi Astuti, berujar bahwa otoritas pajak menghadapi tantangan dalam meningkatkan tax ratio. “Yang terus dilakukan adalah melakukan perluasan basis pemajakan dengan meningkatkan kepatuhan sukarela, ekstensifikasi, dan inovasi penggalian potensi melalui pengawasan wajib pajak strategis dan pengawasan berbasis kewilayahan,” ujarnya kepada Tempo, kemarin, 3 Mei 2023. (Yetede)

Tiada Lagi Berobat ke Negeri Tetangga

Yoga 03 May 2023 Kompas (H)

Wajah Rien Simon (81) semringah seusai Mariana Selan menyuntikkan obat ke dalam infus. Inilah suntikan terakhir sebelum ia diperbolehkan pulang dari Puskesmas Wonreli, di Pulau Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku, tempat ia menjalani rawat inap dua hari terakhir. Keluhan sembelit yang ia alami sudah teratasi. ”Tidak bayar. Bapak peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Iurannya dibayar pemerintah. Bapak langsung pulang,” jawab Mariana. Di pintu keluar, ia menanti ambulans yang akan membawa pulang ke rumahnya di Desa Romleher Utara, Kecamatan Kisar Utara, 20 menit dari Puskesmas Wonreli. Jasa medis dan obat yang diberikan serta ambulans yang mengantarnya kembali, semuanya tanpa dipungut biaya.

Sebagai warga di pulau yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste itu, ia merasakan betul perjuangan mendapat layanan kesehatan di masa lalu. Keterbatasan fasilitas kesehatan di Pulau Kisar dan pulau-pulau di sekitarnya membuat banyak warga terpaksa berobat ke negeri tetangga, Timor Leste. Bisa saja mereka mengakses fasilitas kesehatan lebih lengkap di Ambon, ibu kota Maluku, atau Kupang, ibu kota NTT. Namun, untuk mencapai Ambon, dibutuhkan waktu pelayaran tiga hari, sementara ke Kupang paling cepat dua hari. Mereka juga harus menyiapkan uang lebih banyak untuk transportasi.

Pulau Lirang menjadi pintu keluar menuju Timor Leste. Di sana mereka mendapat rekomendasi dari kepala desa setempat. Dengan menyewa perahu motor 30 menit ke Pulau Atauro, milik Timor Leste. Mereka lalu dijemput dengan pesawat rumah sakit dari Dili, ibu kota Timor Leste. Biaya pengobatan selama di Timor Leste berikut transportasi dengan pesawat itu tidak dibebankan kepada pasien dari Indonesia hingga tahun 2019. ”Namun, sekarang kami tak berobat lagi ke Timor Leste. Di sini sudah semakin bagus,” ujar Simon. Kehadiran program JKN sejak tahun 2014 secara perlahan mengubah pelayanan kesehatan di pulau terluar itu. Masyarakat didaftarkan sebagai peserta JKN yang hampir sebagian besar iurannya ditanggung pemerintah. Di sisi lain, fasilitas kesehatan mulai dibenahi dan tenaga kesehatan ditambah.

Saiyed Abdul Gaffar Assaqqaf, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, mengatakan, Pemkab Maluku Barat Daya memberi contoh yang baik. Kendati berada di daerah terluar yang masih minim infrastruktur, pembangunan aspek kesehatan diutamakan. ”Untuk tahun 2023 sudah dialokasikan anggaran Rp 8.164.800.000 untuk tanggungan peserta JKN. Kami terus berkolaborasi ke depan, termasuk sosialisasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Memang wilayah kabupaten itu sulit karena pulau-pulau kecil yang hanya dapat dijangkau melalui jalur laut,” ujarnya. (Yoga)


Bokek, AS Terancam Gagal Bayar per Juni

Yoga 03 May 2023 Kompas

AS lagi-lagi terancam gagal bayar. Uang tunai hasil penerimaan negara dan langkah-langkah di luar kebiasaan yang dikelola Departemen Keuangan AS tak akan cukup untuk membayar kewajiban-kewajiban pemerintah federal mulai Juni 2023. Situasi darurat keuangan Pemerintah AS itu disampaikan Menkeu Janet Yellen dalam surat resmi kepada Ketua DPR AS Kevin McCarthy. Surat tertanggal 1 Mei itu merupakan surat tindak lanjut atas surat Yellen kepada McCarthy per 13 Januari tentang batas maksimal atau pagu utang Pemerintah AS dan kemampuan Departemen Keuangan AS membiayai operasionalisasi pemerintah federal.

”Pada surat 13 Januari, saya memberi catatan bahwa uang tunai dan langkah-langkah di luar kebiasaan untuk membiayai operasionalisasi pemerintah federal AS akan habis pada awal Juni,” kata Yellen dalam surat terakhirnya. Setelah mengevaluasi realisasi penerimaan pajak federal baru-baru ini, menurut Yellen, perkiraan optimistis menunjukkan bahwa Departemen Keuangan AS tidak akan mampu membayarkan kewajiban-kewajiban pada awal Juni. ”Dan itu  sangat mungkin terjadi sejak 1 Juni jika Kongres tidak menaikkan atau menunda pagu utang,” katanya. Yellen menegaskan, kegagalan Kongres meningkatkan pagu utang pemerintah akan menyebabkan kesulitan bagi warga AS dan mencederai posisi kepemimpinan global AS. Persoalan itu juga akan menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan AS mempertahankan kepentingan keamanan nasionalnya. (Yoga)


Buruh Berharap Sejahtera

Yoga 03 May 2023 Kompas

Kesejahteraan layak diperjuangkan. Begitu pula buruh, yang memperjuangkan hak dan memenuhi kewajibannya demi harapan hidup sejahtera. Memperingati Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2023, buruh menyuarakan tuntutan dan harapan demi kesejahteraan diri dan  keluarga. Di Indonesia, puluhan ribu buruh menyampaikan sejumlah tuntutan, termasuk  pembatalan UU No 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi UU. Ada berbagai isu yang dikritisi dalam UU itu, di antaranya tentang upah murah dan alih daya di semua jenis pekerjaan. Pandemi Covid-19 mereda. Namun, perang Ukraina-Rusia yang belum usai, inflasi tinggi di banyak negara, dan  gangguan rantai pasok makanan dan energi mengguncang perekonomian dunia. Hal ini berdampak bagi pekerja. Organisasi Buruh

Internasional (ILO) dalam Flagship Report 2023 menyebutkan, jumlah pekerjaan secara global diproyeksikan tumbuh 1 % pada 2023. Ekspansi pekerjaan ini merosot dibandingkan dengan 2022, yakni 2,3 %. Bagi Indonesia, yang perekonomiannya tumbuh 5,31 % secara tahunan pada 2022, situasinya tetap tak mudah bagi buruh atau pekerja. PHK di tingkat global juga terjadi di Indonesia. Data BPS menunjukkan, per Agustus 2022, ada 8,42 juta orang menganggur di Indonesia. Dari 135,3 juta penduduk bekerja, lebih dari setengahnya atau 59,31 % adalah pekerja sector informal. Adapun rata-rata upah buruh/karyawan Rp 3 juta per bulan.  (Yoga)


Jaga Kecukupan Pasokan

Yoga 03 May 2023 Kompas

BPS merilis, laju inflasi April 2023 atau pada periode Lebaran tercatat 0,33 %, lebih rendah dibanding periode Lebaran 2022 dan periode Lebaran sebelum pandemi Covid-19. Terjaganya pasokan bahan pangan yang cukup selama periode Lebaran kemarin harus dijaga di masa berikutnya agar inflasi tetap terkendali. Selain inflasi April terhadap Maret 2023 yang sebesar 0,33 %, inflasi April 2023 secara tahunan tercatat 4,33 %. Adapun inflasi kalender berjalan  (Januari-April 2023) adalah 1,01 %. Inflasi bulanan pada April lebih tinggi dibanding Maret yang merupakan awal Ramadhan 2023, yakni 0,18 %.

Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/5) menyatakan, pertumbuhan konsumsi saat ini diperkirakan hampir menyamai kinerja sebelum pandemi Covid-19. Namun, dari sisi suplai, pasokan (selama Ramadhan-Lebaran) tergolong cukup sehingga inflasi pada April 2023 relatif terkendali. ”Faktor pendapatan masyarakat selama periode Ramadhan dan Lebaran 2023 perlu didalami lantaran hal tersebut sangat berpengaruh terhadap tingkat konsumsi masyarakat,” ujarnya. (Yoga)


Kontraksi Harga CPO Pengaruhi Penurunan NTP Perkebunan Rakyat

Yoga 03 May 2023 Kompas

Sebulan terakhir, harga CPO global turun secara bertahap dari 3.900 ringgit Malaysia (RM) per ton menjadi 3.300-3.400 ringgit Malaysia per ton. Kontraksi harga itu berpengaruh terhadap nilai tukar petani perkebunan rakyat. Per Selasa (2/5) CPO di Bursa Derivatif Malaysia diperdagangkan seharga 3.387 RM/ton, turun 12,8 % secara bulanan dan 49,84 % secara tahunan. Penurunan harga CPO itu menyebabkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani mandiri turun. Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mencatat, rata-rata harga TBS sawit di tingkat petani mandiri pada April 2023 sekitar Rp 2.000 per kg. Kondisi itu berpengaruh pada nilai tukar petani perkebunan rakyat (NTPPR). BPS mencatat, NTPPR pada April 2023 sebesar 129,06, turun 0,32 % dari Maret 2023 di 129,47.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, NTPPR turun lantaran indeks harga yang diterima petani (pendapatan) lebih rendah dari indeks harga yang dibayar petani (pengeluaran). Indeks harga yang diterima petani turun 0,21 %, sedangkan indeks harga yang dibayar petani naik 0,11 %. ”Penurunan itu disebabkan penurunan indeks kelompok tanaman perkebunan rakyat, khususnya komoditas kelapa sawit sebesar 0,21 %,” katanya dalam konferensi pers yang digelar secara hibrida di Jakarta, Selasa. Sekjen SPKS Mansuetus Darto mengemukakan, per 2 Mei 2023, harga TBS di sejumlah daerah penghasil sawit di kisaran Rp 1.900-Rp 2.300 per kg seturut usia tanam. Harga di tingkat petani plasma tersebut turun Rp 70-Rp 100 per kg dari sebelumnya. (Yoga)


Konsumsi BBM Jenis Pertamax Naik

Yoga 03 May 2023 Kompas

Dalam Laporan Akhir Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral saat periode Lebaran, 10 April-2 Mei 2023, tercatat bahwa konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax naik 28,63 persen dibanding situasi normal. Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati, Selasa (2/5/2023), mengatakan, pasokan BBM selama periode Lebaran terbilang lancar. Konsumsi pertalite juga naik 23,28 persen. (Yoga)

PMI Manufaktur April 2023 Meningkat

Yoga 03 May 2023 Kompas

Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Manager’s Index/PMI) manufaktur Indonesia pada April 2023 tercatat di posisi 52,7 atau naik signifikan dibanding Maret di level 51,9 berdasarkan survei S&P Global Market Intelligence. Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, Selasa (2/5/2023), posisi itu menunjukkan industri manufaktur Indonesia tengah berekspansi. (Yoga)

Indonesia Perluas Kerja Sama ”Dedolarisasi”

Yoga 03 May 2023 Kompas

BI bekerja sama dengan bank sentral Korsel mendorong penggunaan mata uang lokal setiap negara dalam transaksi bilateral atau local currency transaction/LCT. Kerja sama ini bertujuan  mengurangi ketergantungan terhadap mata uang dollar AS. Korsel menjadi negara kelima yang telah bekerja sama dengan Indonesia dalam LCT. Kesepakatan tersebut dituangkan melalui penandatanganan nota kesepahaman oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur Bank  of Korea, RHEE, Chang Yong di sela-sela Pertemuan Menkeu dan Gubernur Bank Sentral ASEAN+3, Selasa (2/5) di Korsel.

Melalui kerja sama itu, penyelesaian transaksi bilateral, seperti transaksi berjalan, investasi langsung, dan perdagangan di antara kedua negara, akan menggunakan mata uang local kedua negara. Ini mengubah transaksi sebelumnya yang menggunakan mata uang dollar AS. ”Pelaku usaha dapat memanfaatkan kerja sama ini untuk mengurangi biaya transaksi dan eksposur terhadap risiko nilai tukar dalam melakukan transaksi bilateral, antara lain, melalui penggunaan kuotasi nilai tukar secara langsung antara mata uang   Korean won dan rupiah dalam perdagangan antarbank,” tutur Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Selasa. (Yoga)


Pendatang Mengincar Sektor Informal di DKI

Yoga 03 May 2023 Kompas

Sebagian besar pendatang baru ke DKI Jakarta mengincar pekerjaan sektor informal. Ghasim Maulana (19), warga Compreng, Subang, Jabar, tiba di Jakarta, Senin (24/4) untuk bekerja sebagai pemulung di Pasar Induk Kramatjati. Begitu pula Muhammad Siddiq (17), warga Subang, yang tiba di DKI lebih awal. Mereka jadi pemulung dengan penghasilan sekitar Rp 100.000 per hari per orang. ”Tidak apa-apa  bersusah dulu sekarang,” kata Siddiq. (Yoga)

Pilihan Editor