Ekonomi RI Masih On The Right Track
JAKARTA, ID - Pemulihan ekonomi Indonesia masih berjalan di rel yang benar (on the right track). Hal itu tercermin pada sejumlah indikator makro yang masih solid, seperti pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, kurs rupiah, dan suku bunga. Meski ekonomi global masih diselimuti ketidakpastian, perekonomian nasional tahun ini tetap tahan banting (resilient) dengan proyeksi pertumbuhan 5,0-5,3%, inflasi 3,0-4,25%, nilai tukar Rp 14.600-15.000 per dolar AS, dan suku bunga acuan 5,5-5,75%. Khusus pada kuartal I-2023, pertumbuhan ekonomi domestik yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Jumat lusa (5/5/2023) diperkirakan mencapai 4,75-5,25%. Ekspor, investasi langsung, dan konsumsi rumah tangga diprediksi masih menjadi kontributor utama pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun ini. Namun, kinerja ekspor dan investasi langsung diperkirakan menurun karena ekonomi global sedang melambat akibat stagflasi ekonomi AS dan negara-negara Eropa yang mengarah ke resesi. Investasi langsung atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) juga akan terpengaruh pemilu karena para investor memilih wait and see. Meski demikian, penurunan kontribusi ekspor dan investasi langsung bakal dikompensasi oleh peningkatan konsumsi masyarakat dan konsumsi pemerintah menjelang pileg dan pilpres. (Yetede)
Presiden Minta Enam Parpol Koalisi Rukun dan Kompak
JAKARTA, ID - Presiden Jokowi meminta enam partai politik yang kini berkoalisi untuk mendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin tetap rukun dan kompak, serta menjalin kerja sama demi bangsa dan negara. Dalam pertemuan yang berlangsung 2,5 jam dengan enam pimpinan parpol di Istana Merdeka, Presiden Jokowi lebih banyak membahas masalah ekonomi dan tantangan yang lebih berat di masa mendatang. Hal ini ditegaskan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sesuai bertemu Presiden Jokowi di Istana merdeka, Selasa (2/5/2023). “Pak Jokowi titip pesan kita rukun, kompak, dan bekerja sama demi bangsa dan negara,” kata Prabowo. Diketahui, Presiden Jokowi melakukan pertemuan tertutup dengan enam ketua umum partai politik yang tergabung dalam koalisi pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa malam (02/05/2023) sejak pukul 19.00 WIB. Enam pimpinan parpol yang hadir dalam pertemuan itu Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PPP M. Mardiono, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Yetede)
Melonjak 508% Kunjungan Wisman Capai 2,24 Juta
JAKARTA, ID – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada kuartal I-2023 melonjak 508,87% menjadi 2,24 juta, dibanding periode sama tahun lalu sebanyak 369,18 ribu. Pencapaian tersebut dinilai on track dengan target 8,5 juta kunjungan wisman ke Indonesia yang ditetapkan pemerintah hingga akhir tahun ini. “Jumlah kunjungan wisman, kalau dilihat dari grafik, terus mengalami peningkatan sejak tahun lalu. Namun, kondisi saat ini belum kembali pada level sebelum pandemi Covid-19,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono pada konferensi pers di Jakarta, Selasa (02/05/2023).Margo mengatakan, kunjungan wisman di Maret 2023 naik 15,39% dibanding Februari 2023 menjadi 809,96 ribu kunjungan, dan melonjak 470,37% dibandingkan Maret 2022. Kunjungan ke Indonesia ini didominasi oleh wisman berkebangsaan Malaysia sebanyak 124,62 ribu kunjungan (15,39%), diikuti Singapura 111,26 ribu kunjungan (13,74%), Australia 96,16 ribu kunjungan (11,87%), Timor Leste 63,59 ribu kunjungan (7,85%), dan Tiongkok 51,97 ribu kunjungan (6,42%). Wisman yang meninggalkan Indonesia pada Maret 2023, rata-rata lama tinggalnya mencapai 9,82 hari. “Berdasarkan kelompok kebangsaan, wisman yang berasal dari Asean memiliki rata-rata lama tinggal paling singkat yakni 4,71 hari, sedangkan dari Eropa memiliki rata-rata lama tinggal paling lama yakni 20,11 hari. Bila dilihat berdasarkan kebangsaan, rata rata tinggal terlama adalah wisman Rusia yakni 40,97 hari, sedangkan tersingkat wisman Hong Kong 2,27 hari,” ujar Margo. (Yetede)
Antisipasi Optimal Selama Ramadan dan Lebaran, Inflasi April 0,33%
JAKARTA, ID – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, langkah antisipasi pemerintah yang optimal selama bulan Ramadan dan Lebaran 2023 membuat inflasi pada April lalu tercatat 0,33%, lebih rendah dibandingkan inflasi pada perayaan Idulfitri tahun 2022 yang berlangsung pada bulan Mei sebesar 0,44%. Pada April 2023, inflasi secara year on year (yoy) sebesar 4,33% dan tingkat inflasi year to date (ytd). Inflasi pada April 2023 terjadi karena adanya kenaikan pada kelompok pengeluaran transportasi. Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, secara nasional inflasi pada periode Ramadan dan Lebaran 2023 lebih rendah dari tahun lalu. Berdasarkan sebaran ke kota-kota yang menjadi destinasi pemudik inflasi pada tahun ini juga lebih rendah dari tahun lalu. “Hal ini menggambarkan bahwa antisipasi pemerintah baik secara nasional maupun kepada wilayah tertentu sangat baik kalau dibandingkan tahun lalu, tercermin dari inflasi yang lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Margo dalam konferensi pers BPS secara hibrida di Kantor BPS, Jakarta, Selasa (2/5/2023). Dari hasil kajian BPS terdapat beberapa faktor yang menyebabkan inflasi pada Ramadan dan Lebaran 2023 relatif lebih rendah dibandingkan lebaran 2022. Pertama, pasokan komoditas hortikultura relatif terjaga yang ditopang aktivitas panen sepanjang Maret-April. Deflasi cabai merah dancabai rawit meredam tingkat inflasi umum. (Yetede)
Developer Kian Percaya Diri, Bisnis Hunian Makin Prospektif
Jakarta, ID- Bisnis hunian yang mencakup rumah tapak dan hunian vertikal (apartemen) dinilai kian prospektif pada 2023 seiring menguatnya kepercayaan diri developer. Indikasi itu terlihat dari prapenjualan (marketing sales) triwulan I/2023 dua pemain besar, yakni PT Bumi Serpong Damai Tbk dan PT Lippo Cikarang Tbk yang mencapai Rp 2,43 triliun. Rudy Halim, chief executive officer (CEO) PT Lippo Cikarang Tbk, mengatakan bahwa pihaknya melihat banyak peluang pertumbuhan di industri properti. “Selama kuartal pertama tahun 2023, kami berhasil melakukan pra penjualan sesuai dengan target yang ditetapkan walaupun menghadapi banyak tantangan di sektor properti seperti suku bunga acuan yang meningkat dan tekanan inflasi,” kata dia dalam keterangan tertulis, baru-baru ini. Per akhir Maret 2023, Lippo Cikarang mencatat prapenjualan sebesar Rp337 miliar, naik 2% dibandingkan dengan periode yang sama 2022. Torehan itu setara dengan 25% dari target untuk tahun 2023 yang sebesar Rp 1,37 triliun. Prapenjualan triwulan I/2023 Lippo Cikarang didorong oleh permintaan yang kuat untuk proyek-proyek rumah tapak (Waterfront Uptown dan Cendana Spark). Lalu, didorong oleh permintaan yang tinggi untuk lahan industri (Delta Silicon 3 dan Newt on Techno Park). Kontribusi kedua segmen itu masing-masing sebesar 49% dan 35%. Sisanya 16% terdiri atas penjualan residensial low-rise apartemen yang baru (Newville), apartemen highrise yang ada, dan ruko-ruko komersial. (Yetede)
Akal-Akalan Waskita Membayar Utang
JAKARTA - Skema supply chain financing (SCF) menjadi sorotan setelah kasus dugaan korupsi di PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencuat. Dalam kasus ini, sejumlah pejabat Waskita Karya diduga melakukan penyimpangan penggunaan pembiayaan berskema SCF dari beberapa bank. Anggota direksi Waskita Karya yang kini menjadi tersangka, antara lain Direktur Utama Destiawan Soewardjono; Direktur Operasi Bambang Rianto; Direktur Keuangan dan Manajemen periode Mei 2018-Juni 2020, Haris Gunawan; serta Direktur Keuangan dan Manajemen periode Juli 2020-Juli 2022, Taufik Hendra Kusuma; diduga memerintahkan dan menyetujui pencairan dana SCF dengan menggunakan dokumen pendukung palsu. Dana tersebut ditengarai dipakai untuk membayar utang-utang perusahaan yang diakibatkan oleh pembayaran proyek-proyek pekerjaan fiktif. Perseroan juga disebut membutuhkan uang pinjaman dari bank untuk bisa mendanai belasan proyek infrastruktur. Karena itulah, Waskita Karya kemudian memanfaatkan fasilitas SCF dari sejumlah bank. Dalam laporan bertajuk "Kajian Model Bisnis Multichannel Financing" yang dirilis Departeme Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia pada 2022, supply chain financing adalah bentuk pembiayaan modal kerja dalam skema pembiayaan melalui rantai nilai usaha (multichannel financing). Implementasi skema pembiayaan ini dapat dilakukan oleh bank, perusahaan teknologi finansial, ataupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). (Yetede)
Penghiliran Tambang dan Perpanjangan Izin Ekspor Tembaga
Pemerintah memutuskan memperpanjang izin ekspor kepada dua produsen tembaga besar, PT Freeport Indonesia dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Kebijakan ini sangat berbeda dengan mineral jenis lainnya, seperti nikel, bauksit, timah, dan mangan, yang dihentikan ekspornya mulai Juni 2023. Pemerintah memang sedang melakukan penghiliran barang tambang, termasuk mineral dan batu bara, dalam negeri untuk meningkatkan nilai tambahnya. Setidaknya 21 komoditas akan dilarang untuk diekspor dalam bentuk mentah hingga 2040. Namun mengapa izin ekspor tembaga diperpanjang ketika pemerintah hendak menegakkan kebijakan penghiliran produk sumber daya alam?
Perlakuan terhadap tembaga memang sangat berbeda dengan jenis mineral lainnya. Sejak pembangunan pabrik tembaga PT Smelting Gresik pada 1996, produsen-produsen tembaga tidak lagi menjual mineral mentah. Produsen-produsen tembaga, seperti Freeport dan Newmont Nusa Tenggara (sekarang milik Amman Mineral), mengirim konsentrat tembaga mereka ke pabrik smelter PT Smelting Gresik dengan kapasitas 1 juta ton tembaga untuk diolah menjadi 300 ribu ton katoda. Konsentrat tembaga 1 juta ton itu berasal dari Freeport (40 persen) dan Newmont (40 persen). (Yetede)
Berkah Saham Bank Lapis Dua Bervaluasi Murah
Pembaca yang rajin membaca KONTAN mungkin hafal, banyak analis menilai fundamental saham bank big caps kuat dan sahamnya menarik. Kendati begitu, valuasinya sudah cukup tinggi. Tapi investor penggemar saham bank tak perlu bingung. Saham bank lapis dua juga menarik dicermati.
Dari sisi valuasi, saham bank di jajaran tier dua masih murah meriah. Ini tercermin dari
price to book value
(PBV) yang masih bertengger di bawah 1 kali. Hanya nilai buku per saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) yang tercatat cukup tinggi, yakni mencapai 2,23 kali.
Dari sisi kinerja, realisasi kinerja bank lapis dua memang cukup beragam. Tidak seluruhnya positif, namun masih ada beberapa yang sukses melanjutkan pertumbuhan solid hingga kuartal I-2023. Bank Syariah Indonesia atau lebih dikenal dengan singkatan BSI misalnya, menorehkan pertumbuhan laba bersih 47,6% secara tahunan selama tiga bulan pertama tahun ini. Labanya tercatat mencapai Rp 1,46 triliun.
Performa saham bank-bank di kelas ini sepanjang 2023 terlihat sejalan dengan realisasi kinerjanya. Artinya, untuk menerawang prospek sahamnya ke depan, investor bisa mencermati perkembangan kinerja keuangan mereka.
Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani memandang valuasi saham bank lapis kedua murah alias undervalued. Fundamental juga cukup solid karena kinerja beberapa bank masih positif, dengan kualitas aset dan likuiditas yang terjaga. Ini tercermin dari rasio kredit bermasalah atau
non performing loan
(NPL) serta rasio kredit dibanding deposito atau
loan to deposit ratio
(LDR).
Kinerja bank lapis kedua ke depan juga diperkirakan bagus karena ekspektasi pertumbuhan kredit tahun ini masih lumayan tinggi. Arjun menilai ekspansi kredit bank lapis dua di tiga bulan pertama tumbuh dengan baik.
Senior Faculty LPPI Trioksa Siahaan juga menilai saham bank lapis kedua akan menarik seiring dengan kinerja yang juga turut meningkat. Menurut dia, kinerja keuangan merupakan faktor penopang saham bank lapis dua.
Menanti Aksi Korporasi BRIS
Kinerja PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) dalam tiga bulan pertama di tahun 2023 cukup solid. Laba bersih BRIS meningkat 47,6% secara tahunan atau
year on year
(yoy) menjadi Rp 1,5 triliun. Kenaikan ini berasal dari pertumbuhan pembiayaan dan kemampuan bank dalam mempertahankan margin.
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Eka Savitri dalam riset 28 April 2023 menjelaskan, selama kuartal I-2023, pertumbuhan kredit BRIS mencapai 20,2% secara tahunan dengan
net interest margin
(NIM) di 6%. Sementara biaya pembiayaan menurun 50 vos menjadi 143 bps. "Pertumbuhan pembiayaan berasal dari segmen konsumer yang memiliki risiko lebih rendah ketimbang segmen korporasi," jelas dia.
Bank Syariah Indonesia diuntungkan karena memiliki 1.000 outlet dengan 1.031 cabang per Maret 2023 di seluruh Indonesia. Dalam waktu dekat, BSI juga akan sepenuhnya beroperasi digital dari saat ini hanya 47%. "Melalui digitalisasi, BSI berharap rasio kepemilikan produk menjadi meningkat," tutur Eka.
Analis MNC Sekuritas Tirta Citradi dalam riset 15 Februari 2023 menambahkan, BRIS semakin unggul pasca merger. "Dengan menetapkan strategi empat pilar utama yakni pertumbuhan, efisiensi biaya, transformasi digital dan ekosistem Islam membuat BRIS makin unggul," ujar dia.
Sejak mergerBRIS berhasil mengerek pembiayaan segmen konsumer meningkat lebih dari 50%. Sementara porsi dana murah (CASA) menjadi berkisar 62% dari sebelum merger 59%. Biaya dana juga lebih rendah.
Tirta percaya, target laba bersih manajemen BRIS Rp 5 triliun hingga Rp 5,5 triliun di 2023 bisa tercapai. "Hitungan kami laba bersih BRIS bisa mencapai Rp 5,46 triliun di tahun ini," kata dia. Ini dengan pertimbangan efisiensi biaya dan pendekatan BRIS ke segmen konsumer.
Asuransi Jiwa Pilih Instrumen Minim Risiko
Dalam kondisi ekonomi global yang serba tak pasti, industri asuransi jiwa lebih banyak memindahkan penempatan investasinya di Surat Berharga Negara (SBN). Secara keseluruhan, aset investasi secara industri juga masih turun.
Jika mengacu pada data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Februari 2023, aset industri asuransi jiwa turun tipis 0,48% secara tahunan menjadi Rp 517,84 triliun. Aset saham masih menjadi yang terbesar, dengan nilai Rp 153,77 triliun.
Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu menyadari, saat ini yang terjadi adalah banyak perusahaan asuransi jiwa memilih aset SBN. Bahkan, ada fenomena peralihan investasi dari aset saham ke SBN.
Pengalihan aset tersebut dinilai menjadi antisipasi perusahaan asuransi dalam berinvestasi. Saat ini, aset saham secara nominal masih yang paling tinggi.
Direktur Keuangan BNI Life Eben Eser Nainggolan mengungkapkan, saat ini total dana kelolaan investasi, termasuk syariah, sebesar Rp 21,9 triliun. Angka tersebut tumbuh sekitar 1,4% bila dihitung sepanjang 2023 berjalan ini.
Direktur MNC Life Johannes mengungkapkan, di kuartal I-2023, pihaknya lebih banyak menempatkan dana pada instrumen saham. “Karena dana kelolaan terbesar kami berasal dari sub dana dengan strategi penempatan investasi pada instrumen saham,” kata Johannes.









