Suku Bunga Ngerem, Jeli Memilih Saham
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menukik di tengah keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Kamis (22/6). Kemarin, IHSG ambles 0,75% ke posisi 6.652,26.
Analis Investindo Nusantara Sekuritas, Pandhu Dewanto menilai, di tengah kondisi pasar yang minim katalis, keputusan BI sudah sesuai ekspektasi pasar. Jadi, tidak memberikan dorongan signifikan bagi gerak IHSG.
Terlebih, pasar masih mencermati potensi kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed. "Hal ini bisa berdampak pada gelombang
capital outflow
seperti yang terjadi pada siklus-siklus sebelumnya," papar Pandhu, kemarin.
Fund Manager
Syailendra Capital, Rendy Wijaya, menjelaskan, hasil RDG BI cenderung berdampak minim bagi IHSG. Proyeksi dia, sentimen yang akan mempengaruhi pasar adalah suku bunga The Fed, yang masih berpotensi naik ke 5,25%-5,5%.
Research & Consulting Manager
Infovesta Utama, Nicodimus Kristiantoro sepakat, koreksi IHSG lebih terbawa sentimen eksternal. Pemicunya, pernyataan terbaru The Fed yang semakin meyakinkan ada kenaikan suku bunga pada Juli mendatang.
Sebab, saham teknologi domestik berkorelasi dengan dinamika di pasar global, terutama di AS. "Jika suku bunga acuan AS naik, saham teknologi AS akan turun lagi dan bisa memicu dampak psikologis lanjutan untuk sektor teknologi di pasar domestik," ujar Nico.
Equity Analyst
Kanaka Hita Solvera, Andhika Cipta Labora menyatakan, bila kondisi makro ekonomi sesuai ekspektasi dan suku bunga turun, ada tiga sektor yang bakal menghirup angin segar. Yakni, sektor properti, teknologi dan infrastruktur.
Tergelincir Penurunan Harga Minyak
Efek penurunan harga minyak dunia menyebabkan kinerja PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) tampak loyo. Research Analyst Reliance Sekuritas, Ayu Dian mencermati, penurunan harga minyak dan gas migas mempengaruhi kinerja MEDC.
Harga jual rata-rata alias average selling price (ASP) minyak MEDC turun 23% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi US$ 77 per barel. Hal itu menyebabkan pendapatan migas turun 8,14% secara kuartalan menjadi US$ 437 juta pada kuartal I-2023. Padahal MEDC berhasil meningkatkan produksi.
Analis Ciptadana Sekuritas, Arief Budiman mengatakan, volume minyak dan gas Medco masih akan naik 29,9% secara yoy menjadi 165 mboepd. Namun margin menyusut karena kenaikan biaya operasi.
Penurunan profitabilitas MEDC juga dipengaruhi pendapatan lebih rendah dari anak usahanya dari PT Amman Mineral International Tbk (AMNT). AMNT mencatatkan pendapatan US$ 41,8 juta di kuartal I-2023. Turun 35% secara kuartalan karena produksi tembaga dan emas lebih rendah.
Analis Samuel Sekuritas, Muhammad Farras Farhan dalam riset 29 Mei 2023 berpendapat, EBITDA dan laba bersih MEDC masing-masing akan menjadi menjadi US$ 1,1 miliar dan US$ 314 juta pada tahun 2023. Di tahun ini, margin MEDC akan terpangkas karena proyek pengembangan Geothermal Ijen mulai beroperasi.
Cuan Ekstra dari Ajak Relasi Buka Deposito IDR dan USD
Menabung dalam bentuk deposito menjadi salah satu cara berinvestasi yang aman dan menguntungkan. Menariknya, sejumlah produk deposito juga menawarkan reward ekstra yang bisa menambah pundi-pundi Anda. Deposito sendiri dapat menjadi sumber penghasilan pasif yang stabil dari imbal hasil bunga deposito. Dengan menempatkan dana pada instrumen deposito, investor tidak perlu mencemaskan fluktuasi harga-harga pasar modal. Investor juga sudah dapat menghitung berapa keuntungan yang diperoleh dalam jangka waktu tertentu karena bunga deposito berlaku tetap sesuai tenor deposito. Sebagai contoh, seorang investor menempatkan dana Rp500 juta pada deposito tenor tiga bulan dengan bunga 5%. Saat deposito jatuh tempo, investor tersebut akan memperoleh imbal hasil Rp5 juta setelah dipotong pajak 20% sesuai ketentuan. Berbeda halnya jika dia berinvestasi dalam saham. Setelah tiga bulan, imbal hasilnya bisa jadi lebih tinggi dari 5%. Selain imbal hasil dari bunga deposito, investor juga berpeluang mendapatkan penghasilan pasif dari tambahan reward yang diberikan produk deposito. Salah satu program deposito yang memberikan reward menarik bagi nasabahnya adalah program Customer Get Customer dari J Trust Bank. Dalam program ini, nasabah J Trust Bank dapat merekomendasikan relasinya menjadi nasabah baru dan buka deposito dalam mata uang Rupiah (IDR) serta dolar Amerika Serikat (USD). Nasabah yang mengajak relasinya dalam program ini (introducer) akan memperoleh reward berupa uang tunai. Untuk deposito IDR, introducer mendapatkan reward sebesar 0,50% per tahun (p.a). Persyaratannya, relasi yang direferensikan membuka deposito minimum Rp100 juta untuk nasabah perorangan dan Rp250 juta untuk nasabah non-perorangan. Adapun untuk nasabah grup, yang boleh mereferensikan adalah perusahaan dan bukan karyawannya.
UJI KESELARASAN FISKAL-MONETER
Sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter kembali dinanti guna menjaga konsistensi pertumbuhan ekonomi. Maklum, akselerasi ekonomi masih terbatas sehingga butuh proteksi lebih kuat. Tak hanya ketidakpastian dunia, transisi dari pandemi menuju endemi juga menjadi faktor yang diperhitungkan oleh pemangku kebijakan. Sejatinya arah kebijakan otoritas moneter maupun fiskal dalam menopang ekonomi ke depan sudah dapat ditebak dari sejumlah kebijakan yang ditempuh saat ini. Dari sisi fiskal misalnya, Kementerian Keuangan berkomitmen meningkatkan fleksibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sehingga mampu menjadi penyangga tatkala ada guncangan. Pun dengan sisi moneter, di mana Bank Indonesia (BI) kukuh menahan suku bunga acuan setidaknya selama lima bulan terakhir. Demikian pula dengan insentif makroprudensial yang digadang-gadang ikut memberikan gairah bagi sektor riil. Jika ditelaah, Kementerian Keuangan memang tidak melakukan penyesuaian khusus merespons perubahan dari pandemi menuju endemi. Akan tetapi, APBN 2023 didesain sedari awal untuk merespons aneka fenomena ekonomi, baik domestik maupun global. Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara Made Arya Wijaya, mengatakan perubahan yang dilakukan hanya mengalihkan beban anggaran penanganan Covid-19 dari sebelumnya ke Kementerian Kesehatan menjadi ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Adapun, belanja sosial maupun belanja lain yang berfungsi memberikan daya dorong konsumsi telah diakomodasi dalam belanja reguler.
Tentu kondisi ini merupakan antisipasi dini dari pemerintah untuk menjaga pertumbuhan. Apalagi, konsumsi rumah tangga belum mampu mencatatkan performa seperti prapandemi Covid-19. Oleh sebab itu, bantalan sosial atau belanja produktif yang berorientasi pada penguatan daya beli masih menjadi prioritas. Di sisi lain, otoritas moneter pun mengiringi upaya otoritas fiskal dengan terus menginjeksi energi dalam rangka memacu konsumsi. Kemarin, Kamis (22/6), Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI memutuskan mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) 5,75%. Gubernur BI Perry Warjiyo, mengatakan stimulus itu akan menyasar pada sektor penghiliran yakni pertambangan, pertanian, perkebunan, perikanan, serta perumahan dan pariwisata. "BI juga akan meningkatkan inklusi keuangan dan ekonomi keuangan hijau," kata dia. Perry optimistis dengan insentif tersebut ekonomi nasional menggeliat dan mampu tumbuh di kisaran 4,5%—5,3% pada 2023 yang ditopang permintaan domestik. Dalam kaitan ini, kalangan pelaku usaha menyarankan otoritas fiskal dan moneter untuk menelurkan kebijakan yang produktif sehingga daya tahan ekonomi kian kuat. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani, mengatakan dari sisi moneter pemerintah perlu memperpanjang kebijakan makroprudensial yang longgar. Menurutnya, saat ini likuiditas sudah mulai mengetat, suku bunga antarbank meningkat, dan ekses reserve perbankan yang di simpan jauh menurun.
Berlomba Mencapai Target Jargas
Potensi sumber daya alam di Indonesia memang sangat beragam. Namun, kondisi geografis yang cukup unik membuat kandungan mineral dan cadangan minyak dan gas (migas) yang dimiliki setiap daerah akan berbeda-beda. Perbedaan kepemilikan cadangan energi ini tentu saja tidak boleh menghalangi jaminan pasokan energi ke seluruh daerah. Salah satu cara yang dilakukan pemerintah untuk menjaga prinsip keadilan energi adalah menargetkan pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) ke seluruh negeri. Pembangunan jargas, yang tercatat sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), tak terbatas pada daerah yang memiliki cadangan energi saja. Daerah yang belum tersentuh energi pun mendapatkan perhatian melalui pembangunan berbagai pipa gas transmisi, dan distribusi. Tidak mengherankan jika kemudian target penggunaan jargas pada 2024 dipatok 4 juta SR. Target tersebut tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pemerintah telah membangun infrastruktur jargas di sejumlah wilayah yakni Jawa, Sumatra, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua. Selain itu, proyek pengembangan jargas dilakukan dalam tiga skema. Pertama, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kedua, upaya pengembangan jargas dilakukan secara mandiri tanpa dukungan APBN. Ketiga, Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Peta konsumsi gas nasional masih didominasi oleh kebutuhan pembangkit listrik, industri petrokimia, pelanggan kecil, dan pemakaian rumah tangga. Padahal, dari sisi ekonomi, pemakaian jargas di tingkat rumah tangga justru memiliki keuntungan lebih. Harian ini menilai sosialisasi yang lebih gencar diperlukan guna mendorong penggunaan gas domestik dari jaringan gas rumah tangga, khususnya di daerah terpencil. Becermin pada proses konversi minyak tanah ke LPG 3 kg yang dimulai pada pertengahan 2006, perlu waktu yang lumayan lama membangun kesadaran masyarakat.
AKSI KORPORASI : LUBER DIVIDEN EMITEN KONSUMER
Emiten-emiten di sektor barang konsumer masih royal menebar dividen tahun buku 2022 kepada para pemegang sahamnya. Prospek margin laba yang lebih tebal pada 2023 membuka peluang peningkatan dividen. Dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (22/6), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) memutuskan untuk membagikan dividen final dengan nilai Rp2,70 triliun untuk tahun buku 2022. Apabila ditambah dengan dividen interim, total dividen tahun buku 2022 yang dibagikan UNVR mencapai Rp5,34 triliun. Dengan total saham UNVR mencapai 38,15 miliar saham, maka dividen final per saham sebesar Rp71. Unilever telah membagikan dividen interim sebesar Rp69 per saham pada 15 Desember 2022 sehingga total dividen UNVR mencapai Rp140 per saham. Jumlah itu turun tipis dari dividen per saham tahun buku 2021 senilai Rp141. Presiden Direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti mengatakan pangsa pasar UNVR cenderung tetap meningkat di tengah kontraksi pasar.
Di sektor konsumer, PT Multi Bintang Indonesia Tbk. (MLBI), PT Mayora Indah Tbk. (MYOR), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI), dan PT Ultrajaya Milk Industry Tbk. (ULTJ) juga menebar dividen bernilai ratusan miliar rupiah. (Lihat infografis) Bahkan, ROTI mengalokasikan hampir seluruh laba bersih 2022 Rp430,22 miliar ditambah saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaanya sebesar Rp177,47 miliar sebagai dividen. Alhasil dividen per saham ROTI untuk tahun buku 2022 mencapai Rp106,55. Pada Jumat (23/6), emiten konsumer Grup Salim juga mengagendakan RUPST untuk penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2022. Berdasarkan laporan keuangan 2022, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) meraih laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp6,35 triliun dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) mengantongi laba bersih Rp4,58 triliun. Putu Chantika Putri, analis Ciptadana Sekuritas Asia, mempertahankan peringkat overweight untuk sektor konsumer. Peringkat itu sejalan dengan ekspektasi menguatnya daya beli. Analis Buana Capital James Stanley Widjaja memberikan rekomendasi beli untuk CMRY dengan target harga Rp5.400 per saham dalam 12 bulan ke depan.
KINERJA KORPORASI : Industri Topang Pertumbuhan PGAS
Direktur Sales & Operasi PGAS Faris Aziz mengatakan segmen industri menjadi penopang utama permintaan gas dari perusahaan. Hal itu sejalan dengan pergerakan industri dan perekonomian yang terus menggeliat. Volume niaga gas bumi PGAS meningkat dari 828 billion british thermal unit per day (BBtud) menjadi 976 BBtud pada kuartal I/2023. Di sisi lain, jumlah pelanggan industri sebagai sektor pelanggan yang menyerap gas terbesar ikut meningkat dari 2.487 pelanggan pada 2020 menjadi 2.925 pelanggan pada kuartal I/2023. “PGN berkomitmen mengimplementasikan Keputusan Menteri ESDM, di mana sektor industri dan kelistrikan mendapatkan gas harga khusus. Diharapkan perekonomian nasional dapat tumbuh lebih cepat dan berkelanjutan melalui kebijakan tersebut,” katanya, Kamis (22/6). “Perusahaan siap mendukung peningkatan jumlah pengguna dan volume gas bumi, terutama untuk sektor industri dan kelistrikan dengan penyediaan gas bumi yang andal,” ujarnya. Program perluasan layanan melalui konektivitas maupun aksebilitas gas bumi pun diharapkan dapat optimal untuk pengembangan layanan.
IMPOR KRL BUKAN BARU : PUTUS HUBUNGAN DENGAN KERETA BEKAS
Pemerintah memilih mendatangkan kereta rel listrik baru untuk PT Kereta Commuter Indonesia sebagai pengganti pembatalan rencana mengimpor armada bekas asal Jepang. Keputusan bulat diambil pemerintah untuk mengakhiri polemik berkepanjangan terkait dengan impor kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang. Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan rencana impor KRL bekas dari Negeri Sakura dibatalkan. Kebijakan tersebut diambil setelah pemerintah menggelar rapat dengan pemangku kepentingan terkait pada pekan ini. “Kami sudah rapatkan dan memutuskan tidak akan mengimpor barang bekas, karena itu ada melanggar tiga peraturan yaitu Peraturan Presiden [Perpres], peraturan dari Kementerian Perhubungan, dan dari Kementerian Perindustrian,” katanya di sela-sela peninjauan Stasiun Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Halim Jakarta, Kamis (22/6). Luhut menegaskan penambahan rangkaian KRL bekas dari Jepang untuk memenuhi kebutuhan peremajaan armada PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter diganti dengan skema lain. Untuk pemenuhan kebutuhan rangkaian KRL dalam jangka pendek, dia menjelaskan pemerintah memilih opsi retrofit atau memperbarui teknologi dan suku cadang pada rangkaian KRL lama. Dalam jangka pendek, Luhut juga mengatakan pemerintah berencana melakukan impor KRL baru sebanyak tiga rangkaian (trainset). Upaya impor KRL baru untuk menutupi potensi kekurangan armada yang dapat terjadi.
Pada jangka panjang, dia menuturkan pemenuhan kebutuhan rangkaian KRL pada 2025 dan selanjutnya dilakukan di dalam negeri. Dia menegaskan pembangunan KRL baru dilakukan oleh PT Industri Kereta Api (Inka) pada fasilitas produksinya di wilayah Banyuwangi dan Madiun Jawa Timur. KAI Commuter selaku operator KRL Jabodetabek memang mengajukan izin untuk mengimpor KRL bekas dari Jepang dalam rangka peremajaan armada. Total rangkaian KRL Jabodetabek yang akan dipensiunkan berjumlah 29 rangkaian. Secara terperinci, 10 trainset akan dipensiunkan pada 2023 dan 19 lainnya menyusul pada 2024. Ketua Forum Transportasi Perkeretaapian dan Angkutan Antarkota Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Aditya Dwi Laksana pernah menilai ada kekurangan jika pemerintah lebih memilih opsi retrofit untuk memenuhi kebutuhan peremajaan armada KRL pada 2023. Pertama, PT KCI sebagai operator KRL harus dapat memastikan ketersediaan suku cadang pada rangkaian kereta lama yang akan diperbarui melalui retrofit. Kedua, proses pengerjaan retrofit KRL membutuhkan waktu yang cukup lama. Aditya mengatakan proses pembaruan teknologi pada rangkaian kereta lama dapat memakan waktu hingga 17 bulan.
IBU KOTA BARU : Vasanta dan Bina Karya Bangun Hotel di IKN
PT Sirius Surya Sentosa (Vasanta Group) bekerja sama dengan PT Bina Karya (Persero) mengumumkan minatnya untuk membangun hotel pertama berbintang empat di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur. Direktur Eksekutif Vasanta Group Erick Wihardja mengatakan Vasanta telah memilih lokasi pembangunan hotel yang terletak tidak jauh dari Istana Negara. “Kami melihat IKN ini a big milestone bagi Indonesia, salah satu momen perubahan yang sangat besar bagi negara. Jadi, kami ingin ikut andil dalam sejarah itu,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (22/6). Menurutnya, pembangunan hotel itu hasil kerja sama Vasanta Group dengan PT Bina Karya (Persero) sebagai Badan Usaha Otorita (BUO), yang ditandatangani di Alam Sutera, Tangerang, pada Rabu (21/6). Setelah kesepakatan ini dilakukan, dia berharap proses pembangunan segera dilaksanakan sehingga Vasanta Group dapat berpartisipasi pada pembukaan IKN pengganti Jakarta. Direktur Utama PT Bina Karya (Persero) Boyke P. Soebroto mengungkapkan kepercayaannya kepada Vasanta Group sebagai pihak yang telah memiliki portofolio hotel berkualitas di Tanah Air. Perjanjian kerja sama itu dilakukan sebagai kesepakatan bersama di bawah perikatan sebelum persetujuan lokasi dikeluarkan oleh Kepala Otorita IKN Bambang Susantono. Setelah izin lokasi diterbitkan, Vasanta Group kemudian memulai pembangunan hotel di Nusantara itu.
Vaksinasi untuk Kelompok Berisiko agar Tetap Gratis
Indonesia telah diputuskan memasuki masa endemi Covid-19. Meski begitu, upaya perlindungan dari Covid-19 pada masyarakat tetap diperlukan, terutama bagi kelompok berisiko tinggi. Pemerintah diminta untuk tetap menjamin akses masyarakat terhadap vaksin dan menyediakan vaksin Covid-19 secara gratis bagi kelompok berisiko tinggi. Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Erlina Burhan dalam konferensi pers yang diikuti secara daring, Kamis (22/6) di Jakarta, mengatakan, penetapan status endemi bukan berarti penularan Covid-19 tidak ada atau lenyap di masyarakat.
Penyakit Covid-19 tetap ada, tetapi terkendali dan tidak menimbulkan kedaruratan di masyarakat. Untuk itu, fondasi kesehatan masyarakat yang telah dibentuk selama masa pandemi Covid-19 diharapkan tetap dijaga. Pemerintah pun perlu segera menetapkan upaya pencegahan, pengendalian, dan manajemen Covid-19 untuk jangka panjang. Upaya tersebut meliputi surveilans, informasi dan edukasi, akses pada vaksin dan obat, serta pelayanan kesehatan yang prima dan siap siaga.
”Beredar informasi bahwa ketika sudah tidak pandemi, vaksin tidak lagi di-cover pemerintah. Kami ingin mengimbau agar vaksin Covid-19 tetap diberikan secara gratis untuk kelompok risiko tinggi, terutama yang tidak mampu,” tutur Erlina. Kelompok berisiko tinggi yang dimaksud ialah warga lansia, orang dengan penyakit kronis, dan orang yang mengalami imunosupresi (gangguan imunitas). Kelompok tersebut amat berisiko mengalami perburukan jika tertular Covid-19. (Yoga)









