;

Ancaman Tunggakan Paylater

Yuniati Turjandini 31 Aug 2023 Tempo

Tunggakan penggunaan paylater yang belum tuntas masih membayangi Hendri Saputra. Pemuda berusia 23 tahun itu masih ingat betapa menggiurkannya fitur "beli sekarang, bayar nanti" yang diiklankan di platform marketplace favoritnya itu. Tak seperti kartu kredit atau pinjaman perbankan, proses pengajuan paylater sangat mudah dan cepat, hanya membutuhkan KTP dan verifikasi online. Awalnya, dia mendapat limit rendah sebesar Rp 1 juta, sampai akhirnya terus meningkat cepat seiring dengan penggunaan fitur paylater yang kian intens. Dia banyak menggunakan paylater untuk membeli barang konsumtif, seperti produk fashion, elektronik, serta makanan dan minuman. Petaka pun mengintai ketika akhirnya penggunaan paylater tersebut melebihi kemampuan membayar pria yang baru satu tahun bekerja itu. “Waktu itu keranjingan belanja karena prosesnya sangat mudah dan cepat. Yang penting beli sekarang, mikir bayarnya nanti, sampai kemudian tagihan paylater yang masuk sudah lebih dari Rp 5 juta,” ujar dia kepada Tempo, kemarin, 30 Agustus 2023. (Yetede)

Berharap Banyak pada RUU Migas

Yuniati Turjandini 31 Aug 2023 Tempo

JAKARTA — Pembahasan Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) belum menunjukkan kemajuan berarti. Padahal kondisi hulu migas Indonesia sudah kritis. Hingga kemarin, 30 Agustus 2023, RUU Migas masih dalam tahap pembahasan. Pada awal pekan ini, Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat mengundang sejumlah pihak untuk rapat dengar pendapat, dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, SKK Migas, hingga Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas. Menurut Wakil Ketua Badan Legislasi DPR Achmad Baidowi, hasil pembahasan tersebut akan dilanjutkan kembali di Komisi Energi dan Perindustrian.

Menurut Wakil Ketua Komisi Energi dan Perindustrian DPR Eddy Soeparno, pembahasan terus digeber. Sejumlah poin krusial mulai mengerucut, khususnya soal badan usaha khusus pengganti SKK Migas. "Kami menargetkan pembahasan RUU ini selesai sebelum akhir tahun," kata Eddy kepada Tempo, kemarin. Ketua Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Moshe Rizal masih belum menyerah berharap pada janji DPR RI setelah lebih dari satu dekade menanti revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 ini. "Seharusnya, dengan akan berakhirnya masa kepemimpinan, bisa menjadi pemicu DPR untuk meloloskan RUU Migas," kata dia. (Yetede)

KPU Minta Pemerintah Jamin Anggaran jika Pilkada Dipercepat

Yoga 30 Aug 2023 Kompas (H)

KPU menyatakan siap melaksanakan tahapan pemilihan kepala daerah jika disepakati maju dari bulan November menjadi September. Namun, pemerintah harus memberikan dukungan teknis dan anggaran agar penyelenggara pemilu dapat melaksanakan seluruh tahapan pilkada dengan optimal. Ketua KPU Hasyim Asy’ari menegaskan, KPU akan melaksanakan seluruh ketentuan yang diatur dalam UU, termasuk apabila hari pemungutan suara Pilkada 2024 dipercepat dari November menjadi September 2024. ”KPU akan tunduk pada ketentuan UU itu dan melaksanakan pilkada serentak 2024 sesuai perundang-undangan yang berlaku,” ujar Hasyim ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/8). UU No 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota mengatur, Pilkada 2024 digelar pada November 2024.

Pada awal 2022, pemerintah, DPR, dan penyelenggara pemilu sepakat pemungutan suara Pilkada 2024 dilaksanakan pada 27 November 2024. Namun, belakangan, pemerintah merencanakan untuk menerbitkan Perppu Pilkada yang salah satunya memuat perubahan jadwal hari pemungutan suara Pilkada 2024. Jadwal pilkada yang telah disepakati akan dilaksanakan pada 27 November 2024 diusulkan maju dua bulan dan diselenggarakan dalam dua tahap, yakni pada 7  September dan 24 September 2024. Anggota KPU, Yulianto Sudrajat, mengingatkan, dukungan anggaran dari pemerintah daerah (pemda) juga diperlukan agar KPU dapat melaksanakan tahapan pilkada yang dipercepat.Hingga saat ini, baru sekitar 20 % dari 545 pemda yang sudah menyepakati anggaran pilkada. KPU berharap Kemendagri bisa mendorong pemda agar segera menyepakati usulan anggaran pilkada. Dengan demikian, naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) dapat segera ditandatangani. (Yoga)


China-AS Tingkatkan Ekonomi lewat Pariwisata

Yoga 30 Aug 2023 Kompas

Memasuki hari ketiga kunjungan Mendag AS Gina Raimondo ke China, kedua negara berkomitmen meningkatkan hubungan ekonomi. Sektor pariwisata menjadi pintu masuk penjajakan kembali dua kubu yang tengah renggang akibat persaingan geopolitik. Raimondo memberi sambutan di Aula Besar Rakyat, Beijing, Rabu (29/8). Ia berada di China sejak Minggu (27/8). Raimondo bertemu PM China Li Qiang, Mendag Wang Wentao, serta Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Hu Heping. Ia juga bertemu dengan berbagai perwakilan perusahaan China. Ia menutup kunjungannya dengan mendatangi Disneyland Shanghai, kerja sama perusahaan AS dan Grup Shendai China. ”Hubungan perekonomian dan neraca perdagangan yang sehat tidak hanya menguntungkan bagi Beijing dan Washington, tetapi juga seluruh dunia,” kata PM Li. China mengeluhkan berbagai kebijakan AS yang dianggap menyudutkan dan mengisolasi China dari perekonomian global. 

Kedua negara ini awalnya mitra dagang terbesar untuk masing-masing pihak. Sekarang, AS lebih banyak berdagang dengan Kanada dan Meksiko. Adapun China lebih banyak ke Asia Tenggara. Menurut Wang, kebijakan AS yang paling merugikan China ialah tarif atas 301 komoditas ekspor, pembatasan semikonduktor, pembatasan investasi dua arah, diskriminasi dalam pemberian subsidi, dan sanksi Pemerintah AS terhadap perusahaan-perusahaan China. ”Melanggar aturan perdagangan bebas dan perdagangan yang adil merugikan semua,” ujarnya. Bersama Hu, Raimondo membahas peningkatan kerja sama pariwisata kedua negara. Target awal ialah mengembalikan arus wisatawan seperti tahun 2019. Ketika itu, jumlah pelancong China yang berlibur ke AS menyumbang pemasukan 30 miliarUSD dan menyediakan lapangan kerja untuk 50.000 orang. Oleh karena itu, kedua negara ingin meningkatkan penerbangan mereka hingga dua kali lipat. Raimondo dan Hu sepakat mengadakan KTT Ke-14 Kepemimpinan Pariwisata AS-China pada 2024 di China. KTT terakhir kali diadakan pada 2019, di Seattle, Negara Bagian Washington, AS. (Yoga)

Tren Berwisata ke Luar Jawa Makin Berkembang

Yoga 30 Aug 2023 Kompas

Pergerakan wisatawan kini tidak melulu mendominasi daerah tujuan wisata di Pulau  Jawa. Kemudahan akses infrastruktur memunculkan tren perjalanan yang semakin berkembang ke kota-kota di luar Jawa. ”Kalau dulu orang bepergian selalu menjadikan kota-kota di Jawa sebagai daerah tujuan wisata yang dominan, sekarang bergerak dari Jawa ke Sumatera. Pergerakan seperti ini terlihat semakin gencar. Akses infrastruktur ke sana (Sumatera), terutama karena adanya jalan tol ke Lampung dan Palembang, semakin bagus,” ujar CEO RajaMICE, Panca R Sarugu, Selasa (29/8) di Jakarta. RajaMICE merupakan perusahaan penyelenggara acara profesional. Pembangunan infrastruktur jalan tol yang semakin bagus membuat orang punya kemudahan pilihan bepergian dengan jalan darat. Distribusi pergerakan wisatawan pun semakin merata.

Panca menyebutkan, saat ini makin marak pula perjalanan darat wisatawan dari Jawa ke Bali. ”Harga tiket pesawat terbang yang sampai sekarang cukup dinamis, khususnya saat high season, masih menjadi isu bagi wisatawan. Tetapi, itu tidak menghentikan orang tetap bepergian. Kuantitas dan kualitas infrastruktur akses perjalanan lainnya juga semakin bagus. Itu terlihat dari tren berkembangnya bepergian naik bus, kereta api, dan kendaraan pribadi,” kata Panca. Sesuai data BPS pada semester I-2023, jumlah perjalanan wisatawan Nusantara (wisnus) mencapai 433,57 juta perjalanan, naik 12,57 % dibandingkan semester I-2022 atau 23,83 % lebih tinggi dibandingkan kondisi prapandemi Covid-19, semester I-2019. Dimana 74,33 % total perjalanan wisnus masih dilakukan di Pulau Jawa. (Yoga)


Risiko Inflasi Belum Berakhir

Yoga 30 Aug 2023 Kompas

Risiko inflasi global dan domestik masih belum berakhir. Kondisi cuaca beserta rentetan dampaknya menjadi pemicu utama. Pemerintah harus benar-benar serius menjaga stabilitas stok dan harga pangan hingga awal tahun depan. Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) menegaskan, risiko inflasi belum berakhir. El Nino yang parah disertai dengan kekeringan, gelombang panas, banjir, dan kebakaran hutan dapat memengaruhi harga pangan dan energy secara signifikan melalui dua cara. Pertama, kondisi itu dapat merugikan hasil panen dan meningkatkan permintaan energi karena produksi listrik pembangkit listrik tenaga air lebih rendah. Ini akan mengakibatkan harga komoditas pangan dan bahan bakar global menjadi lebih tinggi.

Kedua, kondisi itu juga berpotensi menyebabkan kerusakan infrastruktur. Jika hal itu terjadi, rantai distribusi akan terganggu serta harga bahan bangunan dan barang-barang  lain yang terdampak menjadi lebih mahal. ”Meski tingkat inflasi tahun ini diperkirakan lebih rendah daritahun lalu,tekanan inflasi masih ada. Pengendalian inflasi masih benar-benar diperlukan,” kata peneliti senior Unit Pendukung Kebijakan APEC, Rhea Crisologo Hernando, dalam laporan bertajuk ”Fragile Recovery and Intertwined Challenges” (APEC Bulletin, 28 Agustus 2023). Di Indonesia, El Nino diperkirakan terjadi hingga Oktober 2023. Dampaknya sudah terlihat, baik itu terhadap penurunan debit air sumber irigasi, sawah kekurangan air, maupun kenaikan harga gabah dan beras. (Yoga)


Layanan Urun Dana Jadi Alternatif Permodalan

Yoga 30 Aug 2023 Kompas

Otoritas Jasa Keuangan mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengakses alternatif permodalan melalui layanan urun dana dari pasar modal (securities crowd funding/SCF). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, Selasa (29/8/2023), mengatakan, selama ini usaha mikro kerap kali mengalami kesulitan mengakses permodalan dari layanan jasa keuangan karena berbagai faktor. (Yoga)

UMKM Didorong Membangun Jenama

Yoga 30 Aug 2023 Kompas

Kesadaran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam membangun jenama masih rendah. Seluruh pihak perlu bekerja sama untuk membangun kesadaran pentingnya jenama. ”Brand sangat penting karena merupakan intangible asset yang besar nilainya,” kata Asisten Deputi Kemitraan dan Perluasan Pasar Kementerian Koperasi dan UKM Pixy saat Pameran Puncak UKM Indonesia (ISSE) 2023 di Tangerang, Banten, Selasa (29/8/2023). (Yoga)

IDI Minta Kesejahteraan Nakes Tak Diabaikan

Yoga 30 Aug 2023 Kompas

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Papua menyesalkan pengurangan hingga 72 persen tunjangan tambahan penghasilan pegawai bagi dokter spesialis dan subspesialis di Jayapura. ”Kami meminta Pemprov Papua jangan mengabaikan kesejahteraan tenaga kesehatan. Justru karena minimnya kesejahteraan yang menyebabkan Papua kekurangan tenaga kesehatan, seperti dokter spesialis,” kata Ketua IDI Papua Donald Aronggear, Selasa (29/8/2023). (Yoga)

Sepi Peminat, Penerima Subsidi Motor Listrik Diperluas

Yuniati Turjandini 30 Aug 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Pemerintah akhirnya merevisi aturan main program subsidi motor listrik (molis) yang telah berjalan sekitar lima bulan, namun sepi peminat. Kepada kelompok masyarakat tertentu, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), selanjutnya subsidi bisa dinikmati oleh umum. Sedangkan besaran subsidi tidak berubah, tetap Rp 7 juta per unit motor listrik. Revisi tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 21 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Permenperin Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah untuk Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis baterai Nomor Dua. Menteri perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang  Kartasasmita mengatakan, dasar utama perubahan kebijakan ini adalah untuk mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik didalam negeri, serta mewujudkan Indonesia yang lebih bersih, "Tujuan tersebut, tentu akan berdampak pada peningkatan investasi, memacu produktivitas dan daya saing industri," ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/08/2023). (Yetede)

Pilihan Editor