Kilau Emiten Emas Saat Konflik Global
Saat ketidakpastian muncul, harga komoditas cenderung meningkat. Tengok saja saat konflik di Jalur Gaza kembali memanas, harga emas terlihat melonjak. Sebelum konflik, Jumat pekan lalu (6/10) kontrak pengiriman emas untuk Desember 2023 senilai US$ 1.845,20 per ons troi. Begitu konflik pecah, kontrak tersebut naik hingga US$ 1.864,30 per ons troi pada Senin pekan ini (9/10). Harga merangkak hingga 1.893,6 per ons troi, Kamis (12/10).Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rizkia Darmawan menilai konflik di Timur Tengah dalam jangka pendek akan memicu kenaikan aliran dana ke safe haven, termasuk emas. Senior Equity Research Analyst Jasa Utama Capital Sekuritas, Samuel Glenn Tanuwidjaja memperkirakan, harga emas untuk tahun ini berada di kisaran US$ 1.850 - US$ 1.910 per ons troi. “Di tahun 2024 saya menilai, sentimennya masih didominasi Amerika Serikat (AS) dan China,” ujar dia. Rizkia menilai, kenaikan harga emas dapat mendongkrak harga jual rata-rata alias average selling price (ASP) emiten emas seperti PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Sentimen ini dapat berdampak positif terhadap penjualan segmen emas dan berdampak positif kepada perusahaan. Ia memperkirakan, pendapatan segmen emas ANTM bersama dengan logam mulia lain dan segmen refinery akan relatif datar sekitar Rp 25,8 triliun dan Rp 26,2 triliun pada 2023 serta 2024. Pada kuartal kedua 2023, kontribusi segmen logam mulia dan refinery sekitar 26% terhadap laba bersih ANTM. Namun kontribusi lini tersebut terhadap total pendapatan ANTM lebih tinggi lagi, sekitar 62,0%. Analis MNC Sekuritas, Alif Ihsanario memasang rekomendasikan beli untuk saham HRTA dengan target harga Rp 560 per saham. Pendorongnya, potensi pasar perhiasan di luar negeri dan perluasan domestik.
Impor Gula Cadangan Pemerintah Rendah
Realisasi impor gula kristal putih dan mentah untuk cadangan
gula pemerintah masih rendah, hanya 24,69 % dari 1,01 juta ton kuota tahun ini.
Jika sisa kuota impor tidak segera direalisasikan, stok gula konsumsi akan
menipis dan harganya akan semakin melonjak tinggi. Kepala Bapanas (NFA) Arief
Prasetyo Adi mengatakan, produksi gula nasional pada tahun ini diperkirakan
turun akibat dampak El Nino. Pemerintah sebenarnya sudah mengantisipasinya dengan
penugasan impor gula konsumsi dan mentah sebanyak 1,01 juta ton tahun ini
kepada 16 perusahaan milik negara dan swasta. ”Namun, realisasinya masih rendah.
Per 5 Oktober 2023, gula konsumsi yang didatangkan dari luar negeri baru 249.781
ton atau 24,69 % dari total kuota,” ujarnya ketika dihubungi di Jakarta, Kamis
(12/10).
NFA mencatat, terdapat 16 perusahaan yang mendapatkan persetujuan
impor gula konsumsi dan gula mentah yang akan diolah menjadi gula konsumsi. Dua
perusahaan mendapatkan kuota impor gula konsumsi sebanyak 215.800 ton dan 14
perusahaan memperoleh kuota impor gula mentah 796.000 ton. Dari 16 perusahaan
itu, 10 perusahaan sama sekali belum mengimpor gula. Salah satu perusahaan yang
mendapatkan penugasan tersebut, yakni ID Food, telah menyiapkan dana Rp 1,5
triliun untuk mendatangkan gula sisa kuota impor sebanyak 125.675 ton paling
lambat Desember 2023. Sejak awal tahun hingga 5 Oktober 2023, ID Food sudah
merealisasikan impor gula konsumsi sebanyak 107.900 ton. Arief menjelaskan,
total realisasi impor 16 perusahaan itu masih rendah karena banyak perusahaan
yang mempertimbangkan faktor harga gula dunia yang tinggi dan pelemahan rupiah.
Ditengah kondisi itu, NFA tetap meminta perusahaan-perusahaan itu segera
merealisasikan impor agar pemerintah memiliki cadangan gula cukup hingga tahun
depan. (Yoga)
Jaringan Gas Rumah Tangga untuk Kurangi Beban Subsidi Elpiji
Beban subsidi elpiji 3 kg terus membengkak. Beberapa usaha dilakukan
pemerintah, seperti mengoptimalkan pemanfaatan jaringan gas rumah tangga dan
subsidi elpiji berbasis penerima. Sementara itu, konsumsi elpiji nonsubsidi menunjukkan
tren menurun. Hal itu terungkap dalam rapat tertutup tentang jaringan gas rumah
tangga dan pendistribusian elpiji 3 kg yang dipimpin Presiden Jokowi, Kamis
(12/10) di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam rapat tersebut juga dibahas soal
beban fiskal subsidi elpiji 3 kg yang terus meningkat. Tahun ini kuota elpiji
bersubsidi 8 juta ton dengan nilai subsidi Rp 117,85 triliun. Kuota elpiji bersubsidi
terus naik.Tahun 2021 sebanyak 7,46 juta ton dan pada 2022 sebanyak 7,8 juta ton.
Kenaikan konsumsi elpiji bersubsidi tersebut berbanding terbalik dengan konsumsi
elpiji nonsubsidi. Pada 2021 dan 2022, misalnya, alokasi elpiji nonsubsidi masing-masing
0,6 juta ton dan 0,46 juta ton.
Menurut Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, untuk
mengurangi beban fiskal subsidi elpiji yang terus membengkak, solusi pertama
yang dilakukan pemerintah adalah memperluas jaringan gas rumah tangga.
Sayangnya, kemajuan jaringan gas rumah tangga di Indonesia masih terbilang
lamban. Target pemasangan 4 juta sambungan gas rumah tangga pada 2024 diperkirakan
bakal gagal. Hingga saat ini, baru 835.000 rumah tangga di Indonesia yang sudah
menikmati jaringan gas. Dari jumlah tersebut, 241.000 sambungan didanai oleh PT
Perusahaan Gas Negara Tbk dan sisanya digarap pemerintah. ”Jadi, dari 835.000
sambungan, sekarang diharapkan bisa ditingkatkan menjadi 2,5 juta sambungan jaringan gas), tetapi yang
mengerjakan nanti pihak swasta atau pihak ketiga,” kata Airlangga. (Yoga)
Jenama Lokal Pakaian Olahraga Didukung
Kementerian Perindustrian menyelenggarakan pameran bertajuk ”Indonesia Sport & Active Wear Exhibition 2023” untuk mendukung pengembangan jenama lokal pakaian olahraga. Menurut Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Reni Yanita, Kamis (12/10/2023), pameran itu akan diselenggarakan pada 1-4 November 2023 di Jakarta. Pameran tersebut bakal memamerkan produksi dari 40 jenama lokal pakaian dan alat olahraga. (Yoga)
Dampak Konflik Timur Tengah Mulai Diperhitungkan Dunia Usaha
Para pelaku usaha mulai mengalkulasi dampak dari meletusnya
konflik antara kelompok Hamas dan Israel di Timur Tengah terhadap aktivitas
industri. Konflik tersebut diprediksi berdampak pada harga energi di Tanah Air
yang berpotensi mengganggu produksi industri manufaktur. Ketua Bidang Industri
dan Manufaktur Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bobby Gafur Umar mengatakan,
konflik yang terjadi di Timur Tengah dapat memicu kenaikan harga energi,
khususnya minyak mentah dan gas bumi. Pasalnya, meski Israel dan Palestina
bukan produsen minyak, konflik terjadi di tengah kawasan penghasil minyak dan
gas di Timur Tengah yang menyumbang hampir sepertiga pasokan minyak dunia.
”Persediaan energi di dalam
negeri terbatas sehingga sebagian besar kebutuhan bahan baku energi,
seperti minyak bumi dan gas, untuk keperluan industri masih dipenuhi melalui
impor,” ujar Bobby saat dihubungi pada Kamis (12/10). Dia mencontohkan, Indonesia
hanya memproduksi 600.000 barel minyak bumi per hari, sedangkan kebutuhan
minyak dalam negeri di atas 1,5 juta barel per hari. Sama halnya dengan minyak bumi,
kapasitas produksi gas bumi (untuk elpiji) dalam negeri juga belum mampu menutupi
kebutuhan nasional. ”Jika pasokan minyak dan gas terganggu, imbasnya harga keduanya
akan naik. Kondisi ini akan mengganggu aktivitas produksi dan pertumbuhan
industri dalam negeri,” katanya. (Yoga)
Ada 98.258 Penerima Bansos Tidak Layak
Hasil pemutakhiran data penerima bantuan sosial pendidikan di DKI Jakarta, yakni melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), ditemukan 98.258 penerima tidak layak. Plt Kadis Pendidikan DKI Jakarta Purwosusilo, Kamis (12/10/2023), menyatakan, ketidaklayakan itu antara lain karena datanya kosong, tak sesuai alamat, punya mobil, memiliki NJOP di atas Rp 1 miliar, merupakan keluarga PNS/TNI/Polri, meninggal dunia, pindah ke luar DKI Jakarta, serta tidak padan dengan data Kementerian Dalam Negeri. Terkait itu, warga dapat mengecek status bansos pendidikannya melalui laman kjp.jakarta.go.id. (Yoga)
Cengkeh dan Ikan yang Membingkai Maluku Utara
Ratusan ribu pohon cengkeh menusuk kumpulan awan yang
menutupi sebagian puncak Gunung Gamalama di Kota Ternate, Maluku Utara. Kelurahan
Marikurubu, Kecamatan Ternate Tengah, adalah satu dari puluhan desa yang
bergantung pada cengkeh dan pala. Sementara Pulau Obi, Halmahera Selatan, menjadi
salah satu areal cengkeh terbesar di provinsi itu. Muhammad Saleh (74), warga
Kelurahan Marikurubu, melihat beberapa cengkeh dan pala di lahan seluas 2
hektar miliknya, tak jauh dari rumahnya, Minggu (8/10), yang berada di lereng
Gunung Gamalama dengan kemiringan 35 derajat. Sekali panen, Saleh mendapatkan
300 kg cengkeh dari 10-15 pohon. Cengkeh dihargai Rp 130.000-Rp 140.000 per kg.
Tangkainya dihargai Rp 10.000 per kg. Tiap panen, ia meraup pendapatan Rp 40
juta hingga Rp 50 juta. Untuk memanen, Saleh mempekerjakan buruh petik selama
4-5 hari dengan upah Rp 150.000 per hari. Berkat cengkeh dan pala, Saleh yang
berpendidikan SMA ini mampu menghidupi istri dan enam anaknya, juga membangun
rumah.
Sebelum triwulan III-2021, perekonomian Maluku Utara didukung
sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Namun, kontribusi itu terus
menurun. Pada 2020, kontribusi sektor pertanian terhadap lapangan kerja 46 %,
tetapi di awal 2023 turun menjadi 25 %. Sementara kontribusi pertambangan dan
pengolahan terhadap lapangan kerja naik dari 7 % pada 2020 menjadi 25,62 % pada
2023. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Halmahera Tengah Badar Manawi
mengatakan, potensi kelautan untuk wisata maupun peruikanan tangkap menunjukkan
masyarakat tidak harus bergantung pada pertambangan. Ia risau ketika industri
ekstraktif merusak lingkungan. Mitra
Lingkungan Malut Siti Barora mengatakan, kehadiran industri pertambangan dan pengolahan
melalui skema Proyek Strategis Nasional acap kali memicu perubahan tata ruang,
dimana zona pertanian dialihkan menjadi zona pertambangan. (Yoga)
JALAN TERJAL JAYAPURA TARIK INVESTASI
Investasi-investasi baru diharapkan terus masuk dan
bertumbuhan di Jayapura, Papua. Salah satu sektor industri yang potensial
menyerap investasi di kota itu adalah sektor perikanan. Sayangnya, masalah
infrastruktur atau sengketa lahan adat yang menjadi lokasi pengembangan
infrastruktur kerap menjadi ganjalan menarik minat investor. Menurut Pj Wali
Kota Jayapura Frans Pekey, persoalan sengketa lahan kerap disebabkan oleh
masalah komunikasi antara investor dan masyarakat setempat. Umumnya adalah
masalah pelepasan lahan dan lahan itu menjadi lokasi untuk pembangunan infrastruktur.
Namun, apabila lahan tersebut sudah dilepas secara adat dan dibuat
sertifikatnya, umumnya relatif tidak ada masalah.
”Selama ini, mayoritas lahan yang bermasalah dialami pemerintah
daerah dan masyarakat adat. Hal itu berkaitan dengan sejarah peralihan dari masa
pendudukan Belanda ke Pemerintah Indonesia. Saat itu, tak ada proses pelepasan
adat sehingga kejadian itu yang banyak diprotes masyarakat adat,” ujar Frans
saat dijumpai di kantornya, Selasa (3/10/2023), di Jayapura. Terkait investasi
di Jayapura, lanjut Frans, hal itu banyak didominasi oleh sektor jasa. Pemda
tengah mendorong agar investasi di sektor produksi barang, terutama oleh pelaku
UMKM, mulai bertumbuhan. Harapannya adalah produksi para pelaku UMKM tersebut
dapat mengisi kekosongan kontainer pengirim barang dari luar Papua saat kontainer
itu kembali. Sejatinya, segala jenis investasi dibutuhkan untuk masuk ke Papua.
Namun, bidang yang paling prioritas dibutuhkan adalah peternakan, ayang potong,
ayam petelur, ataupun pakan ayam. Pemerintah Kota Jayapura telah berupaya
memikat investor dengan beragam cara. Harapannya, usaha-usaha ini dapat berbuah
manis guna mendorong roda perekonomian di Jayapura. (Yoga)
Sejumlah Risiko Membayangi PGAS
Bank Besar Optimistis Memenuhi Target Kredit
Laju pertumbuhan kredit perbankan sudah kembali meningkat dalam dua bulan terakhir setelah sebelumnya dalam tren melambat. Kondisi ini membuat regulator optimistis kredit perbankan tumbuh dua digit di tahun ini sesuai target awal. Bank-bank besar juga meyakini target yang sudah ditetapkan dalam rencana bisnis bank (RBB) akan tercapai tahun ini. Pasalnya, pertumbuhan kredit selama tahun berjalan sudah tumbuh dua digit. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit perbankan per Agustus 2023 sudah tumbuh 9,06%. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, kenaikan kredit dalam dua bulan terakhir menjadi indikasi positif bagi bank untuk dapat mencapai target pertumbuhan kredit dua digit. “Secara siklus, umumnya permintaan kredit juga meningkat di akhir tahun, khususnya kredit modal kerja,” ujar Dian, Selasa (11/10). Hingga Agustus 2023, kelompok bank modal inti (KBMI) 4 tercatat sudah menorehkan pertumbuhan kredit di kisaran target RBB. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) secara bank only menorehkan pertumbuhan 10,05%, sedangkan targetnya tahun ini tumbuh 10-12%. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatat pertumbuhan kredit bank only sebesar 11,88%. Target kredit di RBB bank pelat merah ini juga sekitar 10%-12%. PT Bank Mandiri Tbk juga menargetkan kredit tahun ini tumbuh 10%-12%. Per Agustus, realisasinya sudah tumbuh 12,3%. Sementara PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menargetkan kredit tumbuh 7%-9% dan realisasi sampai Agustus sudah tumbuh 8,44%. BRI tetap mempertahankan target RBB tahun ini. "Per September, penyaluran kredit BRI bank only positif sesuai target," kata Agustya Hendy Bernadi, Sekretaris Perusahaan BRI, Selasa (12/10). Budi Frensidy, Pengamat Keuangan dari Universitas Indonesia, memperkirakan, kredit perbankan di tahun ini akan tumbuh sekitar 9%-10%. Untuk tahun depan, ia memproyeksi pertumbuhan akan lebih tinggi jika suku bunga The Fed mulai stabil.









