PROSPEK SEKTORAL : PELUANG CUAN DARI AJANG PEMILU 2024
Emiten sektor logistik dan konsumer berpeluang mendulang cuan dari gelaran pemilihan umum (Pemilu) 2024 dan kembali bergeliatnya e-commerce. Demikian juga dengan sejumlah saham sektor tersebut yang berpotensi mendaki. Prospek saham logistik akan mengikuti tren positif seiring aktivitas ekonomi yang kembali pulih. Terlebih, momentum pemilihan umum (Pemilu) 2024 akan mendorong kenaikan saham logistik. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan sektor transportasi dan logistik akan mengalami kenaikan. Namun, pada beberapa jenis bisnis utama tertentu. “Karena daya beli dan konsumsi juga berbeda ketika terjadi Pemilu. Untuk saham logistik, sejauh ini kami masih suka dengan ASSA,” ujar Nico kepada Bisnis, Kamis (28/12). Terpisah, analis Kiwoom Sekuritas Vicky Rosalinda mengatakan, menjelang Pemilu 2024 saham-saham logistik memiliki peluang bertumbuh dari segi pendapatan. Beberapa saham pilihan utama atau top picks Kiwoom Sekuritas yakni ASSA rekomendasi ‘buy’ dengan target harga Rp840, WEHA ‘trading buy’ dengan target harga Rp175, dan NELY ‘trading buy’ dengan TP Rp510. Adapun saham GIAA, dan CMPP direkomendasikan jual. Sementara itu, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana merekomendasikan ‘trading buy’ untuk saham SAPX dengan target harga Rp985 hingga Rp1.045 per saham.
Presiden Direktur ASSA Prodjo Sunarjanto menyebut kinerja sektor logistik last mile delivery atau kurir akan terdongkrak tahun depan. Namun, dia lebih menggarisbawahi peran dagang-el atau e-commerce dalam mendongkrak kinerja sejalan dengan kembalinya TikTok Shop di Tanah Air usai resmi menggandeng Tokopedia. “Kerja sama antara TikTok dengan Tokopedia berpotensi meningkatkan pengiriman last mile, dan AnterAja akan siap melayani pengiriman jika harga yang ditawarkan sesuai,” ujar Prodjo kepada Bisnis, Kamis (28/12). Menurut Prodjo, sebagian besar perusahaan masih menggunakan multiple logistic supplier yang secara umum menghasilkan biaya yang lebih tinggi dan tidak terintegrasi. Oleh sebab itu, ASSA menawarkan layanan logistik terintegrasi melalui cargo share untuk solusi efisiensi biaya. “Perseroan sedang fokus untuk mengembangkan mid mile logistic yang berfokus kepada konsumen B2B, itu menghasilkan profitabilitas yang secara umum lebih baik daripada last mile di e-commerce,” imbuhnya. Langkah serupa juga diambil oleh emiten jasa kurir SAPX Express, PT Satria Antaran Prima Tbk. (SAPX) yang menyiapkan menyiapkan belanja modal sebesar Rp7 miliar—Rp10 miliar tahun depan. Corporate Secretary SAPX Denny Parhan mengatakan dana capex akan dialokasikan untuk memperkuat operasional, pemasaran, transportasi dan IT. Adapun target volume pada 2024 SAPX Express sebesar 60—70 juta kilogram kiriman. Analis Maybank Sekuritas Indonesia Willy Goutama dalam risetnya menyebut ICBP dan MYOR bakal menerima efek positif pemilu., sementara MAPI akan menjadi proxy utama ritel gaya hidup.
Investasi Manufaktur Ditarget Rp 630 T
IHSG Kembali Cetak Rekor
Garudafood Caplok Seluruh Saham Greatwall di Suntory
Manufaktur Ekspansif selama 2023
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
Ledakan tungku smelter nikel di Morowali, Sulawesi Tengah,
menggambarkan minimnya perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan kerja.
Ledakan tungku ini pun bukan kali pertama terjadi. Peningkatan kompetensi dan
jumlah tenaga pengawas mendesak dilakukan. Kemenaker mengusulkan peningkatan
kompetensi sekaligus penambahan tenaga pengawas agar insiden seperti ledakan
tungku smelter di Morowali, Sulteng, tidak terulang. Hingga saat ini, penyebab
insiden yang mengakibatkan belasan pekerja tewas dan puluhan pekerja luka-luka
itu masih didalami. Berdasarkan data yang dikumpulkan lembaga Trend Asia dari
pemberitaan di media, pada 2015-2022, sebanyak 53 pekerja smelter tewas, yang
terdiri atas 40 pekerja Indonesia dan 13 warga negara China. Adapun pada
Januari-September 2023, ada 19 kecelakaan di smelter nikel yang membuat 16
orang tewas dan 37 orang terluka. Ledakan smelter nikel di Sulteng terjadi di
PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), salah satu perusahaan tenant atau
penyewa yang beroperasi di kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park
(IMIP), Minggu (24/12) pukul 05.30 Wita.
Saat itu pekerja memperbaiki tungku pembakaran dan memasang
pelat di bagian tungku formasi nomor 41. Sekjen Kemenaker Anwar Sanusi, Rabu (27/12),
di Jakarta, mengakui, ledakan itu tidak lepas dari belum optimalnya pengawasan
sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3). ”Memang betul (pengawasan
belum optimal) karena pengawasan ketenagakerjaan itu harus linier dengan
perkembangan teknologi yang digunakan sehingga kami sebagai pengawas juga harus
linear secara kompetensi. Oleh sebab itu, kami mengusulkan update kompetensi
dan penambahan jumlah tenaga pengawasan kepada Kementerian PAN dan RB karena aturannya
harus PNS,” katanya. Terkait insiden ledakan tungku smelter di Morowali, Kemenaker
menugaskan tim pengawas ketenagakerjaan ke lokasi sejak Senin (25/12) untuk
melakukan investigasi. Pihaknya mengumpulkan data mengenai penerapan SMK3
secara lebih lengkap. ”Data yang kami minta, antara lain, job safety analysis (JSA),
prosedur standar operasional (SOP), terutama saat memperbaiki tungku smelter,”
katanya. (Yoga)
Akal Jitu ”Emak-emak” Hadapi Kenaikan Harga Pangan
Lonjakan harga pangan membuat ”emak-emak” kalang kabut.
Mereka harus mengeluarkan sejuta akal demi mengatur keuangan, mulai dari
berburu promo diskon, membatasi uang belanja, hingga menakar kebutuhan sambal. Riana
(34) tersenyum kecut saat berbelanja di Pasar Kebayoran Lama, Jaksel, Selasa (26/12)
siang, uang Rp 100.000 di dompetnya belum cukup membeli semua daftar
kebutuhannya. Ia hanya membeli satu ayam potong, setengah kg telur ayam,
setengah kg bawang merah dan bawang putih, serta seperempat cabai. Beberapa sayuran
yang ia beli pun hanya setengah porsi biasanya. Sisa uangnya Rp 50.000 juga digunakan
membeli tempe dan bumbu masak lainnya. ”Uang belanja sayur, lauk, dan kebutuhan
dapur saya patok Rp 150.000 per minggu. Kalau tidak begitu, bisa lebih besar pasak
daripada tiang,” ucap Riana menganalogikan biaya hidup yang semakin membengkak.
Data infopangan.jakarta.go.id per Selasa (26/12) mencatat
kenaikan harga cabai rawit merah, cabai merah besar, hingga bawang merah di sejumlah
pasar. Harga cabai merah keriting, naik Rp 4.000 menjadi Rp 44.000 per kg dibandingkan
sehari sebelumnya. Harga beras medium mencapai Rp 13.000 per kg atau di atas
HET, Rp 10.900 per kg. Di tengah lonjakan harga pangan itu, Riana mengaku tak mudah
mengatur uang belanja. Hampir separuh gaji suaminya sudah terpakai untuk
membayar kontrakan, tagihan listrik, pulsa, dan internet. Ia harus
pintar-pintar mengatur agar kebutuhan bulanan keluarga tak lebih dariRp 2 juta,
agar dia masih bisa menabung minimal Rp 100.000 setiap bulan.
Ia tak hanya berbelanja ke pasar tradisional, tetapi juga
supermarket demi berburu diskon membeli minyak goreng, gula pasir, detergen,
tisu, dan makanan ringan. Riana juga mengejar hadiah jika membeli produk
tertentu. Tidak hanya konsumen, pedagang makanan pun harus berhemat. Solikhah
(35), pemilik warung makan Magelang di Pasar Kramat Jati, Jakarta, mengaku
kerepotan akibat ”pedasnya” harga cabai. ”Naiknya harga cabai 2 bulan lalu
membuat saya harus mengurangi porsi membuat sambal. Jika biasanya buat sam bal
pakai cabai 1 kg, sekarang hanya setengahnya,” katanya. Porsi sambal kepada
pembeli pun berkurang. ”Jika dahulu setiap porsi makan bisa 1-2 sendok makan
berisi sambal, saat ini paling hanya dua sendok teh. Kalau mau nambah, ya, harga
makanannya dinaikkan,” kata Solikhah. (Yoga)
Perkuat Posisi agar Tak Cuma Jadi Kementerian Penyalur Bansos
Sejumlah program Kemensos sepanjang 2023 seperti perlindungan
sosial, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi sosial telah mencapai target
yang ditentukan. Akan tetapi, permasalahan data penerima dan posisi politis
anggaran perlu dibenahi agar tidak sekadar menjadi kementerian penyalur bansos.
Anggaran Kemensos sepanjang tahun anggaran 2023 sekitar Rp 62,74 triliun atau
79 % dari total anggaran sebesar Rp 79,41 triliun per November 2023. Anggaran
tersisa diproyeksikan terserap hingga 99,10 % pada akhir Desember 2023. Anggaran
program Bantuan Pangan Non tunai (BPNT) / Sembako sudah tersalur 99,23 % dari
target Rp 45,12 triliun. Sementara Program Keluarga Harapan (PKH) sukses tersalur
98,20 % dari target Rp 28,70 triliun. Sejak 2021, mekanisme pemberian bantuan
dibenahi dengan transfer uang langsung ke rekening penerima melalui bank
Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menghindari potensi korupsi bansos,
sesuai Perpres No 63 Tahun 2017 yang menyatakan bahwa mekanisme penyaluran
bantuan social dilakukan secara nontunai.
”Dengan cara ini, bantuan sosial Program Sembako dapat dibelanjakan
sesuai kebutuhan pangan keluarga penerima,” kata Mensos Tri Rismaharini dalam
temu media, Senin (4/12). Selain itu, Program Asistensi Rehabilitasi Sosial
(Atensi) 2023 bahkan melebihi target. Sebanyak 61.097 penyandang disabilitas,
misalnya, menerima bantuan. Angka ini melebihi target yang sebanyak 51.200
penerima. ”Bantuan rehabilitasi sosial berdasarkan pada asesmen saat membantu
seseorang, jadi sifatnya lebih fleksibel berdasarkan kasus orang per orang agar
anggaran tersebut dioptimalkan sehingga kelebihan capaian target dapat
terjadi,” kata Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Pepen Nazarudin, Kamis
(21/12). Kemensos tidak mau hanya memberi masyarakat tanpa membuatnya berdaya.
Melalui program Pahlawan Ekonomi Nusantara (Pena), lebih dari 10.073 keluarga
penerima manfaat dibina untuk mengembangkan kewirausahaan dan mendapat bantuan
usaha. Mereka adalah orang-orang yang penghasilannya berada di atas upah
minimum kabupaten/kota (UMK) serta penghasilannya stabil paling tidak tiga bulan.
Sebagian besar penerima program Pena itu adalah penyandang disabilitas. (Yoga)
Perluasan Pasar Diperlukan
Kinerja ekspor Indonesia diprediksi menurun pada 2024 karena
faktor perlambatan ekonomi global dan penurunan harga komoditas. Untuk
menyiasatinya, Indonesia bisa memperluas kerja sama dengan negara-negara lain
dan memaksimalkan potensi produk ekspor. Data BPS menunjukkan, nilai ekspor Januari-November
2023 sebesar 236,41 miliar USD. Nilai itu menurun 11,83 % dibanding dengan
kinerja periode sama 2022 di 268,12 miliar USD. Pada periode yang sama, nilai
impor juga terkontraksi 6,80 %. Nilai neraca perdagangan pun turun meski tetap
mencatat surplus sebesar 33,63 miliar USD. ”Ini karena kondisi perekonomian
memburuk. Permintaan pasar berkurang, harga ikut turun. Tahun depan diprediksi tidak
berbeda meski neraca perdagangan tetap (diprediksi) akan surplus,” tutur Dirjen
Perdagangan Luar Negeri Kemendag Budi Santoso dalam konferensi daring ”Export
Outlook 2024: Menjadikan Indonesia Eksportir Utama Dunia”, Selasa (27/12).
Budi menyoroti beberapa kelompok produk ekspor mengalami
kontraksi setahun terakhir ini, di antaranya karet dan produk karet yang antara
Januari dan Oktober mengalami penurunan tahunan 23,60 %. Kemudian, sawit turun
17,52 %, tekstil dan produk tekstil turun 16,19 %, serta elektronik 4,59 %.
Kondisi perekonomian global menjadi penyebab melemahnya daya beli yang
menurunkan permintaan ekspor barang. Organisasi untuk Kerja Sama dan
Pembangunan Ekonomi (OECD), misalnya, memprediksi pertumbuhan ekonomi global
pada 2023 hanya 2,9 % dan pada 2024 turun menjadi 2,7 %. Ketua Umum Gabungan
Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno mengatakan, Perang di
wilayah Timur Tengah membuat pendistribusi
barang dari Indonesia menuju wilayah Eropa tak berani melalui Terusan Suez. ”Namun,
kita bisa alihkan ekspor ke Afrika sehingga distribusi barang tidak perlu melalui
Terusan Suez,” katanya. Apalagi Afrika, yang dihuni hampir 2 miliar penduduk,
juga menjadi pasar produk ekspor yang bagus. Benny pun menyebut beberapa produk
jadi dalam negeri yang sukses diterima pangsa pasar Afrika, seperti produk mi
instan, sabun colek, dan obat-obatan tanpa resep dokter. Selain Afrika, pasar
Timur Tengah juga dinilai punya potensi ekspor besar. (Yoga)
Harga Listrik Triwulan I-2024 Diputuskan Tetap
Kementerian ESDM memutuskan tarif tenaga listrik untuk
triwulan I-2024 bagi golongan pelanggan nonsubsidi ataupun subsidi tidak
berubah. Keputusan tersebut bertujuan menjaga daya saing para pelaku usaha,
menjaga daya beli masyarakat, serta menjaga tingkat inflasi pada 2024. ”Tarif
listrik Januari sampai Maret 2024 diputuskan tetap,” kata Dirjen Ketenagalistrikan
Kementerian ESDM Jisman P Hutajulu melalui siaran pers, Rabu (27/12). Dikutip
dari laman PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), tarif yang berlaku saat ini untuk
golongan rumah tangga dengan batas daya 900 volt ampere (VA) adalah Rp 1.352
per kilowatt jam (kWh), daya 1.300 VA dan 2.200 VA sebesar Rp 1.444,70 per kWh,
serta daya 3.500-5.500 VA sebesar Rp 1.699,53 per kWh.
Untuk bisnis 6.600 VA-200 kVA adalah Rp 1.444,70 per kWh. Selain
tarif tenaga listrik untuk 13 golongan nonsubsidi, tarif untuk 25 golongan
pelanggan bersubsidi juga tidak mengalami perubahan dan tetap diberikan subsidi
listrik. ”Termasuk di dalamnya pelanggan sosial, rumah tangga miskin, industri
kecil, dan pelanggan UMKM,” ujar Jisman. Kementerian ESDM juga mengharapkan PLN
melakukan sejumlah langkah efisiensi operasional. Selain itu, memacu penjualan
listrik secara lebih agresif dengan tetap menjaga mutu pelayanan kepada
masyarakat. (Yoga)









