Ekonomi Masih Solid dan Tangguh
Yuniati Turjandini
06 Feb 2024 Investor Daily (H)
Ekonomi Indonesia pada 2023 masih solid dan tangguh. Tahun lalu, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,05% di tengah tren pelemahan ekonomi dunia dan harga komoditas. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produk domestik bruto (PDB) Indonesia dengan harga berlaku mencapai Rp 20.892 triliun pada 2023. Adapun pendapatan per kapita mencapai Rp 75 juta atau US$ 4.919. Pertumbuhan ekonomi tahun 2023 ditopang oleh konsumsi masyarakat, belanja pemerintah, dan investasi yang masih kuat serta dimulainya kampanye pada kuartal IV. Pada 2023, konsumsi rumah tangga tumbuh 4,82% dan menyumbangkan 53,18% PDB dan 2,55% pertumbuhan ekonomi. Selanjutnya pembentukan modal bruto (PMTB) atau invetasi tumbuh 4,4, menyumbangkan 29,33% PDB dan 1,38% pertumbuhan ekonomi. (Yetede)
The Fed Hati-Hati Turunkan Suku Bunga
Yuniati Turjandini
06 Feb 2024 Investor Daily (H)
The Federal Reserve (The Fed) akan bersikap bijaksana dalam memutuskan kapan mulai memangkas suku bunga acuan. Kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS) yang solid saat ini dapat memberikan ruang waktu bagi dewan gubernur bank sentral AS tersebut untuk membangun keyakinan bahwa inflasi bakal terus turun. Penjelasan tersebut disampaikan oleh Gubernur The Fed Jerome Powell dalam wawancara CBS yang disiarkan pada Minggu (04/02/2024). Powell mengatakan, hal yang bijaksana yang dapat dilakukan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) adalah memberiikan waktu dan mendapatkan kepastian bahwa laju inflasi terus bergerak turun menuju target jangka menengah 25%. Kami ingin menjawab pertanyaan tersebut dengan hati-hati. Dengan kekuatan ekonomi saat ini yang membuat risiko resesi berkurang, para pembuat kebijakan menunggu data-data terakhir yang akan dapat meyakinkan mereka untuk melaksanakan penurunan suku bunga," ujar Powell. (Yetede)
Survei Kegiatan Usaha dan Sentimen Bisnis UMKM BRI: Tahun 2024 Prospek Masih Bagus, UMKM Tetap Ekspansif
Yuniati Turjandini
06 Feb 2024 Investor Daily (H)
Pelaku UMKM optimistis tahun 2024 prospek usahanya masih bagus. Hal tersebut tercermin dari Survei Kegiatan Usaha dan Sentimen Bisnis UMKM BRI yang dilakukan oleh BRI Research Institute, dimana Indeks Ekspektasi Bisnis UMKM yang tetap di level yang tingggi (128,7). Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya optimisme tersebut kembali menguat. Kondisi ini didorong sejumlah hal antara lain musim kemarau panjang diperkirakan akan berakhir, awal musim panen raya tanaman bahan makanan di beberapa sentra produksi dan daya beli masyarakat yang tetap terjaga baik. Sejalan dengan bisnis UMKM yang berekspansi, maka sentimen pebisnis UMKM terhadap perekonomian dan usaha secara umum tetap baik. Hal ini tercermin pada Indeks Sentimen Bisnis (ISB) UMKM Q4-2023 yang berada pada level 117,0, sedikit menurun dari kuartal sebelumnya 117,4. (Yetede)
Pascadebat, TKN Prabowo-Gibran Optimistis Pilpres Sekali Putaran
Yuniati Turjandini
06 Feb 2024 Investor Daily (H)
Penampilan Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dalam debat kelima minggu malam (4/2/2024) sangat baik dan membanggakan. Dengan penampilan yang sangat baik seperti itu, masyarakat yang belum menentukan pilihan diyakini akan semakin mengerucut mendukung pasangan Prabowo-Gibran. Itulah yang membuat Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran makin yakin bahwa pilpres akan dilaksanakan sekali putaran. "Kami sangat yakin pilpres akan berjalan satu putaran , karena lebih efektif, lebih hemat, kondusif, dan yang paling penting lebih murah," kata Wakil Sekretaris TNK Prabowo-Gibarn, Saleh Pertaonan Daulay. Dalam debat terakhir, lanjut dia, Prabowo tidak hanya menguasai materi dengan baik, tetapi juga mampu bersikap sabar, hormat, dan santun kepada semua orang. (Yetede)
Persaingan Ketat, Biaya Dana Perbankan Masih Menanjak
Yuniati Turjandini
06 Feb 2024 Investor Daily (H)
Tahun ini perbankan nasional masih dihadapkan oleh perebutan dana di pasar, meskipun tidak berlangsung lama. Persaingan ini bakal berdampak pada biaya dana (cost of fund/CoF) perbankan yang akan merangkak naik. Fenomena ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Sunarso. Menurut dia, tahun lalu dihantui oleh istilah higher for longer lantaran Fed Fund Rate (FFR) yang terus meningkat dan juga diikuti suku bunga acuan Bank Indonesia (BI 7 Days reserve repo rate/BI7DRR). Dia menilai kenaikan suku bunga pada tahun lalu masih ditransmisikan pada suku bunga simpanan oleh perbankan tahun ini. Meskipun tahun ini diprediksikan ada ruang penurunan FFR pada kuartal II yang juga akan diimbangi oleh BI dalam menurunkan BI7DRR. Sehingga, pada semester I-2024 ini dipihaknya masih menilai bawa likuiditas cukup menantang dengan suku bunga tinggi. Namun harapannya setelah lewat satu semester mulai memasuki era suku bunga rendah. (Yetede)
Hengtong Tender Offer Saham Voksel di Harga Akuisisi
Yuniati Turjandini
06 Feb 2024 Investor Daily (H)
Hentong Optic-Electric International Co Ltd selaku pengendali baru PT Voksel Electric Tbk (VOKS) akan melakukan penawaran tender wajib (mandotary tender offer) sebanyak-banyaknya 1,11 miliar saham VOKS di harga Rp 226 per saham, atau sama dengan harga yang dikeluarkan perseroan untuk akuisisi 42,97% saham VOKS. Harga itu terbilang premium, karena lebih tinggi dari rata-rata selama 90 hari terakhir yang sebesar Rp 195 per saham, dan diatas penutupan Senin (5/2/2024) di posisi Rp 222 per saham. Dalam pernyataan penawaran tender wajib yang dipublikasikan Senin (5/2/2024), Hengtong akan melakukan tender offer atas 1.119.920.350 saham atau 26,95% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor VOSK. "Harga penawaran tender wajib sebesar Rp 226 per saham, yang merupakan harga per saham tertinggi diantara rata-rata harga tertinggi perdagangan harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam waktu 90 hari terakhir yaitu pada 8 Mei-5 Agustus 2023 yang sebesar Rp 195. Sehingga nilai penawaran tender wajib sebanyak-banyaknya adalah sebesar Rp 253.101.999.100," tulis manajemen Hengtong. (Yetede)
Menjaga Keyakinan dan Daya Beli Masyarakat
Yuniati Turjandini
06 Feb 2024 Investor Daily (H)
Pemerintah menekankan pentingnya menjaga keyakinan masyarakat sebagai upaya untuk meningkatkan geliat konsumsi rumah tangga, yang merupakan penopang terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi domestik. Oleh karena itu, pemerintah terus menggelontorkan bantuan sosial (bansos) terutama untuk menjaga daya beli masyarakat kelas menengah kebawah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, menurut komponen pengeluaran maka penyumbang utama produk domestik bruto (PDB) tahun 2023 dari komponen pengeluaran adalah konsumsi rumah tangga 58,83% yang tumbuh 4,82%. Petumbuhan konsumsi rumah tangga 4,47% secara year on year (yoy) pada kuartal IV-2023. Angka ini menurun dari posisi kuartal III-2023 yang sebesar 5,05%. "Sekarang ini kita terus memberi kepercayaan untuk masyarakat ada kepastian, karena biasanya mereka akan less spending kalau mereka merasa bahwa kedepan ada ketidakpastian, jadi mereka akan menabung," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Yetede)
Pertumbuhan Manufaktur Melambat
Yuniati Turjandini
06 Feb 2024 Investor Daily (H)
Pertumbuhan industri manufaktur dipandang melambat, karena sudah lebih dari 10 tahun selalu berada di bawah pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk itu perlu dilakukan pembenahan bila tidak ingin terus melambat atau bahkan menuju deindrustialisasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan industri pengelolaan pada 2023 mencapai 4,46%, angka ini lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi pada 2022 lalu sebesar 4,89%. namun, menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi pada 2023 terbesar 18,67% atau naik dibandingkan tahun 2022 sebesar 18,34%. Menanggapi hasil tersebut, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani mengatakan, hasil tersebut tidak menjadi hal yang mengejutkan, karena sudah lebih dari 30 tahun menufaktur selalu menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan sudah lebih dari 10 tahun, pertumbuhannya selalu berada dibawah pertumbuhan ekonomi nasional. (Yetede)
Pertumbuhan Manufaktur Melambat
Yuniati Turjandini
06 Feb 2024 Investor Daily (H)
Pertumbuhan industri manufaktur dipandang melambat, karena sudah lebih dari 10 tahun selalu berada di bawa pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk itu perlu dilakukan pembenahan bila tidak ingin terus melambat atau bahkan menuju deindustrialisasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan industri pengolahan pada 2023 mencapai 4,64%, angka itu lebih rendah dari pertumbuhan tahun 2022 lalu sebesar 4,89%. Namun, menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi pada 2023 sebesar 18,67% atau naik dibandingkan tahun 2022 sebesar 18,34%. Menanggapi hasil tersebut, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani mengatakan, hasil tersebut tidak menjadi hal yang mengejutkan, karena sudah lebih dari 30 tahun manufaktur selalu menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan sudah lebih dari 10 tahun, pertumbuhannya selalu dibawah pertumbuhan ekonomi nasional. (Yetede)
Bakti Hadirkan Layanan Internet di TPS Wilayah 3T
Yuniati Turjandini
06 Feb 2024 Investor Daily (H)
Badan Aksebilitas Telekomunikasi Indonesia (Bakti), badan layanan umum dibawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), memberikan dukungan layanan internet guna memperlancar penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024, khususnya di tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) Diwilayah tersebut, Bakti akan menyediakan kombinasi layanan infrastruktur digital untuk akses internet yang bagus, berupa based transciever station (BTS), jaringan fiber optik, (fix broadbrand), dan Layanan Satelit Republik Indonesia 1 (Satria-1). "Untuk itu Bakti, bersama Komisi pemilihan Umum (KPU) Pusat maupun daerah telah berkoordinasi untuk memetakan wilayah-wilayah TPS yang belum terjangkau akses internet," kata Direktur Utama Bakti Fadhilah Mathar. (Yetede)









