Investasi Asing
( 264 )Investasi Apple untuk Pabrik AirTag Tidak Bisa Disamakan dengan Kewajiban TKDN Ponsel, Komputer, dan Tablet
Menteri Airlangga Janjikan Keringanan Berbagai Fasilitas Pajak untuk Investor Hong Kong
Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menjanjikan berbagai fasilitas keringanan pajak kepada Investor dari Hong Kong. Tawaran tersebut diungkap Airlangga saat menerima kunjungan dari Menteri Keuangan Hong Kong, Paul Chan, di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat Rabu 8 Januari 2024. Airlangga menyambut baik rencana investasi dan kerja sama pembiayaan yang ditawarkan Hong Kong untuk membangun sarana rantai pasok dan proyek infrastruktur lainnya. Dia juga mendorong para pelaku bisnis dari Hong Kong untuk menggali lebih dalam lagi berbagai peluang investasi di Indonesia. Berbagai kemudahan akan diberikan, sehingga diharapkan entitas bisnis dari Indonesia dan Hong Kong dapat mengakses pasar yang lebih luas dan meningkatkan efisiensi bisnis. “Pemerintah Indonesia memberikan berbagai insentif fiskal seperti Tax Holiday, Tax Allowance, Investment Allowance, dan Super Deduction Tax. ” ujar Airlangga dalam pernyataan resmi, dikutip Kamis, 9 Januari 2024.
Bekas pemimpin partai Golkar itu juga menyampaikan bahwa terdapat beberapa sektor kerja sama potensial lainnya yang dapat dijajaki oleh para investor Hong Kong. Di antaranya energi terbarukan dan greenfield. Airlangga mengatakan Indonesia menawarkan berbagai kerja sama menjanjikan dengan potensi pertumbuhan yang signifikan, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dengan fokus area seperti industri, pariwisata, manufaktur, dan digital. Paul Chan menyampaikan bahwa Hong Kong dapat menjadi mitra potensial untuk mengembangkan servis rantai pasok atau supply chain di Indonesia. Sebagai salah satu penyedia financial services terbesar di Asia, Hong Kong melihat berbagai potensi kerja sama yang signifikan dengan Indonesia, khususnya di bidang keuangan. “Indonesia memiliki lingkungan bisnis kondusif serta surplus populasi usia muda dapat menjadi faktor utama yang akan memperkuat kerja sama investasi,”ujar Paul. (Yetede)
Investasi Asing Kembali Percaya Diri
Apple Negosiasi dengan Kemenperin soal Investasi di Indonesia
Investasi dan Ekspor Mesin Pendorong Perekonomian RI
Kesanggupan Indonesia Tangkap Investasi Asing dalam Tarik Ulur Apple
Terhitung sejak November 2024, Kementerian Perindustrian memang mendorong Apple untuk menaikkan tawaran penanaman modal mereka dari 10 juta dollar AS menjadi 1 miliar dollar AS, sebagai syarat untuk mendapatkan izin penjualan iPhone 16 di Indonesia. Dalam wawancara dengan Kompas pada awal Desember 2024, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menuturkan, upaya meningkatkan investasi Apple merupakan salah satu cara pemerintah untuk mengamankan lebih banyak penanaman modal asing (PMA). Harapan dari pemerintah adalah dengan membuka pabrik manufaktur di Tanah Air, Apple dapat lebih berperan dalam menciptakan lapangan kerja, sekaligus mendorong rantai pasok dari komponen produk Apple, seperti iPhone, Macbook, dan iPad, untuk ikut beralih membuka pabrik manufaktur di Indonesia. (Yoga)
Menjemput Investasi dari Negeri Tirai Bambu Senilai US$ 7,46 Miliar
Pemerintah Indonesia berhasil meraih komitmen investasi senilai US$ 7,46 miliar atau sekitar Rp 120 triliun dari hasil kunjungan ke China pada 18-20 Desember 2024. Adapun investasi yang masuk ke dalam negeri merupakan sumber pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang. Karena mendorong peningkatan kapasitas produksi. Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi China di Indonesia sejak 2019 hingga semester 1-2024 mencapai US$ 32,2 miliar (sekitar Rp525,17 trililiun). Pada tahun lalu, nilai investasi tersebut mencapai US$ 7,4 miliar. Dalam kunjungan yang dilaksanakan di Hangzou, Quzhou, dan Beijing pada 18-20 Desember 2024 tersebut, Menteri BKPM Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan, pihaknya dengan 8 perusahaan dan menawarkan sejumlah prospek investasi di Indonesia. Salah satunya pertemuan penting terjadi dengan Geely Auto Group, produsen otomotif global terkemuka dan pemegang saham di beberaoa merek mobil terkenal Eropa, diantaranya Volvo, Daimler, dan Lotus. Geely mengungkapkan minat untuk mengembangkan mobil berbahan bakar metanol, memafaatkan potensi kelapa sawit Indonesia. (Yetede)
Bahlil Usulkan Kepada Menkeu Kegiatan Ekplorasi Migas Bebas PPN
Investor Asing Tetap Percaya pada Saham Perbankan
Investor Baru Bergabung di IKN Nusantara
Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan segera kedatangan investasi sebesar Rp5 triliun dari lima pelaku usaha, baik dari dalam maupun luar negeri. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa lima proyek investasi swasta yang mencakup sektor perkantoran, hotel, rumah makan, hingga pembangunan area hijau siap melakukan groundbreaking dalam waktu dekat. Salah satu investor asing, Sojitz asal Jepang, akan berfokus pada pembangunan perumahan di kawasan tersebut.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, menambahkan bahwa total investasi yang akan terealisasi mencapai sekitar Rp5 triliun. Selain itu, Plt. Deputi Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis H. Sumadilaga, mengungkapkan bahwa groundbreaking perdana akan dilaksanakan oleh Presiden Prabowo dalam waktu dekat, meskipun sektor investasi yang akan diprioritaskan belum diungkapkan secara rinci. Dengan adanya investasi tersebut, pembangunan IKN Nusantara semakin menunjukkan kemajuan dan akan melibatkan berbagai sektor yang beragam.
Pilihan Editor
-
Credit Suisse Tepis Krisis Perbankan
17 Mar 2023 -
PARIWISATA, Visa Kedatangan Perlu Diperketat
15 Mar 2023 -
Ratusan Ribu Pekerja Inggris Mogok
17 Mar 2023









