;
Tags

Investasi Asing

( 264 )

Investasi Apple untuk Pabrik AirTag Tidak Bisa Disamakan dengan Kewajiban TKDN Ponsel, Komputer, dan Tablet

KT3 09 Jan 2025 Kompas (H)
Kementerian Perindustrian menegaskan bahwa komitmen Apple Inc untuk membangun pabrik AirTag melalui mitra manufakturnya, Luxshare ICT, di Batam, Kepulauan Riau, tidak dapat disamakan dengan kewajiban mereka dalam memenuhi tingkat komponen dalam negeri atau TKDN untuk telepon seluler, komputer genggam, dan tablet. AirTag merupakan perangkat pelacak elektronik yang berfungsi sebagai aksesori terpisah sehingga bukan bagian dari komponen utama pada perangkat tersebut. Penekanan itu disampaikan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang untuk merespons pernyataan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengenai komitmen Apple Inc melakukan investasi awal senilai 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 16 triliun untuk pembangunan pabrik AirTag melalui mitra Apple Inc, yakni Luxshare ICT, di Batam.

Pernyataan Rosan ini mengemuka seusai dirinya bertemu dengan manajemen Apple Inc di kantor BKPM, Selasa (7/1/2025) malam. ”AirTag ini produk aksesori, bukan bagian dari komponen dalam ponsel, komputer genggam, dan sabak yang diatur dalam Permenperin Nomor 29 Tahun 2017 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai TKDN Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet. Dengan demikian, tidak ada dasar bagi kami mengeluarkan sertifikasi TKDN supaya produk ponsel Apple Inc, terutama iPhone 16 dan varian terbarunya nanti, bisa diperjual belikan resmi di pasar Indonesia,” tutur Agus kepada media, Rabu (8/1), di Jakarta. Dalam kesempatan yang sama, Agus menceritakan, negosiasi Kemenperin dengan manajemen Apple Inc, Selasa sore, membahas beberapa hal.

Pihak Apple Inc menyampaikan keinginan mereka untuk memenuhi kewajiban TKDN skema manufaktur, tetapi ternyata malah terwujud dalam komitmen investasi berupa pabrik AirTag. Lalu, pihak Apple Inc juga menyampaikan negosiasi untuk melanjutkan skema pengembangan inovasi untuk memenuhi kewajiban TKDN seperti yang sudah mereka lakukan sebelumnya. Akan tetapi, kata Agus, mereka menawarkan nilai investasi dengan jumlah di bawah yang diminta Kemenperin. ”Kami juga menyampaikan kepada mereka bahwa Apple Inc masih ada 10 juta dollar AS dari komitmen skema pengembangan inovasi yang harus mereka lunasi ke Pemerintah Indonesia. Mereka bilang akan melunasi serta akan memperkuat Apple Academy. Kami sampaikan balik bahwa kami akan mengaudit semua Apple Academy,” katanya. (Yoga)

Menteri Airlangga Janjikan Keringanan Berbagai Fasilitas Pajak untuk Investor Hong Kong

KT1 09 Jan 2025 Tempo

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menjanjikan berbagai fasilitas keringanan pajak kepada Investor dari Hong Kong. Tawaran tersebut diungkap Airlangga saat menerima kunjungan dari Menteri Keuangan Hong Kong, Paul Chan, di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat Rabu 8 Januari 2024. Airlangga menyambut baik rencana investasi dan kerja sama pembiayaan yang ditawarkan Hong Kong untuk membangun sarana rantai pasok dan proyek infrastruktur lainnya. Dia juga mendorong para pelaku bisnis dari Hong Kong untuk menggali lebih dalam lagi berbagai peluang investasi di Indonesia. Berbagai kemudahan akan diberikan, sehingga diharapkan entitas bisnis dari Indonesia dan Hong Kong dapat mengakses pasar yang lebih luas dan meningkatkan efisiensi bisnis. “Pemerintah Indonesia memberikan berbagai insentif fiskal seperti Tax Holiday, Tax Allowance, Investment Allowance, dan Super Deduction Tax. ” ujar Airlangga dalam pernyataan resmi, dikutip Kamis, 9 Januari 2024.

Bekas pemimpin partai Golkar itu juga menyampaikan bahwa terdapat beberapa sektor kerja sama potensial lainnya yang dapat dijajaki oleh para investor Hong Kong. Di antaranya energi terbarukan dan greenfield. Airlangga mengatakan Indonesia menawarkan berbagai kerja sama menjanjikan dengan potensi pertumbuhan yang signifikan, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dengan fokus area seperti industri, pariwisata, manufaktur, dan digital. Paul Chan menyampaikan bahwa Hong Kong dapat menjadi mitra potensial untuk mengembangkan servis rantai pasok atau supply chain di Indonesia. Sebagai salah satu penyedia financial services terbesar di Asia, Hong Kong melihat berbagai potensi kerja sama yang signifikan dengan Indonesia, khususnya di bidang keuangan. “Indonesia memiliki lingkungan bisnis kondusif serta surplus populasi usia muda dapat menjadi faktor utama yang akan memperkuat kerja sama investasi,”ujar Paul. (Yetede)

Investasi Asing Kembali Percaya Diri

HR1 09 Jan 2025 Bisnis Indonesia
Pemerintah Indonesia serius merealisasikan target pembangunan 3 juta unit rumah per tahun, salah satunya dengan menggandeng investor asing, termasuk Investor Perumahan Kerajaan Qatar. Melalui nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dan Sheikh Abdulaziz bin Abdulrahman Al Thani, Qatar berkomitmen membangun 1 juta unit rumah, terutama di kawasan padat penduduk seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

MoU ini disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang juga mendorong berbagai insentif seperti pembebasan pajak pembelian rumah (BPHTB dan PPN) serta percepatan pengurusan izin bangunan (PBG) untuk mendukung realisasi proyek tersebut. Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah menegaskan bahwa program ini terbuka bagi investor asing lainnya, seperti dari UEA dan China, untuk berpartisipasi.

Selain itu, Kementerian PKP bekerja sama dengan kementerian terkait, seperti Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Sekretariat Negara, untuk menyiapkan lahan milik negara di lokasi strategis. Menteri Investasi Rosan P. Roeslani memastikan kemudahan perizinan dan dukungan penuh bagi investor asing untuk mempercepat pelaksanaan proyek.

Komitmen ini menunjukkan optimisme pemerintah dalam menyediakan perumahan sosial yang layak bagi masyarakat menengah ke bawah, sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur perumahan yang berkelanjutan melalui kerja sama dengan mitra internasional.

Apple Negosiasi dengan Kemenperin soal Investasi di Indonesia

KT3 08 Jan 2025 Kompas
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menerima empat orang manajemen Apple Inc di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (7/1/2025). Pertemuan berlangsung tertutup mulai sekitar pukul 15.30 dan selesai pukul 17.45. Agus hanya hadir kurang lebih 30 menit. Saat ditemui media sekitar pukul 16.20, dia menyebutkan, keempat orang manajemen Apple Inc yang hadir, antara lain Vice President of Global Policy Apple Nick Amman, Corporate Communications and Public Relations Apple Brett Galvin, dan Government Affairs Southeast Asia Apple Mirza Natadisastra. Keempat unsur pimpinan Apple itu tiba di gedung Kemenperin sekitar pukul 14.30 atau satu jam lebih awal dari jadwal pertemuan. Tidak ada satu pun dari keempatnya yang mau menjawab pertanyaan media ketika mereka menunggu masuk ke ruangan pertemuan.

Agus mengatakan, dirinya hanya memberikan arahan kepada tim teknis Kemenperin yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Taufiek Bawazier. Tim teknis ini masih bernegosiasi dengan empat orang manajemen Apple hingga pukul 16.59. ”Bagian dari substansi negosiasi tidak bisa kami sampaikan ke publik. Tidak etis disampaikan sekarang. Akan disampaikan saat semuanya ada sepakat,” ujarnya. Agus menekankan, proposal resmi dari Apple telah ia terima pada Senin (6/1). Dia berharap ada negosiasi yang bisa menghasilkan substansi yang signifikan. ”Pokoknya, saya sudah sampaikan bahwa bagi kami, 1 miliar dollar AS tidak cukup. Saya sampaikan tadi kepada mereka bahwa isu ini telah menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Bisa saja deal malam ini, besok, minggu depan, atau bulan depan. Meski demikian, yang kami targetkan adalah substansinya,” ujarnya.

Agus mengklaim, warga Indonesia pada dasarnya sangat mendukung langkah pemerintah untuk mendorong Apple bisa menciptakan lapangan kerja melalui pembangunan fasilitas produksi atau pabrik. Masyarakat juga mendukung agar pemerintah tetap menerapkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Ketika ditanya oleh media, apakah Kemenperin optimistis negosiasi Apple akan berhasil, Agus hanya menyebut supaya didoakan. ”Doain saja,” katanya. Manajemen Apple keluar dari ruangan sekitar pukul 17.45. Dengan demikian, total durasi negosiasi 2 jam 15 menit. Sayangnya, tidak banyak pernyataan yang keluar. Nick Amman hanya menyebut diskusi berlangsung baik. ”This is a great discussion (Ini adalah sebuah diskusi yang bagus),” ujarnya singkat. Kewajiban TKDN ”Drama” antara Apple dan Pemerintah Indonesia bermula dari larangan peredaran ponsel pintar Iphone 16. Alasannya, Apple belum memenuhi kewajiban TKDN. (Yoga)

Investasi dan Ekspor Mesin Pendorong Perekonomian RI

KT1 30 Dec 2024 Investor Daily (H)
Indonesia saat ini menjadi salah satu destinasi investasi yang sangat menjanjikan bagi pengusaha asing dan domestik. Investasi sudah menjadi tulang punggung utama (backbone) pertumbuhan perekonomian nasional, penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah dan ekspor, serta penerimanaan negara. Adapun pemerintah menargetkan realisasi investasi sebesar Rp1.650 triliun pada 2024. Perhitungan proyek tersebut bukan tanpa sebab. Pasalnya, pemerintah harus mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% pada 2024. Dalam hal ini investasi menjadi salah satu pendorong terbesar pertumbuhan ekonomi di Tanah Air. 

Sementara itu, kegiatan ekspor turut memberikan kontribusi besar terhadao perekonomian nasional pada 2024. Namun demikian, kinerja ekspor tidak terlepas dari fluktuasi harga komoditas di pasar dunia. Oleh karena itu, pemerintah konsisten melakukan diversifikasi ekspor untuk mengurangi ketergantungan terhadap komoditas sumber daya alam. Pemerintah juga terus memperluas hubungan ekspor ke negara-negara tujuan ekspornon tradisional, sehingga pasar Indonesia bisa lebih ekpansif. 

Kesanggupan Indonesia Tangkap Investasi Asing dalam Tarik Ulur Apple

KT3 24 Dec 2024 Kompas
Mendekati pergantian tahun 2024 menuju 2025, gaung kabar soal kepastian investasi perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat, Apple Inc, di Indonesia perlahan mengisut. Kendati disebut telah menyampaikan komitmen investasi kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) senilai 1 miliar dollar AS (Rp 15,9 triliun) serta sudah mendapat restu Presiden Prabowo Subianto, hingga Senin (23/12/2024), Kementerian Perindustrian rupanya belum juga mendapati proposal investasi yang diajukan Apple. Padahal, pemerintah telah mengundang Apple untuk duduk bersama membahas perkara investasi dan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang saat ini menjadi penyebab belum diperkenankannya penjualan iPhone seri mutakhir di pasar Indonesia. Pada pekan ketiga Desember 2024, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, institusinya tak kunjung menerima jawaban undangan untuk negosiasi di Tanah Air. ”Jangankan untuk proposal resmi, jawaban untuk menghadiri rapat, menghadiri undangan rapat yang kami sudah kirim itu juga belum ada kabar,” ujarnya.

Terhitung sejak November 2024, Kementerian Perindustrian memang mendorong Apple untuk menaikkan tawaran penanaman modal mereka dari 10 juta dollar AS menjadi 1 miliar dollar AS, sebagai syarat untuk mendapatkan izin penjualan iPhone 16 di Indonesia. Dalam wawancara dengan Kompas pada awal Desember 2024, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menuturkan, upaya meningkatkan investasi Apple merupakan salah satu cara pemerintah untuk mengamankan lebih banyak penanaman modal asing (PMA). Harapan dari pemerintah adalah dengan membuka pabrik manufaktur di Tanah Air, Apple dapat lebih berperan dalam menciptakan lapangan kerja, sekaligus mendorong rantai pasok dari komponen produk Apple, seperti iPhone, Macbook, dan iPad, untuk ikut beralih membuka pabrik manufaktur di Indonesia. (Yoga)

Menjemput Investasi dari Negeri Tirai Bambu Senilai US$ 7,46 Miliar

KT1 24 Dec 2024 Investor Daily (H)

Pemerintah Indonesia berhasil meraih komitmen  investasi senilai US$ 7,46 miliar atau sekitar Rp 120 triliun dari hasil kunjungan ke China pada 18-20 Desember 2024. Adapun investasi yang masuk ke dalam negeri merupakan sumber pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang. Karena mendorong peningkatan kapasitas produksi.  Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi China di Indonesia sejak 2019 hingga semester 1-2024 mencapai US$ 32,2 miliar (sekitar Rp525,17 trililiun). Pada tahun lalu, nilai investasi tersebut mencapai US$ 7,4 miliar. Dalam kunjungan yang dilaksanakan di Hangzou, Quzhou, dan Beijing pada 18-20 Desember 2024 tersebut, Menteri BKPM Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan, pihaknya dengan 8 perusahaan dan menawarkan sejumlah prospek investasi di Indonesia. Salah satunya pertemuan penting terjadi dengan Geely Auto Group, produsen otomotif global terkemuka dan pemegang saham di beberaoa merek mobil terkenal Eropa, diantaranya Volvo, Daimler, dan Lotus. Geely mengungkapkan minat untuk mengembangkan mobil berbahan bakar metanol, memafaatkan potensi kelapa sawit Indonesia. (Yetede)

Bahlil Usulkan Kepada Menkeu Kegiatan Ekplorasi Migas Bebas PPN

KT1 20 Dec 2024 Investor Daily (H)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadahlia akan mengusulkan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati agar kegiatan eksplorasi migas dibebaskan dari PPN. Hal ini dilakukan untuk menarik  minat investor untuk berinvestasi di dalam negeri. "Ini saya negosiasikan dengan menteri keuangan. Kalau pada saat masa eksplorasi, PPN jangan dikenakan dulu. Orang judi kok, eksplorasi itu judi. Satu sumur itu bisa mengeluarkan kocek US$ 100 juta, ini belum tentu ada. Kalau langsung kita kenakan PPN, artinya menjadi US$ 110 juta  hingga US$ 112 juta. Ini orang belum tentu ada barang. Larilah orang," kata Bahlil. Menurut Bahlil, regulasi tersebut membuat banyak investor asing  memilih hengkang. Oleh karenannya, dia menciptakan terobosan agar saat investor masuk menyatakan minat, mereka langsung mengucurkan dan mengimplementasikan investasi. (Yetede)

Investor Asing Tetap Percaya pada Saham Perbankan

HR1 16 Dec 2024 Kontan
Menjelang akhir tahun, harga saham sektor perbankan, terutama bank besar, terus mengalami tekanan akibat aksi jual investor asing yang signifikan. Data menunjukkan bahwa selama sebulan terakhir, investor asing menjual saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebesar Rp 7,27 triliun, Bank Mandiri (BMRI) Rp 1,23 triliun, Bank Negara Indonesia (BBNI) Rp 595 miliar, dan Bank Central Asia (BBCA) Rp 1,29 triliun.

Nafan Aji Gusta, Senior Technical Analyst di Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menyebut salah satu faktor aksi jual ini adalah ketidakpastian terkait rumor pembentukan lembaga baru, Danantara, yang dikabarkan akan mengelola bank pelat merah. Hal ini membuat investor asing lebih berhati-hati. Namun, Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment di Pilarmas Investindo Sekuritas, menilai bahwa faktor global lebih dominan dibanding isu Danantara.

Sementara itu, Kiswoyo Adi Joe, Head of Investment di Nawasena Abhipraya Investama, menganggap keluarnya investor asing merupakan bagian dari strategi dan tidak perlu dikhawatirkan. Ia optimistis saham perbankan akan mengalami pemulihan, bahkan merekomendasikan pembelian saham BBRI dengan target harga Rp 7.000, BBCA Rp 11.500, BMRI Rp 8.500, dan BBNI Rp 7.000. Nico juga memperkirakan saham perbankan berpeluang naik dalam jangka panjang, terutama bank-bank dalam kategori KBMI 4.

Investor Baru Bergabung di IKN Nusantara

HR1 10 Dec 2024 Bisnis Indonesia

Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan segera kedatangan investasi sebesar Rp5 triliun dari lima pelaku usaha, baik dari dalam maupun luar negeri. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa lima proyek investasi swasta yang mencakup sektor perkantoran, hotel, rumah makan, hingga pembangunan area hijau siap melakukan groundbreaking dalam waktu dekat. Salah satu investor asing, Sojitz asal Jepang, akan berfokus pada pembangunan perumahan di kawasan tersebut.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, menambahkan bahwa total investasi yang akan terealisasi mencapai sekitar Rp5 triliun. Selain itu, Plt. Deputi Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis H. Sumadilaga, mengungkapkan bahwa groundbreaking perdana akan dilaksanakan oleh Presiden Prabowo dalam waktu dekat, meskipun sektor investasi yang akan diprioritaskan belum diungkapkan secara rinci. Dengan adanya investasi tersebut, pembangunan IKN Nusantara semakin menunjukkan kemajuan dan akan melibatkan berbagai sektor yang beragam.