;
Tags

Industri lainnya

( 1893 )

Industri Motor Listrik di Persimpangan

HR1 04 Nov 2024 Bisnis Indonesia (H)

Ketidakpastian mengenai keberlanjutan subsidi pembelian sepeda motor listrik pada 2025 yang menjadi perhatian utama baik produsen maupun konsumen. Meskipun program subsidi terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan motor listrik dan merangsang produksi dalam negeri, ketidakjelasan masa depan subsidi menimbulkan kekhawatiran, terutama setelah rapat koordinasi kementerian di bawah Kemenko Perekonomian yang tidak membahas secara tegas kebijakan subsidi motor listrik.

Para pelaku industri berharap agar pemerintah memberikan kepastian mengenai kelanjutan subsidi ini untuk menghindari pasar yang stagnan dengan kondisi "wait and see". Dunia usaha sendiri tidak mengandalkan subsidi untuk mendorong penjualan, namun tetap berharap agar kebijakan yang jelas dan berkelanjutan bisa menjaga momentum positif yang telah tercipta. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat memberikan keputusan yang pasti agar pasar motor listrik dapat terus berkembang tanpa ketidakpastian yang menghambat potensi pertumbuhannya.



Garuda Indonesia Tambah Jalur Penerbangan Baru

HR1 02 Nov 2024 Bisnis Indonesia

PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA), di bawah kepemimpinan Direktur Utama Irfan Setiaputra, akan menerima empat pesawat baru jenis Boeing 737-800NG secara bertahap hingga akhir tahun 2024. Dengan penambahan ini, Garuda akan mengoperasikan setidaknya 76 pesawat hingga akhir tahun. Irfan juga mengungkapkan bahwa maskapai ini berencana menambah total 8 pesawat sepanjang 2024, termasuk 4 narrow body dan 4 wide body (2 Boeing 777-300ER dan 2 Airbus 330-300).

Berdasarkan laporan Kementerian BUMN, Garuda Indonesia menargetkan pengoperasian 98 armada pada akhir 2026, terdiri dari berbagai jenis pesawat, seperti Boeing 737-800 dan Airbus A330-300. Hingga akhir 2024, jumlah pesawat yang dioperasikan diproyeksikan mencapai 82 unit, dan bertambah menjadi 89 pada 2025.

Garuda juga berencana membuka rute baru, termasuk dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Balikpapan, Bali, Singapura, dan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Strategi ini diharapkan memperluas jaringan penerbangan domestik dan internasional serta mendukung pengembangan transportasi udara di kawasan IKN.

DMAS Manfaatkan Kredit BMRI untuk Kawasan Industri

HR1 02 Nov 2024 Bisnis Indonesia

PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS) berhasil memperoleh fasilitas pinjaman senilai Rp1,5 triliun dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) untuk mendukung pengembangan Kawasan Deltamas di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS, Tondy Suwanto, menyatakan bahwa pinjaman modal kerja non-revolving ini akan digunakan dalam jangka waktu lima tahun untuk memperkuat operasional perusahaan dan meningkatkan profitabilitas secara berkelanjutan. Pinjaman tersebut dijamin oleh aset tanah di Kawasan Deltamas.

Sepanjang Januari–September 2024, DMAS mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,12 triliun, naik signifikan 84,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Segmen industri menjadi kontributor utama pendapatan usaha sebesar Rp1,5 triliun, dengan sektor pusat data (data center) menyumbang 64,5% dari pendapatan tersebut. Kawasan Greenland International Industrial Center (GICC) terus menarik minat investor asing, menjadikan sektor data center sebagai andalan utama.

Selain itu, segmen hunian berkontribusi Rp92,3 miliar, segmen komersial Rp34,3 miliar, dan segmen sewa serta hotel masing-masing menyumbang Rp12,3 miliar dan Rp12,1 miliar. Secara keseluruhan, DMAS berhasil mencapai 93,6% dari target pendapatan 2024 dengan total pendapatan usaha Rp1,7 triliun, naik 71,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

United Bike Genjot Produksi Kendaraan Listrik

HR1 02 Nov 2024 Kontan
PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD), perusahaan yang berdiri sejak 1988 dan dikenal melalui produk United Bike, terus memperkuat posisi dalam tren kendaraan listrik global. Dalam beberapa tahun terakhir, UNTD memperluas lini produk dengan memasukkan sepeda listrik dan motor listrik, serta membuka fasilitas manufaktur khusus kendaraan listrik pada 2023. Langkah ini didorong oleh meningkatnya permintaan kendaraan listrik, terutama di pasar internasional seperti Jerman, AS, dan Singapura.

Direktur UNTD, Andrew Mulyadi, menyatakan bahwa perusahaan akan berfokus pada produksi sepeda, sepeda listrik, dan motor listrik untuk jangka panjang, seiring dengan tren pasar yang bergerak ke arah kendaraan listrik. UNTD juga melakukan penawaran saham di Bursa Efek Indonesia pada awal 2024, mengumpulkan dana Rp 400 miliar untuk modal kerja dan bahan baku.

UNTD menargetkan pendapatan Rp 700 miliar pada 2024, dengan laba Rp 15 miliar, dan terus berupaya memperluas pasar domestik serta internasional. Meski target penjualan motor listrik tahun ini belum tercapai, UNTD tetap optimis, dengan rencana membuka 50 toko resmi di akhir 2024 dan menambah kapasitas produksi dengan belanja modal sebesar Rp 50 miliar.

Industri Tekstil Masih Kontraksi

KT1 01 Nov 2024 Investor Daily (H)

Ditengah kondisi tekstil yang masih terpuruk seperti pailitinya PT Sri Rezeki Isman Tbk (Sritex), industri tersebut malah menunjukkan kinerja yang positif berdasarkan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Oktober 2024. Juru Bicara Kementerian Perindustrian  (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, subsektor tekstil di IKI berada pada level ekspansif. Hal ini tentu saja kontras dengan kondisi Sritex.  Perihal tersebut, dia mengatakan, para pelaku industri belum melihat pengaruhnya dari pailit Sritex saat pengisian kuesioner IKI Oktober ini. Febri menjelaskan, kinerja industri tekstil memang sempat mengalami kontraksi atau merosot direntang Mei-Agustus 2024 lantaran penerapan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor. Namun dalam dua bulan terakhir, kinerja industri telah membaik. "Baru pada September-Oktober ini ekspansi. Di bulan Oktober sedikit naik, lebih tinggi dari kami menilai itu sebagai peningkatan optimisme kawan-kawan industri atas pemerintahan baru," ujar dia. Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin Adie Rochmanto Pandiangan menambahkan industri tekstil masih akan eskpansi sampai dengan Desember 2024. Hal ini karena ada momen natal dan tahun baru (Nataru). (Yetede)

Pertumbuhan Mekar Industri Kosmetik Dalam Negeri

KT1 30 Oct 2024 Investor Daily (H)

Industri kosmetik lokal memiliki prospek yang cerah dengan menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan.  Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menerangkan, berdasarkan data BPOM dan Persatuan Perusahaan Kosmetik Indonesia (Perkosmi), jumlah perusahaan kosmetik di Indonesia pada tahun 2023 diperkirakan sebanyak 1.039 pelaku usaha, dengan 89,2% diantaranya merupakan IKM. Jumlah industri kosmetik yang didominasi oleh IKM ini menunjukkan bahwa sektor  ini sangat inklusif dan potensial bagi banyak pelaku usaha, teruatama para pengusaha lokal," kata dia. Mengacu data Statista.com, angka pertumbuhan pasar kosmetik di Indonesia diprediksi mencapai 4,86% per tahun dalam kurun waktu 2024-2029. Pasar yang bertumbuh ini merupakan potensi yang harus dimanfaatkan pelaku usaha kosmetik di Indonesia. Kemenperin menilai keterlibatan IKM dalam industri kosmetik sangat krusial dalam menciptakan lapangan kerja, mendorong inovasi dan kreativitas. Apalagi, banyak IKM kosmetik yang jeli memanfaatkan bahan-bahan alami dari lingkungan sekitar atau asli Indonesia. Selain itu, berbagai produk kosmetik yang ditawarkan oleh IKM juga mencerminkan tradisi lokal yang telah dijalankan dan diyakini efetivitasnya secara turun temurun. (Yetede)

Isu Eksplotasi Pekerja di Industri Nikel Mulai Terendus

KT1 26 Oct 2024 Tempo
AWAL  bulan ini, industri nikel Indonesia dibangunkan dari mimpinya. Penyebabnya adalah terbitnya laporan "Global State of Child and Forced Labour" dari Departemen Perburuhan Amerika Serikat. Laporan itu menyebut nikel Indonesia sebagai produk hasil praktik eksploitasi pekerja. Salah satu poin penting dalam laporan setebal 330 halaman itu adalah kondisi pekerja di fasilitas smelter nikel di Indonesia. Masalah ini sebelumnya juga pernah disinggung dalam laporan Departemen Luar Negeri Amerika pada 2022 dan 2023. Beberapa persoalan yang mencuat dalam laporan itu antara lain pengurangan upah secara serampangan, jam kerja yang lebih panjang, penyitaan paspor pekerja asing, serta perundungan fisik dan verbal sebagai bentuk hukuman.

Sebelumnya, dalam jumpa pers pada 5 September 2024, Deputi Wakil Menteri Urusan Pekerja Internasional Departemen Perburuhan Amerika Thea Lee berujar, "Kerja paksa menodai rantai pasok mineral krusial, termasuk aluminium dan polisilikon dari Cina, nikel dari Indonesia, serta kobalt, tantalum, dan timah dari Republik Demokratik Kongo." Memang sebagian kalangan bisa saja berprasangka bahwa berbagai laporan itu berkaitan dengan persaingan dagang di antara dua negara adidaya: Amerika Serikat dan Cina.

Kita tahu Negeri Abang Sam punya kepentingan menahan pesatnya kemajuan teknologi Negeri Tirai Bambu. Namun laporan yang isinya mengutip aneka pemberitaan dan hasil penelitian organisasi non-pemerintah terhadap industri nikel Indonesia itu jelas tak bisa dianggap remeh. Terlebih Amerika merupakan mitra dagang Indonesia yang diharapkan dapat membuka jalan pemanfaatan nikel sebagai komoditas penting untuk teknologi bersih. Selain itu, kekhawatiran Amerika dan negara lain terhadap kondisi industri nikel di Indonesia, yang kebanyakan berasal dari investasi perusahaan Cina, sudah lama ada. (Yetede)

Industri Tekstil Menuju Kolaps

KT1 26 Oct 2024 Tempo
TIDAK ada pemandangan berbeda di pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex di Jalan KH Samanhudi 88, Jetis, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat, 25 Oktober 2024. Meski Sritex sudah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Kota Semarang, para pekerja di pabrik tersebut masih beraktivitas normal seperti pada hari biasa. Sebagian pekerja Sritex belum mengetahui kabar bahwa pengadilan memutus pailit perusahaan tekstil tersebut setelah salah satu kreditor meminta pembatalan perdamaian dalam penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) yang disepakati sebelumnya. Bahkan beberapa pekerja baru mengetahuinya dari pemberitaan berbagai media massa dan kabar yang beredar di masyarakat.

Putusan dengan nomor perkara 2/Pdt.Sus-Homologasi/2024/PN Niaga Semarang menyatakan empat perusahaan yang tergabung dalam Sritex Group, yaitu PT Sritex, PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha Mandirijaya, lalai memenuhi kewajiban pembayaran kepada PT Indo Bharat Rayon, selaku pemohon, berdasarkan putusan homologasi pada 25 Januari 2022. General Manager Human Resource Development Sritex Group Haryo Ngadiyono mengkonfirmasi pailitnya perusahaan. Meski begitu, manajemen perusahaan memastikan operasi pabrik dari empat perusahaan yang bergabung hingga saat ini masih berjalan normal setelah adanya putusan Pengadilan Niaga Kota Semarang tersebut. 

Permohonan kasasi tengah diajukan Sritex ke Mahkamah Agung. "Kami sudah mengumpulkan serta memberikan penjelasan kepada semua karyawan bahwa proses hukum masih berjalan dan itu sudah ada yang menangani. Kita bekerja seperti biasa, tetap bekerja normal saja," tutur Haryo saat ditemui setelah memenuhi panggilan jajaran Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Sukoharjo di Gedung Menara Wijaya Sukoharjo, Jumat, 25 Oktober 2024. Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Tengah menyatakan akan terus berkomunikasi dengan manajemen Sritex. API meminta pimpinan Sritex dapat menjaga kepentingan setiap pemangku kebijakan dan memenuhi kewajibannya terhadap para karyawan. (Yetede)

Produsen Motor Listrik Gencar Mendorong Ekspor Global

HR1 21 Oct 2024 Kontan
Industri sepeda motor listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, dengan produsen lokal tidak hanya fokus pada pasar domestik tetapi juga mulai mengeksplorasi peluang ekspor. Budi Setiyadi, Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), mengungkapkan bahwa permintaan untuk motor listrik buatan dalam negeri meningkat, dengan kontrak ekspor baru mencapai 10.000 unit ke Kamboja melalui PT Greentech Global Engineering.

Selain itu, PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) menargetkan ekspor 2.000 hingga 3.000 unit motor listrik ke Malaysia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Budi juga menyebutkan potensi besar di pasar Afrika dan Australia, di mana Aismoli berencana untuk aktif berpartisipasi dalam pameran untuk mempromosikan produk Indonesia. 

Sementara itu, PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) berencana mengekspor motor listrik ke Thailand pada awal 2025 dan telah menjalin kemitraan lokal untuk memperlancar proses tersebut. Selain itu, merek Gesits dan ALVA juga telah memulai ekspansi ke beberapa negara, menunjukkan komitmen industri untuk bersaing di pasar global.

Harga yang Melambung Mendorong Lonjakan Ekspor Kopi

HR1 21 Oct 2024 Kontan
Industri kopi Indonesia menunjukkan performa yang mengesankan di pasar internasional, dengan ekspor mencapai 342.330 ton senilai US$ 1,49 miliar pada Januari-September 2023, meningkat 29,56% dibandingkan tahun lalu. Surplus neraca perdagangan kopi Indonesia tercatat US$ 1,17 miliar, dengan kopi robusta menjadi produk yang paling banyak diekspor, terutama ke Filipina.

Moelyono Soesilo, Ketua Departemen Specialty & Industri BPP Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), menjelaskan bahwa lonjakan nilai ekspor ini dipicu oleh kenaikan harga kopi robusta di pasar internasional, yang sempat mencapai US$ 5.300 per ton. Meskipun volume ekspor kopi mengalami penurunan awal tahun, harga yang menguntungkan memberikan dampak positif pada nilai ekspor.

AEKI juga mengamati bahwa permintaan dari pasar tradisional, termasuk Asia Tenggara, Amerika Serikat, dan Jepang, tetap stabil, meskipun ekspor ke Eropa melemah karena penundaan kebijakan antideforestasi Uni Eropa. Moelyono menekankan pentingnya menyelesaikan kontrak yang ada, mengingat masa panen kopi sudah berakhir.