;
Tags

UMKM

( 688 )

Impor UMKM Dimudahkan

KT3 21 Jun 2023 Kompas

Pemerintah melalui Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu memberikan insentif fiskal kepada para pelaku UMKM yang berorientasi ekspor. Insentif fiskal berupa kemudahan impor untuk tujuan ekspor diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM di pasar global. Direktur Fasilitas Kepabeanan Dirjen Bea dan Cukai (DJBC) Kemenkeu Padmoyo Tri Wikanto mengatakan, UMKM yang berorientasi ekspor diharapkan dapat naik kelas dan masuk dalam rantai pasok global. Melalui program kemudahan impor tujuan ekspor industri kecil dan menengah (KITE IKM), para pelaku usaha akan  dibebaskan dari kewajiban membayar bea masuk, PPN, serta Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

”Mereka yang membutuhkan impor bahan baku tidak akan dipungut biaya (bea masuk), dibebaskan, ditangguhkan. Tapi, ini khusus bagi mereka yang berorientasi ekspor. Begitu masuk ke lokal, ya, kita hitung ulang,” katanya dalam Media Briefing, di Kantor Pusat Kemenkeu, Jakarta, Selasa (20/6). Di sisi lain, pelaku usaha yang tidak membutuhkan impor bahan baku juga akan mendapatkan fasilitas serupa, yakni bebas bea masuk impor mesin dan impor barang contoh. Padmoyo menjelaskan, pajak akan dikenakan kepada para pelaku usaha setelah mereka mendapat keuntungan. Selain itu, DJBC juga menetapkan beberapa kriteria IKM, seperti industri yang bergerak di bidang  usaha ekonomi produktif berupa olah, pasang, dan rakit. Lalu, industri tersebut  menggunakan modul pengelolaan berupa barang IKM dan mesin. Melalui insentif fiskal yang diberikan, para pelaku IKM diharapkan dapat memperoleh sejumlah keuntungan, seperti mengurangi beban biaya produksi dan menekan biaya logistik. (Yoga)


Bantu Pemasaran UMKM, Mahasiswa Bikin ”Start Up”

KT3 16 Jun 2023 Kompas

Sejumlah mahasiswa Universitas Bandar Lampung dan Institut Teknologi Sumatera meluncurkan perusahaan rintisan atau start up berbasis situs web bernama  oleholehlampung.com. Platform ini diluncurkan sebagai solusi bagi UMKM dalam menghadapi berbagai tantangan dalam pemasaran digital. ”Pelaku UMKM di Lampung sering mengalami kesulitan saat akan memasarkan produk secara online. Ada yang  sudah mencoba mengunggah produk di salah satu marketplace sejak tahun lalu, tapi tidak juga ada penjualan,” kata Chief Executive Officer oleholehlampung.com Robby Herdian saat peluncuran di Bandar Lampung, Kamis (15/6). Mayoritas pelaku UMKM di Lampung berusia di atas 30 tahun. Sebagian besar masih fokus pada produksi dan minim kreativitas dalam pemasaran.

Robby yang juga pelaku UMKM kuliner di Lampung menyampaikan berbagai persoalan itu kepada para mahasiswa yang kuliah di jurusan digital. Dari situ, 19 mahasiswa dari dua perguruan tinggi di Lampung bergerak membantu pelaku UMKM untuk merancang hingga meluncurkan platform oleholehlampung.com. Salah satu keunggulan platform tersebut adalah berfokus pada upaya peningkatan promosi dan penjualan produk UMKM secara digital. Setiap produk UMKM yang diunggah diberikan ratusan kata kunci yang sesuai agar terbaca di mesin pencarian Google. Dengan demikian, produk yang diunggah bisa berpeluang muncul di urutan pertama mesin pencarian Google. Para mahasiswa juga membantu para pelaku UMKM membuat merek dagang, mendesain kemasan, memfoto produk untuk pemasaran digital, hingga memasarkan produk lewat berbagai media sosial, antara lain Instagram dan live Tiktok. (Yoga)


Semesta Berpesta Bantu UMKM Kuliner di Bekasi Raup Cuan

KT1 12 Jun 2023 Investor Daily (H)

BEKASI,ID-Festival Musik Berpesta  tidak hanya menghadirkan  deretan musisi ternama Tanah Air. Sejumlah UMKM kuliner juga meraup cuan saat penjajakan kreasi makanannya di Parking Ground Summarecon Mall Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (10/6) dan Minggu (11/6). Pengunjung Semesta Berpesta di Bekasi dapat menikmati berbagai kuliner  seru yang merupakan  produk kuliner khas Bekasi. Berbagai stand kuliner seperti Cake Kers, Dimple's Cake, Secangkir Kerinduan, Bakoelan Disya, Souffle Pancake Indonesia, Sunny Chiken, minuman bettaimo, Pondok Ojolali, Eatlah, Curry Puff, Zuppa Soup, Warung Bu Erna, Koofie 82, Arana, Kay Cookings, dan Rempahloka akan hadir di area event untuk dinikmati oleh pengunjung. "Semesta Berpesta sangan membantu penjualan UMKM. jadi, memang untuk acara-acara konser seperti ini, untuk para UMKM itu menjadi naik omzetnya seperti itu dan khususnya untuk branding ke seluruh Bekasi," ujar Riska dari UMKM Bekasi bernama Kay Cookies kepada jurnalis B Universe, di Bekasi, Sabtu (10/6) siang. Berdasarkan pantauan  jurnalis B Universem UMKM Bekasi yang turut berpartisipasi di Semesta Berpesta juga diikuti minuman seakan Kerinduan. Makanan yang dijual antara lain aneka macam gorengan seperti risol, onde-onde, hingga pastel yang dibandrol dengan harga mulai Rp 5 ribu. (Yetede)

Tegel Motif Partai Politik

KT3 09 Jun 2023 Kompas

Tegel dengan motif partai politik yang dibuat di industri Win Art Solution, Desa Tamanagung, Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (8/6/2023) banyak diminati kalangan pegiat partai politik. Setiap pekerja mampu menyelesaikan tegel motif parpol seluas 3 meter persegi per hari. Tegel semen yang dijual dengan harga Rp 280.000 per meter persegi sudah banyak dipesan oleh pegiat partai politik. (Yoga)

Siap Guncang Bekasi, Semesta Berpesta Ladang Cuan bagi UMKM

KT1 09 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Setelah menggebrak Tangerang Semesta Berpesta siap mengguncang Parking Ground, Summarecon Mall Bekasi pada Sabtu, 10-11 Juni 2023. Perhelatan festival musik family frendly yang mengusung konsep musik, kuliner, fashion dan edukasi itu akan menghadirkan sederet bintang yang sedang hits, diantaranya Mahalini, Lyodra, Pamungkas, DMasiv, The Rain, Vieratale, Ardhito Pramono, Fourtwenty, Calliope, dan Huru-Hara Club. Semesta Berpesta juga bakal menjadi ladang rezeki alias cuan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Para pengunjung Semesta Berpesta  di Bekasi bakal dimanjakan oleh booth-booth kuliner UMKM disekitar kota satelite tersebut, antara lain Cake kers, Dimple's Cake, Secangkir Kerinduan, Bakoelan Disya, Souffle Pancake Indonesia, Sunny Chiken, minuman Bettatimo, Pondok Ojolali, Eatlah, Warung Bu Erna, Koffe 82, Arana, dan Rempahloka. Bekasi merupakan Kota ke-2 festival kolosal yang dihelat Royal Anugrah Multimedia (RAM) Entertainment selaku event organizer dan BTV sebagai broadcast partner ini. Sebelumnya, Semesta Berpesta digelar di ICE BSD City Tangerang pada 3-4 Juni 2023. Selain itu Tangerang dan Bekasi, event bertabur bintang yang disponsori Group Astra dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk itu bakal digelar di Bandung, Bogor, Yogyakarta, Surabaya, Solo, banjarmasin, Medan, Balikpapan, Palembang, dan Jakarta. (Yetede)

UMKM Didorong Cari Dana di Pasar Modal

KT3 08 Jun 2023 Kompas

Untuk meningkatkan kapasitas usahanya, UMKM perlu menggalang pendanaan dari publik melalui pasar modal. Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memberikan pendampingan dan inkubasi bisnis agar UMKM bisa melantai di bursa saham. ”Ini agar UMKM bisa mencari alternatif pendanaan di luar perbankan,” ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki seusai penandatanganan nota kesepahaman dengan BEI di Jakarta, Rabu (7/6/2023). (Yoga)

Manajemen Keuangan UMKM Ditingkatkan

KT3 08 Jun 2023 Kompas

Bank Indonesia (BI) bersinergi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mendorong peningkatan literasi keuangan UMKM melalui pemanfaatan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK). Deputi Gubernur BI Juda Agung, Rabu (7/6/2023), menekankan, UMKM perlu didorong untuk mampu meningkatkan kapasitasnya dalam manajemen keuangan sehingga mampu menganalisis kinerjanya. (Yoga)

MENGGESER SUKACITA KE KAYUTANGAN

KT3 02 Jun 2023 Kompas

Minggu (28/5) malam, kawasan Kayutangan, Kota Malang, Jatim, riuh. Ribuan orang berkumpul bersesakan di antara UMKM dan panggung pentas. Hari itu, Kota Malang punya acara pentas kolaborasi Malang 109. Sebuah acara musik, tari, berpadu dengan pameran UMKM. Orang bermusik, menari, dan berjualan produk UMKM membaur jadi satu di sepanjang 40 meter ruas jalan Kayutangan. Mereka berkumpul menjadi satu dalam acara Malang 109. Itu adalah pentas tahunan komunitas musik di Malang yang tahun ini dikemas bersamaan dengan pameran produk UMKM. Kegiatan diselenggarakan oleh Musik Malang Bersatu Indonesia (MMBI) berkolaborasi dengan Pemkot Malang, pelaku usaha kreatif, dan masyarakat. Adapun angka 109 merupakan usia Kota Malang pada tahun ini. Jadi, pentas malam itu disebutsebut sebagai rangkaian HUT Kota Malang yang diperingati setiap 1 April.

”Adanya kegiatan seperti ini membuat UMKM seperti kami memiliki kesempatan menunjukkan produk kami. Lumayan setelah kemarin-kemarin kena pandemi,” kata Suryadi, penjual es puter asal Bareng, Klojen. Suryadi mengaku sudah menghabiskan tiga drum es puter untuk acara tersebut. ”Memang jumlah barang yang habis tidak sebanyak acara saat Malang Tempo Doeloe, beberapa tahun lalu. Saat Malang Tempo Doeloe bisa habis 10 drum sehari. Tapi, hasil ini lumayan juga untuk menjaga kondisi ekonomi sekarang ini,” kata pria yang menjadi generasi kedua pembuat es puter. Semangat dalam menonton acara Malang 109 juga dikatakan oleh Emanuel (43), warga Balearjosari. Menurut dia, acara tersebut bisa menjadi salah satu alternatif hiburan warga yang murah meriah. ”Hanya saja, memang harus ditata konsepnya agar warga bisa menonton dengan nyaman. Ini kami dari tadi hanya bisa nonton dari belakang, karena di depan panggung su-dah sangat penuh penonton dan untuk undangan,” katanya.

Kadis Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Baihaqie mengatakan bahwa Kayutangan masuk destinasi wisata ke-75 dari 4.500 destinasi wisata se-Indonesia. Kegiatan tersebut diharapkan bisa digelar rutin tahunan. ”Untuk kegiatan ini sudah masuk 82 UMKM, yang sudah berjualan sejak tadi siang, dan malam hari sudah habis. Produk dijual adalah aneka makanan khas Kota Malang. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membangkitkan ekonomi di Kota Malang,” kata Baihaqie. Wali Kota Malang Sutiaji berharap bahwa masyarakat mendukung kegiatan itu dengan menjaga kondusivitas kegiatan. Dengan terjaganya kondusivitas acara, maka menurut Sutiaji, pemerintah akan mengupayakan acara tersebut bisa digelar lagi tahun depan. (Yoga)


UMKM Indonesia Harus Naik Kelas

KT3 30 May 2023 Kompas

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Walakin, UMKM harus naik kelas dengan menjadi bagian dari rantai pasok industri. ”Perlu pendekatan inkubasi yang membantu pelaku UMKM, mulai dari pembiayaan hingga pemasaran,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Teknik Perencanaan Bidang Koperasi, UMKM, dan Kewirausahaan secara daring, Senin (29/5/2023). (Yoga

EKSPOR DAERAH : DAYA SAING UMKM DIPERKOKOH

HR1 29 May 2023 Bisnis Indonesia

Tren penurunan ekspor nasional belakangan ini disikapi serius oleh sejumlah daerah dengan memperkokoh daya saing usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM guna menciptakan pasar baru dan mengerek performa dagang. Tak hanya itu, gelaran investasi dan perdagangan di daerah juga menjadi solusi alternatif mengangkat kinerja ekspor. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel), misalnya yang bakal meningkatkan daya saing produk UMKM di kancah internasional.Pemrov Sulsel menargetkan minimal ada 140 UMKM baru yang bisa menembus pasar mancanegara.Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel Dewa Nyoman Mahendra mengatakan, hanya sekitar 20% saja produk UMKM yang berhasil di pasar ekspor.Sebagian besar, imbuhnya, masih bersaing untuk pasar lokal. Padahal, produk yang dihasilkan pelaku UMKM di Sulsel memiliki kualitas yang baik, meskipun memang perlu adanya sedikit pembaharuan. Oleh karena itu, dia mengungkapkan bahwa Pemprov Sulsel akan mulai mengurasi atau menyeleksi ribuan UMKM yang ada di wilayah ini untuk dilatih supaya produknya bisa makin menarik. Menurutnya, berdasarkan Rencana Pembangungan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulsel, wilayah ini mematok nilai ekspor sebanyak US$1,71 miliar pada 2023.

Untuk itu, dia optimistis bahwa langkah penguatan daya saing UMKM Sulsel mampu mengangkat performa ekspor wilayah ini lebih tinggi. Dewa berharap, langkah tersebut juga bisa menembus pasar nontradisional atau pasar baru di kancah global. Langkah lain yang dilakukan Pemprov Sulut adalah dengan melakukan sertifikasi bagi UMKM wilayah ini. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan bahwa hingga saat ini Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel telah melakukan fasilitasi sertifikasi gratis bagi 1.450 UMKM guna mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas produk para pelaku UMKM. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel Ashari F. Radjamilo mengungkapkan bahwa UMKM di provinsi ini telah mengalami peningkatan yang signifi kan dari segi kualitas maupun kuantitas. Data Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel menunjukkan bahwa pebisnis UMKM di wilayah ini telah mencapai 1,5 juta unit usaha. Data Dinas Perindustrian Sulsel menunjukkan bahwa saat ini telah dilakukan fasilitasi sertifikasi bagi 635 IKM, di antaranya 585 IKM mendapatkan fasilitasi sertifikat halal, dan 50 IKM mendapatkan fasilitasi sertifikat HKI (paten merk)