;

Calon Mahasiswa Diajak Ikut Tanggung Jawab

Yoga 27 Mar 2024 Kompas (H)

Sebanyak 156.029 siswa lulusan SMA/ SMK sederajat tahun ini diterima di seleksi jalur prestasi perguruan tinggi negeri. Mulai tahun ini, calon mahasiswa yang dinyatakan lulus di jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi atau SNBP harus memanfaatkan penerimaan ini jika tidak ingin terkena sanksi. Sanksinya tidak bisa kuliah di perguruan tinggi negeri mana pun tahun ini. ”Di tahun sebelumnya, sanksinya hanya tidak bisa ikut seleksi jalur tes. Mulai tahun 2024, sanksinya tidak bisa ikut jalur tes ataupun jalur mandiri. Sistemnya sudah dibuat demikian. Kebijakan ini untuk memberikan kesempatan supaya yang berhak kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) tidak kosong.

Ini untuk kepentingan masyarakat juga,” kata Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Ganefri di acara Konferensi Pers Pengumuman Hasil Seleksi Jalur SNBP Tahun 2024, di Jakarta, Selasa (26/3). Zahra Noer Diyanah, siswa kelas XII SMA Negeri Salatiga, Jateng, bahagia setelah diterima di kampus impiannya, Undip, Semarang. Zahra yang berprestasi akademik cemerlang di Jurusan IPS ini mantap mendaftarkan diri di Program Studi Ekonomi. ”Saya senang bisa lulus jalur prestasi. Ini pilihan saya, pastinya saya akan kuliah dengan sungguh-sungguh,” kata Zahra.

Kiki Efi Rezeki, orangtua Zahra, menyambut baik ketentuan di jalur prestasi yang ingin memastikan peserta serius mengambil pilihannya. Saat anaknya dinyatakan memenuhi syarat, pihak sekolah berkomunikasi dengan siswa dan orangtua untuk memantapkan pilihan program studi dan PTN yang dituju. ”Saya rasa bagus, ya, untuk mengajarkan anak bertanggung jawab dengan pilihannya. Di usia SMA, kan, siswa yang masih remaja butuh bimbingan memilih. Saya merasa terbantu dengan bantuan sekolah dalam memastikan siswa memanfaatkan jalur prestasi sebaik-baiknya. (Yoga)

Polemik Anggaran Bantuan Sosial

Yuniati Turjandini 27 Mar 2024 Tempo
POLEMIK DANA bantuan sosial (bansos) bermula di gedung Dewan Perwakilan Rakyat. Pada 19 Maret 2024, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati rapat dengan Komisi XI DPR. Rapat itu membahas evaluasi fiskal kuartal I 2024, termasuk menjawab anggaran bansos. Pada saat hampir bersamaan, Menteri Sosial Tri Rismaharini rapat dengan Komisi VIII DPR mengevaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2023.

Saat rapat dengan Komisi XI DPR, Sri Mulyani membeberkan realisasi anggaran program bantuan sosial yang melesat mencapai Rp 22,5 triliun per 29 Februari 2024. “Anggaran bansos kita melonjak tajam dari Rp 9,6 triliun tahun lalu ke Rp 22,5 triliun, atau naik 135,1 persen dibanding tahun sebelumnya,” katanya.

Menurut Sri Mulyani, peningkatan realisasi belanja bantuan sosial dipengaruhi penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) tahap I pada Januari dan penyaluran program Kartu Sembako pada Februari. Kementerian Sosial menyalurkan sebesar Rp 12,8 triliun untuk kedua program yang diterima oleh 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) untuk PKH dan 18,7 juta KPM untuk program Kartu Sembako. (Yetede)

Obat Jangka Pendek Bernama Bansos

Yuniati Turjandini 27 Mar 2024 Tempo
INDONESIA PUNYA beragam program bantuan sosial untuk masyarakat miskin. Sebut saja Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan bahan pokok, Kartu Indonesia Pintar, bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional, bantuan langsung tunai desa, dan subsidi energi. 

Daftarnya makin mengular jika bantuan insidental pada beberapa tahun terakhir ikut dihitung. Seperti saat muncul pandemi, pemerintah memberikan bantuan sosial tunai serta beras 10 kilogram. Tahun lalu, muncul jenis bantuan baru: antisipasi dampak El Nino berupa bantuan tunai. Program ini berlanjut sampai 2024. Ditambah lagi, pemerintah memberikan bantuan beras 10 kg dengan dalih menekan dampak kenaikan harga beras.

Penerima bantuan juga makin banyak. PKH, misalnya, hanya memiliki 2,7 juta keluarga penerima hingga akhir periode kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2014. Empat tahun kemudian, jumlah penerima PKH berlipat menjadi 10 juta keluarga penerima dan tak berubah sampai sekarang. Jumlah penerima bantuan pangan nontunai, yang sekarang berganti nama menjadi bantuan bahan pokok, naik dari 15 juta keluarga menjadi 22 juta keluarga. Itu sebabnya anggaran bantuan sosial melonjak signifikan, bahkan setelah pandemi usai. Pada akhir 2019, alokasinya sebesar Rp 112,5 triliun. Tapi tahun ini proyeksinya sebesar Rp 152,3 triliun. (Yetede)

Bantuan Sosial dalam Perlindungan Sosial

Yuniati Turjandini 27 Mar 2024 Tempo
Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024, anggaran perlindungan sosial mencapai Rp 496,8 triliun atau naik lebih dari Rp 20 triliun dibanding pada tahun lalu. Anggaran tersebut terbagi lintas kementerian hingga non-kementerian dan lembaga. Dari total anggaran tahun ini, sebanyak Rp 75,6 triliun dialokasikan ke Kementerian Sosial, di antaranya bantuan sosial. Angka yang menjadi sorotan saat Menteri Sosial Tri Rismaharini membandingkan jumlah yang didapat kementeriannya dibanding keseluruhan anggaran perlindungan sosial. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan sebagian besar anggaran perlindungan sosial dalam bentuk subsidi dan kompensasi yang sebesar Rp 330 triliun. Jumlah tersebut untuk membiayai subsidi bahan bakar minyak, elpiji, dan listrik. Ada pula anggaran program non-subsidi energi, seperti subsidi pupuk, public service obligation atau kewajiban pelayanan publik, bunga kredit usaha rakyat, serta bunga kredit perumahan. Berikut ini rincian anggaran perlindungan sosial dan bantuan sosial. (Yetede)

Permendag 36/2023 Berpotensi Ganggu Sektor Pariwisata

Yuniati Turjandini 27 Mar 2024 Investor Daily (H)
Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 36/2023 yang penerbitannya ditujukan untuk memperkuat efektivitas pengendalian impor dinilai justru berpotensi mengganggu pemulihan  sektor pariwisata di Tanah Air pascapandemi Covid-19. Potensi ini bisa benar-benar terwujud bila pembatasan impor  oeh permendag tersebut  mengganggu proses operasional berbagai kegiatan untuk aktivitas  pariwsata di dalam negeri. Misalnya, terkait aktivitas pariwisata  yang membutuhkan impor minuman beralkohol dengan merk tertentu  yang hanya tersedia  di luar negeri. Ketika kehadiran permendag itu kemudian membuat pelaku usaha  pariwisata kesulitan  maupun kebingungan menjalankan  kebijakan ini,  hal ini akan berdampak ke sektor pariwisata terutama dengan segmen wisatawan mancanegara (wisman). "Jika hal ini menjadi kasus, maka fungsinya akan  ada persepsi yang muncul dari wisatawan mancanegara terkait ekspektasi mereka ketika melakukan kunjungan wisata. Dan sebaliknya jika tidak terlalu bermasalah, maka saya kira persepsi negatif dari permendag ini terhadap wisman itu sendiri relatif kecil," ujar peneliti Reform of Center on Economics (Core) Indonesia Yusuf  Rendy manilet kepada Investor daily. (Yetede)

Papan Pemantauan Khusus Lindungi Kepentingan Investor

Yuniati Turjandini 27 Mar 2024 Investor Daily (H)
Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan papan pemantauan khusus (PPK) tahap II (full periodic call auction) mulai Senin (25/3/2024). Ini menimbulkan kegaduhan di kalangan pelaku pasar. Sebab, begitu aturan itu berlaku, saham yang tadinya ada dibatas bawah, Rp50 bisa terjun lagi hingga ke Rp 1. Ini memicu aksi jual besar-besaran para pemodal demi mencatat selamat.  Pada tahapan full call auction, saham pada papan pemantauan khusus dapat diperdagangkan sampai harga minimum Rp1. Autorejection untuk saham dengan harga Rp 1-10 sebesar Rp1, sedangkan untuk saham dengan harga diatas Rp10 sebesar 10%. Dengan demikian, saham yang masuk papan pemantauan khusus full call auction harga minimumnya tak lagi Rp 50 alias gocap, melainkan Rp 1 dengan ketentuan auto rejection sebagaimana disebutkan diatas. (Yetede)

Pegadaian Proyeksikan Laba Tumbuh 30,77 %

Yuniati Turjandini 27 Mar 2024 Investor Daily
PT Pegadaian memproyeksikan laba maupun outstanding loan (OSL) tumbuh dua digit pada tahun ini. "Target 2024 tumbuh dua digit, baik secara laba maupun OSL. Adapun besaran laba tumbuh sebesar 30,77 menjadi Rp5,3 triliun, dan OSL tumbuh  sebesar 15,75% menjadi Rp 76,4 triliun," kata Sekretariat perusahaan PT Pegadaian Zulfan Adam, di Jakarta. Sementara di 2023, perseroan mencatatkan kinerja  positif dimana laba bersih tumbuh sebesar 32,7% menjadi Rp 4,38 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp3,30%.  Hal ini ditopang oleh pedapatan perusahaan  sebesar Rp 24,43 triliun di 2023 atau naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp 22,87 triliun. Segmentasi product yang mendominasi bisnis PT Pegadaian  hingga saat ini masih di produk gadai, dimana  presentase OSL sepanjang 2023 yaitu sebesar Rp 67,6 triliun. (Yetede)

Februari, Kredit Konsumer Tumbuh Melambat

Yuniati Turjandini 27 Mar 2024 Investor Daily

Perbankan nasional telah mengucurkan kredit consumer senilai Rp 2.017,6 triliun per Februari 2024, tumbuh 9,3 % secara year on year (yoy). Pertumbuhan ini sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 9,5 % (yoy). BI dalam data uang beredar mencatat, kredit konsumer didorong oleh pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 12,6 % (yoy) dalam dua bulan pertama ini menjadi Rp 723,6 triliun dan kredit kendaraan bermotor yang naik 12,7 % (yoy) menjadi Rp 135,3 triliun didukung momen Ramadhan dan Idulfitri.

 

Kredit multi guna mengalami perlambatan dari 7,3 % (yoy) per Januari 2024, menjadi tumbuh 7,1 % (yoy) dengan nilai kredit Rp 1.158,8 triliun. “Kredit terutama didorong oleh perkembangan KPR, KKB dan kredit multiguna,” ujar Asisten Gubernur, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryanto, dikutip Selasa (26/3). (Yetede)

Sektor Residensial Topang Penjualan Indocement

Yuniati Turjandini 27 Mar 2024 Investor Daily

Properti residensial menjadi tulang punggung penjualan semen PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (Indocement) pada 2023, hal serupa diprediksi terjadi tahun ini. “Residensial masih sangat penting untuk Indocement, terlihat dari penjualan semen kantong kami pada 2023 yang porsinya mirip dengan pasar nasional,” ujatr Christian Kartawijaya, Dirut PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk di Jakarta, baru-baru ini.

 

“Volume semen kantong Indocement 70 % dari total penjualan. Kantong semen dimanfaatkan konsumen untuk pembangunan atau renovasi sektor residensial,” kata Christian. Komposisi itu mirip dengan pasar semen secara nasional. Karena itu, digulirkannya insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) bagi sektor property, dinilai akan berimbas positif terhadap penjualan semen pada 2024. (Yetede)

Permintaan Minyak Sawit di Pasar ekspor Lesu

Yuniati Turjandini 27 Mar 2024 Investor Daily

Permintaan minyak sawit di pasar ekspor masih lesu, indikasinya realisasi ekspor minyak sawit sebagai imbalan atas pemenuhan wajib pasok dalam negeri (domestic market obligation/DMO) minyak goreng untuk Januari dan Februari tahun ini lebih rendah dari persetujuan yang dikeluarkan pemerintah. Hal ini disebabkan penurunan pembelian dari negara imporir serta persaingan harga dengan minyak nabati lain.

 

Dalam laporan yang dikeluarkan Kemendag pada Januari 2024, persetujuan ekspor (PE) minyak sawit dan produk turunannya yang diterbitkan dalam kerangka DMO minyak goreng sebanyak 1.904.123 ton, namun realisasinya hanya 1.893.932 ton, sehinga berdampak pada DMO Januari 2024 di 212.116 ton (70 % target 300 ribu ton). Konsekuensinya masih terdapat hak ekspor 5,58 juta ton yang belum direalisasikan.  (Yetede)

Pilihan Editor