;

Menanti Ujung Langkah Mengatasi Defisit Beras di NTT

Yoga 04 Apr 2024 Kompas

NTT mengalami defisit beras cukup tinggi, 125.390 ton, pada triwulan pertama tahun 2024 menurut data BPS. Pasokan lokal hanya mampu menutup 23 % kebutuhan. Akibatnya, butuh pasokan 70 % dari luar daerah, sedangkan 7 % lainnya diadakan Bulog. Kondisi ini rawan terus terjadi di NTT. Hingga kini, NTT tak pernah menjadi lumbung beras. Banyak hari tanpa hujan, kondisi tanah tandus, serta minim sumber air menjadi penyebabnya. Belum lagi perilaku bercocok tanam yang masih cenderung sekadar untuk kebutuhan keluarga. Rata-rata produktivitas per hektar hanya 4,15 ton gabah kering giling (GKG), jauh di bawah produktivitas Bali (6,21 ton) atau Jatim (5,72 ton).

Ironisnya, tingkat konsumsi beras di NTT cukup tinggi. Dalam satu tahun, rata-rata orang NTT mengonsumsi 117,19 kg beras, termasuk tinggi di Indonesia. Defisit beras itu ikut memicu harga beras kualitas medium naik dari Rp 13.000 per kg menjadi Rp 18.000 per kg. Kepala Perwakilan BI NTT Agus Sistyo Widjajati dalam acara buka puasa bersama media di Kota Kupang, Selasa (2/4) mengatakan, upaya yang dilakukan BI bersama pemangku untuk mengatasi inflasi beras, antara lain pasar, koordinasi antardaerah khusus penyuplai beras agar membantu kelancaran distribusi ke NTT, serta mendorong gerakan menanam.

BI NTT juga mendorong anak muda produktif mengembangkan pangan berbasis teknologi untuk bidang pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan. Dorongan itu salah satunya dikerucutkan melalui kompetisi teknokreasi. Pesertanya anak muda usia 17-22 tahun. ”Kami ingin menciptakan anak muda yang punya jiwa kewirausahaan, terutama di bidang pangan. Kami ingin mereka punya inovasi dan produktif. Sekarang ini petani, peternak, dan nelayan kebanyakan sudah tua dan lulusan SD,” kata Agus. Sejumlah pihak menilai defisit beras di NTT tak semata dapat diatasi dengan meningkatkan produktivitas. Salah satu upaya yang pernah dilakukan adalah mendorong masyarakat mengonsumsi pangan beragam.

”Pangan bukan hanya beras,” kata Koordinator Program Voice for Climate Action Yayasan Penguatan Lingkar Belajar Komunitas Lokal (Pikul) Dina Soro. Petani di NTT yang selama ini mengembangkan pertanian lahan kering didorong untuk terus menerapkan sistem tumpang sari. Selain padi dan jagung, teruslah menanam umbi-umbian dan pisang. Tanaman itu bisa bertahan kala terik atau cocok dengan iklim di NTT. Terbukti, masyarakat suku Boti di Kabupaten Timor Tengah Selatan selama bertahun-tahun mempraktikkan pangan beragam itu. Cadangan makanan mereka selalu ada setiap waktu. Mereka tidak pernah kekurangan makanan ketika warga daerah lain kelaparan. (Yoga)

HPP Sementara Gabah dan Beras Diberlakukan

Yoga 04 Apr 2024 Kompas

Bapanas telah menetapkan harga pembelian pemerintah atau HPP gabah kering panen di tingkat petani Rp 6.000 per kg dan beras Rp 11.000 per kg. HPP itu berlaku sementara, pada 3 April-30 Juni 2024. Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Kepala Bapanas No 167 Tahun 2024 tentang Fleksibilitas Harga Pembelian Gabah dan Beras dalam Rangka Penyelenggaraan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Ketentuan itu juga mengatur HPP gabah kering giling (GKG), yakni Rp 7.400 per kg. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi, Rabu (3/4) malam, mengatakan, dengan ketentuan itu, pemerintah memberikan fleksibilitas HPP gabah kering panen (GKP), GKG, dan beras.

Tujuannya agar harga gabah petani tidak jatuh dan Perum Bulog bisa menyerap gabah untuk cadangan beras pemerintah. HPP gabah dan beras itu hanya berlaku sementara, yakni pada 3 April-30 Juni 2024. ”Untuk HPP tetap, kami juga sedang membahasnya secara paralel,” ujar Arief ketika dihubungi dari Jakarta. Arief menambahkan, fleksibilitas HPP ini perlu diterapkan agar dapat terus menjaga harga yang baik dan wajar di tingkat produsen serta menimbang rata-rata harga di pasar dan konsumen. Sembari itu, pemerintah melalui Bulog juga bisa menambah cadangan beras pemerintah melalui serapan gabah dan beras dalam negeri sehingga tidak bergantung pada impor. (Yoga)

Pahit-Manis Meroketnya Harga Kakao

Yoga 04 Apr 2024 Kompas

Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD) melaporkan bahwa pencinta cokelat di seluruh dunia sedang terpukul oleh kelangkaan kakao yang sebagian disebabkan oleh krisis iklim. Cuaca ekstrem dan perubahan pola iklim telah mengganggu hasil panen, yang diperkirakan menurun selama tiga tahun berturut-turut, sehingga memperketat pasokan global dan menaikkan harga. Harga kakao melonjak 136 % antara Juli 2022 dan Februari 2024. Harga biji kakao di pasar komoditas berjangka telah melampaui 10.000 USD per ton untuk pertama kali pada 26 Maret 2024. Per Selasa (2/4) kakao sudah diperdagangkan di harga 10.294 USD per ton. Harga saat ini sudah tiga kali lipat dibandingkan rata-rata harga kakao global pada 2023 yang ada di kisaran 3.000 USD per ton.

Organisasi Kakao Internasional memperkirakan dunia mengalami kekurangan pasokan kakao 374.000 ton pada musim 2023-2024 dibandingkan dengan 74.000 ton pada musim sebelumnya. Kelangkaan dan kenaikan harga kakao dunia justru menguntungkan Indonesia sebagai produsen kakao terbesar ketiga di dunia setelah Pantai Gading dan Ghana. Ketua Asosiasi Petani Kakao Arif Zamroni mengatakan, El Nino yang melanda Indonesia tahun lalu dan memicu kekeringan ekstrem sebenarnya juga menyebabkan penurunan produksi kakao di dalam negeri. Namun, tidak sampai mengakibatkan gagal panen parah seperti di Afrika. Data BPS menunjukkan, Indonesia memproduksi biji kakao sebanyak 641.700 ton sepanjang 2023, turun 1,36 % dibanding tahun sebelumnya.

Volume yang mencapai 10 % total produksi kakao dunia tersebut kini menjadi rebutan negara lain yang tidak cukup mengimpor kakao dari Afrika. Permintaan tinggi dan kenaikan harga dinikmati petani kakao di Tanah Air. Saat ini, harga biji kakao di tingkat petani bisa mencapai di atas Rp 85.000 per kg dibanding tahun lalu yang hanya Rp 25.000-Rp 35.000 per kg. ”Petani yang punya pohon dan terawat jadi dapat berkah. Bagi teman-teman yang punya pohon, tapi enggak terawat pasti nyesel, apalagi yang nebang pohon diganti komoditas lain, karena ini harga tertinggi kakao dalam sejarah,” ungkap Arif saat dihubungi Kompas, Selasa (2/4). (Yoga)

Lonjakan Permintaan BBM Diantisipasi

Yoga 04 Apr 2024 Kompas

Permintaan BBM jenis gasolin, seperti pertalite dan pertamax, pada masa Lebaran tahun ini diperkirakan meningkat 11 % dibandingkan periode normal. Antisipasi dilakukan dengan memastikan ketahanan stok hingga di atas 20 hari. Di samping itu, stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) juga disiagakan meski jumlahnya masih terbatas. Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati dalam konferensi pers Ramadhan dan Idul Fitri 2024 di Jakarta, Rabu (3/4) mengatakan, pihaknya beserta PT Pertamina (Persero) dan sejumlah badan usaha lain menyiagakan 115 terminal BBM, 7.400 stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU), dan 71 depot pengisian pesawat udara.

”Juga menyiagakan fasilitas-fasilitas tambahan di sejumlah wilayah dengan permintaan tinggi. Secara umum, stok BBM aman, dengan ketahanan stok di atas 20 hari. Ini lebih tinggi dibandingkan dengan  biasanya (Lebaran tahun-tahun sebelumnya) yang 17-18 hari,” kata Erika. Menurut proyeksi penjualan atau penyaluran BBM selama masa Ramadhan dan Idul Fitri 2024, gasolin (bensin) terjadi kenaikan 11 %, gasoil (solar) turun 15 %, dan avtur naik 1,3 %.

Lebih rinci lagi, menurut data Pertamina, pada BBM jenis gasolin, penyaluran pertalite (jenis BBM dengan konsumsi terbesar) naik 10,2 %, pertamax naik 15 %, dan turbo 6,3 %. Erika menambahkan, proyeksi peningkatan permintaan pada masa Lebaran sudah masuk dalam perhitungan alokasi BBM subsidi/kompensasi hingga akhir tahun. Sebelumnya, BPH Migas menetapkan kuota pertalite pada 2024 sebanyak 31,7 juta kiloliter atau lebih rendah dari realisasi pada 2023 di 32,5 juta kiloliter. (Yoga)

Manipulasi Kapal Angkutan Dorong Revisi UU Pelayaran

Yoga 04 Apr 2024 Kompas

Revisi UU No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran mendapat dukungan dari pelaku usaha. Salah satu isu pokok dalam revisi itu adalah penguatan asas Cabotage. Muncul indikasi, masih banyak praktik manipulasi kapal pengangkutan niaga dalam negeri yang sebenarnya dimiliki asing. Lahirnya prinsip asas Cabotage tertuang di dalam UU No 17/2008 Pasal 8, yakni kegiatan angkutan laut dalam negeri dilakukan oleh perusahaan angkutan laut nasional dengan menggunakan kapal berbendera Indonesia serta diawaki oleh awak kapal berkewarganegaraan Indonesia. Kapal asing dilarang mengangkut penumpang dan/atau barang antarpulau atau antarpelabuhan di wilayah perairan Indonesia.

Ketua Komisi V DPR dari Fraksi PDI-P Lasarus mengemukakan, perubahan UU No 17/2008 tentang Pelayaran telah diusulkan dalam program legislasi nasional. Terdapat empat isu pokok revisi, antara lain penguatan asas Cabotage untuk meningkatkan kinerja sektor industri pelayaran, perbankan, asuransi, pelabuhan, ketenagakerjaan, perdagangan, logistik dan tenaga kerja. Penguatan asas Cabotage diperlukan untuk mengatasi praktik manipulasi usaha kapal angkutan niaga yang sebenarnya tidak dilakukan oleh pengusaha dalam negeri. Kepemilikan kapal angkutan niaga oleh perusahaan dalam negeri ditentukan sekurang-kurangnya 51 % dan sisanya boleh dimiliki asing.

Namun, dalam praktiknya masih banyak terjadi pinjam nama (nominee) perusahaan angkutan dalam negeri. Dengan demikian, banyak kapal berbendera Indonesia yang sebenarnya dimiliki asing. “Praktik manipulasi ini mau kita hapuskan dengan revisi UU Pelayaran. Penegakan asas Cabotage dalam angkutan logistik diperlukan untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pengusaha dalam negeri dan kedaulatan negara. Selama kita mampu, buat apa dikasih kepada pengusaha luar,” kata Lasarus dalam Rapat Dengar Pendapat Umum terkait Perubahan atas UU No 17/2008 yang digelar hibrida, di Jakarta, Rabu (3/4). (Yoga)

Industri Pupuk Berharap Harga Gas Tidak Dinaikkan

Yoga 04 Apr 2024 Kompas

Produksi beras nasional berpotensi turun hingga 2 juta ton pada 2025 jika terjadi kenaikan harga pupuk yang dipicu oleh kenaikan harga gas. Kenaikan harga pupuk ini bisa terjadi jika PT Pupuk Indonesia (Persero) tidak lagi mendapat harga gas berdasarkan kebijakan harga gas bumi tertentu atau HGBT yang belum jelas kelanjutannya tahun depan. Dirut PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi menjelaskan, setiap kenaikan harga pupuk Rp 1.000 per kg bisa memicu penurunan pemakaian oleh petani pada pupuk jenis urea hingga 13 % dan NPK hingga 14 %.

Padahal, pemupukan memberi unsur hara nitrogen sebesar 56 % terhadap produktivitas pertanian. Menurunnya unsur kimia yang dibutuhkan tanaman padi berpotensi akan menurunkan produktivitas beras nasional. Artinya, setiap kenaikan harga pupuk Rp 1.000 per kg bisa menurunkan produksi beras 7 %. Jika produksi beras nasional per tahun 33 juta ton, kenaikan harga gas bisa menurunkan produksi beras hingga 2 juta ton. ”Ini (penurunan produksi beras hingga 2 juta ton) jumlah yang sama dengan volume impor beras,” ujar Rahmad dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR dengan Ditjen Migas Kementerian ESDM dan PT Pupuk Indonesia (Persero), di Jakarta, Rabu (3/4).

Kondisi tersebut bisa terjadi tahun depan jika Pupuk Indonesia tidak lagi mendapatkan harga gas yang lebih murah sesuai kebijakan HGBT. Dengan HGBT, pihaknya mendapatkan harga gas 6 USD per juta metrik british thermal unit (MMBTU). Jika tanpa HGBT, harga gas bisa mencapai 12 USD per MMBTU. Biaya gas mencapai 71 % dari keseluruhan ongkos produksi pupuk urea dan 5 % ongkos produksi pupuk NPK. Mengingat besarnya komponen harga gas terhadap biaya produksi, pihaknya berharap HGBT untuk industri pupuk pada 2025 bisa mendapatkan kepastian secepatnya dan harganya tidak dinaikkan. (Yoga)

Kemendikbudristek Didesak Mengevaluasi Program ”Ferienjob”

Yoga 04 Apr 2024 Kompas

Komisi X DPR mendesak Kemendikbudristek mengevaluasi program ferienjob di Jerman yang mengeksploitasi mahasiswa asal Indonesia. Meskipun program ini telah dihentikan, evaluasi tetap dibutuhkan karena program kerja paruh waktu saat musim libur itu telah menimbulkan berbagai kerugian. Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, pihaknya meminta Kemendikbudristek mengidentifikasi permasalahan program magang atau kerja paruh waktu di luar negeri yang terindikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Sosialisasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) juga perlu diintensifkan agar tidak disalahgunakan untuk menarik minat mahasiswa mengikuti kerja paruh waktu di luar negeri.

Kemendikbudristek telah menegaskan, ferienjob bukan bagian dari MBKM. Sebab, ferienjob biasanya meliputi kerja-kerja fisik saat libur kuliah. Sementara program magang dalam MBKM harus berkaitan dengan pembelajaran yang meningkatkan kompetensi serta berkontribusi pada nilai akademik mahasiswa. ”Komisi X DPR mendesak Kemendikbudristek mengevaluasi kegiatan mahasiswa dan perguruan tinggi yang mengikuti ferienjob, khususnya terkait permasalahan dugaan TPPO terhadap mahasiswa Indonesia yang magang di luar negeri,” ujarnya saat rapat kerja dengan Kemendikbudristek di Kompleks Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (3/4).

Permasalahan program ferienjob muncul saat sejumlah mahasiswa Indonesia dijanjikan kerja magang di Jerman, tetapi justru menjadi korban eksploitasi. Bareskrim Polri mengungkap dugaan kasus perdagangan orang terkait program magang ini. Lima orang ditetapkan sebagai tersangka (Kompas, 26/3/2024). Hasil penyelidikan Polri, program ini dijalankan 33 perguruan tinggi di Tanah Air dengan total peserta 1.047 orang. Menurut Agustina, perlu identifikasi lebih lanjut untuk memastikan masalah yang ditimbulkan program ferienjob itu dapat dikategorikan TPPO atau bukan. Oleh sebab itu, pihaknya juga meminta Kemendikbudristek berkoordinasi dengan Polri. (Yoga)

Orang Kaya Rusia Makin Sejahtera

Yoga 04 Apr 2024 Kompas

Setelah terkena sanksi Barat, Rusia tak lantas runtuh. Jalanan Moskwa dan Sochi menjadi saksi saat mobil-mobil mewah produk Eropa justru memadatinya, seolah menggusur Lada, merek lokal yang puluhan tahun mendominasi setiap jengkal aspal negeri itu. Merujuk majalah Forbes, Selasa (2/4) kekayaan konglomerat Rusia justru bertambah 72 miliar USD atau Rp 1,1 kuadriliun dalam setahun terakhir. Jika digabungkan, kekayaan kolektif orang-orang terkaya di Rusia menjadi 577 miliar USD atau Rp 9,2 kuadriliun. Kekayaan mereka bertambah karena memasok logam, bahan kimia, dan aneka kebutuhan militer untuk perang di Ukraina.

Di Rusia, status orang terkaya dipegang Vagit Alekperov dengan kekayaan 28,6 miliar USD. Ia merupakan mantan Dirut Lukoil, raksasa minyak Rusia. Ia juga menempati peringkat ke-59 daftar orang terkaya sedunia. Alekperov dan banyak konglomerat Rusia menikmati hasil kenaikan harga komoditas di tengah serbuan Rusia ke Ukraina. Aneka sanksi Barat pada Rusia ternyata tidak berdampak pada mereka. Setahun sebelum Rusia menyerbu Ukraina, Forbes mencatat akumulasi kekayaan konglomerat Rusia bernilai 606 miliar USD. Para miliarder itu pernah disebut akan kehilangan banyak aset seiring sanksi Barat pada Rusia.

Memang ada penurunan drastis aset miliarder Rusia pada 2022. Akumulasi kekayaan mereka menjadi 353 miliar USD saja. Setahun setelah perang, Rusia beradaptasi dan pulih. Alekperov salah satu bukti pemulihan itu. Dari 20,5 miliar USD pada 2022, kekayaannya bertambah 8,1 miliar USD sepanjang 2023. Memang, tidak semua miliarder Rusia bertambah kekayaannya. Raja pupuk Rusia, Andrei Melnichenko, kehilangan kekayaan 4,1 miliar USD sepanjang tahun lalu. Kini, kekayaannya tinggal 21,1 miliar USD. Pupuk adalah salah satu komoditas Rusia yang diembargo Barat. Ekspor pupuk Rusia terhambat dan berdampak pada orang seperti Melnichenko. Kekayaan Rusia tidak hanya minyak dan gas bumi. Rusia juga punya banyak sumber daya lain.

Karena itu, Putin berulang kali sesumbar bahwa sanksi Barat tidak akan mampu menekan perekonomian Rusia. Buktinya, pertumbuhan ekonomi Rusia tetap baik, terutama ditopang produksi persenjataan. Dana Moneter Internasional menaksir PDB Rusia akan tumbuh 2,6 % pada 2024. Keligatan orang Rusia menyiasati sanksi ditunjukkan oleh daftar konglomerat versi Forbes. Ada nama-nama baru dan sebagian nama lama yang melejit kekayaannya. Resep lonjakan itu adalah pengambilalihan bisnis Barat. Sanksi membuat sejumlah perusahaan asing meninggalkan bisnisnya di Rusia. Banyak bisnis itu dijual murah kepada orang Rusia. Padahal, potensi pendapatannya tetap sama. Bisnis makanan, farmasi, hingga bahan bangunan ditinggal pebisnis asing. Pebisnis Rusia mengambil alih, lalu mendapat untung dari transaksi itu. (Yoga)

Kapal Selam Scorpène Asal Perancis Dibangun di Indonesia

Yoga 04 Apr 2024 Kompas

Naval Group, produsen kapal selam asal Perancis, dan PT PAL Indonesia menandatangani kontrak kerja sama dengan Kemenhan untuk pembelian dua kapal selam Scorpène. Kapal selam konvensional tersebut telah dilengkapi dengan teknologi baterai lithium-ion atau LiB. Melalui akun resminya di X, Naval Group menyebut, kapal selam Scorpène akan dibangun di Indonesia melalui mekanisme transfer teknologi dari Naval Group. ”Untuk memperkuat kapabilitas TNI AL,” demikian disebutkan di akunnya, Selasa (2/4). Dalam keterangan pers, PT PAL Indonesia juga menyatakan, penandatanganan kontrak itu dilakukan untuk pembelian dua kapal selam Scorpène Evolved Full LiB.

Kedua kapal selam tersebut akan dibangun di galangan kapal PT PAL Indonesia melalui mekanisme transfer teknologi dengan memanfaatkan aset produksi yang dimiliki PT PAL Indonesia. Presdir PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan, kontrak tersebut merupakan komitmen dan kepercayaan yang tinggi dari Pemerintah Indonesia terhadap kemampuan rekayasa anak bangsa dalam memajukan teknologi pertahanan, khususnya teknologi kapal selam. Untuk mewujudkan kemandirian industri pertahanan, pemerintah mendukung dengan memberikan penyertaan modal negara (PMN) kepada PT PAL Indonesia. ”Ke depan, Indonesia diharapkan mampu menguasai teknologi kapal selam,” katanya. (Yoga)

Mudik Lebih Awal Hindari Harga Tiket Pesawat yang Meroket

Yoga 04 Apr 2024 Kompas

Penumpang memilih mudik lebih awal untuk menghindari harga tiket pesawat yang meroket di puncak arus mudik. Tahun ini, jumlah penumpang angkutan udara diperkirakan meningkat 10-11 %. Peningkatan arus mudik terlihat di Bandara Internasional Yogyakarta, Rabu (3/4). Bandara itu mulai dipenuhi masyarakat yang mudik lebih awal. Sejumlah pemudik tampak ramai di ruang tunggu. ”Harga tiket Yogyakarta-Samarinda untuk keberangkatan hari ini Rp 1,4 juta. Meskipun tergolong mahal, tetapi masih lebih murah dibanding keberangkatan Sabtu (6/4) yang tembus Rp 1,7 juta,” ujar Fandi (28), mahasiswa UGM, di Bandara Yogyakarta. Kemenhub memperkirakan arus mudik dimulai hari Rabu (3/4). Sebagian masyarakat mulai berangkat ke kampung halaman mengawali mudiknya pada H-7 Lebaran.

PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I, yang membawahkan Bandara Yogyakarta, memperkirakan jumlah penumpang arus mudik di bandara itu naik 11 % dibanding tahun lalu. Total penumpang pada periode mudik ini diperkirakan 262.767 orang atau rata-rata 13.000 penumpang per hari. ”Kami membuka posko Lebaran selama 16 hari pada 3-18 April. Rata-rata jumlah penumpang hingga kemarin masih sekitar 10.000 orang per hari, belum menunjukkan kenaikan,” kata Stakeholder Relation Manager Bandara Yogyakarta Ike Yutiane. Puncak arus mudik angkutan udara diproyeksikan terjadi pada H-4 Lebaran, Sabtu (6/4). Sebanyak 15.915 orang hingga 16.666 orang akan terbang melalui Bandara Yogyakarta. (Yoga)

Pilihan Editor