;

Atasi Banjir, Bendungan Ameroro Senilai Rp 1,5 Triliun Diresmikan

Yoga 15 May 2024 Kompas

Presiden RI Jokowi meresmikan Bendungan Ameroro di Konawe, Sulta, Selasa (14/5). Bendungan senilai Rp 1,57 triliun ini diharapkan mencegah krisis air sekaligus mereduksi banjir di wilayah ini. Bendungan Ameroro yang terletak di Desa Tesamendi, Uepai, Konawe, selesai dibangun pada akhir 2023. Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 88 juta meter kubik. ”Ini bendungan besar sekali dengan luas genangan 398 hektar dan   dapat mengurangi banjir, mereduksi banjir yang sebelumnya ada di sekitar Konawe,” kata Presiden. Presiden berharap Bendungan Ameroro dapat memberikan manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan dengan investasi yang telah dikeluarkan, salah satunya dalam mereduksi banjir di sekitar wilayah Konawe.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya keberadaan bendungan dalam mencegah terjadinya krisis air yang makin mengkhawatirkan. ”Kita tahu beberapa negara mulai terjadi krisis air, sulit sekali mendapatkan air. Ke depan, air sangat penting sekali untuk kehidupan kita. Karena itu, jangan biarkan air mengalir terus ke laut dan tidak kita manfaatkan,” ucap Presiden. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Bob Arthur Lombogia menyampaikan, Bendungan Ameroro memiliki manfaat penting untuk banyak hal, baik untuk pertanian, air baku, maupun pengendalian banjir.

Sejauh ini, bendungan mampu mengurangi potensi banjir dengan kemampuan 443 meter kubik per detik dan mampu mereduksi banjir hingga 6.640 hektar. Untuk pertanian, bendungan bermanfaat untuk irigasi perkebunan dan sawah seluas 3.363 hektar. Kini, luas lahan yang sudah digunakan adalah 1.798 hektar. ”Ini adalah bendungan ke-40 yang diresmikan Presiden dan yang kedua di Sultra. Sebenarnya ada 43 bendungan yang telah selesai dan menunggu kesempatan peresmian. Selain itu, ada juga sejumlah rencana pembangunan bendungan lainnya,” katanya. (Yoga)


Nonhle Mbuthuma dan Sinegugu Zukulu, Keberanian Duo Penyelamat Lingkungan

Yoga 15 May 2024 Kompas (H)

Nonhle Mbuthuma dan Sinegugu Zukulu pernah diancam dibunuh lantaran memobilisasi masyarakat adat menolak rencana pertambangan titanium di wilayah pesisir Amadiba, Wild Coast, Afsel. Di wilayah yang sama pada 2022, keduanya berhasil memukul mundur raksasa migas dunia. Semua dilakukan demi menyelamatkan alam yang kaya dari kehancuran Perjuangan Mbuthuma (46) dan Zukulu (54) bersama masyarakat adat mendapat penghargaan Goldman Environmental Prize 2024 atau ”Nobel Hijau”. ”Saya harap penghargaan ini memperkuat kerja yang kami lakukan di Coast dan mendorong komunitas lokal dan aktivis lingkungan lain untuk memberi dukungan,” kata Mbuthuma, dikutip situs berita Afrika Daily Maverick edisi Senin (29/4). ”Jika seseorang memasuki halaman belakang rumah Anda dan mengotorinya, Anda pasti akan berkata ’tidak’. Jadi, bersikap bagi saya adalah hal yang logis,” tambah Zukulu.

”Halaman belakang rumah” mereka adalah Amadiba, bentangan paling utara Wild Coast yang kaya keanekaragaman hayati. Dalam lautnya mengalir arus hangat Agulhas yang kaya nutrisi sehingga menjadi pusat kehidupan aneka ragam makhluk hidup. Laut ini juga menjadi habitat paus bungkuk migran dan tempat paus jenis lain melahirkan di lepas pantai. Wilayah pantainya, Mpondo, seluas 145.000 hektar merupakan suaka utama bagi banyak spesies. Kawasan ini secara tradisional menjadi territorial suku Mpondo. Setidaknya ada 3.000 keluarga yang menjadikan kawasan ini sebagai sumber kehidupan, tempat tumbuh serta berkembangnya kebudayaan, kepercayaan, dan identitas mereka.

Ketenangan Wild Coast terusik seiring rencana survei seismik oleh sebuah raksasa migas global pada akhir 2021 untuk mengetahui cadangan minyak dan gas yang terpendam di dalamnya. Hak eksplorasi perusahaan itu dijamin Pemerintah Afsel pada 2014 dan diperbarui pada 2021. Survei seismik melibatkan tembakan gelombang sonar menghasilkan suara bising berkekuatan besar, 250 desibel, yang bisa menghancurkan zooplankton, telur ikan atau larva ikan. Mamalia laut bisa kehilangan pendengarannya sehingga sulit menentukan lokasi mangsa. Perusahaan migas itu mengaku telah berkonsultasi dengan nelayan komersial di wilayah tersebut yang tergabung pada asosiasi nelayan kulit putih. Perusahaan juga mengklaim pernah berbicara dengan para tetua adat Amadiba. Padahal, tak satu pun warga Amadiba mengetahui rencana tersebut.

”Kami sangat terkejut dan marah. Bagaimana pemerintah membuat keputusan tanpa berbicara dengan kami. Padahal, dampaknya sangat besar pada mata pencaharian dan lautan kami,” ujar Zukulu. Mbuthuma dan Zukulu bekerja cepat memobilisasi masyarakat adat pesisir Amadiba dengan mengumpulkan kesaksian warga Amadiba dan pendapat para ahli. Kesaksian dan pendapat ahli setebal 400 halaman itu dipakai sebagai pernyataan keberatan yang dibawa ke pengadilan tinggi pada Desember 2021. Untuk meminta restu leluhur dan dukungan, masyarakat Amadiba menggelar jalan bersama komunitas sejauh 7 km sepanjang pantai. Mereka mengunggah video pernyataan sikap sekaligus mendesak komunitas pesisir lain untuk ikut bergabung dengan gerakan itu. Mobilisasi itu berjalan lancar karena sebelumnya mereka pernah bersatu melawan rencana pertambangan titanium sepanjang 2007-2018.

Perlawanan warga Amadiba membuahkan hasil. Pada 28 Desember 2021, pengadilan mengabulkan gugatan warga dan memerintahkan raksasa migas itu segera menghentikan operasinya. Mei 2022, pengadilan tinggi menggelar rapat dengar pendapat untuk menimbang validitas izin eksplorasi perusahaan migas raksasa itu, hakim memutuskan bahwa izin eksplorasi tidak sah dan dibatalkan pada 1 September 2022. Pemerintah yang berwenang tidak mempertimbangkan potensi kerusakan situs spiritual suku Mpondo beserta kebudayaannya, kerugian nelayan setempat, dan ancaman perubahan iklim akibat eksplorasi tersebut. Inilah pertama kali sebuah gugatan atas kerusakan lingkungan sukses dengan mengangkat isu hak-hak budaya, spiritual, dan ekonomi masyarakat adat yang saling terkait. (Yoga)


Pemerintah Tidak Boleh Tutup Mata

Yuniati Turjandini 15 May 2024 Investor Daily (H)
Kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) di perguruan tinggi badan hukum (PTNBH) menuai polemik panas di masyarakat. Sejumlah kalangan menuduh PTNBH memicu terjadinya komersialisasi pendidikan di Tanah Air, terlihat pada lonjakan UKT yang memberatkan mahasiswa. Namun, di sisi lain PTNBH adalah solusi bagi kampus negeri untuk otonom mengelola keuangan sendiri ditengah keterbatasan dana besaran alokasi APBN untuk pendidikan tinggi. Dengan begini, kampus diharapkan dapat menjaga kualitas pendidikan untuk para mahasiswa. Pada titik ini, pemerintah jangan menutup mata dan mencari jalan tengah polemik kenaikan UKT. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan pemerintah seperti menaikkan alokasi APBN untuk pendidikan tinggi yang masih rendah. Sebagai contoh, total anggaran pendidikan 2024 mencapai Rp 665 triliun, sedangkan alokasi untuk pendidikan tinggi hanya Rp 6,6 triliun. (Yetede)

Jaga Kualitas, Perbankan Tahan Bunga Kredit

Yuniati Turjandini 15 May 2024 Investor Daily (H)
OJK mencatat dalam lima tahun terakhir, kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia 7 days Reserve Repo Rate (BI-7DRRR) tidak langsung ditransmisikan pada suku bunga kredit. Pun demikian tahun ini, terlebih situasi global sedang bergejolak, bank memilih menjaga kualitas kreditnya. Adanya respons kenaikan suku bunga kredit perbankan tentunya akan berdampak terhadap tingkat kemampuan bayar debitur bank. Hal ini yang akan memengaruhi rasio kredit macet (non performing loan/NPL) perbankan yang bisa naik. Kepala Ekskutif Pengawas Perbankan OJK Dian Edianan Rae mengatakan, setiap bank memiliki penyesuaian yang berbeda-beda terhadap kebijakan BI. "Data lima tahun terakhir, penaikan bunga acuan tidak serta merta menaikkan bunga kredit. Karena bank juga memperhatikan kemampuan bayar debitur, adjustment sendiri apakah ada kenaikan dengan risiko pengembalian?," jelas Dian. 

Prabowo Bertemu MBZ Bahas Kerja Sama Bidang Pertahanan

Yuniati Turjandini 15 May 2024 Investor Daily (H)

Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih RI Prabowo Subianto membahas kerja sama di bidang pertahanan saat bertemu dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan atau MBZ, di Istana AL Shati, Abu Dhabi, Senin (13/5/2024). Kerja sama di bidang pertahanan ini bisa meliputi latihan perang bersama, pendidikan pertukaran prajurit hingga saling belajar tentang  teknologi alutsista masing-masing negara. Selain membahas soal kerja sama di bidang pertahanan; Prabowo dan MBZ juga bertukar pandangan tentang sejumlah isu regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama. "Hubungan Indonesia dan UEA dapat terus berkembang dan tumbuh sesuai dengan ambisi kedua negara dalam memperkuat kerja sama di berbagai bidang, termasuk pertahanan," kata Prabowo. Pertemuan ini pun diyakini Prabowo dapat membangun hubungan bilateral yang baik antara UEA dengan Indonesia. Pihak UEA pun mengapresiasi niatan Prabowo  membangun hubungan baik  dengan melakukan kunjungan tersebut. Karenanya, presiden UEA memberikan medali "Zayed" kepada Prabowo. (Yetede)

Likuiditas Hingga Daya Beli Jadi tantangan Perbankan

Yuniati Turjandini 15 May 2024 Investor Daily (H)

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menilai industri perbankan tahun ini memiliki sejumlah tantangan yang mengintai,mulai dari sisi likuiditas hingga daya beli masyarakat melambat yang akan  memengaruhi kinerja perbankan. Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, tahun ini perbankan memiliki faktor pendorong dan juga tantangan yang akan dihadapi. Dimana pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) akan menjadi pemicu karena akan ada perebutan dana di era suku bunga tinggi. "Pertama, likuiditas akan  menjadi tantangan yang akan memengaruhi pertumbuhan kredit, terutama bank-bank besar pertumbuhannya low double digit,  sementara DPK mid single digit. Ini tantangan likuiditas yang perlu diantisipasi 2024 ini," ujar Andry. Tantangan kedua, rencana pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) diproyeksikan baru akan terjadi pada akhir tahun ini. Hal tersebut juga tergantung  kondisi ekonomi global, salah satunya adalah suku bunga acuan The Fed yang diperkirakan belum ada titik terang untuk turun. "Ketiga, pengusaha masih wait and see, banyak yang menunggu struktur kabinet baru setelah pada Oktober nanti pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Keempat, ini jdi concern kami terutama daya beli kelas bawah ini bagaimana kita perlu antisipasi agar tidak semakin memburuk," urai Andry. (Yetede)

Mesin Pertumbuhan Baru Chanadra Asri

Yuniati Turjandini 15 May 2024 Investor Daily (H)

Emiten petrokimia terintegrasi milik Taipan Parjogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) optimistis akan mencatatkan kinerja cemerlang setelah mengakuisisi aset Shell Energy and Chemical Park (SECP). Aset kilang minyak mentah dengan kapasitas pemrosesan sebanyak 237.000 barel per hari, ethylene cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton per tahun di Pulau Bukom, serta aset kimia hilir di Pulau Jurong, Singapura ini, diyakini akan membantu meningkatkan  pendapatan Chandra Asri hingga lima kali lipat dalam tiga tahun mendatang. Chandra Asri bersama Glencore Plc telah membentuk perusahaan patungan (joint venture/ JV), CAPGC Pte Ltd, untuk mengaukisisi 100% Ltd.

Dengan kepemilikan bisnis kilang ini TPIA dapat mengolah minyak mentah secara langsung dan menghasilkan produk-produk bahan baku seperti bensin, solar, avtur, dan aspal yang belum dapat di produksi oleh fasilitas TPIA sebelumnya. Sementara itu, dengan adanya Glencore, salah satu trader komoditas terbesar di dunia, sebagai mitra strategis dapat meningkatkan daya saing TPIA di level global melalui jaringan distribusi serta stabilitas suplai minyak. (Yetede)

Garap Potensi Ekosistem Halal, BSI Gelar International Expo

Yuniati Turjandini 15 May 2024 Investor Daily
Bank Syariah Indoensia Tbk (BSI) menegaskan komitmennya untuk terus mendorong perkembangan ekosistem keuangan syariah dan gaya hidup halal. Komitmen ini diwujudkan melalui gelaran BSI Internasional Expo 2024, pameran ekosistem keuangan syariah dan gaya  hidup halal berskala internasional pertama di Indonesia yang digelar oleh BSI dalam rangkaian milad ketiga. Pameran ini akan diikuti oleh para pelaku UMKM nasional dan mitra perusahaan. Terdapat sekitar 196 booth yang saat ini sudah terisi 100%. BSI juga menghadirkan sejumlah pelaku bisnis mancanegara, diantaranya dari Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Tajikistan, dan Turki. Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar mengatakan, BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia sebagai pusat gravitasi syariah global. Dia berharap gelaran BSI Internasional Expo 2024 dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dan dunia terhadap gelaran pameran berskala besar tentang industri dan gaya hidup halal atau halal lifestyle. (Yetede)

Indonesia Didorong Masifkan Layanan 5G

Yuniati Turjandini 15 May 2024 Investor Daily

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan operator telekomunikasi kembali didorong untuk memasifkan layanan seluler generasi kelima (5G) di Tanah Air. Hal ini perlu dilakukan agar Indonesia tidak tertinggal, dapat mencapai potensi penuh 5G, dan menjawab berbagai kasus penggunaan (use case) dengan baik. Belum lagi, kemampuan monetisasi  layanan 5G juga baru akan bisa dilakukan seiring dengan perkembangan jaringan dan implementasi. Hingga saat ini, implementasi 5G di Indonesia masih menemui sejumlah tantangan yang cukup kompleks. Selain karena keterbatasan frekuensi khusus untuk layanan 5G, belum adanya penggerak utama (trigger)  dan aplikasi yang dapat memberikan keuntungan yang kompetitif sebagai pendorong pemintaan pasar (killer app) juga menjadi tantangan tersendiri. Indonesia sebenarnya sudah mulai mengimplementasikan layanan 5G sejak tahun 2021 hingga 2022. Namun, memasuki tahun 2023 hingga Mei 2024 ini, implementasinya mandeg. Saat ini, implementasinya baru dilakukan di sekitar 45 kota di Tanah Air dan lima tujuan wisata prioritas dengan jangkauan sangat terbatas oleh Telkomsel. (Yetede)

RI dan Inggris Jajaki Kerja Sama Digital

Yuniati Turjandini 15 May 2024 Investor Daily
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menerima kunjungan Menteri Kantor Kabinet Inggris John Glen. Keduanya membahas transformasi digital dan menjajaki peluang kerja sama Pemerintah Indonesia (RI) dan Inggris di bidang digital. Kepada Menteri Kabinet Inggris John Glen, Budi Arie pun menyatakan antusiasmenya untuk terlibat dalam diskusi  peluang kerja sama dengan Pemerintah Inggris. "Saya yakin pertemuan ini akan menjajaki arah kita menuju potensi  kerja sama di masa depan," ungkap Budi Arie. Pada pertemuan tersebut, Menkominfo didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kemenkominfo Mira Tayyiba, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kemenkominfo Ismail, dan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo Samuel Abrijani Pengerapan. Pada kesempatan itu Budi Arie juga  menyampaikan bahwa teknologi digital menjadi salah satu aspek fundamental yang memungkinkan pertumbuhan lintas sektor pembangunan. (Yetede)

Pilihan Editor