;

Kenapa Pansel Calon Pimpinan KPK Harus Berintegritas

Yuniati Turjandini 18 May 2024 Tempo
BEBERAPA mantan pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi kompak akan menyodorkan kriteria panitia seleksi calon pimpinan KPK periode 2024-2029 ke Presiden Joko Widodo. Mereka akan menyampaikannya lewat surat ke Jokowi, hari ini. Komisioner KPK periode 2015-2019, Saut Situmorang, mengatakan surat tersebut merupakan bentuk keresahan para mantan pemimpin komisi antirasuah terhadap kondisi pemberantasan korupsi saat ini dan nasib KPK. Nasib KPK itu tecermin dari skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia pada 2023 versi Transparency International, yaitu berada pada angka 34, dari rentang penilaian 0-100. Peringkat Indonesia juga anjlok dari 110 menjadi 115. 

Karena itu, Saut berharap pimpinan KPK ke depan adalah orang-orang yang berintegritas. Agar menghasilkan pimpinan komisi antirasuah yang berkualitas, Saut pun menyarankan Presiden memilih tim panitia seleksi yang berintegritas.  “Integritas ini memang abu-abu. Susah kita memastikannya,” kata Saut, Jumat, 17 Mei 2024.  Lewat surat yang salinan drafnya diperoleh Tempo, para mantan pemimpin KPK itu akan meminta Jokowi mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, dan independensi calon panitia seleksi untuk menghindari konflik kepentingan dalam menjaring calon komisioner. Anggota pansel juga harus memahami kondisi KPK dan situasi pemberantasan korupsi saat ini. Dengan demikian, panitia seleksi bisa bekerja berdasarkan realitas permasalahan yang faktual.

Sesuai dengan rencana, Jokowi akan membentuk panitia seleksi calon pimpinan KPK paling lambat awal bulan depan atau enam bulan sebelum masa jabatan pimpinan KPK periode sekarang berakhir. Masa jabatan pimpinan KPK periode 2019-2024 akan berakhir pada Desember mendatang. Panitia seleksi akan memilih sepuluh besar calon pemimpin KPK untuk diserahkan kepada Presiden. Lalu Presiden akan menyerahkan nama-nama itu ke Dewan Perwakilan Rakyat untuk memilih lima pemimpin KPK periode berikutnya. Dalam seleksi terdahulu, panitia seleksi menghasilkan pimpinan KPK yang tak berintegritas. Tiga dari lima pemimpin KPK terpilih terseret pelanggaran kode etik, yaitu Firli Bahuri, Lili Pintauli Siregar, dan Nurul Ghufron. Lili bahkan mengundurkan diri sebelum Dewan Pengawas KPK membacakan vonis atas pelanggaran etiknya. Adapun Firli direkomendasikan dipecat karena terseret kasus korupsi. Sedangkan Ghufron tengah menjalani sidang dugaan pelanggaran etik di Dewan Pengawas. (Yetede)

Miliarder RI di Panggung Bola Eropa

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan (H)

Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat digandrungi. Banyaknya penggemar menjadikannya sebagai olahraga paling populer di dunia. Bahkan, sepak bola kini bukan sekedar olahraga di lapangan hijau.  Belakangan, bola kaki ini menjelma ladang bisnis yang menjanjikan peluang profit menggiurkan. Tak hanya profit dari segi materi, tapi juga terbuka peluang untuk membawa brand produk menuju pentas global. Tak heran, jika investasi klub sepak bola kini digandrungi banyak kalangan pengusaha. Tidak terkecuali pengusaha asal Indonesia. Kebanyakan para konglomerat Indonesia ini memilih klub sepak bola Eropa sebagai ladang menyemai duit.

Salah satunya Hartono Bersaudara atau Grup Djarum yang menjadi pemilik klub asal Italia, Como 1907. Orang terkaya Indonesia ini mengakuisisi Como pada April 2019 senilai 850.000 Euro atau setara Rp 15 miliar. Ini merupakan program pembinaan pemain muda Indonesia yang dilangsungkan di luar negeri. Sayangnya, niat Grup Djarum terbentur regulasi pembatasan jumlah pemain non-Uni Eropa dalam satu klub sepakbola di Italia. Di bawah kendali Djarum, Como tidak jor-joran membeli pemain demi menjaga neraca keuangan klub.

Kemudian menjaga rasio gaji maksimal 65% dari total pemasukan. Kini Djarum mampu mengangkat prestasi Como. Terbaru, Como berhasil promosi ke Serie A untuk pertama kalinya sejak musim 2002/2003. Selain Hartono, ada Grup Bakrie melalui Anindya Bakrie yang menjadi pemilik Oxford United bersama dengan Erick Thohir, Ketua PSSI sekaligus Menteri BUMN saat ini. Selain itu, Grup Bakrie juga menjadi pemilik klub asal Australia, Brisbane Roar. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai, tingginya animo masyarakat terhadap sepak  bola menjadi pemantik pengusaha nasional untuk ikut berkecimpung di bisnis olahraga tersebut. Lagi pula, industri sepak bola di Eropa sudah sangat maju, sehingga investor tidak ragu berinvestasi di sana. Ujung-ujungnya popularitas produk meningkat. Pengamat pasar modal Teguh Hidayat berpendapat, keuntungan langsung berinvestasi di klub sepak bola bersumber dari tiket pertandingan, hak siar, sponsor  dan merchandise.

Kepatuhan Pelaporan SPT Pajak Baru 73%

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan

Batas waktu maksimal pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) telah berakhir. Meski begitu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan masih menunggu pelaporan SPT Tahunan PPh oleh wajib pajak hingga Desember 2024. Berdasarkan data Ditjen Pajak, realisasi pelaporan SPT hingga 30 April 2024 mencapai 14,18 juta. Angka ini tumbuh 7,15% secara tahunan alias year on year (yoy). Sementara di periode sama 2023 lalu, total SPT yang terkumpul hanya sebanyak 13,24 juta. Secara perinci, jumlah SPT Tahunan itu terdiri atas wajib pajak orang pribadi sebanyak 13,14 juta, naik 6,88% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang terkumpul 12,29 juta SPT Tahunan. Berdasarkan perhitungan KONTAN, tingkat kepatuhan formal wajib pajak dalam melapor SPT Tahunan hingga 30 April 2024 mencapai 73,59% dari wajib lapor SPT sebanyak 19,27 juta wajib pajak. Tapi, angka ini naik dibanding periode sama tahun lalu, yang tercatat sebesar 68,10%.

"Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yaitu akhir April 2023 dengan akhir April 2024, rasio kepatuhan penyampaian SPT Tahunan mengalami peningkatan dan bukan merupakan sebuah kemerosotan," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Dwi Astuti dalam Hak Jawab tertanggal 6 Mei 2024. Tapi, angka tersebut masih di bawah target. Tahun ini, Ditjen Pajak menargetkan pelaporan SPT mencapai 83,5% dari jumlah wajib lapor, atau naik tipis dibanding target tahun lalu 83%. Meskipun berdasarkan data Ditjen Pajak, realisasi pelaporan SPT sepanjang 2023 mencapai 88% dari jumlah wajib lapor. Direktur Eksekutif Pratama-Kreston Tax Research Institute Prianto Budi Saptono mengatakan, saat target kepatuhan, dalam hal ini kepatuhan formal, tidak berubah, maka target pemerintah konservatif pada tahun ini. Meski demikian, menurutnya, upaya intensifikasi dan ekstensifikasi di setiap kantor pelayanan pajak (KPP) bisa membantu target pelaporan tercapai. Ditjen Pajak juga masih memiliki waktu hingga akhir tahun untuk mengoptimalkan proses penyesuaian data dari pelaporan SPT.

Bank Tanah Siapkan Lahan untuk Bandara VVIP di IKN

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan
Badan Bank Tanah mendukung percepatan pembangunan Bandara VVIP di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dukungan ini dengan menyiapkan lahan tambahan menjadi 621 hektare (ha). Jaminan lahan ini Badan Bank Tanah sampaikan usai meneken kerjasama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melalui anak perusahaan mereka, PT Bina Karya (Persero). Kepala Badan Bank Tanah Parman Nataatmadja menyebutkan, kongsi ini merupakan komitmen Badan Bank Tanah yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2021. Beleid ini mengatur kewenangan Badan Bank Tanah dalam menjamin ketersediaan tanah dalam rangka ekonomi berkeadilan. Parman menjelaskan, langkah ini merupakan komitmen Badan Bank Tanah dalam mendukung pembangunan IKN, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Penajam Paser Utara. Khususnya di HPL Bank Tanah lewat penyediaan lahan untuk proyek Bandara VVIP IKN.

Prajogo Pangestu Penguasa Bursa

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan

Emiten milik grup konglomerasi masih menguasai Bursa Efek Indonesia (BEI). Kali ini, juaranya adalah Grup Barito milik Prajogo Pangestu yang sejumlah saham miliknya berhasil menembus rekor harga tertinggi (all time high) pekan ini. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) masih membetot perhatian publik dengan level harga yang sudah menyentuh Rp 10.750. BREN kokoh di puncak emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di BEI, senilai Rp 1.438,20 triliun. Saudara sekandung BREN, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) ikut melejit dan menjadi emiten dengan market cap terbesar ketiga senilai Rp 787,26 triliun.

Lompatan harga juga dialami tiga saham Prajogo Pangestu lainnya PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)  dan PT Petrosea Tbk (PTRO). Hitungan KONTAN market cap gabungan dari lima saham Praogo Pangestu ini menyentuh Rp 2.455,62 triliun. Jumlah itu setara dengan 19,77% dari total gabungan dari lima saham Praogo Pangestu ini menyentuh Rp 2.455,62 triliun. Jumlah itu setara dengan 19,77% dari total market cap emiten BEI sebesar Rp 12.420 triliun hingga akhir pekan ini. Selain berada di puncak konglomerat terkaya di Indonesia, Prajogo Pangestu menjadi taipan terkaya ke-23 di dunia.

Cuan Prajogo juga mengalir ke pasar saham, yang datang dalam wujud lonjakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Punya bobot yang jumbo, kenaikan saham-saham Prajogo signifikan mendongkrak IHSG yang selama pekan ini mengakumulasi penguatan 3,22% ke level 7.317,23. Secara bersamaan, pesta pora saham Prajogo membawa rotasi di jajaran konglomerasi penguasa bursa. Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih mengamati, rotasi saham di jajaran top market cap cukup volatil sejak April 2024. Saham big banks merosot imbas aksi profit taking dan kinerja yang di bawah ekspektasi. Sementara saham Prajogo terus menanjak. Ini berkat sejumlah sentimen positif. Termasuk aksi akuisisi dan masuknya TPIA di Indeks Standar Global Morgan Stanley Capital International (MSCI). 

Head of Research Mega Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya mengamini, rotasi market cap seringkali dipengaruhi oleh sentimen terkini. Selain dari ekspansi, branding Prajogo sebagai orang terkaya di Indonesia dan masuk ke jajaran konglomerat dunia turut menambah daya tarik. Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto juga sepakat, sentimen konglomerat yang sedang bersinar secara psikologis membawa optimisme. Hanya saja, William mengingatkan pelaku pasar perlu waspada lantaran lonjakan harga saham dan market cap tak selalu mencerminkan performa fundamentalnya. 

Incar Peluang Bisnis Jasa Interior

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan

PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) meyakini bisnis desain interior dan jasa kontraktor di Indonesia masih memiliki prospek positif. Emiten baru dengan kode saham MEJA ini mengutamakan inovasi, agar bisa bersaing menjadi perusahaan jasa arsitektur terkemuka. Harta Djaya Karya yang dikenal dengan merek jasa Interra, memiliki bisnis utama jasa konsultasi desain. Interra menawarkan jasa konsultasi desain, mulai dari perencanaan ruang (space planning) sampai dengan pemilihan bahan yang digunakan (material picking). MEJA juga merupakan pelaksana konstruksi interior. Selain itu, MEJA menawarkan jasa pembuatan produk furnitur yang diproduksi secara khusus dan spesifik dan juga loose furniture yang tidak terpasang secara permanen dan mudah dipindahkan seperti meja, kursi, sofa. Titik balik perkembangan MEJA dimulai saat mendapatkan kesempatan untuk menjadi vendor di berbagai instansi pemerintah seperti DPRD DKI Jakarta, Kepolisian dan Kementrian Perdagangan.

MEJA juga mulai menjadi mitra utama perusahaan-perusahaan swasta terkenal, seperti PT Trinusa Travelindo (Traveloka), PT Goodyear Indonesia Tbk, dan British School Jakarta. Di tahun-tahun berikutnya, MEJA cukup banyak mendapatkan proyek pengerjaan interior untuk BUMN dan pengerjaan interior proyek Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta. Direktur Utama Harta Djaya Karya, Richie Adrian Hartanto mengatakan, langkah initial public offering (IPO) MEJA juga akan memberikan peluang bagi perusahaan untuk membentuk kemitraan strategis yang lebih erat dan merambah pasar industri konstruksi dengan lebih luas. Di samping menjaring dana untuk membiayai proyek-proyek berjalan.

Dana hasil IPO MEJA sekitar 72% atau Rp 32,72 miliar akan digunakan untuk modal kerja. Sementara itu, sekitar 24% atau Rp 10,91 miliar akan digunakan untuk pembelian aset tetap berupa peralatan kerja kantor, peralatan kerja proyek dan kendaraan. Richie optimistis MEJA dapat menghimpun pertumbuhan pendapatan dan laba bersih di tahun pertamanya tercatat sebagai emiten. Bahkan, pendapatan yang dipatok capai Rp 63 miliar diyakini sudah bisa tercapai pada semester I-2024. "Kami yakin kemungkinan target pendapatan di kuartal II 2024 sudah tercapai. Sementara, target laba kami di tahun ini sekitar 12% dari total pendapatan yang didapatkan, ujar Richie saat ditemui usai seremoni pencatatan IPO, belum lama ini. Dalam lima tahun ke depan, MEJA memiliki rencana dapat membangun workshop baru. Selain itu, emiten ini juga akan membangun experience center di beberapa lokasi.

LPKR Siap Terjun ke Bisnis Parkir

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)  kembali melakoni aksi korporasi. Setelah melepas sebagian saham PT Siloam Internationals Hospitals Tbk (SILO), salah satu entitas Grup Lippo tersebut berencana menambah kegiatan usaha. Melansir keterbukaan informasi, Jumat (17/5), salah satu emiten properti ini berencana menambah kegiatan usaha, yaitu pengelolaan lahan parkir. Maka, LPKR akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 19 Juni 2024 untuk meminta restu terkait aksi korporasi itu.

Studi kelayakan sudah disiapkan LPKR terkait aktivitas perparkiran di badan jalan (on street parking) dan aktivitas perparkirandi luar badan jalan (off street parking). Manajemen LPKR menjelaskan, kegiatan usaha aktivitas perparkiran ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan usaha real estat yang saat ini dijalankan oleh perseroan ini. Guna meningkatkan kinerja, LPKR mengintegrasikan jasa usaha perparkiran dalam kegiatan usaha utamanya. Dari studi kelayakan LPKR, net present value (NPV) dari penambahan kegiatan usaha ini sebesar Rp 8,96 miliar. Lalu, internal rate of return  sebesar 64,38%. Sementara itu, profitability index sebesar  1,19 dan break even point 41%. Lantas titik impas bisnis ini bisa lebih cepat dari lima tahun menjadi 3 tahun 5 bulan. 

Sejumlah Bankir Borong Saham Bank

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan

Para bankir aktif melakukan penambahan kepemilikan saham di bank yang mereka pimpin. Analis menilai aksi tersebut bisa menjadi sentimen positif bagi pergerakan saham bank terkait. Teranyar, tiga direksi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) aktif membeli saham BMRI di awal Mei. Direktur Keuangan Sigit Prastowo merogoh kocek Rp 8,23 miliar untuk membeli 1,3 juta saham BMRI. Sehingga kepemilikannya di BMRI menjadi 10,86 juta. Lalu, Direktur Information Technology Bank Mandiri Timothy Utama menarik isi dompet sebesar Rp 937,5 juta membeli 150.000 saham BMRI. Alhasil, kepemilikan sahamnya kini sudah mencapai 6,88 juta saham di BMRI. Riduan, Direktur Corporate Banking melakukan transaksi pembelian 100.000 saham BMRI senilai Rp 620 juta.

Kepemilikannya kini di BMRI mencapai 11,1 juta saham, Tiga direksi Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) juga memborong saham BNGA pada 1 April 2024. Mereka melakukan pembelian total 502.700 saham senilai Rp 1,07 miliar. Mereka adalah Presiden Direktur Lani Darmawan, Direktur Consumer Noviady Wahyudi, dan Direktur Compliance, Fransiska Oei. Menurut Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana, aksi para bankir itu secara tak langsung menunjukan kepercayaan kepada prospek bank yang dipimpin. Itu memberi sinyal ke investor bahwa manajemen percaya dengan keberlangsungan bisnisnya, ujar Wawan kepada KONTAN, Jumat (17/5). Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus menilai wajar jika para bankir ini mulai menambah kepemilikan sahamnya. Harga sahamnya terbilang murah dengan adanya koreksi beberapa waktu terakhir.

Buana Finance Raih Kredit Rp 50 Miliar dari Bank Jago

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan
PT Buana Finance Tbk (BBLD) meraih tambahan fasilitas pinjaman senilai Rp 50 miliar dari PT Bank Jago Tbk (ARTO). Kesepakatan fasilitas pinjaman tersebut ditandatangani Buana Finance dan Bank Jago pada 14 Mei 2024. Fasilitas ini menambah total plafon pinjaman Buana Finance kepada Bank Jago menjadi Rp 1,55 triliun. Sekretaris Perusahaan Buana Finance, Ahmad Khaetami mengatakan, tambahan pinjaman tersebut memiliki tenor 48 bulan. Pinjaman akan digunakan Buana Finance untuk menggenjot pembiayaannya. "Fasilitas pinjaman akan digunakan untuk keperluan modal kerja," ujar Sekretaris Perusahaan Buana Finance, Ahmad Khaetami, Jumat (17/5). Pada 19 Maret, Buana Finance dapat kucuran kredit Rp 500 miliar dari PT Bank Central Asia Tbk dengan tenor 36 bulan. Lalu, pada 22 Maret 2024, Buana Finance dapat kredit Rp 300 miliar dari PT Bank OCBC NISP Tbk.

Sektor Manufaktur di China Semakin Pulih

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan

Perekonomian China secara keseluruhan masih lancar pada bulan April 2024. Itu menandai semakin pulihnya sektor manufaktur Negeri Panda ini. Biro Statistik National China (NBS) melaporkan, produksi sektor industri negara itu pada April tercatat tumbuh sebesar 6,7% secara tahunan atau year on year (yoy). Lajunya meningkat dari bulan sebelumnya yang baru tumbuh 4,5%. Realisasi produksi sektor industri itu bahkan melampaui proyeksi analis. Sebelumnya, rata-rata analis yang disurvei Reuters hanya memproyeksi pertumbuhan 5,5%. Pertumbuhan itu terutama ditopang oleh produksi perusahaan manufaktur berteknologi tinggi. Liu Aihua, Juru Bicara NBS mengatakan, secara keseluruhan, perekonomian nasional China berjalan lebih baik, meski beberapa indikator data ekonomi negara itu mengalami penurunan laju pertumbuhan.

Penjualan ritel barang konsumsi, yang merupakan ukuran pengeluaran rumah tangga hanya tumbuh sebesar 2,3% pada April. Realisasi ini lebih rendah dari proyeksi analis, yakni 3,8%. Sektor properti terus menyeret perekonomian China. Selama empat bulan pertama tahun ini, investasi di bidang properti turun 9,8%, membebani investasi aset tetap, yang tumbuh sebesar 4,2%. Tidak termasuk real estat, investasi aset tetap melonjak sebesar 8,9%, sebagian besar didorong oleh belanja infrastruktur dan manufaktur. Sedangkan ekspor impor tercatat kembali mengalami pertumbuhan pada bulan April, setelah pada bulan sebelumnya mengalami kontraksi. Pemerintah pusat juga sedang mengkaji rencana agar semua pemerintah daerah membeli jutaan rumah yang tidak terjual dari pengembang. Selanjutnya, rumah-rumah itu akan disulap menjadi rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pilihan Editor