Subsidi Energi Yang Sesuai Mekanisme
Pemerintah dan badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) berencana memenangkan anggaran subsidi energi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2025 sebesar Rp1,1 triliun, menjadi Rp203,4 triliun. Penyusuran subsidi energi tahun mendatang tersebut diyakini akan lebih tepat sasaran dan berkeadilan, dengan menggunakan mekanisme yang sesuai. Salah satu mekanisme yang tengah disiapkan untuk penyaluran BBM adalah melalui pembatasan yang hingga saat ini dalam proses penggodokan. Anggaran subsidi energi tersebut terdiri dari subsidi jenis bahan bakar tertentu sebesar Rp26,7 triliun atau tetap, subsidi LPG 3 kg Rp 87 triliun, turun dari Rp90,2 triliun. Namun, pemerintah menyatakan penurunan alokasi untuk subsidi BBM disebabkan oleh perubahan asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2025 dari Rp 16.100 ke Rp16 ribu per dolar AS. “Dari pada menaikkan harga, dampaknya akan lebih besar. Maka yang harus ditempuh adalah pembatasan, hingga subsidi benar-benar tepat sasaran. Yang behak mendapatkan subsidi akan tetap memperoleh subsidi,” kata Pengamat Ekonomi dari UGM. (Yetede)
IHSG Menuju 8.000 di Akhir Tahun
Indeks harga saham gabungan (IHSG) terus menunjukkan performa impresif selama 2024 dan diproyeksikan menguat hingga level 8000 pada akhir tahun ini. Pencapaian rekor baru alias all time high (ATH) ke-10 di level 7.721 menjadi bukti kuatnya sentimen positif yang mendominasi pasar. Konsensus analisis optimistis, tren penguatan ini akan terus berlanjut seiring dengan kombinasi faktor domestik dan global yang mendukung pasar modal Indonesia. Founder Stocknow.id Hendra Wardana menyebutkan, penguatan IHSG didorong oleh perkembangan di pasar internasional, khususnya dari Amerika Serikat. Perkembangan ini di antaranya pasar tenaga kerja Amerika yang melemah, sebagaimana tercermin dari data JOLTS yang mencapai titik terendah dalam 3,5 tahun terakhir. “Ini memicu perlambatan ekonomi AS. Ini memberikan sinyal kuat bahwa The Fed akan segera memangkas suku bunga, yang membuat investasi berbasis dolar menjadi kurang menarik,” kata Hendar. (Yetede)
BUMN Capai MRA Dengan total Nilai Rp29,25 Triliun
Ramai-ramai Perusahaan BUMN mencapai master restructuring agreement (MRA) pada kuartal III tahun ini. Capaian tersebut sesuai dengan target Kementerian BUMN dan akan menjadi peninggalan (legacy) Erick Thohir menjelang transisi pemerintahan baru. Beberapa Perusahaan pelat merah yang sudah berhasil meraih kesepakatan MRA Bersama kreditur yaitu PT Waksita Karya Tbk (WSKT), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS). BUMN lain yang ditargetkan mencapai MRA dalam waktu dekat adalah Holding Bio Frama. Waskita sukses menandatangani MRA Bersama 21 kreditur perbankan yang terdiri dari Himbara dan swasta dengan total nilai outstanding sebesar Rp26,3 triliun. MRA ini merupakan penyempurnaan dari MRA yang diteken pada 2021 dengan total nilai Rp29,25 triliun. Dalam kurun waktu tiga tahun tersebut, WSKT sudah mampu melunasi sebesar Rp3 triliun. (Yetede)
Suku Bunga Menurun, Fintech Makin Diminati
Langkah Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) yang dikabarkan berencana menurunkan suku bunga acuannya bulan ini, yang kemungkinan juga diikuti BI dengan menurunnya BI Rate, dinilai positif oleh hampir semua kalangan termasuk pelaku di industry fintech peer to peer lending/P2P lending atau pinjaman online (pinjol). Industri ini diperkirakan tumbuh nantinya seiring dengan makin diminatinya para lender dan para borrower. Menurunnya suku bunga tersebut akan membuat industry ini memiliki daya saing yang makin kompetitif dengan instrument investasi lainnya turun. “Ketika kejadian suku bunga acuan bank sentral turun, P2P lending jadi punya kesempatan bagus untuk bisa (memilih) bersaing dengan suku bunga manfaat yang lebih kompetitif. Suku bunga instrumen investasi bisa jadi akan turun, termasuk ke SBN,” kata Direktur Ekonomi Digital center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda. (Yetede)
Meningkatkan Kinerja Cadev Indonesia
Sikap pelaku pasar yang memperkirakan akan terjadinya penurunan suku bunga acuan Bank Sentra Amerika Serikat atau Fed Fund Rate (FFR), berdampak positif terhadap masuknya aliran modal asing (capital inflow) ke pasar uang negara berkembang termasuk Indonesia. Hal tersebut turut meningkatkan kinerja cadangan devisa (cadev) Indonesia. BI mencatat posisi cadangan cadev Indonesia pada akhir Agustus 2024 sebesar US$ 150,2 miliar, meningkat dibanding pada posisi akhir Juli 2024 sebesar US$ 145,4 miliar. Dalam Federal Open Market Committee (FOMC) pada Agustus 2024, The Fed memutuskan suku bunga acuan bank sentral AS masih dikisaran 5,2% sampai 5,5%. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Edi Susianto menyatakan, adanya ekspektasi penurunan FFR akan berpotensi mendorong inflow dari investasi asing ke pasar uang Indonesia, sehingga dapat mendorong surplus dari neraca modal dan finansial. “Hal tersebut tentunya akan cukup kondusif bagi posisi cadangan devisa ke depan,” jelas Edi. (Yetede)
KPK Akan Konsisten Menindak Calon Kepala Daerah
KOMISI Pemberantasan Korupsi berjanji akan konsisten menindak calon kepala daerah yang penanganan kasusnya ditunda sementara selama pergelaran pemilihan kepala daerah 2024. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyatakan penundaan itu dilakukan tanpa adanya tekanan. “Apakah proses hukumnya akan dihentikan? Saya pastikan tidak mungkin kami hentikan,” katanya saat ditemui Tempo di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat, 6 September 2024.
Alex—begitu Alexander Marwata disapa—menyatakan pihaknya telah merancang langkah kalaupun calon kepala daerah yang bermasalah itu terpilih. Menurut Alex, KPK nantinya mengirimkan surat kepada Komisi Pemilihan Umum untuk mempertimbangkan agar si calon kepala daerah itu tidak dilantik. “Untuk penyidikan-penyidikan yang sedang berjalan, yang diduga kuat cukup buktinya, kami sampaikan ke KPU dan KPU daerah,” ujarnya.
Dalam kesempatan berbeda, juru bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto menyatakan penundaan proses hukum terhadap para calon kepala daerah itu akan berjalan lebih-kurang tiga bulan, dari September hingga pencoblosan pada November mendatang. Tessa menyebutkan sikap KPK ini tidak berubah dibanding saat kontestasi pemilihan presiden 2024. (Yetede)
Survei PPIM UIN Hanya 20,09% Muslim Yang Memahami Transisi Energi
PEMERINTAH Indonesia menjadikan transisi energi terbarukan sebagai salah satu prioritas pembangunan hingga 2029. Dari sektor energi hingga transportasi akan mendapat percepatan. Terdengar menakjubkan. Tapi apakah hal tersebut realistis? Dalam beberapa catatan, upaya transisi energi ternyata masih menunjukkan pelbagai kendala. Selain masih banyak inkonsistensi dari pemerintah, masyarakat belum begitu memahami apa itu transisi energi.
Survei kami bersama tim Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta memperlihatkan hanya 20,09 persen muslim Indonesia tahu tentang istilah tersebut. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim, penting bagi pemerintah untuk mendudukkan segala kebijakan yang selaras dengan alam pikir masyarakat beragama, terutama kebijakan transisi energi yang membutuhkan pelibatan masyarakat. Keselarasan penting agar transisi energi Indonesia mendapat dukungan dan partisipasi yang masif dari masyarakat.
Kami mensurvei 3.045 responden muslim berusia 15 tahun ke atas dari semua provinsi di Indonesia seputar pemahaman mereka terhadap isu lingkungan dan perilaku ramah lingkungan, termasuk transisi energi. Survei ini memiliki margin kesalahan 2-4 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Melalui survei ini, kami menemukan bahwa pengetahuan masyarakat tentang transisi energi ternyata tidak menjamin pemahaman yang benar perihal konsep tersebut. Mereka yang menjawab, “Ya, tahu transisi energi”, ternyata tidak sepenuhnya memahami konsep transisi energi. (Yetede)
Rapat Dadakan BKN Tersebab CPNS
KPK Menunda Proses Hukum Calon Kepala Daerah
Latvia Menawarkan Susu untuk Program Makan Gratis
Latvia menyatakan siap memasok susu bubuk bagi program makan gratis pemerintahan presiden Indonesia terpilih, Prabowo Subianto. Riga dan Jakarta juga ingin kerja sama lebih erat di sektor ekonomi, budaya, dan pengetahuan. Menlu Latvia, Baiba Braze menyampaikan kesiapan selepas diterima Menlu RI Retno Marsudi. Dalam pertemuan di Jakarta, Kamis (5/9), Retno dan Braze membahas kerja sama politik hingga budaya. ”Latvia adalah salah satu mitra dagang kita yang paling besar di kawasan Baltik,” kata Retno. Meski belum besar, perdagangan Indonesia-Latvia terus tumbuh. Tahun lalu, volumenya 83,4 juta USD. ”Meski secara geografis Indonesia dan Latvia terpisah oleh jarak, kita memiliki nilai-nilai dan aspirasi yang sama untuk perdamaian dan stabilitas global serta kemakmuran kedua bangsa kita,” ujar Retno. Braze mengatakan, Latvia mengekspor sejumlah komoditas barang dan jasa.
Mikrotik merupakan perusahaan terbesar Latvia di Indonesia. Perusahaan itu salah satu produsen utama router global. Melalui negara ketiga, Latvia memasok susu bubuk ke Indonesia. Latvia siap meningkatkan pasokan jika Indonesia membutuhkan. ”Banyak susu Latvia dikirim ke Indonesia. Bagus untuk anak-anak,” ucap Braze. Ia sudah mendengar rencana program makan gratis Indonesia. ”Setiap negara punya program serupa. Latvia punya,” kata mantan Asisten Sekjen NATO itu. Di Latvia, makan gratis terbagi beberapa jenis. Ada untuk orang tidak mampu, ada untuk anak sekolah. Murid bisa mendapat makan gratis beberapa kali sehari. Di sekolah yang tidak tersedia makan gratis, ada subsidi. Dengan demikian, harga makanan di kantin tetap murah dan terjangkau pelajar. Dalam konteks Indonesia, jika dibutuhkan, Latvia siap terlibat. Latvia juga siap bekerja sama dalam berbagai sektor dengan Indonesia. (Yoga)









