Investor Asing di IKN: Agenda Besar di Ujung Pemerintahan Jokowi
Prosesi groundbreaking tahap ke-8 proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur, yang akan dipimpin oleh Presiden Joko Widodo, dijadwalkan pada 19–20 September 2024. Acara ini menarik perhatian karena dihadiri oleh investor asing dari China dan Australia. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menjelaskan bahwa tujuan kehadiran Presiden di IKN adalah untuk mendorong realisasi investasi asing, dengan dua perusahaan dari China dan Australia yang siap berinvestasi penuh tanpa joint venture.
Investor China, Delonix, akan membangun proyek mixed-use development senilai Rp500 miliar, sementara Australian Independent School akan membangun sekolah internasional dengan investasi Rp150 miliar. Plt. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menambahkan bahwa kehadiran investor asing ini menunjukkan minat kuat terhadap pembangunan di IKN.
Plt. Wakil Kepala Otorita IKN, Raja Juli Antoni, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 61 surat minat investasi (LoI) dengan total nilai Rp80,4 triliun, dan 31 proyek investasi senilai Rp56,83 triliun telah terealisasi. Dengan potensi tersebut, pihak Otorita IKN optimistis bisa mencapai target investasi senilai Rp100 triliun hingga akhir 2024.
Keberhasilan ini menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap pembangunan IKN, sementara Presiden Jokowi berupaya mempercepat pembangunan dengan berkantor di IKN hingga akhir masa jabatannya pada Oktober 2024.
Perubahan Komposisi Kabinet: Kursi Menteri PDIP Terus Berkurang
Kursi menteri yang diisi oleh kader PDIP semakin berkurang setelah Presiden Joko Widodo menunjuk Saifullah Yusuf, atau Gus Ipul, sebagai Menteri Sosial menggantikan Tri Rismaharini. Gus Ipul merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sementara Risma adalah kader PDIP. Pelantikan ini dilakukan di Istana Negara pada 11 September 2024.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan bahwa reshuffle kabinet ini merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi. Meskipun jumlah kursi PDIP di kabinet terus berkurang, Pramono menyatakan hal ini tidak menjadi persoalan.
Saat ini, PDIP hanya memiliki enam kursi menteri yang tersisa di pemerintahan, termasuk Pramono Anung sebagai Sekretaris Kabinet, Basuki Hadimuljono sebagai Menteri PUPR, dan Abdullah Azwar Anas sebagai Menteri PAN-RB. Selain itu, dalam reshuffle ini, Presiden Jokowi juga melantik Aida Suwandi Budiman sebagai anggota Dewan Komisioner LPS dan Eddy Hartono sebagai Kepala BNPT.
Kasus Korupsi Proyek Technopark: BUMN dalam Sorotan KPK
Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta sedang mengusut kasus dugaan korupsi terkait pembiayaan Proyek Pengembangan Tanah Technopark oleh BUMN, yakni PT Hutama Karya, yang terjadi pada periode 2018-2020 dengan nilai proyek mencapai Rp1,2 triliun. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta, Syarief Sulaeman Nahdi, menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dengan pemeriksaan sejumlah saksi.
Selain itu, tim penyidik telah melakukan penggeledahan di tiga lokasi, termasuk di Gedung Cyber Jakarta Selatan, Depok, dan Jakarta Timur. Barang-barang yang disita berupa barang elektronik seperti laptop dan PC, serta dokumen dan berkas penting lainnya untuk membantu pengungkapan kasus ini.
Penurunan Penjualan ASII: Tantangan Pasar Mobil Domestik
Penjualan mobil PT Astra International Tbk. (ASII) mengalami penurunan baik secara bulanan (month-to-month/MtM) maupun tahunan (year-on-year/YoY) pada Agustus 2024. Secara tahunan, penjualan ASII anjlok 16,96%, sementara secara bulanan turun 3,61%. Di sisi lain, penjualan mobil nasional meski turun 14,19% secara tahunan, berhasil tumbuh 2,79% secara bulanan dan mencapai rekor tertinggi sepanjang tahun 2024.
Boy Kelana Soebroto, Head of Corporate Communications Astra, menyatakan bahwa Astra berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan serta beradaptasi dengan kondisi pasar yang dinamis. Meski demikian, pangsa pasar Astra di Agustus 2024 berkurang menjadi 55%, turun dari 59% pada bulan sebelumnya.
Penurunan ini juga tercermin di segmen low cost green car (LCGC) dengan penjualan ASII turun 12,52% secara tahunan dan 2,63% secara bulanan. Seiring dengan penurunan kinerja penjualan, harga saham ASII stagnan di Rp5.025 per lembar pada penutupan perdagangan, dan turun 0,5% dalam sepekan.
Menunggu Tim Ekonomi Baru yang Andal dan Berpengalaman
Menjelang purnatugas pada 20 Oktober nanti, Presiden Joko Widodo kemarin melantik Syaifullah Yusuf sebagai Menteri Sosial. Sekretaris Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini menggantikan Tri Rismaharini yang mundur lantaran ikut dalam kontestasi Pilkada Jawa Timur pada November 2024. "Presiden (Jokowi) mencoba menata masa transisi ini," kata Gus Ipul di Istana Negara, Rabu (11/9). Bersamaan perombakan (reshuffle) kabinet, kini mulai muncul nama kandidat yang bakal mengisi jabatan menteri di era pemerintahan presiden-wakil presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Kalangan dunia usaha dan pelaku pasar keuangan juga mulai mencermati perkembangan terkini, khususnya kandidat menteri yang bakal tergabung dalam Tim Ekonomi Prabowo-Gibran. Pemerintah juga sudah berancang-ancang ihwal bertambahnya jumlah kementerian/lembaga. Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono bilang, jika pemerintahan baru menambah jumlah K/L, maka dukungan anggaran sudah tersedia dalam Rancangan Anggaran dan Pendapatan Negara (RAPBN) 2025.
"Apapun yang akan diputuskan presiden terpilih akan bisa didukung oleh anggaran," tutur dia, Rabu (11/9).
Kasus-kusuk sosok yang bakal menduduki Tim Ekonomi Prabowo-Gibran mulai mencuat ke permukaan. Informasi yang dihimpun KONTAN, di tahun pertama Prabowo-Gibran bakal mempertahankan setidaknya separuh Kabinet Indonesia Maju yang menyokong Presiden Jokowi.
Adapun beberapa nama sudah dipertimbangkan Tim Prabowo untuk mengawal ekonomi Indonesia di periode 2024-2029.
Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menilai Budi Gunadi Sadikin cocok didapuk sebagai menteri keuangan, sementara Thomas Djiwandono dan Suahasil Nazara tetap sebagai sebagai wakil menteri keuangan. "Ini komposisi yang menarik," kata dia.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengingatkan agar menteri bidang ekonomi diisi oleh teknokrat dan profesional. Jika diduduki para politisi dan bukan ahli di bidangnya, dikhawatirkan bisa menurunkan kepercayaan investor terhadap Indonesia.
Anggaran Pemerintah Pusat Mendominasi, Daerah Tertinggal
Anggaran pembangunan di daerah tak sebesar anggaran pusat. Hal ini telah terjadi sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Bahkan komposisi anggaran itu berpotensi terjadi di tahun pertama pemerintahan baru.
Mengacu data Kementerian Keuangan (Kemkeu), proporsi anggaran kementerian dan lembaga (K/L) lima tahun terakhir berfluktuasi. Selama periode 2019 hingga 2024, rerata proporsi anggaran belanja K/L mencapai 39,07% dari total belanja negara.
Sementara di 2025, dalam Postur Sementara yang disepakati pemerintah dan DPR, anggaran belanja K/L dipatok sebesar Rp 1.160,09 triliun, atau 32,12% dari alokasi belanja negara tahun depan sebesar Rp 3.613,05 triliun.
Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono memastikan anggaran belanja di RAPBN 2025 telah memperhitungkan rencana penambahan K/L oleh pemerintahan Prabowo. Namun ia belum menyebut jumlahnya. Di sisi lain, rerata proporsi anggaran TKD periode 2019-2024 mencapai 27,44% dari total belanja negara. Sementara proporsi TKD tahun depan mencapai 25,46%. Artinya, anggaran K/L masih lebih besar dibanding TKD.
Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listyanto menilai, besarnya porsi anggaran K/L menggambarkan belanja birokrasi masih lebih besar dibandingkan belanja daerah.
Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Armand N Suparman menyebut, lebih besarnya anggaran belanja modal pemerintah pusat dibanding daerah menjadi kabar buruk. Pasalnya, anggaran pembangunan daerah sangat bergantung pada anggaran pusat. "Sekitar 70% bahkan 80% pendapatan daerah dari dana transfer daerah," kata dia, Rabu (11/9). Dengan anggaran daerah yang lebih rendah, kata Armand, maka ruang fiskal daerah semakin sempit.
Modest Fashion Indonesia: Ekspor Tumbuh 3,38%
Bank Indonesia (BI) mencatat, nilai ekspor komoditas
modest fashion
periode Januari Juli 2024 mencapai US$ 632,76 juta. Secara tahunan, angka ini naik 3,38%.
Modest fashion
mengacu pada pakaian yang dirancang untuk menutupi tubuh sesuai kepercayaan budaya atau agama tertentu.
Deputi Gubernur BI Juda Agung menyampaikan, kontribusi industri
modest fashion
dalam mendukung kemajuan ekonomi dan keuangan syariah perlu diperkuat ke pasar global, sejalan dengan pencapaian Indonesia yang telah menduduki peringkat ketiga di bidang industri
modest fashion
berdasarkan laporan
State of the Global Islamic Economy 2023.
BI juga terus mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan melalui berbagai program pengembangan ekonomi syariah.
Dividen Jadi Target Utama Emiten BUMN
Kinerja emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal menghadapi tantangan berat. Pada 2025, pemerintah menargetkan dividen BUMN bisa tembus Rp 90 triliun. Target dividen ini naik 4,85% dari setoran dividen BUMN tahun 2024 sebesar Rp 85,84 triliun. Besarnya target dividen itu, jelas menjadi beban bagi emiten BUMN. Di sisi lain, naiknya setoran dividen bisa menjadi berkah bagi investor pasar modal untuk menadah pembagian dividen dari emiten pelat merah.
Terlebih, beberapa emiten BUMN yang tergabung dalam IDX BUMN 20 masih konsisten menebar dividen jumbo. Contohnya PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). Emiten halo-halo ini membagikan dividen tunai dari laba bersih tahun buku 2023 sebesar 72% dari laba bersihnya. Tak hanya TLKM, emiten BUMN tambang PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), juga menebar dividen jumbo untuk tahun buku 2023. Bahkan, ANTM membagikan dividen tunai dengan porsi 100% dari laba bersihnya di sepanjang 2023 Rp 3,07 triliun atau Rp 128 per saham.
Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani melihat, penurunan kinerja indeks IDX BUMN20 disebabkan koreksi beberapa saham berkapitalisasi besar yang kinerja sahamnya melemah sejak awal tahun.
Misalnya, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) punya bobot 15,74% ke IDX BUMN20. Saham BBRI pun sudah turun 8,29% sejak awal tahun.
Head Customer Literation and Education
Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi melihat, kinerja IDX BUMN20 memang lebih lambat dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kinerja IHSG saat ini tercatat 6,71% secara YTD.
OJK Siapkan Regulasi Baru untuk Serapan Dana IPO
Penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO) menjadi perhatian publik. Ini buntut dari sorotan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap realisasi dana IPO PT Bukalapak.com Tbk (BUKA). Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan pihaknya telah mengirimkan beberapa kali surat kepada BUKA, mengingatkan agar dana hasil IPO segera digunakan. "Bukalapak menyampaikan seluruh dana akan direalisasikan sesuai rencana prospektus, selambatnya 31 Desember 2025," katanya, belum lama ini. Pasalnya, sampai 30 Juni 2024 BUKA masih menyisakan dana IPO jumbo sebesar Rp 9,82 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 900 miliar ditempatkan pada deposito dan giro, serta Rp 8,9 triliun pada obligasi pemerintah. Sisa dana IPO jumbo juga dicatat PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Hingga akhir Juni 2024, GOTO masih memiliki sisa dana hasil IPO Rp 2,81 triliun. Artinya, dari dana emisi IPO 13,57 triliun, GOTO baru merealisasikan dana IPO Rp 10,76 triliun.
Emiten lain yang juga tercatat masih menyisakan dana IPO di atas Rp 1 triliun adalah PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).
Pengamat Pasar Modal & Direktur Avere Investama, Teguh Hidayat menilai, perlu regulasi tegas serta penyaringan lebih ketat sejak IPO. Prospektus mesti lebih rinci menjelaskan peruntukan rencana penggunaan dana IPO. Tidak cukup hanya dengan keterangan untuk modal kerja.
Vice President Infovesta
Utama Wawan Hendrayana mengingatkan, realiasasi penggunaan dana oleh emiten akan mempengaruhi kepercayaan dan minat investor terhadap sahamnya. "Bila memang emiten dipercaya, harga saham akan naik. Sebaliknya bila perubahan penggunaan dana IPO tidak sesuai, harga cenderung turun," katanya.
Head Customer Literation and Education
Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengamini, rencana penggunaan dana menjadi salah satu faktor daya tarik investor membeli saham IPO. Penggunaan dana juga terkait prospek kinerja emiten ke depan.
Optimisme Emiten Konsumsi Meningkat, Potensi Pasar Semakin Cerah
Indeks keyakinan konsumen (IKK) yang meningkat menjadi salah satu katalis positif bagi kinerja emiten konsumer. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo menerangkan peningkatan pada IKK Agustus bisa menjadi cerminan masih tingginya kepercayaan konsumen. Pertanyaannya, apakah kenaikan ini bersifat sementara atau masih berkelanjutan. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus melihat, kenaikan pada IKK bisa menjadi sentimen positif bagi emiten konsumer. Apalagi indeks pembelian barang-barang tahan lama juga naik. Ini artinya ada keyakinan orang tetap belanja, "Meskipun saat ini mengalami perlambatan," ujar Nico kepada Kontan, Rabu (11/9).
Senior Market Chartist
Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menilai, bahwa hasil survei IKK tersebut memperlihatkan kondisi konsumen masih optimistis atas
outlook
perekonomian ke depan. Alhasil, ini akan memberikan efek positif bagi kinerja emiten konsumer.
Menurut dia, konsistensi kinerja IKK yang berada di atas level 100 tersebut sebenarnya sudah mencerminkan adanya tren kenaikan harga saham berbasis konsumer, seperti PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur (INDF) dan PT Mayora Indah (MYOR) yang saat ini dalam fase
uptrend. Harga saham INDF naik 4,48% dalam sebulan perdagangan. Bahkan melonjak 8,53% sepanjang tahun berjalan atau
year to date
(ytd). Pada perdagangan Rabu (11/9), saham ICBP melemah di Rp 7.000.
Sementara itu, Nafan merekomendasikan
accumulative buy
saham ICBP dan MYOR dengan target harga masing-masing, Rp 11.600 dan Rp 2.690.









