;

OJK Tingkatkan Literasi Keuangan Digital Gen Z

Hairul Rizal 30 Sep 2024 Bisnis Indonesia

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya literasi keuangan digital, terutama bagi Generasi Z (kelompok yang lahir antara 1997-2012), sebagai pilar utama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis teknologi. Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, menyatakan bahwa Generasi Z memiliki peran penting dalam transformasi sektor keuangan karena adaptasi mereka yang tinggi terhadap teknologi. Generasi ini berkontribusi besar dalam perekonomian sebagai konsumen aktif, pengusaha muda, dan kreator konten digital.

Namun, Hasan juga menggarisbawahi tantangan terkait literasi keuangan digital di kalangan Gen Z, seperti kecenderungan mengambil keputusan keuangan berdasarkan tren atau tekanan sosial (FOMO dan FOPO), serta kurangnya pemahaman terhadap risiko layanan keuangan digital seperti aset kripto. Hasan menyoroti fenomena YOLO, di mana anak muda cenderung menghabiskan uang tanpa perencanaan keuangan yang matang, yang dapat menjerumuskan mereka pada keputusan keuangan yang salah.

Untuk mengatasi hal ini, OJK telah mengambil langkah-langkah, seperti mengembangkan modul literasi keuangan digital, bekerja sama dengan universitas, serta membentuk Fintech Center dan regulatory sandbox untuk menguji produk keuangan inovatif sebelum diluncurkan ke pasar. Hasan juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penipuan digital dan perlunya memilih layanan keuangan yang aman dan resmi.

Melalui edukasi yang tepat, OJK berharap dapat mencegah masyarakat, khususnya Generasi Z, dari keterlibatan dalam kegiatan keuangan ilegal yang menggunakan teknologi digital sebagai pintu masuk.

Proteksi Impor Plastik Dinilai Belum Cukup Komprehensif

Hairul Rizal 30 Sep 2024 Bisnis Indonesia

Regulasi baru terkait impor plastik, yang diatur dalam Permendag No. 8/2024, menimbulkan kontroversi di antara pelaku industri. Dampaknya, impor plastik meningkat drastis sejak regulasi ini diterapkan, merugikan industri hulu, terutama sektor petrokimia. Edi Rivai, Wakil Ketua Umum Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas), menjelaskan bahwa akibat dari aturan ini, utilitas industri petrokimia menurun ke level 50%-60%, jauh di bawah batas aman 80%-85%. Ia menekankan bahwa jika tidak ada penyesuaian, sektor petrokimia bisa mengalami kerugian lebih besar, bahkan memicu pemutusan hubungan kerja.

Sementara itu, Henry Chevalier, Sekjen Asosiasi Pengusaha Plastik Hilir Indonesia (Aphindo), mengakui bahwa industri hilir justru diuntungkan oleh pembukaan keran impor ini, terutama karena kemudahan akses bahan baku dari luar negeri yang lebih murah. Meski begitu, ia menekankan pentingnya kebijakan yang adil dan berimbang antara sektor hulu dan hilir agar tidak merugikan salah satu pihak dalam jangka panjang.

Menurut Mohammad Faisal, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, pemerintah perlu segera mencari keseimbangan kebijakan yang mendukung kedua sektor ini. Industri petrokimia, sebagai salah satu "mother of industry," sangat penting bagi berbagai sektor lain, sehingga kebijakan yang mendukung pertumbuhannya harus diperhatikan agar industri dalam negeri tetap kompetitif di tengah membanjirnya produk impor.

Peninjauan Ulang Skema Distribusi Subsidi Energi Pertalite & Solar

Hairul Rizal 30 Sep 2024 Bisnis Indonesia

Opsi penyaluran subsidi energi agar lebih tepat sasaran untuk memberi ruang anggaran yang lebih longgar bagi pemerintahan Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Salah satu opsi yang disoroti adalah pemberian subsidi energi dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), yang dianggap bisa menghemat hingga Rp200 triliun. Tim penasihat ekonomi Prabowo Subianto melihat subsidi energi yang saat ini berbasis komoditas rentan bocor dan kurang efisien.

Kementerian ESDM, melalui Agus Cahyono Adi, mengakui bahwa tujuan subsidi yang lebih tepat sasaran sejalan dengan arah kebijakan pemerintah saat ini. Meski belum ada pembicaraan resmi antara pemerintah saat ini dan tim Prabowo, Kementerian ESDM sedang mendalami skema yang tepat untuk menyalurkan subsidi agar lebih efektif.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa subsidi energi dalam APBN 2025 akan turun sebesar Rp1,1 triliun, dengan total anggaran subsidi energi sebesar Rp203,4 triliun. Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, juga mencuatkan wacana penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memastikan distribusi subsidi BBM, khususnya Pertalite, lebih tepat sasaran.

Masa Depan Investasi PetroKimia: Ke Mana Arahnya?

Hairul Rizal 30 Sep 2024 Bisnis Indonesia

Kekhawatiran industri petrokimia Indonesia terkait kurangnya perlindungan dari pemerintah dan dampak dari membanjirnya produk impor, yang dapat mengancam investasi besar dalam sektor tersebut. Saat ini, pemerintah telah menerima komitmen investasi senilai Rp29,91 triliun hingga Rp31,41 triliun dari beberapa perusahaan petrokimia, termasuk PT Lotte Chemical Indonesia dan Pertamina-Polytama Propindo 2. Namun, perusahaan-perusahaan lain, seperti Chandra Asri Perkasa 2 dan Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), mengkaji ulang rencana investasi mereka karena belum adanya penyesuaian kebijakan impor plastik dalam Permendag No. 8/2024.

Wakil Ketua Umum Inaplas, Edi Rivai, memperingatkan bahwa tanpa proteksi yang kuat dari pemerintah, potensi investasi sebesar US$27 miliar bisa hilang dan target swasembada petrokimia pada 2030 dapat meleset. Meskipun Deputi BKPM, Dedi Latip, menegaskan bahwa Permendag No. 8/2024 tidak mempengaruhi rencana investasi dan sektor petrokimia tetap menarik bagi investor asing, sejumlah ekonom tetap mengkritisi lambannya akselerasi industri petrokimia domestik.

Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Indef, Andry Satrio Nugroho, menyoroti tiga kendala utama, yakni kurangnya perlindungan pasar, tingginya biaya utilitas, dan kebijakan hilirisasi yang kurang mendukung sektor petrokimia. Andry juga menekankan pentingnya proteksi pasar dan insentif khusus untuk meningkatkan daya tarik investasi di sektor ini.

Peluang IPO BUMN Semakin Terbuka Lebar

Hairul Rizal 30 Sep 2024 Bisnis Indonesia

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan bahwa tidak ada perusahaan BUMN yang akan melakukan penawaran saham perdana (IPO) di pasar modal tahun ini. Namun, peluang IPO terbuka pada tahun depan di bawah pemerintahan baru. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Miftahul Khaer, menjelaskan bahwa tahun ini minim perusahaan baru yang melantai di bursa karena banyak perusahaan yang bersikap "wait and see" terhadap situasi politik. Salah satu BUMN yang dirumorkan akan segera melakukan IPO adalah holding pertambangan Mind ID. Martha Christina, Head of Investment Information di Mirae Asset Sekuritas Indonesia, juga mengonfirmasi bahwa pasar masih menunggu untuk melihat peluang IPO, dan kemungkinan besar akan lebih pasti tahun depan.

Investor Asing Mengejar Keuntungan di China

Hairul Rizal 30 Sep 2024 Kontan (H)

China tengah sibuk menebar paket stimulus jumbo demi mendongkrak perekonomiannya. Sejumlah kebijakan terbaru negara ini turut berimbas ke pasar keuangan sejumlah negara, termasuk Indonesia. Stimulus yang digelontorkan Bank Sentral China alias People's Bank of China (PBoC) mulai memangkas suku bunga hingga menyuntik likuiditas di sistem perbankan untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 5%. Selama ini, Negeri Panda tertekan deflasi akibat penurunan pasar properti dan melemahnya kepercayaan konsumen. Bursa saham Tiongkok menyambut rancangan kebijakan ini dengan gembira. Sejumlah indeks di bursa saham China melesat sepekan terakhir. Pasar saham Tanah Air terkena imbasnya. Dalam jangka pendek, gelontoran stimulus China cenderung menjadi sentimen negatif untuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Head of Research Mega Capital Sekuritas, Cheril Tanuwijaya mengatakan, kombinasi pelonggaran kebijakan dan valuasi saham indeks-indeks di China yang murah, di jangka pandek, investor asing menarik dana dari emerging market ke pasar China.  "Apalagi IHSG juga riskan terkoreksi karena masih di kisaran rekor tertinggi sepanjang masa," katanya kepada KONTAN, akhir pekan lalu. Namun stimulus China, dinilai masih belum sepadan dengan ekonomi. Cheril bilang memang akan terjadi potensi perpindahan dana asing dari Indonesia ke China. Hanya saja, aliran dana investor asing yang keluar dari pasar Indonesia relatif terbatas. 

Mengingat data ekonomi China  masih lemah. Adrian Joezer, Head of Equity Research & Strategy Mandiri Sekuritas menambahkan, koreksi IHSG belakangan ini memang disebabkan aksi profit taking dibarengi kebijakan Pemerintah China. Instrumen pertama PBoC akan menggelontorkan dana sebesar CNY 500 miliar. Fasilitas ini memungkinkan perusahaan asuransi dan pialang mendapatkan akses lebih mudah untuk membeli saham.  Kemudian, kedua, PBoC juga akan menyediakan dana sebesar CNY 300 miliar berbentuk pinjaman murah ke bank-bank komersial sebagai pendanaan untuk membeli saham atau menggelar program buyback. Direktur Infovesta Utama, Edbert Suryajaya mengatakan, adanya stimulus seharusnya berdampak positif kepada pasar saham Indonesia. Jika aktivitas ekonomi di China tumbuh, akan menguntungkan emiten-emiten yang berorientasi ekspor. Cheril menimpali, kenaikan harga komoditas logam, seperti emas, nikel dan timah dapat dimanfaatkan investor. Secara tidak langsung, kenaikan harga komoditas menguntungkan emiten ekspor  di sektor tersebut.   Cheril merekomendasikan investor untuk mencermati saham-saham produsen emas. Cermati juga saham yang diuntungkan pelonggaran suku bunga seperti properti dan teknologi.

Tantangan untuk Tanggap Bencana

Yoga 28 Sep 2024 Kompas (H)
Bencana hidrometeorologi akibat perubahan iklim, seperti badai, tornado, curah hujan ekstrem, banjir, dan suhu dingin di satu sisi, serta kekeringan dan suhu panas ekstrem di sisi lain, semakin menghadang. Sementara peperangan serta konflik memengaruhi geopolitik dan ekonomi global. Tantangan di dalam negeri juga tidak kecil. Potensi instabilitas ekonomi politik masa transisi kepemimpinan dan pilkada serentak sedang di depan mata. Korupsi masih merajalela, menyebabkan kesenjangan pendidikan dan kesejahteraan belum teratasi ketika bangsa lain sudah berlomba menaklukkan planet lain.

Ancaman bencana yang sedang disorot adalah potensi megathrust yang mengepung wilayah RI, bisa memicu gempa sampai magnitudo 9,2. Beberapa daerah terus dipantau BMKG karena berpotensi dilanda gempa berskala besar tersebut. Wilayah itu adalah zona Megathrust Mentawai-Siberut dan Megathrust Selat Sunda, terakhir mengalami gempa dahsyat ratusan tahun lalu Masih ada 11 zona megathrust yang juga berpotensi gempa sangat besar, seperti Mentawai-Pagai, Enggano, JawaBarat-JawaTengah, JawaTimur, Sumba,Aceh-Andaman, Nias-imeulue, Batu, Sulawesi Utara, Filipina, dan Papua, kebanyakan daerah pesisir selatan. Laman Earthquake.org menempatkan Indonesia sebagai negara dengan gempa tertinggi di dunia sepanjang 2023, ada 2.205 gempa.

Tak hanya gempa,tetapi longsor, anjir, dan kekeringan juga rutin mengancam sejumlah wilayah di Indonesia. Beberapa wilayah pesisir mengalami banjir permanen karena penurunan permukaan tanah sehingga masyarakat kian terancam mata pencarian, penyakit, dan air bersih. Baru-baru ini banyak media luar memberitakan, diperkirakan sebagian besar Jakarta akan tenggelam dalam dua atau tiga dekade lagi. Kolaborasi 3T Sebagian bencana karena ulah manusia: keserakahan dan ketidakpedulian. Untuk itu, meningkatkan kesadaran diri dan kesiapan menghadapi bencana adalah yang terutama. Mengubah persepsi dan sudut pandang kita menghadapi krisis dan bencana adalah menempatkannya sebagai peluang untuk berbuat maksimal dengan potensi dan kemampuan masing-masing untuk terlibat proaktif dalam menjaga Bumi sebagai milik bersama. (Yoga)

Pengakuan terhadap Palestina di PBB

Yoga 28 Sep 2024 Kompas (H)
Pengakuan terhadap negara Palestina memberikan harapan bagi Palestina dan menjadi langkah penting menuju tercapainya solusi dua negara. Hal terpenting, pengakuan ini merupakan satu-satunya cara untuk memberikan tekanan politik kepada Israel agar mengakhiri kekejamannya. Desakan untuk mengakui negara Palestina ini menguat dan disuarakan oleh negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Desakan disampaikan lagi dalam berbagai pertemuan selama penyelenggaraan Sidang Majelis Umum PBB 2024. Seperti Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi yang menyuarakan ajakan untuk segera mengakui negara Palestina setidaknya di tiga forum. Forum itu, antara lain, Rapat Kerja Tingkat Menteri untuk Badan PBB untuk Perbantuan Pengungsi Palestina (UNRWA). Pada Kamis (26/9/2024), di New York, Retno juga ikut pertemuan Komite Menteri untuk Palestina di Gerakan Non-Blok (GNB).

Selain itu, ada Pertemuan Tingkat Menteri tentang Situasi di Gaza dan Implementasi Solusi DuaNegara sebagai Jalan Menuju Perdamaian yang Adil dan Komprehensif. ”Ketika saya menyinggung tentang pengakuan ini kepada beberapa kolega, banyak yang mengatakan, ’Kami akan mengakui Palestina pada waktu yang tepat’. Kapan waktu yang tepat? Bagi saya, waktu yang tepat adalah sekarang. Kami tidak ingin menunggu hingga semua warga Palestina mengungsi atau hingga 100.000 orang terbunuh,” kata Retno dalam Pertemuan Tingkat Menteri tenang Situasi di Gaza dan Implementasi Solusi Dua Negara sebagai Jalan Menuju Perdamaian yang Adil dan Komprehensif. Retno meminta seminta sejumlah ne- gara mempertimbangkan urgensi pengakuan terhadap negara Palestina. Selain pengakuan negara Palestina, penerapan Resolusi Majelis Umum PBB ES-10/24 juga sangat penting karena memberikan harapan. (Yoga)

Permohonan Indonesia Gabung Blok Dagang Besar

Yoga 28 Sep 2024 Kompas (H)
Indonesia mengajukan permohonan untuk bergabung dengan blok dagang besar, Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership. Permohonan bergabung ke dalam Comprehensive and Progressive AgreementforTrans-Pacific Partnership (CPTPP) itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Rabu (25/9/2024), di Jakarta. Menurut dia, presiden terpilih Prabowo Subianto juga ingin Indonesia segera bergabung dengan CPTPP. Jika nanti Indonesia resmi diterima di dalamnya, pertumbuhan ekonomi RI akan terdongkrak. 

Pada awalnya, CPTPP bernama Trans Pacific Partnership (TPP) yang digagas Amerika Serikat (AS). Dimotori Presiden Barack Obama, TPP dinilai merupakan instrumen bagi Washington guna berperan dalam dinamika Asia-Pasifik yang berkontribusi besar bagi perekonomian dunia. Sebagai ilustrasi, pada 2015-2021,Asia menyumbang 57 persen pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) global. Selain itu, pada 2021, sebanyak 42 persen PDB global (berdasarkan purchasing power parity) disumbangkan oleh Asia. Akan tetapi, TPP menjadi bulan-bulanan dalam kampanye Pilpres AS tahun 2016. Upaya Obama menancapkan kuku AS di Asia melalui TPP akhirnya dikandaskan Presiden Donald Trump.

Tak lama setelah resmi menjadi presiden pada Januari 2017, Trump menyatakan AS mundur dari TPP. Tanpa AS, 11 negara lain anggota TPP tetap mempertahankan blok dagang ini. Dari 11 negara tersebut, empat diantaranya anggota ASEAN, yakni Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Tujuh negara lainnya adalah Australia, Selandia Baru, Kanada, Meksiko, Chile, Peru, dan Jepang. Nama blok dagang pun diubah dari TPP menjadi CPTPP pada 2018. China mengirim aplikasi bergabung dengan CPTPP beberapa tahun lalu. Langkah serupa dilakukan Taiwan. Inggris dijadwalkan resmi menjadi anggota CPTPP akhir 2024. Sejumlah syarat harus dipenuhi oleh negara yang hendak bergabung denganCPTPP. Jika sudahbergabung, perdagangan di antara anggota lebih menguntungkan karena ada pengurangan tarif barang/jasa. (Yoga)

Kenaikan jumlah investor di pasar modal

Yoga 28 Sep 2024 Kompas (H)
Bursa Efek Indonesia mencatatkan kenaikan jumlah investor di pasar modal. Sebanyak 744.000 investor baru masuk ke pasar modal Indonesia sejak awal tahun 2024. Mayoritas dari mereka adalah generasi produktif di bawah usia 40 tahu yang semakin melek keuangan dan investasi. Investor baru tersebut kini menggenapi 6 juta investor pemilik single investor identification (SID) per Rabu (25/9/2024)Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyampaikan, kondisi pertumbuhan investor saham ini mengindikasikan keyakinan investasi di pasar modal Indonesia yang masih cukup terjaga meski di tengah situasi ekonomi global dan domestik yang dipenuhi ketidakpastian. ”Partisipasi investor ritel masih terjaga dengan secara keseluruhan investor domestik masih menguasai, baik dari segi kepemilikan maupun transaksi,” ujarnya, Jumat (27/9).

Sampai dengan Agustus 2024, investor lokal masih mendominasi kepemilikan saham di BEI dengan persentase 51,5 persen berbanding 48,5 persen porsi kepemilikan investor asing. Kepemilikan investor individu juga masih dominan daripada investor institusi dengan persentase 53,3 persen. Investor individu didominasi investor berumur kurang dari 40 tahun dengan 55,07 persen di antaranya berusia 30 tahun atau kurang 0 tahun. Berdasarkan kepemilikan aset, investor usia 30 tahun ke bawah per Agustus 2024 memiliki aset di saham dan surat berharga mencapai Rp 37,72 triliun. Adapun investor usia 31-40 tahun memiliki total aset lebih banyak, yakni Rp 226,74 triliun. 

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menambahkan, BEI berkomitmen untuk terus mengembangkan pasar modal Indonesia dengan memberikan edukasi dan sosialisasi bagi masyarakat luas, termasuk generasi muda. ”Regenerasi investor di pasar modal kita menunjukkan angka yang sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa anakmuda semakin melek keuangan dan investasi, dan diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi pasar modal dan perekonomian Indonesia,” kata Jeffrey. BEI dan segenap otoritas di pasar modal, lanjutnya, terus menginisiasi peningkatan literasi keuangan masyarakat, salah satunya melalui Sekolah Pasar Modal (SPM), baik daring maupun luring, untuk umum atau institusi dan komunitas. BEI juga mendirikan Galeri Investasi (GI) di sejumlah universitas dan anggota bursa di seluruh Indonesia. Kampanye#AkulnvestorSaham juga menjadi bagian penting dari strategi BEI dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, terutama di kalangan investor lokal. (Yoga)

Pilihan Editor