;

Lonjakan Perdagangan Emas Digital

Hairul Rizal 14 Dec 2024 Bisnis Indonesia
Perdagangan emas fisik digital di Indonesia mengalami lonjakan signifikan pada 2024 dengan nilai transaksi mencapai Rp53,3 triliun, meningkat 556% dibandingkan tahun sebelumnya. Sekretaris Bappebti, Olvy Andrianita, menyatakan bahwa kemudahan transaksi melalui platform digital menjadi salah satu faktor pendorong tren ini. Pemerintah menargetkan pertumbuhan nilai dan volume transaksi sebesar 10%-20% pada 2025.

Regulasi ketat, seperti Peraturan Bappebti No. 13/2019, memastikan keamanan dan transparansi perdagangan, termasuk ekosistem yang melibatkan Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), ICDX, serta lembaga kliring seperti Kliring Berjangka Indonesia. Kepala Bappebti, Kasan Muhri, menekankan pentingnya pengembangan pasar domestik dan global, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita untuk menciptakan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Keunggulan perdagangan emas digital, seperti efisiensi, transparansi harga, dan pencatatan digital, juga diungkapkan oleh Kepala Biro Pembinaan PBK, Tirta Karma Senjaya, yang menilai model ini mampu mengurangi risiko kehilangan dokumen dan mempermudah pelacakan transaksi. Selain itu, vending machine emas di kota besar semakin memperkuat daya tarik pasar ini.

Namun, tantangan tetap ada, seperti fluktuasi harga global dan kondisi geopolitik. Ketua PPEDI, Anang Samsudin, mengimbau masyarakat untuk memilih platform resmi yang terdaftar di Bappebti guna menghindari risiko investasi. Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan Kemendag, Andri Gilang Nugraha Ansari, menyoroti pentingnya meningkatkan ekspor emas batangan untuk mengurangi ketergantungan pada impor.

Bappebti berencana memperluas kerja sama internasional untuk mendorong perdagangan lintas batas dan memperkuat neraca perdagangan nasional. Dengan kebijakan strategis dan kolaborasi berbagai pihak, perdagangan emas fisik digital diproyeksikan terus berkembang, mendukung digitalisasi ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

Distributor Bandel Kena Sanksi Kemendag

Hairul Rizal 14 Dec 2024 Bisnis Indonesia
Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan mengenakan sanksi administratif kepada pelaku usaha yang menjual Minyakita di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp15.700 per liter. Direktur Jenderal PKTN Kemendag, Rusmin Amin, mengungkapkan bahwa harga Minyakita di beberapa wilayah, seperti Bandung, mencapai Rp16.000 per liter akibat rantai distribusi yang panjang dan pelanggaran distribusi dari pengecer.

Dari pengawasan terhadap 278 pelaku usaha di 19 provinsi, ditemukan bahwa konsumen sering membeli Minyakita di pengecer dengan harga lebih tinggi dari HET. Sebagai tindak lanjut, Kemendag akan memberikan sanksi, mulai dari teguran hingga pencabutan izin usaha, kepada 41 pelaku usaha yang terbukti melanggar aturan distribusi.

Per 13 Desember 2024, harga rata-rata nasional Minyakita mencapai Rp17.100 per liter, dengan lonjakan tertinggi di Papua Tengah sebesar Rp19.000 per liter. Untuk mengatasi hal ini, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Moga Simatupang, meminta produsen, termasuk BUMN Pangan seperti ID Food dan Perum Bulog, untuk meningkatkan pasokan Minyakita, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru, serta di wilayah-wilayah terpencil.

Langkah tegas ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga Minyakita dan memastikan kelancaran distribusi bagi masyarakat.

Tekanan Ekonomi Tak Kenal Kasta

Hairul Rizal 14 Dec 2024 Kontan (H)
Pasar barang mewah global diproyeksikan mengalami perlambatan pertumbuhan pada akhir tahun 2024, dengan total nilai pasar turun sekitar 3% menjadi US$ 1,5 triliun. Menurut studi Bain & Company, penurunan ini terutama disebabkan oleh kondisi ekonomi global yang tidak menentu, seperti pemulihan ekonomi China yang lambat dan volatilitas pasar akibat pemilu di Amerika Serikat. Bima Rio Pasaribu, Direktur Ruci Art, menyebut ketidakpastian politik, seperti pilpres, membuat investor cenderung wait and see, yang berdampak pada penurunan penjualan karya seni kontemporer hingga 20%.

Segmen barang mewah personal seperti aksesori, fesyen, dan kecantikan turun 2%, sementara pasar mobil mewah menyusut hingga 5% menjadi US$ 606 miliar, akibat perlambatan permintaan di kelas atas dan persaingan di pasar kawasan Asia-Pasifik. Di sisi lain, perhiasan tetap menjadi kategori paling tangguh berkat konsumsi lokal dan wisatawan.

Amir Sidharta, Pengelola Balai Lelang Sidharta Auctioneer, mencatat karya seni asal Indonesia masih diminati, dengan beberapa lukisan seperti karya Harijadi Sumodidjojo dan Ahmad Sadali terjual hingga Rp 2 miliar. Namun, pasar seni global juga terdampak ketegangan geopolitik, dengan nilai pasar turun 7% menjadi US$ 37 miliar. Salah satu sorotan adalah karya seni kontroversial "Comedian" karya Maurizio Cattelan, yang berupa pisang ditempel lakban, terjual seharga US$ 6,2 juta kepada pengusaha kripto Justin Sun.

Menurut Eko Endarto, Perencana Keuangan Finansia Consulting, barang eksotis seperti karya seni dan perhiasan memiliki pasar tersendiri yang tidak terlalu terdampak daya beli menurun, meskipun jumlah transaksinya berkurang. Sementara itu, Aidil Akbar Madjid, Financial Planner and Crypto Enthusiast, memproyeksikan investasi pada perhiasan dan jam tangan tetap prospektif di tengah tantangan ekonomi.

PPN 12% Siap Berlaku pada 2025

Hairul Rizal 14 Dec 2024 Kontan
Pemerintah akan memberlakukan sejumlah kebijakan ekonomi baru mulai awal tahun depan, salah satunya adalah penerapan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 12%. Keputusan ini disampaikan setelah Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat di Istana Kepresidenan bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Investasi Rosan P. Roeslani, dan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Menurut Airlangga Hartarto, kebijakan PPN 12% ini sedang difinalisasi, dan pengumuman resmi akan dilakukan pada Senin, 16 Desember. Selain itu, pemerintah juga akan mengumumkan insentif PPh final 0,5% bagi pelaku UMKM, serta rencana kebijakan nonperpajakan seperti subsidi energi yang akan berlaku pada 2025. Namun, detail lebih lanjut terkait kebijakan subsidi energi masih dirahasiakan.

Sri Mulyani menegaskan bahwa kenaikan tarif PPN 12% hanya akan diterapkan pada barang mewah dan ditujukan untuk segmen atas. Meski begitu, rincian jenis barang yang akan dikenakan tarif tersebut belum dijelaskan secara detail. Kebijakan ini diharapkan memberikan dampak positif pada penerimaan negara tanpa membebani segmen masyarakat bawah.

Penggalangan Dana akan Marak Tahun Depan

Hairul Rizal 14 Dec 2024 Kontan
Penghimpunan dana dari pasar modal diproyeksikan meningkat pada tahun 2025, dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 133 rencana penawaran umum, termasuk 97 perusahaan yang mengantre untuk melaksanakan initial public offering (IPO). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi, menyebut nilai indikatif dari pipeline ini mencapai Rp 58,34 triliun, mencakup IPO, penerbitan efek utang, dan penawaran umum berkelanjutan.

Sofiyan Adhi Kusumah, Kepala Unit Pengembangan Calon Perusahaan Tercatat 2 Bursa Efek Indonesia (BEI), optimistis tren IPO akan membaik pada 2025 seiring stabilisasi politik dan pemulihan ekonomi global, dengan mengacu pada peningkatan aktivitas IPO di pasar global seperti AS dan Hong Kong.

Catatan BEI menunjukkan hingga 6 Desember 2024, terdapat 40 emiten baru dengan total dana Rp 10,19 triliun, masih di bawah target 62 emiten untuk tahun tersebut. Saat ini, 24 perusahaan sedang dalam antrean IPO, termasuk PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), yang berpotensi meraup Rp 4,15 triliun.

Direktur Utama Surya Fajar Sekuritas, Steffen Fang, menilai tren penghimpunan dana di pasar modal tetap menjanjikan, dengan fokus pada perusahaan berfundamental solid. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menambahkan bahwa tahun 2025 menjadi momentum yang lebih baik bagi calon emiten dengan kualitas yang lebih tinggi, didukung oleh stabilitas politik.

Penerbitan Obligasi Bank Diperkirakan Meningkat

Hairul Rizal 14 Dec 2024 Kontan
Penerbitan obligasi sektor perbankan diproyeksikan meningkat pada tahun 2025, didorong oleh tantangan likuiditas yang ketat. Bankir memprediksi persaingan untuk menghimpun dana pihak ketiga (DPK) akan semakin intensif, bersamaan dengan peningkatan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang ditargetkan naik 42,2%.

Analis Pefindo, Danan Dito, memperkirakan perbankan akan beralih ke penerbitan obligasi sebagai alternatif pendanaan, terutama karena Loan to Deposit Ratio (LDR) telah mendekati 90%. Hingga akhir November 2024, Pefindo telah menerima mandat penerbitan surat utang perbankan senilai Rp 3 triliun, yang kemungkinan akan terealisasi tahun depan.

Nixon L.P. Napitupulu, Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), mengungkapkan rencana penerbitan obligasi tahun depan untuk mendukung program pembiayaan 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah. BTN akan memulai dengan global bond pada kuartal I-2025, seiring rasio LDR-nya yang sudah mencapai 96% per September 2024.

Bank BJB, melalui Direktur Utamanya, Yuddy Renaldy, juga mengumumkan rencana penerbitan obligasi, namun waktu dan nilainya akan bergantung pada kondisi pasar dan likuiditas pada tahun 2025.

Dengan ketatnya likuiditas dan persaingan dana, penerbitan obligasi akan menjadi strategi utama perbankan dalam mendukung ekspansi kredit di tahun mendatang.

Bank Sentral Sepakat Pangkas Suku Bunga

Hairul Rizal 14 Dec 2024 Kontan
Akhir tahun ini, sejumlah bank sentral dunia mulai memangkas suku bunga acuan sebagai respons terhadap ketidakstabilan ekonomi dan ancaman inflasi.

European Central Bank (ECB) baru saja memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3%, menjadikannya pemangkasan keempat tahun ini. Kepala Bank of France, Francois Villeroy de Galhau, menyebutkan bahwa pemotongan suku bunga akan terus dilakukan pada tahun depan untuk menghadapi ancaman perang dagang dan ketidakstabilan ekonomi di zona Euro.

Swiss National Bank (SNB) menurunkan suku bunganya sebesar 50 bps menjadi 0,5%, level terendah sejak November 2022. Penurunan ini dipicu inflasi rendah di Swiss (0,7%) dan penguatan franc Swiss yang membebani eksportir.

Bank of Canada juga memangkas suku bunga sebesar 50 bps menjadi 3,25% dalam pemangkasan terbesar pertama sejak pandemi Covid-19. Langkah ini diambil untuk mengatasi inflasi yang meningkat hingga 2% dan pelemahan ekonomi.

Di sisi lain, Reserve Bank of Australia (RBA) memilih menahan suku bunga tahun ini, tetapi memprediksi pemangkasan dapat dilakukan tahun depan jika inflasi tetap tinggi. Sementara itu, Bank of Japan (BOJ) diperkirakan belum akan menaikkan suku bunga hingga awal 2025 karena masih menganalisis risiko global dan kenaikan upah.

Dalam pertemuan mendatang pada 17-18 Desember, Federal Reserve (The Fed) diproyeksikan akan memangkas suku bunga sebesar 25 bps. The Fed juga diperkirakan melanjutkan pemangkasan suku bunga pada tahun 2025-2026 akibat tingginya inflasi dan pasar tenaga kerja yang masih kuat.

Tren pelonggaran moneter ini menunjukkan respons global terhadap kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

Reformasi Subsidi BBM untuk Efisiensi

Hairul Rizal 13 Dec 2024 Bisnis Indonesia (H)

Pemerintah sedang mempersiapkan skema baru penyaluran subsidi BBM yang lebih tepat sasaran, dijadwalkan mulai berlaku tahun depan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa skema ini sudah rampung dan akan diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto setelah rapat kabinet terbatas. Skema baru tersebut melibatkan penyaluran subsidi melalui bantuan langsung tunai (BLT) dan subsidi harga produk BBM, dengan uji coba yang sedang dilakukan oleh BPH Migas.

Erika Retnowati, Kepala BPH Migas, menyatakan pihaknya telah menetapkan kuota BBM subsidi, seperti Pertalite, untuk tahun depan sebanyak 31,2 juta kiloliter, lebih rendah dari tahun ini. Selain itu, Kementerian Keuangan bekerja sama dengan BPS dan instansi terkait untuk mempersiapkan data penerima subsidi menggunakan pusat data tunggal berdasarkan tingkat kemiskinan. Subsidi energi tahun depan direncanakan mencapai Rp203,41 triliun, belum termasuk kompensasi energi sebesar Rp190,89 triliun.

PT Pertamina, melalui Direktur Utama Simon Aloysius Mantiri, menegaskan kesiapan untuk mengintegrasikan aplikasi ojek online dengan MyPertamina guna memastikan subsidi BBM tepat sasaran, terutama bagi pengemudi ojek online.

Namun, sejumlah tantangan muncul. Fabby Tumiwa, Direktur Eksekutif IESR, menilai subsidi dalam bentuk BLT sulit diterapkan dan berpotensi berdampak pada kelas menengah bawah yang tidak mendapat perlindungan. Yusuf Rendy Manilet, peneliti CORE, mengusulkan skema campuran subsidi langsung untuk transportasi publik dan UMKM sebagai solusi untuk menjaga keseimbangan antara daya beli masyarakat dan keberlanjutan sektor usaha strategis.

APBN di Tengah Transisi Kepemimpinan

Hairul Rizal 13 Dec 2024 Bisnis Indonesia

Kinerja APBN Indonesia hingga November 2024 menunjukkan hasil yang solid dengan realisasi pendapatan negara mencapai Rp2.392,7 triliun (89% dari target) dan belanja negara Rp2.894,5 triliun (87% dari target), meskipun mengalami defisit sebesar Rp401,8 triliun (1,81% dari PDB). Menteri Keuangan bersama instansi terkait terus mendorong penggunaan APBN untuk mendukung perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat terpilihnya kembali Donald Trump sebagai Presiden AS dan krisis ekonomi di China.

Kinerja positif ditunjukkan melalui peningkatan penerimaan pajak, PNBP, dan Bea Cukai. Direktur Jenderal Anggaran, Isa Rachmatarwata, menjelaskan bahwa pertumbuhan pajak didorong oleh PPh badan di sektor pertambangan, PPN, dan PPnBM seiring aktivitas ekonomi domestik yang membaik. Sementara itu, dari sisi belanja, pemerintah telah merealisasikan anggaran pada sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan infrastruktur.

Di sektor pendidikan, Rp504 triliun (75,8% dari pagu) telah digunakan untuk beasiswa, tunjangan guru, dan program BOS. Sektor kesehatan telah merealisasikan Rp164,3 triliun (87,6% dari pagu) untuk program JKN, vaksinasi, dan fasilitas kesehatan. Ketahanan pangan mencatat realisasi Rp131,3 triliun (114,9% dari pagu) untuk pembangunan infrastruktur pangan dan bantuan alat pertanian. Sedangkan sektor infrastruktur menyerap Rp319,3 triliun (75,4% dari pagu) untuk pembangunan jalan, sistem air minum, hingga transportasi.

Ketidakpastian global yang memengaruhi harga komoditas energi dan pangan memberikan tantangan besar bagi ekonomi domestik. Fabby Tumiwa, Direktur IESR, menilai bahwa peran APBN sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, terutama di masa transisi pemerintahan. Pemerintah diharapkan terus mengelola APBN secara akuntabel untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan memastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Dorongan Daya Beli Lewat Kebijakan Strategis

Hairul Rizal 13 Dec 2024 Bisnis Indonesia

Momentum Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2024 menjadi upaya efektif untuk mengungkit daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Menteri Perdagangan Budi Santoso mencatat bahwa jumlah pengguna platform e-commerce meningkat 11% YoY menjadi 65,6 juta pengguna, dengan nilai transaksi mencapai Rp487 triliun, lebih tinggi dari Rp453 triliun pada 2023. Budi juga menekankan pentingnya Harbolnas untuk memperkenalkan produk dalam negeri dan mengurangi dominasi produk impor di pasar domestik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis bahwa Harbolnas tahun ini mampu mendorong penjualan hingga Rp40 triliun, dibandingkan Rp25,7 triliun pada tahun sebelumnya. Airlangga menyebutkan kontribusi sektor e-commerce dalam ekonomi digital Indonesia mencapai 72% dengan proyeksi total nilai sebesar US$90 miliar pada 2024. Ia juga mengapresiasi kolaborasi Harbolnas dengan program belanja seperti "Belanja di Indonesia Aja" dan "EPiC Sale," yang memperluas manfaat kegiatan ini hingga sektor ritel konvensional.

Namun, Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Heru Sutadi mengingatkan pentingnya meningkatkan layanan dan keamanan transaksi selama Harbolnas. Ia menyoroti perlunya transparansi informasi produk, kepatuhan terhadap aturan perlindungan konsumen, dan pengawasan ketat oleh platform e-commerce untuk mencegah penipuan.

Seiring dengan berbagai program pendukung dan partisipasi luas, Harbolnas 2024 tidak hanya menawarkan diskon besar tetapi juga layanan seperti tiket konser Dewa-19 dan Super DIVA. Momentum ini diharapkan tidak hanya menggairahkan kembali daya beli masyarakat tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi digital Indonesia secara berkelanjutan.

Pilihan Editor