;

2020, Bukalapak Tambah 4 Juta Pelapak Mitra

R Hayuningtyas Putinda 08 Jan 2021 Investor Daily, 8 Januari 2021

Selama tahun 2020, Bukalapak berhasil mencatatkan tambahan 4 juta pelapak dan mitra, punya pengguna sekitar 100 juta, transaksi naik 130%, dan peningkatan EBITDA 80%. Hal ini membuktikan performa bisnisnya sekaligus menjadikan Bukalapak sebagai platform digital solutif atas kebutuhan masyarakat

Bukalapak, salah satu platform e-commerce di Tanah Air. CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin mengatakan, ada 37% peningkatan jumlah pengguna internet di Indonesia selama pandemi. Untuk memperkuat operasional dan bisnis Bukalapak, ada tiga aspek yang menjadi fokus, yaitu, sumber daya manusia (SDM), pertumbuhan, dan kekuatan modal.

Sejak Maret 2020, Bukalapak telah menerapkan sistem Bekerja dari Rumah (Work From Home/WFH) dengan basis hybrid, e-commerce menjadi esensial bagi masyarakat, peningkatan lebih dari 130% juga terlihat pada nilai transaksi di Bukalapak selama tahun 2020 dibandingkan dengan periode yang sama sepanjang 2019. Hal tersebut didukung pada platform marketplace maupun online to offline (O2O). VP of Marketplace Bukalapak Kurnia Rosyada menambahkan, peningkatan transaksi di Bukamall sebesar 17% tiap bulannya. Selain itu, untuk membantu para pelapak dalam memasarkan produknya, kami menerapkan tarif super seller hanya 0,5%.

Mitra Bukalapak sebagai lini bisnis yang berperan strategis terhahadap performa perusahaan berhasil mencatat kenaikan 50% terhadap jumlah Mitra Bukalapak selama 2020. CEO Buka Mitra Indonesia Howard Gani mengungkapkan, di masa pandemi Covid-19, proses penetrasi digital untuk warung dan digital agent semakin terakselerasi. antusiasme UMKM warung yang bergabung dengan Mitra Bukalapak bertumbuh signifikan,” tutur Howard. Mitra Bukalapak juga melakukan perluasan penyediaan produk grosir ke 28 provinsi di Indonesia melalui kerja sama dengan lebih dari 300 distributor lokal. Jumlahnya telah meningkat sebanyak lebih dari 15 kali lipat sejak awal tahun 2020.

Salah satu Produk virtual dan produk finansial yang paling diminati di antaranya ialah pembayaran listrik, air, pajak, “Tidak lupa, Bukalapak juga ingin mengucapkan terima kasih kepada 100 juta pengguna Bukalapak saat ini. Begitu pula, kepada para investor yang telah mempercayakan Bukalapak sebagai mitra bisnis di tengah tahun yang penuh tantangan ini,” tutur Rachmat, pihaknya telah melakukan rangkaian fundraising, sekaligus menjadikan Microsoft danAshmore

Realisasi Investasi Sektor ESDM US$ 24,4 Miliar

R Hayuningtyas Putinda 08 Jan 2021 Investor Daily, 8 Januari 2021

Pandemi Covid-19 yang terjadi di tahun lalu berdampak pada capaian investasi sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) yang hanya mencapai US$ 24,4 miliar dari target US$ 35,9 miliar. Meski demikian, di tahun ini, investasi sektor ESDM ditargetkan bisa menyentuh US$ 36,4 miliar menyusul ditemukannya vaksin Covid-19.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, kontribusi terbesar berasal dari subsektor migas dengan investasi proyek produksi hulu migas dan kilang bahan bakar minyak (BBM). Ada penurunan dibandingkan dengan 2019 di mana bisa mencapai mencapai US$ 33,2 miliar. Mengacu data Kementerian ESDM, realisasi investasi subsektor migas di tahun lalu tercatat sebesar US$ 12,2 miliar, kelistrikan US$ 7 miliar, mineral dan batu bara US$ 3,9 miliar, serta energi terbarukan US$ 1,4 miliar. Sementara target investasi migas mencapai US$ 13,8 milmiliar, kelistrikan US$ 12 miliar, mineral dan batu bara US$ 7,8 miliar, serta energi baru terbarukan dan konservasi energi US$ 2,3 miliar. Realisasi investasi migas diantaranya ditopang tercapainya target lifting minyak sebesar 707 ribu barel per hari (bph) dan gas 992 ribu barel. Sementara di sektor mineral dan batu bara, kontribusi investasi diantaranya dari produksi batu bara yang menembuh 558 juta ton.

Selanjutnya, di sektor energi terbarukan, realisasi investasi berasal dari bertambahnya kapasitas pembangkit listrik energi hijau ini menjadi 10.467 megawatt (MW) dari 10.291 MW di 2020. Tambahan kapasitas ini menyusul beroperasinya PLTA Poso 66 MW, PLTBm Merauke 3,5 MW, PLTM Sion 12,1 MW, dan PLTS Atap 13,4 MW. Investasi kelistrikan ditopang elektrifikasi 99,2% dari 98,9% di 2019 lalu. Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor ESDM pada tahun lalu tercatat mencapai Rp 108,7 triliun atau 20% lebih tinggi dari target Rp 90,7 triliun meski di tengan pandemi Covid-19. Rincinya, realisasi PNBP migas Rp 69,7 triliun atau 31% melebihi target Rp 53,3 triliun, minerba Rp 34,6 triliun dari target Rp 31,4 triliun, energi terbarukan Rp 2 triliun dari target 1,3 triliun, serta penerimaan lainnya Rp 2,4 triliun dari target Rp 4,7 miliar. Penerimaan lainnya tersebut terdiri dari iuran badan usaha hilir migas, DMO Migas, penjualan data, jasa sewa, penerimaan Bdan lainnya. Tingginya realisasi PNBP juga didorong oleh realisasi harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) dan kurs yang lebih baik dari asumsi. Realisasi ICP tercatat mencapai US$ 40,39 per barel dari asumsi hanya US$ 33 per barel. Sementara realisasi kurs lebih kuat, yakni sebesar Rp 14.577 dari asumsi Rp 15.300. Investasi migas ditargetkan mencapai US$ 17,6 miliar, kelistrikan US$ 9,9 miliar, mineral dan batu bara US$ 6 miliar, serta energi terbarukan dan konservasi energi US$ 2,9 miliar. Pada tahun lalu realisasi pelaksanaan anggaran sektor yang dipimpinnya tercatat sebesar Rp 5,8 triliun dari anggaran Rp 6,2 triliun. Realisasi tersebut lebih tinggi dari realisasi 2019 lalu yang sebesar Rp 4,8 triliun. “Untuk 2021, anggaran ESDM Rp 7 triliun,” Di sektor migas, program yang menjadi fokus adalah pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga 120.776 sambungan, distribusi konverter kit untuk nelayan dan petani 56 ribu paket. Program prioritas sektor kelistrikan dan energi terbarukan antara lain pembangunan pembangkit listrik 27 ribu MW, transmisi 19 ribu kilometer sirkuit (kms), gardu induk 39 ribu MW, dan smart grid.

Kementerian ESDM juga mematok PNBP yang lebih tinggi yakni Rp 121,2 triliun. Subsisi energi di 2021 juga dipatok lebih tinggi yaitu sebesar Rp 110,5 triliun. Di tahun lalu, realisasi subsidi energi tercatat mencapai Rp 105,1 triliun dari target Rp 89,6 triliun, di mana subsidi BBM dan LPG Rp 55,4 triliun dari alokasi Rp 38,6 triliun dan listrik Rp 49,7 triliun dan listrik Rp 49,7 triliun dari target Rp 51 triliun.

Produksi Batu Bara 2020 Lampaui Target

R Hayuningtyas Putinda 08 Jan 2021 Investor Daily, 8 Januari 2021

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan realisasi produksi batu bara sepanjang 2020 mencapai 558 juta ton. Realiasi tersebut sekitar 101,4% dari target produksi yang ditetapkan tahun lalu sebesar 550 juta ton. Sementara pada 2021 ini target produksi batu bara dipatok sama dengan tahun lalu sebesar 550 juta ton.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan realisasi produksi batu bara 2020 sedikit melampaui dari target yang telah ditetapkan. Arifin mengungkapkan pemanfaatan batu bara dalam negeri (domestic market obligation/DMO) terus ditingkatkan. Realisasi DMO di tahun lalu mencapai 132 juta ton. Capaian tersebut sekitar 85% dari target 2020 sebesar 155 juta ton. Namun dia menegaskan Untuk DMO tahun ini ditargetkan137,5 juta ton.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, realisasi batu bara 2020 sedikit lebih rendah dibandingkan 2019 yang tercatat mencapai 138 juta ton. Namun bila melihat realisasi dari tahun ke tahun maka penyerapan batu bara di dalam negeri mengalami peningkatan. Sebagai contoh pada 2014 realisasi batu bara untuk domestik hanya 76 juta ton. Realisasi itu naik di 2015 menjadi 86 juta ton. Kemudian bertambah lagi di 2016 menjadi 91 juta ton. Pada 2017 penyerapan DMO naik tipis menjadi 97 juta ton serta di 2018 sebesar 115 juta.

 Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batu Bara Kementerian ESDM Sujatmiko menegaskan kebutuhan dalam negeri terpenuhi meski target DMO tidak tercapai. DME Lebih lanjut Arifin menerangkan Pemerintah terus mendorong pemanfaatan batu bara untuk kepentingan dalam negeri. Salah satunya mendukung pemanfaatan batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) sdi Dimethyl Ether (DME) sebagai alternatif energi untuk menggantikan LPG. Hanya saja Arifin belum mau membeberkan bakal ada harga khusus dan alokasi kuota batu bara untuk program hilirisasi. Insentif yang diberikan itu antara lain membebaskan pungutan royalti batu bara alias nol persen. Meski royalti nol persen, namun Arifin menegaskan penerimaan negara tidak akan terganggu. Ini adalah bagaimana bahan baku bisa kompetitif lalu investasi bisa dilaksanakan lalu bisa tenaga kerja bisa terserap dan memiliki nilai kompetitif. Secara terpisah, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan gasifikasi batu bara mampu menghasilkan DME yang merupakan subtitusi dari LPG. Oleh sebab itu harga DME harus mampu kompetitif dengan LPG. 

Siapkan Khawasan Ekonomi Khusus di Kotabaru

Mohamad Sajili 08 Jan 2021 Banjarmasin Post

Gubernur Kalimantan Selatan telah menetapkan kebijakan 13 program prioritas yang salah satunya mewujudkan daerah industri, perdagangan dan jasa dengan strategi meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan Mahyuni MT, menyatakan, pihaknya membreakdown kebijakan kepala daerah itu dengan beberapa langkah.

“Bersama SKPD terkait menyiapkan pengembangan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Mekar Putih di Kotabaru, Sudah ada studi kelayakan, jadi di sana terdiri kawasan industri, kepelabuhanan, wisata, perikanan,” paparnya.

Pihaknya juga menyiapkan kajian hilirisasi industri dan rantai pasok bahan baku industri Kalimantan Selatan. Mendorong investasi hilirisasi industri besi baja, hilirisasi industri batubara (methanol), hilirisasi industri CPO, hilirisasi industri karet dan lainnya. Memfasilitasi pembangunan sentra sentra industri yang mendorong peningkatan daya saing produk pelaku usaha industri mikro, kecil dan menengah.


NTP Kalsel Meningkat 1,78 Persen

Mohamad Sajili 08 Jan 2021 Banjarmasin Post

Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Selatan Desember 2020 sebesar 105,37 atau naik 1,78 persen dibanding NTP November 2020 yang mencapai 103,53.

Selain itu, pada Desember 2020 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Kalimantan Selatan sebesar 0,36 persen dari 105,45 menjadi 105,83 dibulan Desember 2020 disebabkan oleh naiknya Indeks dibeberapa kelompok penyusunan IKRT, terutama kelompok makanan, minuman dan tembakau.

Sedangkan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Kalimantan Selatan Desember 2020 sebesar 106,24 atau naik 1,95 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

Semantara tata-rata harga gabah kualitas Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani naik 2,17 persen, dari Rp 5.500,43 per Kg di bulan November 2020 menjadi Rp 5.619,59 per Kg di bulan Desember 2020.


Karet Basah Tembus Rp 10 Ribu

Mohamad Sajili 08 Jan 2021 Banjarmasin Post

Harga karet di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami kenaikan, seiring dengan membaiknya permintaan ekspor sejalan dengan diberlakukannya new normal.

Januari 2021, ini berdasar data dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, per tanggal 7 Januari, harga karet pabrikan dengan K3 100 persen mencapai Rp 19.000 hingga 19.500 per kilogram.

Untuk harga karet stok gudang 15 hari dengan K3 62 sampai 65 persen harganya Rp 12.000 sampai Rp 12. 500. Harga Karet kering 3-7 hari dengan K3 hingga 58 persen harganya 10.700 hingga Rp 11. 200. Adapun harga karet basah panen dari petani di pabrikan dengan kadar 53-55 persen dihargai Rp 10.000 sampai Rp 10. 600.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Kadisbunak) Provinsi Kalsel, Hj Suparmi, menjelaskan saat ini harga karet sudah normal, dimulai sejak Agustus dan September hingga Januari ini stabil.


Sampah Domestik Gantikan Batu Bara

Mohamad Sajili 08 Jan 2021 Surya

PT Semen Indonesia Tbk (SIG) klaim semua pabrik miliknya tanpa terkecuali telah menggunakan biomassa sebagai bahan bakar alternatif. Bahkan SIG juga telah dapat mengolah sampah domestik menjadi bahan bakar.

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) yang merupakan salah satu anak usaha perusahaan SIG telah membuat Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Refused Derived Fuel (TPSRDF) yang dibangun di daerah Tritih Lor, Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Fasilitas yang diresmikan pada Juli 2020 merupakan fasilitas pengolahan sampah domestik terpadu pertama di Indonesia.

TPSRDF yang dibangun di atas lahan seluas 1 hektare Itu mampu mengolah limbah sampah domestik sebesar 120 ton per hari yang dapat menghasilkan 60 ton RDF per harinya. 60 ton RDF perhari mampu menggantikan 40 ton batu bara per hari.

Terbaru, di akhir September 2020, SBI telah menjalin kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dan PT Unilever Indonesia dalam pengelolaan sampah domestik di TPST Bantargebang menjadi RDF.


Harga Emas Antam Rp 975 Ribu per Gram

Mohamad Sajili 08 Jan 2021 Tribun Timur

Harga logam mulia atau emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk alias Antam Makassar turun Rp10 ribu ke level Rp 975 ribu per gram, Kamis (7/1).

Sedangkan harga buyback atau pembelian kembali emas Antam turun Rp12 ribu ke posisi Rp 861 ribu per gram. Harga buyback ini berarti Antam akan membeli emas Anda dengan harga tersebut di Butik Emas LM Antam. Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen.


2020, Ruangguru Dapatkan 7 Juta Pengguna Baru

R Hayuningtyas Putinda 07 Jan 2021 Investor Daily, 7 Januari 2021

Hingga Desember 2020, Ruangguru telah melayani lebih dari 22 juta pengguna di seluruh wilayah Indonesia. Angka ini meningkat 7 juta pengguna, atau setara dengan 46% dibandingkan dengan data per akhir Desember 2019. Setelah pemerintah mengumumkan pemberlakuan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada Maret 2020, Ruangguru langsung menghadirkan berbagai inisiatif produk, layanan, inovasi baru, dan program sosial untuk mendukung 68 juta siswa dan 4 juta guru yang melaksanakan PJJ. Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru Belva Devara mengatakan Ruangguru proaktif dan responsif menghadirkan berbagai inisiatif dan inovasi, tidak terkecuali bagi guru dan siswa yang tinggal di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), dalam keterangannya, Rabu (6/1). Seb(6/1). Sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban para pihak yang terdampak pandemi Covid-19, Ruangguru meluncurkan Sekolah Online Ruangguru Gratis yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 10 juta siswa. Kemudian, pemberian akses kuota internet gratis selama mengakses layanan Ruangguru bekerja sama dengan penyedia layanan telekomunikasi dan membuka 250 modul pelatihan yang telah diakses oleh lebih dari 200.000 guru. Ruangguru juga mempersembahkan puluhan ribu beasiswa belajar kepada anak-anak tenaga medis, anak kurang mampu di daerah 3T, dan anak yatim piatu di ratusan panti asuhan di 34 provinsi. Selanjutnya, Ruangguru memberikan akses Kelas Gratis Skill Academy kepada 300.000 individu untuk peningkatan kompetensi kerja dan mendonasikan seluruh pemasukan sebagai mitra resmi platform digital Kartu Prakerja untuk penanganan pandemi Covid-19. Selain itu, ada peluncuran program Bimbingan Karier guna membantu 100.000 orang yang harus kehilangan pekerjaan di masa pandemi dan meluncurkan platform nonprofinprofit ruangpeduli.org untuk menyalurkan bantuan pendidikan.

Ruangguru memperoleh peringkat pertama sebagai aplikasi edtech di Indonesia yang paling dikenal dan sering digunakan oleh masyarakat. Pendiri dan Direktur Produk & Kerja Sama Ruangguru Iman Usman. Ekspansi Tahun 2020 juga menjadi momentum penting bagi Ruangguru melalui kehadirannya di Thailand dengan brand StartDee. Di tahun pertamanya, aplikasi tersebut telah digunakan oleh lebih dari 200 ribu pengguna. Setahun sebelumnya, Ruangguru juga telah berhasil masuk ke Vietnam dengan merek Kien Guru. Kini, jumlah pengguna Kien Guru lebih dari 700 ribu. Pencapaian tersebut mengukuhkan Ruangguru sebagai salah satu perusahaan teknologi pendidikan terbesar di Asia Tenggara. Nicholas Saputra sebagai Duta Belajar Ruangguru demi menjangkau publik yang lebih luas dalam menyampaikan semangat belajar dengan pemanfaatan teknologi.


Freeport Belum Ajukan Perubahan Rencana Smelter

R Hayuningtyas Putinda 07 Jan 2021 Investor Daily, 7 Januari 2021

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, PT Freeport Indonesia belum mengajukan perubahan rencana pembangunan fasilitas pemurnian mineral (smelter). Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2020 tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batu Bara. sengan tenggat waktu 90 hari sejak diundangkan  pada 23 November 2020. .Sebelumnya Freeport berencana mengurangi kapasitas smelter yang dibangun menjadi 1,7 juta ton konsentrat tembaga. Sedianya smelter yang berlokasi di kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, Jawa) Gresik, Jawa Timur itu memiliki kapasitas 2 juta ton konsentrat. Namun di lain sisi, Freeport meningkatkan kapasitas smelter eksisting yakni PT Smelting dari 1 juta ton konsentrat menjadi 1,3 juta ton konsentrat tembaga. Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Yunus Saefulhak mengatakan pihaknya belum menerima permohonan perubahan rencana pembangunan smelter Freeport di JIIPE. Begitu pula dengan rencana peningkatan kapasitas Smelting.  "Belum secara formal atau resminya," kata Yunus kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (5/1). Secara terpisah, Vice President Corporate Communications Freeport Indonesia Riza Pratama mengungkapkan peningkatan kapasitas Smelting sudah disampaikan kepada Kementerian ESDM. Termasuk kemajuan pembangunan smelter di JIIPE. Hanya saja dia tidak membeberkan waktu penyerahan permohonan tersebut. "Sudah kami sampaikan," ujarnya.

Rencana kerjasama pembangunan smelter dengan Tsingshan Steel masih dalam tahap penjajakan. "Sesuai dengan arahan pemerintah, kita masih dalam progress diskusi teknikal/legal/komersial untuk menjajaki kerjasama dengan Tsingshan," terangnya. Pembangunan smelter merupakan amanat dari Undang -Undang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Dalam beleid itu disebutkan batas waktu ekspor mineral yang belum dimurnikan pada 10 Juni 2023 atau 3 tahun sejak UU Minerba diundangkan. Artiannya smelter harus segera beroperasi sebelum batas waktu tersebut.

Freeport berkomitmen membangun smelter sesuai dengan kesepakatan dalam penerbitan lisensi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) pada akhir 2018 silam. Dalam kesepakatan itu disebutkan Freeport membangun smelter paling lama lima tahun. Artiannya smelter harus rampung di 2023. Dalam perjalanannya, pembangunan smelter menemui hambatan seiring dengan pandemi Covid-19. Freeport kemudian mengajukan perubahan target penyelesaian smelter selama 12 bulan alias bisa rampung pada 2024. Namun hingga saat ini pemerintah belum mengamini keinginan Freeport tersebut.

Pada Rapat Dengar Pendapat Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada awal Desember 2020 kemarin, pembangunan smelter Freeport menjadi sorotan. Pada salah satu butir kesimpulan rapat menyatakan Komisi VII DPR mendesak Dirut MIND ID melaporkan progres pembangunan smelter Freeport dan hasil evaluasi keekonomian pembangunan smelter sebagai upaya mencegah kerugian perseroan di masa mendatang. Kala itu Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno mengungkapkan proyek smelter jangan sampai membebani perusahaan. "Keseimbangan antara kewajiban dan menjaga keekonomian agar perusahaan terhindar dari kerugian," ujarnya.


Pilihan Editor