Vaksinasi Covid-19, BIo Farma Produksi 4 Juta Vaksin Sinovac
Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir mengatakan perusahaan telah memproduksi sekitar 4 juta vaksin Sinovac dari 15 juta bulk vaksin yang diterima pada 12 Januari lalu. Dia menjelaskan hasil dari proses produk si bahan baku tersebut akan melengkapi pasokan vaksin Covid-19, dalam kemasan Finish product sebanyak 3 juta dosis yang sudah dite rima sebelumnya pada Desember 2020.
Untuk pendistribusian vaksin, kata Honesti, Bio Farma bersama dengan anak perusahaan, yakni PT Kimia Farma Tbk. dan PT Indofarma Tbk. sudah memiliki 48 cabang atau warehouse yang ada di seluruh Indonesia. “Hal ini bisa kita optimalkan. Dalam sisi teknologi, Bio Farma sudah menyiapkan digital solution yang bersifat end-to-end mulai dari pabrik produksi, proses distribusi dan sampai di tujuan akhir [fasilitas kesehatan]. Proses pendistribusian ini dapat dimonitor real time di Command Center Holding BUMN Farmasi,” kata dia.
(Oleh - HR1)
Bakrieland Garap Rasuna Park Rp 7 Triliun
PT Bakrieland Development Tbk (Bakrieland) berencana menggarap proyek properti terpadu (mixed use) Rasuna Park bersama mitra strategis dari luar negeri. Biaya pengembangan (development cost) proyek berkonsep transit oriented development (TOD) itu ditaksir mencapai sekitar Rp 7 triliun. Direktur PT Bakrieland Development Tbk Agus Jayadi Alwie mengatakan, dalam membangun proyek hasil kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta itu Bakrieland akan menggandeng investor asing. Corporate Secretary PT Bakrieland Development Tbk Yudy Rizard Hakim menambahkan, ada sejumlah investor asal Jepang, Korea, dan Tiongkok yang telah dijajaki Bakrieland.
Agus Jayadi menjelaskan, pembicaraan lanjutan dengan Pemprov DKI Jakarta telah dimulai lagi pada kuartal III dan IV 2020. Kini, kerja sama yang dilakukan disepakati menjadi berupa pemanfaatan lahan dengan jangka waktu 30 tahun, dan selanjutnya dapat diperpanjang. Rasuna Park yang terletak di Kuningan, Jakarta Selatan, itu diyakini akan menjadi landmark di kawasan tersebut. Pembangunan Rasuna Park akan dilaksanakan dalam dua atau tiga tahap. “Tahap pertama mencakup apartemen, fasilitas olahraga, universitas, dan lifestyle mall,” ujar Agus.
Agus Jayadi juga menjelas kan, di tengah pandemi Covid-19 yang menghantam bis nis properti di Tanah Air, subsektor properti komersial seperti hotel dan ritel paling terpukul. “Pandemi Covid-19 menurunkan daya beli masyarakat, sedangkan para investor menahan diri. Penurunan itu membuat pendapatan usaha pengembang turun. Pendapatan kami hingga 30 September 2020 turun 35%,” tuturnya. Hingga akhir September 2019, penjualan Bakrieland tercatat sebesar Rp 729 miliar. Sedangkan pada periode sama 2020 sekitar Rp 476 miliar. “Akibat pandemi, kami menutup operasional hotel dan theme park. Ini membuat pendapatan turun 35%, dan menyebabkan rugi usaha Rp 105 miliar hingga September 2020,” ujar direktur PT Bakrieland Development Tbk Buce Yeef.
Agus Jayadi menambahkan, untuk rumah tapak masih ada permintaan walau tidak sebesar saat kondisi normal. Oleh karena itu, Bakrieland terus membangun proyek rumah tapak pada 2021. Proyek itu ada di Sidoarjo, Jawa Timur, dan di Bogor, Jawa Barat. Sektor dua proyek tersebut, lanjut dia, adalah Kahuripan Park. Ini adalah proyek cluster rumah segmen menengah hingga menengah-atas yang dikembangkan di atas lahan seluas 3,8 ha. Masih di sektor dua, tambah dia, Bakrieland mengembangkan Kahuripan Terrace. Proyek ini merupakan cluster rumah pertama Kahuripan Nirwana, yang dibangun di atas lahan seluas 6 ha untuk segmen menengah hingga menengah atas.
Proyek lain yang tetap berjalan adalah Bumi Tirta Pakuan,
Bogor. Ini merupakan proyek
perumahan segmen menengah bawah dengan total area
pengembangan 12,5 ha, dengan
kapasitas total 680 unit.
Pengembangan yang dilakukan saat ini merupakan tahap
pertama, seluas 7,5 ha, dengan
kapasitas 412 unit. Perkembangan pembangunan infrastruktur
proyek telah mencapai 40%.
(Oleh - HR1)
BI: Kecepatan Implementasi Kebijakan Jadi Kunci
Gubernur Bank Indonesia (BI)
Perry Warjiyo mengatakan, tren pemulihan
ekonomi global turut menambah optimisme
bagi pertumbuhan dan pemulihan ekonomi
domestik tahun ini yang diperkirakan
di kisaran 4,8% hingga 5,8%. Kendati
demikian, kecepatan pemulihan ekonomi
itu sangat bergantung pada implementasi
kebijakan dalam rangka penanggulangan
dampak pandemi Covid-19.
“Tentu saja, di mana letak
(kunci)nya, bergantung pada
bagaimana kecepatan implementasi kebijakan-kebijakan.
Semakin efektif (kebijakan), pemulihan ekonomi akan semakin
lebih tinggi di atas 5% dan ada
beberapa risiko yang dihadapi,”
ujar Perry dalam diskusi bertajuk “Membangun Optimisme
Pascapandemi Covid-19”, di
Jakarta, Jumat (22/1).
Ia menyebut, ada beberapa
faktor pendukung bagi pemulihan ekonomi nasional yakni pertama ekspor. Ini tercermin dari
kinerja ekspor Desember tahun
lalu yang mencapai US$ 16,54
miliar atau melonjak 14,63%
dibanding Desember 2020. Nilai
ekspor yang tertinggi sejak
De sember 2013 itu terutama
di topang oleh permintaan dari
Tiongkok, negara-negara Asean,
dan Amerika Serikat.
Kemudian, dukungan juga
akan datang dari implementasi
stimulus fiskal yang diberikan
pemerintah di antaranya melalui
belanja modal.
Selain itu, dukungan stabilitas
makro ekonomi dan stabilitas
sistem keuangan, dengan rincian
inflasi tahun ini diperkirakan
terkendali yaitu 3% plus minus
1%, serta perkiraan defisit transaksi berjalan (current account
deficit/CAD) minus 1-2% dari
PDB, dan pertumbuhan dana
pihak ketiga 7-9%.
BI mencatat, dana-dana asing
kembali membanjiri pasar keuangan domestik selama sepekan
lalu. Berdasarkan data transaksi pada 18-21 Januari 2021,
dana asing nonresiden yang
ma suk (capital inflow) di pasar
keuangan domestik secara neto
mencapai Rp 6,49 triliun. Nilai
tersebut lebih tinggi dibandingkan periode 11-14 Januari 2021
yang hanya Rp 4,77 triliun.
Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyebutkan, aliran capital inf low
ke pasar keuangan domestik
tersebut ditopang oleh beli neto
di pasar SBN yang sebesar Rp
5,81 triliun serta beli neto di
pasar saham yang sebesar Rp
0,68 triliun.
Ia juga menyebutkan, premi
risiko atau credit default swap
(CDS) Indonesia lima tahun
turun di 71,33 bps per 21 Januari 2021 dari 73,14 bps per 15
Januari 2021. CDS merupakan
indikator untuk mengetahui
risiko berinvestasi di SBN. Jika
semakin besar skor CDS, risiko
berinvestasi di SBN semakin
tinggi. Sebaliknya, jika skor semakin kecil, risiko investasinya
juga semakin rendah.
Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yang segera beroperasi akan menjadi instrumen pelengkap dalam memulihkan ekonomi Indonesia dari dampak pandemi Covid-19. Lebih lanjut ia mengatakan, investasi menjadi salah satu pendukung kinerja ekonomi tahun ini, selain konsumsi dan ekspor yang telah mengalami tekanan pada 2020. Agar pemulihan berlangsung cepat, ia menegaskan, pemerintah akan menggunakan instrumen-instrumen kebijakan pendorong ekonomi secara te pat waktu, fleksibel, adaptif, transparan, dan akuntabel.
(Oleh - HR1)
2030, Indonesia Tak Lagi Impor Bensin
Pemerintah memproyeksikan tidak akan ada lagi impor bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin (gasoline) pada 2030 dengan rampungnya proyek kilang dan diversifikasi bahan bakar kendaraan ke gas dan listrik. Sementara itu, PT Pertamina (Persero) mendesain proyek kilangnya agar lebih banyak menghasilkan bensin. Jika tidak ada upaya apapun, impor bensin untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri akan terus membesar ke depannya. Namun, pemerintah telah mendorong sejumlah upaya untuk menekan angka impor ini, seperti pengembangan empat kilang eksisting dan pembangunan satu kilang baru, program bahan bakar gas (BBG), bahan bakar nabati (BBN), dan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KLBB).
Impor bensin di tahun depan diperkirakan akan naik hingga menjadi 140 juta barel dari prognosa 2020 yang sebesar 91 juta barel. salah satu potensi pengurangan impor bensin bisa diperoleh dari proyek hilirisasi batu bara yang dapat menghasilkan metanol dan alkohol dengan bensin. Subtitusi bensin dengan pencampuran metanol dan etanol masih dalam pengkajian Lemigas. Sementara, terkait implementasinya, masih menunggu kapan produk metanol dan etanol ini dapat diproduksi di dalam negeri, mengingat salah satu tujuannya untuk mengurangi impor.
(Oleh - IDS)
Komisaris BEI dan Dirut Emtek Bergabung ke SPAC
Komisaris
PT Bursa Efek Indonesia
(BEI) Pandu Sjahrir dan
Direktur Utama PT Elang
Mahkota Teknologi Tbk
(EMTK) atau Emtek Alvin
Widarta Sariaatmadja
dinominasikan menjadi
direktur Crescent Cove
Acquisition Corp,
sebuah special purpose
acquisition company
(SPAC). SPAC atau blank
check company tersebut
tengah menggelar
penawaran umum
perdana (initial public
offering/IPO) saham dan
akan tercatat di Nasdaq,
Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan prospektus yang
diajukan ke United States Securities
and Exchange Commission (SEC),
Crescent Cove Acquisition membidik dana IPO sebesar US$ 200 juta
dengan menawarkan 20 juta unit
seharga US$ 10 per unit. Setiap 1 unit
yang ditawarkan melekat satu saham
biasa dan setengah waran, yang dapat
dilaksanakan pada harga US$ 11,5.
Dalam penawaran ini juga ada opsi
penerbitan 3 juta unit tambahan, jika
ada penjatahan berlebih atau overalloments.
Sesuai rencana, unit-unit pada
IPO Crescent Cove Acquisition akan
tercatat di Nasdaq dengan kode COVAU. Sementara, saham kelas biasa
dan waran kelas A perseroan juga
akan tercatat masing-masing dengan
kode COVA dan COVAW. Unit-unit
tersebut ditargetkan mulai tercatat
dan diperdagangkan pada hari ke 52
setelah penerbitan prospektus. Pihak
yang menjadi sole bookrunner IPO ini
adalah Cantor Fitzgerald & Co
Pandu memiliki rekam jejak panjang dalam dunia investasi dan modal
ventura. Sejak November 2017, Pandu
merupakan managing partner Indies
Capital Partners dan sebelumnya
pernah menjabat sebagai managing
director di perusahaan private equity,
Abraaj Group. Selain itu, Pandu tercatat sebagai komisaris Gojek, PT
Shopee International Indonesia, PT
Garena Indonesia, PT Airpay International Indonesia, PT Elang Mahkota
Teknologi Tbk, PT Toba Bara Energi,
and PT Batu Hitam Perkasa.
Kehadiran Crescent Cove Acquisition yang berencana mengakuisisi perusahaan di Asia Tenggara akan menambah daftar SPAC yang telah lebih dahulu IPO pada Januari ini. Provident Acquisition Corp, SPAC yang terafiliasi dengan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), baru saja menyelesaikan IPO saham dan tercatat di Nasdaq, AS. SPAC ini meraih dana segar US$ 230 juta dari IPO. Direktur Investasi Saratoga Investama Sedaya Devin Wirawan mengatakan, pihaknya berpartisipasi dalam IPO Provident Acquisition karena yakin akan kemampuan manajemen sebagai SPAC dalam mengindentifikasi dan mengakuisisi perusahaan yang menjadi target.
(Oleh - HR1)
Ratusan Tak Kantongi Izin
Komisi A DPRD Surabaya mencatat 117 minimarket di Kota Surabaya melanggar izin. Mereka tetap nekat beroperasi meski belum dan tidak memiliki izin usaha. Informasi yang diterima Komisi A ratusan minimarket berjejaring itu sudah habis masa toleransi pengurusan izin sejak April 2020. Tapi, per Januari 2021 telah memperoleh perpanjangan izin lagi.
Sesuai dengan Perda No 8 Tahun 2014, syarat berdirinya minimarket dan menjalankan usaha minimarket, harus memenuhi sejumlah kualifikasi. Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya Wiwiek widayati pernah dikonfrmasi, semua minimarket di Surabaya sudah berizin. Pasalnya, izin diberikan sekali bersamaan saat mendirikan minimarket. “Sudah berizin,” katanya.
10 Hari Pasca Gempa Ekonomi Sulbar Menggeliat
Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar mengajak pengungsi akibat gempa di Sulbar kembali pulang ke rumahnya.
“Kita berharap semua masyarakat sudah bisa kembali ke tempat masing-masing,” kata Ali Baal Pantauan Tribun Timur, aktivitas ekonomi mulai normal, Minggu (24/1).
Sejumlah toko dan warung di Kabupaten Mamuju perlahan buka kembali pascagempa bermagnitudo 6,2 yang mengguncang Sulawesi Barat. Begitu juga dengan toko-toko sembako dan aktifitas pasar, juga sudah perlahan beraktifitas normal.
Alasan Ali Baal Masdar meminta semua warga di tenda pengungsian agar kembali ke rumah masing-masing, untuk menghindari adanya potensi sengketa. Begitu juga aktivitas perkantoran atau toko-toko dan perusahaan, kata dia sudah seharusnya segera berbenah kembali.
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa kerugian negara dari adanya barang milik negara (BMN) yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mencapai Rp 494,28 miliar, berasal dari 279 obyek meliputi 118 bangunan rumah negara dan 161 gedung bangunan kantor.
Bisnis Rokok Elektrik Berkembang di RI Risikonya Lebih Rendah dari Rokok Biasa
Pengetahuan mengenai produk hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL), seperti rokok elektrik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, di Indonesia saat ini masih terbilang rendah.
Risiko kesehatan yang ditimbulkan produk HPTL, seperti rokok elektrik, 90 persen lebih rendah dibandingkan rokok karena terdapat perbedaan pada proses penggunaannya. Hal itu dikarenakan produk ini tidak melalui proses pembakaran.
Dengan demikian, produk HPTL dapat menjadi solusi yang paling realistis untuk mengurangi risiko kesehatan yang diakibatkan oleh rokok. Namun, 47 persen responden Indonesia masih menghubungkan penggunaan rokok elektrik dengan masalah pernafasan. “Untuk itu, edukasi produk HPTL kepada masyarakat menjadi penting,” sambungnya.
Kepala Bidang Pengawasan Produk Hasil Pertanian, Aneka Ragam Kewirausahaan, Kementerian Perdagangan, Amirudin Sagala. Berdasarkan riset Kementerian Perdagangan, pengguna HPTL, khususnya rokok elektrik, saat ini sudah mencapai 2,2 juta. Adapun jumlah outlet penjual mencapai 5 ribu.
Dipicu Vaksinasi Covid -19 Investasi Diprediksi Naik 50 Persen
Investasi global di sektor properti diperkirakan melonjak tajam hingga mencapai 50 persen sepanjang tahun ini. Perkantoran, industri logistik, perumahan, dan pusat data menjadi jenis properti yang disukai investor.
Kepala Pasar Modal Global Colliers International Tony Horrell mengatakan investor optimistis adanya pasar yang akan rebound pada 2021. Menurutnya, kepercayaan investor ini dipicu vaksinasi Covid-19 di berbagai negara.
Berdasarkan analisis Colliers, kami, investor masih banyak yang minat untuk berinvestasi di industri properti seiring dengan telah ditemukannya vaksin dan adanya stimulus yang diberikan pemerintah.
Colliers memperkirakan investor akan menjajaki semua jenis aset properti hingga proyek infrastruktur publik. Adapun sektor investasi yang bakal diminati untuk sektor properti yakni perkantoran, industri logistik, perumahan, dan pusat data.
Stok 32 Ton, Bisnis Daging Sapi Aman di Medan
Saat ini Bulog Divre Sumatera Utara masih berbisnis daging sapi dan daging kerbau beku masing-masing harga Rp90.000 dan Rp80.000 per Kg.
Disebutnya, bisnis daging sapi maupun daging kerbau beku di Medan aman dan wajar-wajar saja. Tidak seperti di Jakarta dimana harga jual daging sapi sempat bergejolak karena harganya mahal. Mengenai stok daging sapi yang dijual Bulog, sebut Karni hingga kini mencapai 10 ton dan stok daging kerbau beku 22 ton.
Sementara itu, pantauan SIB dalam sepekan ini harga daging sapi di sejumlah pasar di Medan Rp110.000 hingga Rp 115.000 per Kg.









