Arumia Eskpor Kopi dan Kakao ke Jepang Rp 6,6 Miliar
Jakarta - PT Arumia Kharisma Indonesia akan mengekspor produk kopi dan kakao ke Jepang senilai Rp 6,6 miliar. Kontrak ekspor yang didapatkan dari Mirza Management Co Ltd tersebut, atas fasilitasi dari Atase Perdagangan di Tokyo, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di Osaka, dan Tim Ekonomi Konsulat Jenderal RI. Penandatanganan kontrak kerja sama ini menunjukkan pandemi Covid-19 bukan hambatan untuk meningkatkan perdagangan Indonesia dengan Jepang.
Kementrian Perdagangan terus mendorong ekspor kopi Indonesia, apalagi saat ini telah terdapat 35 produksi berindikasi geografis yang telah ditetapkan oleh Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkum HAM. Kemendag juga mendorong ekspor kopi organik dan kopi specialty yang tentunya memiliki potensi penjualan tinggi di Jepang. PT Arumia Kharisma Indonesia diharapkan dapat terus mengedepankan higienitas atau kualitas barang sesuai persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat, serta menjaga kuantitas dan kontinuitas barangnya.
Mirza Management yang menaungi Jalak Coffee dan Cocoa parlor di Jepang telah mengimpor biji kopi dan biji kakao dari mancanegara, khususnya dari Indonesia, selama lima tahun terakhir. Mirza Management berminat memperluas pasarnya, sehingga membutuhkan sumber bahan baku yang berkualitas. Sementara itu, PT Arumia Kharisma Indonesia telah menjadi eksportir produk biji kopi dan biji kakao unggulan dari 7 pulau di Indonesia sejak didirikan tahun 2019.
(Oleh - IDS)
Listing di AS, Valuasi Traveloka Bisa Capai US$ 5 M
Jakarta - Traveloka dikabarkan dalam pembicaraan lanjutan untuk mencatatkan sahamnya (listing) di bursa Amerika Serikat (AS). AKsi tersebut bakal ditempuh melalui penggabungan usaha atau merger dengan special purpose acquisition company (SPAC), Bridgetown Holdings Ltd. Kesepakatan ini berpotensi membuat valuasi Traveloka menjadi sekitar US$ 5 miliar atau Rp 72,8 triliun. Bridgetown Holdings didukung oleh investor kawakan Silicon Valley dan Taipan Hong Kong. SPAC atau blank check company ini meraih dana IPO senilai US$ 595 juta dan tercatat di Nasdaq, AS, pada Oktober 2020.
Bridgetown Holdings didirikan untuk tujuan merger, pertukaran saham, akuisisi aset, pembelian saham, dan reorganisasi bisnis. Perseroan fokus pada sektor prospektif seperti teknologi, layanan keuangan,dan media di Asia Tenggara. Aksi SPAC diprediksi bakal semakin agresif memboyong unicorn asal Indonesia termasuk Grab, Bukalapak, dan Tokopedia.
(Oleh - IDS)
Pengusaha Kurir Sambut Positif Subsidi Ongkir dari Pemerintah
Chairman Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo), Muhammad Feriadi menyambut positif kebijakan pemerintah yang disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tentang subsidi ongkos kirim dalam Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) menjelang lebaran.
“Subsidi ongkir menurut kami akan meningkatkan transaksi yang akhirnya bisa meningkatkan volume kiriman bagi perusahaan jasa pengiriman,” ungkap Muhammad FeriadiFeriadi, saat dihubungi Sabtu (10/4).
Menurut Feriadi, menghadapi masa padat pengiriman barang, biasanya perusahaan jasa pengiriman anggota Asperindo telah melakukan persiapan seperti penambahan armada, SDM dan untuk melakukan booking space untuk moda transportasi udara.
Tencent Bangun Pusat Data di Indonesia, Susul Google hingga Alibaba
Perusahaan teknologi asal Tiongkok Tencent meluncurkan pusat data atau Internet Data Center (IDC) Tencent Cloud pertama di Indonesia hari ini. Langkah konglomerasi yang didirikan Ma Huateng ini mengikuti jejak perusahaan teknologi dunia lain seperti Google, Microsoft, hingga Alibaba. Dengan mendirikan pusat data, Tencent menambah jaringan infrastruktur bisnis komputasi awan (cloud) perusahaan yakni Tencent Cloud secara global. Saat ini Tencent membangun pusat data menyebar di 27 wilayah dan 61 zona di dunia. Di Indonesia, pusat data milik Tencent itu terletak di DKI Jakarta. Pusat data ini akan melengkapi akses backbone dan jaringan dari semua penyedia layanan internet utama di Indonesia dan global.
Senior Vice President, Tencent Cloud International, Poshu Yeung, mengatakan pusat data itu didirikan di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang terus berkembang. Apalagi, pengembang gim PlayerUnkown's Battlegrounds atau PUBG itu menilai bahwa pasar cloud di Indonesia besar. "Indonesia mempunyai 270 juta penduduk. Indonesia juga merupakan negara terpadat keempat di dunia dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara," katanya dalam siaran pers, Senin (11/4). Menurutnya, pasar cloud publik Indonesia tumbuh paling cepat di Asia Pasifik. Rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) industri cloud di Indonesia sebesar 25%. Sedangkan pasarnya diperkirakan akan meningkat menjadi US$ 0,8 miliar pada 2023.
(Oleh - HR1)
Stimulus Free PPN 10 Persen Dongkrak Penyaluran KPR
Penjaluran KPR (Kredit Pemilikan Rumah) BCA Surabaya di triwulan I tahun 2021 ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding triwulan IV tahun 2020 lalu.
Selanjutnya di tahun 2021 ini, BCA kembali optimis penyaluran KPR akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Mulai 1 Februari hingga awal April 2021 ini, penyaluran KPR BCA Surabaya sudah mencapai Rp 3,3 triliun.
Indikasi pendorong tercapainya target itu antara lain dengan adanya stimulus free PPN 10 persen yang akan berlangsung hingga akhir Agustus 2021 mendatang, Kemudian suku bunga yang rendah dan penurunan angka penularan Covid 19 bersama dengan program vaksinasi nasional.
Kerja Sama Antardaerah, Kolaborasi Dagang Mulai Bangkit
SURABAYA — Pemerintah daerah memacu aktivitas perdagangan guna menjaga denyut perekonomian tetap berdetak. Perdagangan antardaerah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan meskipun belum pulih sepenuhnya. Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jatim Difi Ahmad Johansyah menilai kinerja ekspor antaradaerah tahun 2020 mengalami kontraksi cukup dalam dibandingkan dengan 2019. Keterpurukan ekonomi hampir di seluruh Provinsi di Indonesia akibat pandemi Covid-19 menjadi penyebabnya. Daya beli serta permintaan domestik terperosok cukup dalam. Selain itu, pemulihan perekonomian China yang lebih cepat dari perkiraan menyebabkan produk dari Negeri Panda memenuhi pasar domestik yang kian menekan kinerja ekspor impor antardaerah.
Berdasarkan data statistik itu, kinerja net ekspor antardaerah Jatim diperkirakan bakal meningkat sejalan dengan program vaksinasi Covid-19 serta penyaluran bantuan sosial yang berdampak pada peningkatan aktivitas korporasi dan rumah tangga. “Perbaikan kinerja ekspor antardaerah ini sejalan dengan berakhirnya kebijakan PSBB di berbagai wilayah di Indonesia serta penyaluran bantuan sosial, serta peningkatan kinerja mitra dagang domestik yang ditopang pembukaan sektor ekonomi dan penerapan normal baru,” katanya, Jumat (9/4). Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan Malut selama ini menyuplai komoditas rempah-rempah, ternak, minyak kayu putih, hasil laut atau perikanan, serta nikel dan biji besi.
“Sebaliknya Jatim menyuplai komoditas seperti ayam beku, beras, bibit tanaman, jagung, pipa besi, serta bahan pangan untuk Malut,” katanya. Pada 2020, transaksi perdagangan Jatim ke Malut mencapai Rp1,3 triliun, sedangkan perdagangan dari Malut ke Jatim mencapai Rp930 miliar, sehingga Jatim mengalami surplus. “Market di Jatim sangat potensial dengan jumlah penduduk mencapai hampir 41 juta orang, dan banyak bahan baku industri yang dibutuhkan Jatim. Selain itu juga ada kerja sama bidang pertanian gapoktan Jatim belajar ke Malut dan sebaliknya,” ujar Khofifah. Misi dagang ke Malut dilakukan pada 8 April 2021. Dalam misi dagang itu, Jatim membawa 50 pelaku usaha, dan Malut membawa 100 pengusaha.
Adapun, pemda yang tengah membangun kerja sama antardaerah adalah Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan Provinsi Bali. Perjanjian kerja sama (PKS) di sektor strategis dalam pembangunan kedua daerah dan ditandatangani di Bali pada Rabu (31/3) oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Gubernur Bali Wayan Koster. Zulkieflimansyah menjelaskan kerja sama yang akan dibangun kedua pihak di beberapa sektor potensiyakni di sektor pariwisata, perindustrian, perhubungan, koperasi dan UMKM, kelautan dan perikanan, dan pertanian Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut meliputi promosi bagi produk Koperasi dan UMKM, pengembangan akses pemasaran produk UMKM kedua daerah. Kepala Bidang Pembinaan UMKM NTB Chalid Tomasdang Bulu belum lama ini menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk membangun jaringan koperasi dan UMKM.
(Oleh - HR1)
Investasi Startup, Arus Pendanaan Bakal Meningkat
Bisnis, JAKARTA — Arus pendanaan untuk perusahaan rintisan atau startup di Indonesia diyakini meningkat pada kuartal II/2021 seiring dengan pemulihan ekonomi yang terus berjalan. Ketua Umum Asosiasi Startup Teknologi Indonesia (Atsindo) Handito Joewono mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara dengan program vaksinasi terbaik. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu magnet bagi para pemodal untuk berinvestasi di Tanah Air. “Pendanaan pada startup Indonesia akan makin meningkat dan terus membaik pada kuartal pertama, kedua, dan seterusnya dengan fenomena ini,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Minggu (11/4).
Selain faktor pemulihan ekonomi, agresifnya startup untuk menjadi unikorn selanjutnya di Tanah Air dinilai menjadi sentimen positif untuk meningkatkan minat pemodal. Bendahara Asosiasi Modal Ventura Seluruh Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani mengatakan sejumlah perusahaan rintisan berambisi untuk mencapai valuasi US$1 miliar. Menurutnya, beberapa pendana besar akan tetap melihat startup di bidang teknologi finansial (fintech) sebagai salah satu primadona yang disasar oleh investor mengingat aktivitas transaksi digital yang terus meningkat.
PT Mandiri Capital Indonesia meyakini aktivitas penyuntikan dana oleh pemodal pada kuartal II/2021 akan lebih agresif. Direktur Utama Mandiri Capital Eddi Danusaputro mengatakan bahwa perusahaan tengah melirik dua sektor untuk disuntikkan dana. Sementara itu, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan bahwa pendanaan startup diperkirakan masih akan terkontraksi lantaran para modal ventura cenderung wait and see. Selain itu, beberapa perusahaan juga akan didorong untuk secepatnya go public atau melantai di bursa mengingat valuasi dinilai cukup besar dan investor berharap segera mencetak profitabilitas.
(Oleh - HR1)
Pertunangan Dua Raksasa
JAKARTA - Kabar peleburan Gojek dan Tokopedia semakin santer berdengung di publik. Dua sumber Tempo yang mengetahui ihwal rencana itu membenarkan bahwa kedua unicorn, istilah untuk entitas digital yang valuasinya menembus US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun, tengah menjalankan proses merger secara bertahap. Salah satu sumber mengatakan para petinggi kedua perusahaan sudah mengumumkan rencana penggabungan itu kepada karyawan masing-masing Manajemen Gojek disebut telah menyampaikan hal itu dalam pertemuan internal dengan karyawan."Sebagian besar menyambut hangat perjodohan ini," ujar dia, kemarin. Gojek, yang nilai bisnisnya kini sudah mencapai US$ 10 miliar dan meraih julukan decacorn, juga dikabarkan sudah menyepakati perjanjian jual-beli bersyarat (CSPA) dengan Tokopedia sejak 9 Maret lalu. Perusahaan hasil konsolidasi itu pun berpotensi melantai di Bursa Efek Indonesia.
Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance, Bhima Yudhistira Adhinegara, mengatakan merger menjadi sinyal kedua unicorn itu mulai mendongrak kas. Peningkatakan pangsa pengguna karena penggabungan, menurut dia, bisa memuluskan berbagai strategi perusahaan nantinya. "Mengakhiri bakar uang dan mencari exit strategy (melepas saham) untuk profitabilitas. Pertukaran data pengguna pun bisa untuk membaca pasar," tuturnya. Bhima memperkirakan pendorong lain dari penyatuan ini adalah untuk menghadapi kedigdayaan Shopee dengan fitur sompet digital ShopeePay. Saat ini, jumlah pengguna dan nilai transaksi ShopeePay yang dibentuk pada 2018 telah melampaui Gopay."Sekarang pun ramai Shopee Food Delivery untuk pesan antra makanan, sehingga para pesaingnya berusaha menjadi superapps," ucap Bhima.
(Oleh - HR1)
Ramai Eks Petinggi OVO Hijrah ke Bank Aladin, Bagaimana Kinerjanya?
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk yang akan berganti nama menjadi PT Bank Aladin Syariah Tbk menambah jajaran direksi. Tiga dari empat direksi baru yang ditunjuk pernah berkarier di PT Visionet Internasional atau OVO.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia akhir pekan ini, terdapat empat nama baru yang masuk dalam jajaran direksi Bank Net Syariah. Keempat jajaran direksi baru Bank Net Syariah ini akan resmi menjabat setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test Otoritas Jasa Keuangan.
Hijrahnya para eks petinggi OVO memicu kabar masuknya perusahaan financial technology tersebut ke Bank Net Syariah. Namun kabar ini tak dibantah atau dibenarkan oleh pihak OVO.
Head of Corporate Communication OVO Harumi Supit mengatakan pihaknya saat ini berfokus pada pengembangan layanan pembayaran digital dan sejumlah layanan lainnya, seperti investasi, asuransi dan pinjaman.
Saat ini, 60,55% saham Bank Net Syariah digenggam PT NTI Global Indonesia Tbk, 20,01% saham dikuasai Bortoli International Ltd, 6,18% dipegang Kasai Internasional Inc, dan sisanya publik.
Sosok Dyota Marsudi, Anak Menlu yang Jadi Presdir Bank Aladin
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk pekan ini menetapkan perubahan nama perseroan serta merombak jajaran direksi dan komisaris.
Perusahaan yang akan berganti nama menjadi PT Bank Aladin Syariah Tbk ini bakal dipimpin oleh anak menteri luar negeri, Dyota Mahottama Marsudi.
Pria kelahiran 1989 ini juga merupakan co-founder startup Happy5 yang juga menjabat sebagai chief operating officer sejak 2016 hingga 2018. Happy5 bergerak di bidang software-as-a-service (SaaS) yang fokus pada sistem human capital management. Saat ini, Happy5 sudah digunakan oleh 60 ribu pegawai dari 24 perusahaan di Indonesia.
Bank Net Syariah resmi menggelar IPO pada 1 Februari 2021 dengan harga Rp 103 per saham . Hinga saat ini, harga sahamnya telah melesat hingga lebih dari 2.000%. Pada penutupan perdagangan pekan ini, harga saham yang berganti nama menjadi Bank Aladin Syariah mencapai Rp 2.890.









