Polri Tangkap 45 Tersangka Sindikat Pinjol Ilegal
Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri beserta Polda jajaran menangkap 45 tersangka sindikasi pinjaman online (pinjol) ilegal tersebar di wilayah Jawa dan Kalimantan. Kepala Bagian Penerbangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, penangkapan tersangka sindikasi pinjol ilegal tersebut selama periode satu pekan. "Dalam periode satu minggu Bareskrim Polri dan Polda jajaran telah melakukan pengundangan sidikat jaringan pinjol ilegal dengan menangkap 45 tersangka," kata Ramadhan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (21/10). Ramadhan merinci, 45 tersangka merupakan penangkapan dari Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah , dan Polda Kalimantan Barat.
Pengungkapan pertama oleh Dititipideksus Bareskrim Polri terdapat lima laporan polisi dengan tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Deli Sedang, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Tangerang, dan Ciputat. "Total penangkapan di Dititideksus Bareskrim Polri ada 19 tersangka," kata Ramdhan. Di Polda Metro Jaya, kata Ramadhan lagi, menangani laporan empat laporan polisi dengan TKP di Cipondoh Tangerang, Gunung Sahari Jakarta Pusat, Kelapa Gading Jakarta Utara dan Sukabumi Palmerah. Pengungkapan lanjutnya kata Ramadhan, masing-masing satu laporan polisi di Polda Jawa Barat dan Jawa Tengah. "Di Polda Jawa Barat ada tujuh tersangka, sedangkan di wilayah Jawa barat ada 1 tersangka," kata Ramadhan. Sementara itu, di Jawa Timur ada dua laporan polisi dengan dua tersangka. Sedangkan di wilayah Kalimantan Barat terdapat satu laporan polisi dengan TKP di Kota Pontianak, tersangka dua orang. (yetede)
Kalbe Farma Melaju Sesuai Ekspektasi
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) telah melaju sesuai ekspektasi, sehingga kinerja keuangan tahun ini diperkirakan sesuai target. Pertumbuhan juga bakalan didukung oleh sejumlah pengembangan usaha dan dan penguatan pemasaran secara digital. Mirea Aset Sekuritas mempetahankan pandangan positif terhadap Kalbe Farma kerena didukung oleh sejumlah pengembangan yang tengah berlangsung dan sesuai harapan. Pengembangan tersebut menjadikan prospek kinerja keuangan dan saham perseroan cenderung membaik kedepan.
"Kami menilai bahwa seluruh devisi perseroan masih memiliki ruang untuk bertumbuh ke depan, seiring dengan pengembangan sejumlah hal, seperti pengembangan produk onkologi dan biologi. Memang produk tersebut masih membutuhkan waktu untuk memberikan dampak besar bagi perseroan," Tulis analis Mirea Asset Sekuritas Indonesia Mimi Halimin dalam risetnya. Kalbe Farma mendapat sentimen positif berlanjutnya peningkatan produk vitamin, suplemen, dan produk herbal. "Kami juga memperkirakan bahwa bisnis divisi dan logistik akan terus bertumbuh cepat kedepannya, seiring dengan berkembangnya platform digital perseroan," jelas Mimi.
Berbagai faktor tersebut mendorong Mirea Asset Sekuritas untuk mempertahankan rekomondasi beli dengan target harga Rp 1.760. Target harga tersebut merefleksikan PE, sebesar 28,6 kali tahun ini. Selain itu, berlanjutnya pertumbuhan kinerja keuangan membuat harga saham KLBF saat ini masih tergolong murah. Adapun laba bersih Kalbe Farma tahun ini diproyeksikan meningkat menjadi Rp 2,89 triliun dibandingkan tahun lalu Rp2,73 triliun. Pendapatan persroan juga diperkirakan meningkat dari Rp23,11 triliun menjadi Rp24,66 triliun. (yetede)
DCI dan Grup Salim Operasikan Data Center
PT DCI Indonesia Tbk (DCII) bersama Group Salim telah menuntaskan pembangunan kompleks hyperscale data center park bernama H2. Kompleks pusat data yang terletak di Pertiwi Lestari Industrial, Estate, Karawang, Jawa Barat tersebut siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Gedung H2-01 yang dibangun sejak kuartal IV-2020 ini telah berstatus siap beroperasi dan menjadi bagian dari fasilitas data center hyperscale terbesar di Indonesia. Data Center dikembangkan diatas lahan seluas 86 hektar. Gedung data center yang dinamai H2-01 didirkan setinggi 10 lantai.
Axton Salim mengatakan, Indonesia merupakan negara terbesar di Asia Tenggara dengan total populasi sebesar 250 juta, namun kapasitas data center per kapita paling rendah dibandingkan dengan negara lain di dunia. Jika rata-rata konsumsi per kapita adalah 10 watt, data center Indonesia dapat bertumbuh mencapai 2.700 watt ke depan. Sebagai carrier neutral data center, termasuk layanan colocation, layanan interconnection, dan ruang bekerja. Hingga kini, H2 telah telah dipercaya oleh pelanggan internasional dengan tersewanya dua lantai gedung data center H2.
"Tingkat kebutuhan data center di Indonesia meningkat drastis dalam dua tahun terakhir. Digitalisasi terus berkembang pesat dengan adaptasi komputasi awan yang terus meningkat disertai dengan aktivitas sekolah dan kerja dari rumah selama masa pandemi Covid-19. Kompleks hyberscale data center H2 dibangun dengan latar belakang tersebut dengan prinsip eco-sustainable, yaitu dengan memasang solar panel power sebagai salah satu sumber listrik di kawasan data center." jelas Axton. Group Salim merupakan salah satu pemegang saham yang mendukung upaya pengembangan Emtek sejak awal. Adapun porsi kepemilikan Anthoni Salim di Emtek mencapai 9%. (yetede)
Pemerintah akan "Pensiunkan" Pembangkit Tenaga Fossil RI
Pemerintah indonesia bersungguh-sungguh akan menghilangkan keberadaan pembangkit listrik tenaga fosil, salah satunya adalah PLTU. Targetnya seluruh pembangkit listrik akan bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) mulai 2060, dan mulai 2030 tidak ada lagi pembangunan pembangkit listrik tenaga fosil.
Sekarang kalau ingin tahu ada lagi nggak program yang sedang mau digagas? ada, yaitu mempercepat pensiunnya PLTU atau early retirement.
Rencana pensiun dini PLTU sedang dibahas. Tujuan yang ingin dicapai adalah menekan emisi karbon dari pembangkit listrik yang bergantung pada batu bara itu, serta untuk menyediakan ruang lebih lebar untuk EBT.
Harga Timah di Pasar Fisik JFX Capai Tertinggi
Harga timah di Pasar Fisik Timah Murni Batangan yang diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) / Jakarta Futures Exchange (JFX). pada Selasa (19/10) mencapai harga yaitu USD 39.800 per metrik ton. Harga ini merupakan harga tertinggi sejak Timah Murni Batangan diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta.
Selama Oktober 2021, harga timah murni batangan di BBJ telah mengalami peningkatan sebesar 18,2%, di mana pada awal perdagangan pada 1 Oktober 2021, harga yang terjadi sebesar US$ 33.670 per metrik ton. Kenaikan harga di pasar fisik timah murni batangan ini menunjukkan bahwa ada kenaikan permintaan pasar, khususnya untuk ekspor.
Transaksi Hasil Laut Tembus Rp 2 M
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Dyah Wahyu Ermawati mengatakan, kegiatan gelar produk di Buyers Meet Sellers diharapkan bisa membuat pelaku usaha bertransaksi.
Total ada 100 UKM yang ujuk gigi pada kegiatan ini dan berasal dari sejumlah kabupaten di Jatim. Buyers Meet Sellers 2021 Produk Kelautan dan Perikanan berhasil bukukan transaksi Rp2.254.900.650. Traksaksi tersebut telah berjalan dari awal tahun 2021 hingga bulan Oktober 2021 ini.
Konsumsi Solar Meningkat
Pertamina membantah kelangkaan solar merupakan tanda-tanda krisis energi. Pertamina memastikan stok BBM masih normal dan bahkan ada harga BBM yang turun mulai Oktober ini. Kelangkaan solar antara lain terjadi di Malang dan Madiun, Jawa Timur. Di Kota Madiun, banyak antrean pembeli Solar di SPBU Pertamina.
Tercatat adanya peningkatan konsumsi di gasoil yang didominasi oleh solar subsidi. Sepanjang semester I 2021 tercatat sebesar 37.813 kiloliter per bulan dan terus meningkat hingga mencapai 17 persen pada bulan September atau sekitar 44.439 kiloliter.
Sementara untuk sektor gasoline, peningkatan yang mencolok terjadi di Pertamax, dengan periode semester 1 2021 rerata bulanan sebesar 12.586 kiloliter, merangkak naik hingga mencapai kenaikan 49 persen di bulan September sebesar 18.840 kiloliter.
4 PLTU PLN di Sulawesi Manfaatkan FABA
Setelah ditetapkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di mana limbah batubara berupa Fly Ash dan Bottom Ash telah dikeluarkan dari kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).
Saat ini 4 pembangkit listrik PLN di Sulawesi yang memanfaatkan Batubara sebagai bahan bakarnya telah mendapatkan izin pemanfaatan FABA. Sumber utama FABA berasal dari proses pembakaran batubara pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Dengan adanya izin tersebut maka PLTU tersebut dapat memanfaatkan FABA menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis tinggi seperti paving block, batako dan bahan campuran industri semen.
Shortfall Pajak Terkendali
Shortfall penerimaan Pajak pada tahun ini diperkirakan dalam kendali otoritas fiskal sejalan dengan moncernya kinerja penerimaan per Agustus 2021. Derasnya aliran penerimaan ini ditopang oleh Pajak konsumsi, serta prospek cerah penerimaan hingga pengujung tahun, menyusul lonjakan harga komoditas.Sejalan dengan positifnya performa pajak sepanjang tahun berjalan 2021, pemerintah menaikkan outlook penerimaan pada tahun ini dari sebelumnya Rp1.142,5 triliun menjadi Rp1.171,60 triliun. Apabila mengacu pada target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 senilai Rp1.229,58 triliun dan outlook tersebut, shortfall penerimaan pajak pada 2021 hanya berada di angka Rp57,98 triliun. Namun, berdasarkan penghitungan Bisnis, shortfall penerimaan pajak 2021 bisa senilai Rp93,11 triliun. Ini dengan memasukkan realisasi sepanjang Januari—Agustus 2021 senilai Rp741,30 triliun dan proyeksi September—Desember diasumsikan tidak jauh berbeda dengan tahun lalu yakni rerata Rp98,79 triliun per bulan. Artinya, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi pada pengujung tahun ini yang masih belum cukup pulih, maka perkiraan penerimaan pajak berada di angka Rp1.136,47 triliun. Kendati demikian, estimasi shortfall pajak pada tahun ini menjadi yang terendah setidaknya selama 5 tahun terakhir.
Potensi Perikanan Budi Daya, Peluang Baru Ekspor Ikan
Subsektor perikanan budi daya diproyeksikan menjadi tumpuan utama kinerja perikanan di Indonesia pada masa mendatang. Sayangnya, perikanan budi daya masih dihantui problem tingginya harga pokok produksi dan pengangkutan ekspor.
Sebuah papan pengumuman terpasang di Desa Jogosimo, Klirong, Kabupaten Kebumen. Kata ‘pemberitahuan’ dicetak tebal dengan warna merah menyala di papan tersebut, seperti sebuah pengingat akan suatu hal yang penting.“Di kawasan ini akan dibangun program nasional kawasan perikanan budi daya. Harap untuk mengosongkan lahan ini maksimal 31 Oktober 2021 karena akan dilakukan pembersihan,” demikian bunyi pengumuman itu.Kecamatan Klirong yang berlokasi 19 kilometer di pesisir selatan Kebumen itu kelak akan menjadi saksi muncul-nya tambak udang baru. Area itu akan menjadi lokasi pertama pengembangan kawasan budi daya terintegrasi berorientasi ekspor. Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan program kawasan perikanan budi daya atau shrimp estate tentunya menjadi kebanggaan daerahnya.
Kala itu, Bupati baru saja menandatangani kerja sama pengembangan shrimp estate bersama Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).Pengembangan shrimp estate merupakan manifestasi dari salah satu program utama KKP yaitu pengembangan kawasan budi daya untuk peningkatan ekspor. KKP punya target meningkatkan produksi perikanan budi daya, terutama udang yang produksinya bisa mencapai 2 juta ton pada 2024.“Saya meyakini jika model ini berhasil maka dapat dikembangkan di wilayah lain dengan pengembangan potensi budi daya di masing-masing wilayah,” kata Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono pada kesempatan yang sama.









