;

Mei 2022, Harga Batubara Indonesia Turun

Yoga 17 May 2022 Kompas

Harga batubara acuan Mei 2022 turun menjadi 275,64 USD per ton dari sebelumnya 288,4 USD per ton pada April 2022. Menurut Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam siaran pers, Jumat (13/5), penurunan harga disebabkan China dan India meningkatkan produksi sembari mengurangi impor. (Yoga)

Penyaluran BLT Minyak Goreng Capai 95 Persen

Yoga 17 May 2022 Kompas

Penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng oleh PT Pos Indonesia di Papua dan Papua Barat mencapai 95 %. Prosesnya melibatkan aparat keamanan di daerah rawan konflik. Kepala Kantor Pos Cabang Utama Jayapura Arya Febrianto, Senin (16/5), memaparkan, bantuan Rp 300.000 per bulan ditujukan bagi 384.784 keluarga penerima manfaat (KPM) di Papua dan 65.800 KPM di Papua Barat. (Yoga)

Revisi UU Cipta kerja Memasuki Fase Kritis

Hairul Rizal 17 May 2022 Kontan (H)

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di titik kritis. Mahkamah Konstitusi (MK) hanya memberikan waktu dua tahun sejak memutuskan sebagai UU inkonstitusional bersyarat 25 November 2021 lalu, hingga kini pemerintah dan DPR belum merampungkan draf revisi UU itu. Waktu pembahasan makin terbatas mengingat tahun 2023 sudah masuk tahun politik. Banyak yang khawatir. revisi UU Cipta Kerja gagal mencapai target sehingga sesuai putusan MK, beleid sapu jagad itu menjadi inskonstitusional. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Edy Priyono bilang, saat ini, ada dua wacana perbaikan UU Cipta Kerja yang berkembang di internal pemerintah. Pertama, putusan MK terkait UU Cipta Kerja adalah uji formil, bukan materil.

Oleh-Oleh Jokowi dari Negeri Uwak Syam

Hairul Rizal 17 May 2022 Kontan

Inilah sebagian oleh-oleh hasil lawatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Amerika Serikat (AS) pada pekan lalu. Dari hasil pertemuannya dengan sejumlah pebisnis asal Negeri Uwak Sam, Presiden Jokowi mendapatkan komitmen tambahan investasi dari pebisnis AS bagi Indonesia. Pertama, tambahan komitmen investasi US$ 3 miliar dari Air Products & Chemicals Seifi Ghasemi. Presiden Jokowi bertemu CEO Air Products & Chemicals Seifi Ghasemi di Hotel Ritz Carlton, Washington DC, Kamis (12/5). Tambahan komitmen investasi setara Rp 43,78 triliun tersebut, akan digunakan untuk membangun fasilitas produksi hidrogen di Indonesia. Nilai ini di luar dari total rencana investasi US$ 15 miliar. Komitmen investasi kedua, berasal dari Chevron yang akan menggarap potensi geotermal dengan Pertamina. Chevron menjanjikan investasi US$ 10 miliar atau setara Rp 146 triliun untuk 10 tahun ke depan.

Saat Menambah Saham Sektor Konsumer

Hairul Rizal 17 May 2022 Kontan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lesu dalam sepekan terakhir, pasca libur Lebaran. Mengutip data Bloomberg, sepanjang 24 April hingga 13 Mei 2022, IHSG terjerembab 8,73% ke posisi 6.597,99. Hanya dua yang menghijau dari sebelas sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI). Mereka adalah sektor transportasi dan logistik naik 1,99% dan sektor konsumer primer naik 1,61%. Analis Binaartha Sekurtias Ivan Rosanova mencermati, sektor-sektor yang memerah umumnya dipengaruhi oleh potensi imbas negatif arah kebijakan kenaikan suku bunga. Terlebih, setelah The Fed menaikkan suku bunga 50 basis poin. Analis menilai sektor transportasi dan logistik yang masih menghijau, cukup atraktif karena pulihnya aktivitas pengiriman. Sementara sektor barang konsumen, cukup lama terkena aksi jual sehingga kini valuasinya lebih menarik. 

Genjot Laba dari Proyek Infrastruktur

Hairul Rizal 17 May 2022 Kontan

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berhasil membukukan kinerja apik sepanjang kuartal I tahun ini. Bank milik negara ini mencetak pendapatan sebesar Rp 20,48 triliun, naik 17,1% secara year on year (yoy). Sementara laba bersih BMRI naik 70% yoy menjadi Rp 10 triliun. Analis Trimegah Sekuritas Prasetya Gunadi dalam riset pada 28 April 2022 menuliskan, perolehan laba bersih di atas ekspektasi yakni memenuhi 30,9% dan berdasarkan konsensus mencakup 30,6%. "Biaya provisi yang lebih rendah pada kuartal I-2022, Rp 3,9 triliun menjadi alasan apik laba BMRI," tulis dia. Sementara, penyaluran kredit BMRI naik 2,2% secara kuartalan menjadi Rp 1.072,9 triliun. Tulis Prasetya, hal itu didorong kredit dengan yield tinggi seperti segmen mikro dan komersil yang menjadi fokus utama BMRI ke depan. Analis MNC Sekuritas Tirta Citradi mengungkapkan, tahun ini, BMRI akan fokus membidik penyaluran kredit ke sektor infrastruktur dalam rangka memperkuat bisnis wholesale sekaligus mengincar kredit dengan yield tinggi. Dia melihat, kredit dengan yield tinggi memang menarik, hanya saja BMRI harus mengukur risiko. Ia meyakini, strategi itu sebagai cara BMRI menaikkan NIM. Apalagi, saat ini BMRI memiliki cost of fund rendah, di kisaran 1,2%, imbas struktur dana murah dengan perolehan CASA 70%. Kata Tirta, BMRI berhasil menjalankan strategi pertumbuhan digital organik lewat aplikasi Livin’ by Mandiri. Saat ini, jumlah pengguna 7 juta dengan nilai transaksi naik 49% yoy jadi Rp 508 triliun di kuartal I-2022.

Dollar Naik Pamor

Hairul Rizal 17 May 2022 Kontan

Rupiah bergerak melemah pada Selasa (17/5). Pergerakan rupiah akan merespon rilis data penjualan ritel AS yang naik jadi 1,1% dari 0,5%. Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin bilang, rupiah telah melemah dalam lima kali perdagangan beruntun. "Sentimen bunga The Fed yang agresif juga untungkan dollar AS," ujar dia. Sejatinya defisit neraca dagang menurun dari US$ 4,35 miliar menjadi US$ 3,25 miliar.

Pasar Lesu, Bankir Siapkan Right Issue

Hairul Rizal 17 May 2022 Kontan

Pasar modal semakin semarak dengan aksi Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue di sektor perbankan. Aksi korporasi tersebut untuk memenuhi ketentuan modal inti minimal perbankan sebesar Rp 3 triliun pada akhir tahun ini. Beberapa bank yang akan menggelar rights issue tahun ini seperti Bank Aladin, Bank Bisnis, Bank Neo Commerce dan Bank Ina.  Namun, Senior Investment Analyst Infovesta Utama, Edbert Suryajaya menilai, prospek rights issue tersebut harus memperhatikan sentimen pasar yang berkembang. Oleh karena itu, kesuksesan rights issue bergantung pada pemilihan waktu yang tepat. Namun aksi korporasi ini diperkirakan tidak akan semeriah tahun-tahun sebelumnya, terutama dari bank digital. Namun tidak menutup kemungkinan euforia akan kembali jika bank bisa mencari momentum tepat. Ke depan, saham-saham bank yang memiliki fundamental solid dan laba stabil bisa tetap mempertahankan minat investor. Dengan demikian saham- saham tersebut lebih dilirik investor. Apalagi, bagi perbankan yang valuasinya juga masih murah. Sementara emiten-emiten yang dari kondisi belum oke, meski prospek tumbuh akan lebih tertinggal. Terlebih, kenaikan suku bunga akan mempersulit akses terhadap modal baru. Sebab perusahaan yang sudah profit masih bisa mengandalkan pendanaan internal.

BSI Kerjasama Bisnis dengan Lulu Hypermarket dan Berrypay

Hairul Rizal 17 May 2022 Kontan

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mulai menancapkan bisnis dan penetrasi layanan di Timur Tengah. Langkah itu seiring terciptanya kerja sama dengan konglomerasi dan start up internasional di Dubat, Uni Emirat Arab (UEA). BSI Menggandeng Lulu Hypermart Indonesia sebagai jaringan dari Lulu Hypermart Global yang memiliki jaringan pemasaran ritel terbesar di Timur Tengah dan dengan fintech Berrypay asal Malaysia di Dubai pada akhir pekan lalu, ini berbarengan peluncuran kantor perwakilan BSI di Dubai.

OJK Merestui 11 Anggota Baru BPA AJB Bumiputera

Hairul Rizal 17 May 2022 Kontan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyelesaikan proses fit and proper Badan Perwakilan Anggota (BPA) Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 yang baru. Langkah ini akan menjadi babak baru penyelesaian sengkarut gagal bayar pada perusahaan asuransi mutual ini. "Setahu saya sudah ada 11 BPA yang dinyatakan lulus," ujar Sekretaris Perusahaan AJB Bumiputera, Hery Darmawansyah kepada KONTAN, Senin (16/5)

Pilihan Editor