Kontroversi Pejabat BI Jadi Komisaris Bank Himbara
Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) bank-bank Himbara merombak total susunan pengurus baik komisaris maupun direksi. Di jajaran dewan komisaris, terdapat tiga pejabat aktif Bank Indonesia (BI) yang diangkat menduduki posisi komisaris, yaitu Asisten Gubernur, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Edi Susianto yang menjadi Komisaris Independen BRI, sesuai RUPST 24 Maret 2025; Asisten Gubernur, Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan BI, Donny Hutabarat yang ditunjuk menjadi Komisaris BNI dalam RUPST 26 Maret 2025; Kepala Departemen SDM BI, Ida Nuryanti yang menjadi Komisaris Independen BTN pada RUPST 26 Maret 2025. Hal ini patut diwaspadai, lantaran ada bahaya serius dari rangkap jabatan ini, yakni penurunan independensi bank sentral.
BI menyadari hal itu dan langsung memberhentikan ketiga pejabat tersebut efektif berlaku sejak tanggal masing-masing keputusan RUPST bank BUMN. Meski begitu, kontroversi belum berakhir. OJK sebagai penentu lulus atau tidaknya para komisaris itu. Seharusnya penunjukan tiga pejabat BI tersebut ditunda karena terdapat masa tunggu sebelum menjadi komisaris bank, berdasarkan Peraturan OJK (POJK) No 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum Pasal 38 ayat 4 aturan itu berbunyi, mantan anggota direksi atau pejabat eksekutif atau pihak yang mempunyai hubungan dengan bank yang dapat memengaruhi kemampuan yang bersangkutan untuk bertindak independen wajib menjalani masa tunggu paling singkat setahun sebelum menjadi komisaris independen pada bank yang bersangkutan. (Yetede)
Pembagian Dividen Bank Mega Rp 1,05 Triliun
PT Bank Mega Tbk (Bank Mega) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui pembagian dividen, yang jumlahnya 40% dari laba bersih, yaitu sebesar Rp1,05 triliun yang akan dibagikan sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara, sebesar Rp1,58 triliun akan dibukukan sebagai saldo laba dan sisanya akan disisihkan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT. Selain itu, RUPST juga menyetujui pengunduran diri Lay Diza Larentie sebagai wakil dirut perseroan dan C. Guntur Triyudianto selaku direktur perseroan sejak ditutupnya RUPST.
Serta mengangkat Heriwan Gazali sebagai direktur perseroan. Pada tahun buku 2024, Bank Mega membukukan laba bersih sebesar Rp 2,63 triliun, susut dibanding Rp 3,51 triliun pada 2023. Adapun, total asset Bank Mega sebesar Rp 134,92 triliun atau tumbuh 2,17% (yoy). Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) senilai Rp 91,67 triliun dengan rasio dana murah 30,08% atau naik dari 28,83%. “Membaiknya komposisi CASA disebabkan peningkatan pada giro dan tabungan, masing-masing tumbuh 2,54% dan 9,74% menjadi Rp 10,38 triliun dan Rp 17,19 triliun," ungkap Manajemen Bank Mega, Kamis (27/3/2025). (Yetede)
Danantara Memperoleh Dividen Jumbo Rp 59 T dari Himbara
Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) telah menyelesaikan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), salah satu agendanya adalah membagikan dividen kepada pemegang saham dari laba bersih 2024. Pemerintah telah melakukan pengalihan saham bank BUMN ke Badan Pengelola Investasi Daye Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia melalui skema inbreng ke PT Biro Klasifikas iIndonesia (BKI). PT BKI merupakan holding operasional dibawah Danantara. Artinya, porsi dividen negara dari bank BUMN yang semula masuk APBN, kini masuk ke Danantara melalui BKI. Kuartet bank pelat merah dalam RUPST memutuskan untuk membagi dividen tunai dengan total Rp 109,95 triliun kepadia pemegang saham. Apabila dirinci, porsi Negara RI mencapai Rp 59,12 triliun dan porsi publik senilai Rp 50,83 triliun. Sehingga, Danantara akan memperoleh dividen senilai Rp 59,12 triliun yang akan ditransfer ke BKI.
Menanggapi jumbonya dividen yang diperoleh Danantara dari empat bank BUMN, Direktur Center of Economic dan Law Studies (Celins) Bhima Yudhistira mengatakan, yang menjadi concern selain pemanfaatan dividen tersebut adalah asset Himbara juga sudah berada dibawah Danantara, sehingga diperlukan mitigasi agar seluruh risiko sistemik terhadap sektor keuangan dapat terjaga. Terlebih, sebagai industri perbankan, Himbara menghimpun dana pihak ketiga (DPK) yang merupakan dana masyarakat. "Apabila terjadi gagal bayar utang dari Danantara merembet atau BUMN yang dikelola Danantara mengalami gagal bayarutang, kemudian merembet pada asetnya Himbara. Apakah mitigasi risiko sistemik keuangannya sudah dipikirkan. Itu penting banget, karena sudah jadi satu kelolaan," tutur Bhima, Karmis (27/3/2025). Kedua, terkait pengelolaan dividen BUMN, apakah dana jumbo tersebut akan digunakan ke proyek-proyek yang layak secara ekonomi atau tidak dan secara konsep berkelanjutan. (Yetede)
Target Gadai Pegadaian Tahun ini Rp 78,8 Triliun
Menjelang hari raya Idul Fitri, transaksi Pegadaian meningkat signifikan. Hal ini disampaikan Kepala Departemen Komunikasi PT Pegadaian, Riana Rifani dalam acara Buka Bersama PT Pegadaian di Jakarta pada Rabu (26/3/2025). Dia mengatakan, transaksi pegadaian meningkat dari hari ke hari selama Ramadan."Ini menarik. Biasanya transaksi harian kita 64 miliar. Sementara selama Ramadan 2025 ini, transaksi hariannya di kisaran Rp 78 miliar per hari," jelas Fani. Dia mengatakan target gadai mencapai Rp78,8 triliun hingga akhir tahun 2025. "Jadi insya Allah peningkatan atau optimisme ini bisa mendongkrak sampai akhir tahun 2025 ditambah lagi dengan diversifikasi bisnis emas," kata Fani.
Perusahaan menargetkan peningkatan transaksi sebesar 1,1% atau Rp 55,79 triliun hingga 31 Maret 2025. Peningkatannya dibanding tahun lalu adalah1,1% atau Rp 54 triliun. Barang yang menjadi jaminan rata-rata masih didominasi emas, BPKB kendaraan, barang elektronik seperti HP, Tablet, dan Kamera Foto. "Itu semua masih banyak dijaminkan oleh masyarakat terkait kebutuhan Ramadan," jelas Fani. Faktor lain yang mendorong peningkatan transaksi gadai selama Ramadan yakni banyaknya masyarakat butuh tambahan modal. "Karena di Ramadan banyak masyarakat yang menjadi pengusaha yang butuh modal tambahan. Ini menjadi salah satu trigger peningkatan transaksi gadai kita di bulan Ramadan," jelas Fani. (Yetede)
Penyaluran BHR Grab Mengacu pada Imbauan Presiden
Grab, platform transportasi online di Indonesia memberikan klarifikasi terkait nominal peyaluran Bonus Hari Raya (BHR) kepada mitra pengemudi. Grab menyebut, penyaluran BHR sudah sesuai dengan imbauan Presiden Prabowo, saat pertemuan di Istana Negara, pada 10 Maret 2025. "Grab mengacu pada imbauan Presiden (pada 10 Maret 2025 di Istana Negara yang juga dihadiri Anthony Tan, Group CEO & Co-Founder Grab), dimana BHR diberi atas dasar keaktifan kerja mitra pengemudi," kata Chiefof Public Affairs Grab Indonesia, Tirza Munusamy dalam keterangan persnya, Kamis (27/3/2025). Penyaluran BHR dilakukan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan Grab, dengan mempertimbangkan berbagai faktor, selain tingkat keaktifan juga sangat bergantung pada kemampuan finansial perusahaan.
Karena itu, mitra pengemudi yang belum menerima BHR, berarti tidak memenuhi kriteria sesuai skema yang berlaku, karena kurang aktif atau tidak mencapai tingkat keterlibatan yang ditentukan. Grab membagi penerima BHR menjadi 4 tingkatan. Tingkatan pertama, sesuai arahan Presiden, yaitu berdasarkan keaktifan kerja atau mitra aktif yang berkinerja baik, diperuntukkan untuk mitra jawara dengan mempertimbangkan konsistensi selama 12 bulan terakhir. "Untuk mitra jawara teladan paling aktif mendapatkan nominal BHR tertinggi yaitu Rp1.600.000 untuk mitra roda 4 serta Rp 850.000 untuk mitra roda 2," jelas Tirza. Sedangkan, untuk tingkatan kedua (mitra Ksatria), ketiga (Mitra Pejuang) dan keempat (Anggota), disebut murni inisiatif Grab dalam semangat berbagi menyambut Hari Idulfitri." (Yetede)
Peluang Pendannaan NDB Untuk Proyek Pembangunan
Keikutsertaan Indonesia sebagai anggota di New Development Bank (NDB) diharapkan dapat memperkuat kerja sama ekonomi dengan negara-negara BRICS. Hal ini juga membuka peluang pendanaan baru untuk berbagai proyek pembangunan di Tanah Air. Pemerintah Indonesia memutuskan bergabung dalam NDB setelah Presiden NDB, Dilma Vana Rousseff mengundang Indonesia untuk bergabung dalam keanggotaan bank tersebut, mengingat Indonesia telah resmi menjadi anggota penuh BRICS pada awal 2025. BRICS merupakan aliansi blok ekonomi negara berkembang dengan keanggotaan yang terdiri atas Brasil, Rusia, India, China dan Afsel.
Menko Bidang Perekonomiana, Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia sebagai anggota BRICS memiliki hak untuk bergabung dengan NDB dan telah diminta melakukan investasi sesuai formula yang telah ditetapkan. "New Development Bank itu sebagian dari perbankan di bawah BRICS. Indonesia sebagai anggota BRICS punya jatah untuk ikut dalam New Development Bank. Kemarin (Selasa, 25/3/2025) Bapak Presiden sudah putuskan kita akan masuk di sana dan ada formulanya, kita diminta untuk melakukan investasi," kata dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/3/2025). Airlangga memastikan, pembayaran investasi tersebut dapat dilakukan dalam jangka tujuh tahun. (Yetede)
Naiknya Harga Sayur dan Bumbu
Pedagang menyortir bawang merah dagangannya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (27/3/2025). Sejumlah harga komoditas pangan nasional tercatat berfluktuasi mendekati Hari Raya Idulfitri. Adapun harga pangan yang mengalami kenaikan yakni bawang merah dan bawang putih, kelapa parut, daging ayam dan cabai. Daging sapi kini mengalami penurunan, sementara harga bawang masih naik. Menyitir data panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) harga bawang merah naik 1,77% menjadi Rp 43.235 / kg, begitu juga harga bawang putih bonggol yang naik 1,55% menjadi Rp 44.696 / kg. (Yetede)
Stok garam industri habis bulan depan
Kemenperin memberikan sinyal bahwa stok garam untuk industri makanan dan minuman akan habis bulan depan. Relaksasi impor menjadi penting agar tidak menjadi krisis garam industri. Dirjen Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika menerangkan, pemerintah segera menyelesaikan revisi ini, garam untuk industri aneka pangan harus berasal dari dalam negeri. Selain sektor aneka pangan, regulasi ini mencakup 11 subsektor manufaktur lain yang diwajibkan menggunakan garam lokal. "Saat ini, revisi Perpres No. 126 Tahun 2022 sedang dalam tahap harmonisasi untuk memberikan relaksasi impor garam industri," ujar dia dalam konfrensi pers secara daring, Rabu (26/3/2025). Putu menjelaskan, keputusan untuk merevisi Perpres telah diambil pada akhir tahun lalu dalam rapat di Kemenko Bidang Pangan.
Proses revisi telah berlangsung selama tiga bulan terakhir untuk mengatasi keterbatasan pasokan garam di industri pangan olahan. Dia memastikan stok garam industri untuk keperluan Hari Raya Idulfitri dalam keadaan aman. Stok garam yang ada juga sudah dialokasikan untuk mengisi kontrak-kontrak bisnis yang sebelumnya telah diteken. Hanya saja, stok garam industri untuk keperluan Mei dan Juni belum bisa dipastikan. Jubir Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, pihaknya akan mengawal isu kelangkaan garam industri, agar bisa segera teratasi. Sebab, ketersediaan bahanbaku sangat penting untuk menjaga utilisasi produksi, termasuk di sektor manufaktur. (Yetede)
Menjelang Lebaran Manufaktur Melambat
Momentum Ramadan dan Lebaran yang sejatinya bisa mendongkrak kinerja industri manufaktur, lapangan usaha penyumbang produk domestik bruto (PDB) terbesar, ternyata tak seperti yang diprediksi. Sebaliknya, kinerja manufaktur malah melambat pada Maret 2025, bertepatan dengan momen Ramadan dan Lebaran. Ini terlihat pada indeks kepercayaan industri (IKI) Maret 2025 yang mencapai 52,98, lebih rendah dari Februari 2025 sebesar 53,15 dan bulan sama tahun lalu 53,05, kendati masih di teritori ekspansif. IKI dirilis oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Hal yang patut diwaspadai adalah menurunnya optimisme para pemanufaktur. Data IKI menyebutkan, tingkat optimisme pelaku usaha selama enam bulan ke depan mencapai 69,2%, turun 3% dibandingkan bulan sebelumnya. Tantangan besar yang dihadapi antara lain meledaknya perang dagang di era Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pelaku industri tekstil dan produk tekstil (TPT) mengonfirmasi penurunan penjualan pada momentum Lebaran tahun ini. Mereka menuding banjir barang impor sebagai biang keladinya. (Yetede)
IHSG Diprediksi 6.700, Didukung Buyback dan Dividen Saham
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah tekanan beberapa pekan terakhir. Analis menilai pelemahan sebelumnya memberi peluang bagi investor, mengakumulasi saham berfundamental kuat yang tengah terdiskon. Sejalan dengan itu, IHSG diproyeksikan mampu menembus level 6.700 dalam waktu dekat, didukung aksi buyback emiten dan pembagian dividen besar dari bank-bank BUMN. Analis Panin Sekuritas, Felix Darmawan menyebut, aturan buyback tanpa RUPS yang telah disetujui OJK memberikan fleksibilitas bagi emiten untuk membeli kembali sahamnya dengan cepat dan meningkatkan kepercayaan investor jangka panjang terutama ritel.
Karena menunjukkan keyakinan emiten terhadap valuasi sahamnya. Selain itu, kehadiran Danantara-sovereign wealth fund (SWF) baru memberikan sentimen positif bagi saham-saham BUMN, terutama sektor infrastrukur. Danantara berpotensi mengisi kekosongan pendanaan proyek infrastruktur setelah anggaran Kementerian PUPR dipangkas dalam APBN 2025. Sementara itu, momentum pembagian dividen dari bank-bank Himbara turut menjadi katalis utama. Beberapa bank besar menawarkan dividen yield yang tinggi, seperti BBRI sebesar 9%, BMRI 9,8%, dan BBNI 8,8%. Resistance IHSG di level 6.455, membukapeluang penguatan lebih lanjut ke level 6.673-6.707. (Yetede)









