;

Tekad dan Kerja Keras yang Pertama, Modal Nomor Sekian

Yuniati Turjandini 23 Oct 2023 Investor Daily (H)
Kala gagal menjadi pegawai negeri maupun mewujudkan cita-cita menjadi karyawan bank impian,  Sarman Simajorang tidak lantas langsung menyerah. Dia mencoba peruntungan lain demi memperbaiki nasib dan menaklukan Ibu Kota Jakarta dengan melakoni sejumlah pekerjaan, termasuk menjadi seorang sales. Hampir semua bidang sales ia jalani, termasuk asuransi. Tapi, yang paling membawa berkah adalah saat menjadi sales  perikanan (advertising), karena Sarman bisa mengumpulkan modal untuk membuat  perusahaan sendiri. Pada 1991, pria kelahiran Sumbul, Sumatra Utara, pada 14 Juli 1965 itu mendirikan PT Walhesa Abadi Perkasa. Usaha Sarman terus berkembang, hingga ayah dua putra ini berhasil membeli rumah secara tunai saat usia 27 tahun. Pada 1997, saya coba ekspansi, bikin pabrik kopi cap Rajawali. Saya ingin mengenalkan kopi Sidikalang ke kancah nasional. Saya jeli membaca dan melihat peluang. Kalau sebagai perusahaan jasa, kita tidak harus fokus  di bidang tertentu, bila ada peluang usaha yang bisa dikerjakan kenapa tidak diambil saja. (Yetede)

Gibran Resmi jadi Cawapres Prabowo

Yuniati Turjandini 23 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto mengumumkan Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Ri Jokowi  sekaligus Wali Kota Surakarta, sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk Pilpres 2024. Prabowo menjelaskan bahwa keputusan itu secara aklamasi dan seluruh partai anggota Koalisi Indonesia Maju mencapai konsensus atas keputusan tersebut. "Baru saja Koalisi Indonesia Maju telah berembuk secara final dan secara  konsensus seluruhnya sepakat mengusung Prabowo Subianto  sebagai calon presiden dan saudara Gibran  Rakabuming Raka   sebagai calon wakil presiden  dari Koalisi Indonesia Maju," kata Prabowo di kediaman pribadinya. Sebelumnya, Prabowo Subianto mengatakan koalisinya berencana mendeklarasikan sosok bakal cawapres  yang akan mendampingi dirinya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2023 di Jakarta. (Yetede)

Kredit Kuartal IV Diproyeksi Lanjutkan Peningkatan

Yuniati Turjandini 23 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID- Bank Indonesia (BI) Survei Perbankan memprediksi penyaluran kredit baru pada kuartal IV-2023 sedikit meningkat dibanding  triwulan sebelumnya. Prioritas utama responden dalam penyaluran  kredit baru pada kuartal IV adalah  kredit modal kerja, diikuti oleh kredit invetasi dan kredit konsumsi. Hal ini terindikasi dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) perkiraan penyaluran kredit baru triwulan IV-2023 sebesar 96,4%.  Angka ini, sedikit meningkat dibanding 95,4 pada triwulan sebelumnya. Pada jenis kredit kepemilikan rumah/apartemen masih menjadi prioritas utama, diikuti kredit multiguna dan kredit kendaraan bermotor. "Berdasarkan sektor, penyaluran kredit baru pada pada triwulan IV-2023 diprioritaskan  pada sektor industri pengolahan, sektor perdagangan besar dan eceran, serta sektor perantara keuangan," jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, akhir pekan lalu. (Yetede)

Menjaga Laju Investasi di Tengah Momen Pesta Demokrasi

Yuniati Turjandini 23 Oct 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID-Pemerintah perlu mencermati dan  mengantisipasi terjadi dampak dari kondisi politik yang terjadi saat ini terhadap laju realisasi investasi. Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi pada 2024. Dalam hal ini, transaksi politik masih sangat membuka peluang terjadinya perubahan iklim usaha yang mungkin dinilai tidak favourable oleh pelaku usaha. Berdasarkan data Kementerian Investasi/Badan  Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi dari Januari sampai September 2023 mencapai Rp 1.053,1 triliun. Realisasi investasi ini sudah 75,% dari target tahun 2023 yang sebesar Rp 1.400 triliun. Secara kumulatif dari Januari sampai September 2023, realisasi penanaman modal asing (PM) mencapai Rp559,55 triliun atau tumbuh 16,7% dari periode yang sama sebelumnya. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shintah Widjaya Kamdani mengatakan, kondisi yang dianggap unfavourable ini bisa hadir dalam berbagai bentuk. (Yetede)

CEO UOB Indonesia: Akuisisi Citibank Rampung Tahun Ini

Yuniati Turjandini 23 Oct 2023 Tempo
MEMASUKI tahun ketiganya sebagai Direktur Utama PT Bank UOB Indonesia, Hendra Gunawan mengemban tugas khusus: penyelesaian proses akuisisi lini bisnis konsumer Citibank Indonesia. Aksi korporasi ini bagian dari langkah UOB Group yang mengambil alih bisnis konsumer Citi di Indonesia, Malaysia, Thailand, serta Vietnam dengan total nilai US$ 690 juta. Sekitar 5.000 nasabah bank dan pegawai bakal bermigrasi ke UOB setelah prosesnya rampung. 

Proses akuisisi perusahaan yang berasal dari Amerika Serikat itu berjalan sejak awal 2022. Hendra menuturkan Indonesia menjadi negara terakhir yang merampungkannya. "Kami akan selesaikan semuanya di kuartal empat ini," kata dia kepada Tempo dan sejumlah wartawan dalam sesi wawancara terbatas di Jakarta, Senin, 9 Oktober lalu. 

Selain bicara mengenai proses akuisisi tersebut, Hendra membagikan rencananya menggaet lebih banyak nasabah serta strategi OUB Indonesia di tengah maraknya layanan pay later dan desakan pembiayaan untuk energi bersih. Berikut penggalan wawancara dengan Hendra Gunawan. (Yetede)

Saling Silang Sawit di Kawasan Hutan

Yuniati Turjandini 23 Oct 2023 Tempo
TENGGAT penyelesaian masalah perkebunan sawit yang berada dalam kawasan hutan tinggal hitungan hari. Pada 2 November 2023, sesuai dengan perintah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, semua perusahaan sawit yang menempati kawasan hutan harus sudah memenuhi persyaratan perizinan.

Perusahaan sawit yang kegiatan usahanya sudah terbangun di kawasan hutan produksi tapi tidak memiliki izin diperkenankan tetap beroperasi asalkan mengurus pelepasan kawasan hutan dan membayar sanksi administratif berupa denda. Proses penyelesaian ini sering pula disebut sebagai "pemutihan" izin perkebunan sawit.

Kebijakan ini dilatarbelakangi hasil audit industri kelapa sawit oleh BPKP yang menemukan 3,3 juta hektare lahan sawit atau sekitar 19,6 persen dari total 16,8 juta hektare lahan sawit di seluruh Indonesia berada dalam kawasan hutan. Lahan-lahan bermasalah tersebut hendak dilegalkan oleh pemerintah menggunakan mekanisme sesuai dengan UU Cipta Kerja. (Yetede)

Saham Milik Para Politisi Tersengat Sentimen Pilpres

Hairul Rizal 23 Oct 2023 Kontan (H)
Tensi politik menjelang pemilihan presiden (pilpres) memanas. Di tengah bayang-bayang sentimen global, pasar masih menerka, apakah pilpres kali ini bisa menambah tekanan atau justru membuat pasar saham lebih sumringah. Research & Consulting Manager Infovesta Utama, Nicodimus Kristiantoro mengamati, secara historis, masa kampanye hingga penyelenggaraan pilpres, pasar lebih bergairah. Musim kampanye hingga pilpres 2009, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 4,23%. IHSG juga meningkat pada pilpres 2014 dan 2019 silam. "Melihat tren sebelumnya, pemilu dan kampanye dominan meningkatkan minat investasi di saham domestik," kata Nico, Minggu (22/10). Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project, William Hartanto mengatakan, pilpres memang jadi katalis bagi pasar saham. Tapi, sentimen eksternal dan domestik lain tetap punya peran signifikan. William melihat IHSG cenderung melemah sebelum pilpres, dan menguat lagi setelahnya. Di tengah euforia ini, sebagian pelaku pasar biasanya mengambil peluang dari saham-saham milik tokoh politik. Kondisi itu juga terlihat saat saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) melonjak beberapa hari terakhir. Dus, jika tertarik uji nyali mengoleksi saham-saham tokoh politik yang mengambil peran di Pemilu dan Pilpres, Nico mengingatkan agar cermat memperhatikan perkembangan berita. Contoh ABBA dan MARI yang menguat karena isu Erick menjadi cawapres. Bisa jadi terkoreksi saat Erick batal menjadi cawapres. Saham-saham terkait Partai Golkar juga bisa tersengat sentimen ini. Misal, saham Grup Bakrie. Juga bisa berpengaruh ke saham Lalu masih terkait Erick, ada Adaro (ADRO) milik sang kakak, Garibaldi Thohir.

Ungkit Investasi Hilirisasi Yang Serap Tenaga Kerja

Hairul Rizal 23 Oct 2023 Kontan
Realisasi investasi di sektor hilirisasi sepanjang Januari hingga September 2023 mencapai Rp 266 triliun. Angka tersebut mencapai 25,3% dari total realisasi investasi sepanjang Januari hingga September 2023 sebesar Rp 1.053,2 triliun. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memerinci, realisasi investasi sektor hilirisasi tersebut  terdiri dari sektor mineral sebesar Rp 151,7 triliun. Di antaranya, realisasi investasi smelter nikel Rp 97 triliun, bauksit Rp 7,1 triliun, serta tembaga Rp 47,6 triliun. Kemudian, ada juga di sektor pertanian dengan komoditas minyak kelapa sawit (CPO) dan oleokimia sebesar Rp 39,5 triliun. Selanjutnya, investasi hilirisasi di sektor kehutanan yang mencakup pulp dan kertas senilai Rp 34,8 triliun. Bahlil menyoroti rendahnya realisasi investasi petrokimia. Menurutnya, sektor ini masih harus digenjot untuk menekan impor. "Kita harus dorong untuk metanol, etanol, elpiji karena kita masih impor 7 juta ton per tahun. Subsidi kita diperkirakan untuk gas elpiji tahun ini bisa menembus hampir Rp 100 triliun," ujar Bahlil, Jumat (20/10). "Target saya 25%-30%, kalau bisa 30% jauh lebih baik. Tapi kayanya tidak tercapai. Ini paling hanya 26%-27% dari target yang ada. Tapi 25% pun sudah bagus," tambah Bahlil. Namun yang jelas, pihaknya tetap berupaya menggenjot investasi hilirisasi sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045. Salah satunya, dilakukan lewat peta potensi hilirisasi di 21 komoditas dengan nilai mencapai US$ 545,3 miliar. Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, hilirisasi masih belum terlalu berdampak kepada kinerja perekonomian yang inklusif. Meski terjadi kenaikan realisasi investasi, namun jumlah tenaga kerja yang terserap masih belum optimal. Sementara Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan asyarakat (LPEM) Universitas Indonesia Teuku Riefky optimistis, hilirisasi akan berdampak terhadap perekonomian, meski saat ini ia belum memiliki perhitungannya. "Kita akan lihat dampak lebih lanjut ke depannya," kata Riefky. 

Bunga Naik, Belanja Fiskal Jadi Harapan

Hairul Rizal 23 Oct 2023 Kontan
Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) pada bulan ini, akan berdampak terhadap mahalnya ongkos pembiayaan. Kinerja investasi pun berpotensi terhambat dan mempengaruhi laju ekonomi RI. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pekan lalu, BI menaikkan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin (bps). Sehingga, suku bunga acuan kini berada di level 6%. Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai, salah satu konsekuensi dari naiknya suku bunga acuan adalah akan mempengaruhi lebih mahalnya ongkos pembiayaan. Hal ini bisa berdampak terhadap keputusan investasi para pelaku usaha maupun industri. Selama ini, investasi alias pembentukan modal tetap bruto (PMTB) berkontribusi sekitar 30% terhadap PDB. Namun, kontribusi komponen ini berpotensi tertahan. Tak hanya kenaikan suku bunga, tetapi juga karena adanya momentum pemilu yang membuat investor wait and see. Ia memperkirakan, dampak kenaikan suku bunga acuan BI, baru akan terasa pada awal tahun depan. Utamanya, terkait kondisi inflasi. Ekonom Bank Syariah Indonesia Banjaran Surya Indrastomo melihat, kenaikan suku bunga acuan akan berdampak terhadap melambatnya pertumbuhan ekonomi. Terutama, periode kuartal IV-2023 dan kuartal I-2024 mendatang.

Proyek IKN Belum Bisa Perbaiki Kinerja BUMN Karya

Hairul Rizal 23 Oct 2023 Kontan
Di tengah proses pergantian pucuk pimpinan negara, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya bakal terus melanjutkan proyek pembangunan infrastruktur. Seperti program proyek strategis nasional (PSN). Misalnya PT Adhi Karya Tbk (ADHI)  yang berkomitmen menyelesaikan proyek yang tengah berjalan di tengah rangkaian pemilu tahun 2024 mendatang. Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Farid Budiyanto mengatakan, proses pemilu adalah agenda rutin nasional. Menurut Farid, periode akhir pemerintah Presiden Joko Widodo justru mendorong pelaku sektor konstruksi mempercepat penyelesaian pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN). Farid berharap, proses Pemilu 2024 akan mendorong optimisme pasar terhadap sektor konstruksi.  Sebab, setelah Pemilu 2024 nanti berakhir, program-program pembangunan infrastruktur akan menjadi agenda penting dari pemerintahan yang baru. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori, Arjun Ajwani melihat prospek BUMN Karya masih buruk menjelang akhir tahun 2023. Kinerja yang negatif dari BUMN karya juga masih akan terjadi di tengah kegiatan rangkaian Pemilu 2024.

Pilihan Editor