Standardisasi Produk Impor Perlu Diperkuat
Pemerintah perlu memperkuat pengawasan pemberlakuan
ketentuan standardisasi produk impor yang akan dijual di dalam negeri, menyusul
penetapan harga minimum 100 USD barang impor yang boleh diperdagangkan di
platform e-dagang. Dalam jangka panjang, pemerintah juga perlu memiliki peta jalan
pengembangan industri dalam negeri agar
produk lokal bisa bersaing dengan produk impor. Menurut Dewan Pembina Asosiasi
E-Commerce Indonesia (idEA) Daniel Tumiwa, Jumat (24/11) di Jakarta, kebijakan
harga minimum 100 USD barang impor yang boleh diperdagangkan di platform
e-dagang sebenarnya bertujuan melindungi konsumen. Lantaran tujuannya positif,
pemerintah semestinya menguatkan pemberlakuan ketentuan standardisasi produk,
seperti Standar Nasional Indonesia (SNI) dan ketentuan yang dikeluarkan Badan
Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, lanjut dia, pemerintah sebaiknya
mulai menyusun peta jalan memajukan industri dalam negeri untuk mengembangkan
produk-produk impor yang laku keras diperjualbelikan di platform e-dagang.
Pengembangan itu mulai dari proses manufaktur, desain produk,
hingga pelibatan UMKM atau dengan industri kecil menengah (IKM). ”Para
pengelola platform e-dagang, seperti lokapasar, biasanya memiliki data produk apa
saja yang paling banyak laku dibeli konsumen. Pemerintah semestinya bisa menggandeng
mereka untuk menyusun peta jalan tersebut,” ujar Daniel. Hal senada disampaikan
Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Yose
Rizal Damuri. Menurut dia, pemerintah sebaiknya sibuk meningkatkan kapasitas
industri dalam negeri, seperti memfasilitasi produk-produk yang diproduksi
industri besar ataupun UMKM/IKM bisa mendapatkan sertifikasi nasional dan
internasional. Ia meyakini bahwa belum banyak perusahaan dalam negeri mengantongi
sertifikasi produk bertaraf internasional. (Yoga)
Lindungi Bumi dengan Investasi Hijau
Minat masyarakat berinvestasi
di investasi hijau meningkat dari waktu ke waktu. Laporan dari Global
Sustainable Investment Alliance (2021) mencatat, terdapat kenaikan 15 % pada
investasi berkelanjutan dengan total dana kelola 35,3 triliun USD selama empat tahun
terakhir di seluruh dunia. Masyarakat semakin sadar akan dampak permasalahan
lingkungan ke kehidupan manusia, baik dari aspek sosial, politik, maupun
ekonomi. Laporan Bank Dunia (2009) memperkirakan bahwa perubahan iklim dapat
memberikan dampak negatif terhadap perekonomian Indonesia, yaitu 2,5 % - 7 %
dari PDB pada tahun 2100 seiring meningkatnya biaya kesehatan dan lingkungan.
Negara-negara di dunia,
termasuk Indonesia, telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mendukung
proyek-proyek ramah lingkungan yang mengedepankan prinsip environmental,
social, and governance (ESG), seperti energi terbarukan, pengelolaan limbah,
dan efisiensi energi. Salah satu sumber pendanaan untuk menyukseskan proyek ramah
lingkungan berasal dari investasi masyarakat yang berinvestasi di investasi
hijau, yang tidak hanya berpotensi mendapat keuntungan, tetapi juga mengambil
bagian untuk melestarikan bumi. Investasi hijau mengedepankan aspek 3P(people,
planet, and profit) dalam pengelolaannya. (Yoga)
MENYELISIK DAMPAK EKONOMI PEMILU
Tahun depan, Indonesia
akan melaksanakan pemilihan umum (pemilu) secara serentak. Pemilihan presiden
dan wapres serta pemilihan anggota legislatif dilakukan pada 14 Februari 2024.
Sementara pemilihan kepala daerah dilaksanakan pada akhir 2024. Pesta demokrasi
tersebut tak hanya berdampak pada social politik, tetapi juga memengaruhi
ekonomi, dimana penyelenggaraan pemilu memengaruhi dinamika perekonomian nasional.
Aktivitas perpolitikan bakal meningkatkan konsumsi masyarakat, mulai dari
persiapan hingga pelaksanaan pemilu, termasuk di dalamnya pengeluaran
pemerintah untuk penyelenggaraan pemilu hingga belanja kampanye. Anggaran besar
pemilu yang dialokasikan untuk kebutuhan pengadaan logistik, barang, dan jasa
akan menggairahkan sektor produksi dan distribusi.
Belanja dan konsumsi dari
penyelenggaraan pemilu dari tingkat pusat sampai dengan badan ad hocyang
menerima honor pemilu akan turut merangsang daya beli masyarakat. Badan ad hoc
merupakan badan untuk membantu kerja KPU terkait pemilu, baik di tingkat kecamatan,
kelurahan, maupun tempat pemungutan suara. Belum lagi belanja sosialisasi dan
kampanye dari para peserta pemilu akan berdampak positif terhadap perputaran
ekonomi di masyarakat. Penyelenggaraan pemilu akan meningkatkan permintaan
terhadap produk makanan-minuman, industri tekstil danproduk tekstil(TPT), akomodasi,
dan industri transportasi. Pemilu juga menstimulus usaha padat karya masyarakat
kecil dan menengah. Misalnya, percetakan, konfeksi, periklanan, ataupun usaha
lain yang mendukung kampanye dan sosialisasi pemilu. Berbagai kegiatan terkait
pemilu akhirnya turut menyumbang tambahan pertumbuhan PDB. Jadi, secara tidak langsung
turut menstimulasi peningkatan pendapatan nasional dan juga menjaga stabilitas
ekonomi Indonesia. (Yoga)
Kerja Paruh Waktu Makin Digandrungi Anak Muda
Pekerjaan paruh waktu
atau kerja lepas alias freelance kini banyak diminati anak muda. Sebagian
bahkan memutuskan menjadi pekerja lepas secara penuh (full time freelancer).
Namun, tak sedikit yang mengambil pekerjaan sampingan untuk menambah
pundi-pundi. Mereka memilih jalan ini bukan karena minim keterampilan. Menurut
laporan lokapasar (marketplace) yang mempertemukan pencari dan pemberi kerja,
Upwork, sekitar 60 juta warga atau 39 % tenaga kerja AS bekerja sebagai pekerja
lepas pada 2022. Mereka menyumbang 1,35 triliun USD pada perekonomian AS,
nilainya naik 50 juta USD dibandingkan tahun 2021. Pertumbuhan nominal yang sejalan
dengan minat para pekerja lepas ini menunjukkan munculnya alternatif pekerjaan
lain dari pekerjaan tradisional ”9 to 5”. Data Upwork menggambarkan pekerja profesional
mencari keuntungan lain dari pekerjaan sampingan, entah menambah pemasukan, otonomi,
atau sekadar menemukan pekerjaan yang lebih bermakna.
Bertha S Rahajeng (29) banting
setir dari pekerja kantoran menjadi pekerja lepas secara penuh. Jenis pekerjaan
ini memberinya otoritas penuh atas kariernya. ”Aku bisa punya kebebasan dalam
memilih karierku. Misal, aku offer skill-ku yang lain juga bisa, jadi aku
secara pribadi berkembang karena belajar terus,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (23/11).
Selain itu, penghargaan atas hasil kerja juga ia rasakan lebih tinggi
dibandingkan ketika bekerja di korporasi. Kondisi ini meyakinkannya bahwa ia
memang tak cocok dengan budaya kerja di korporasi. Pekerjaan yang dinilai berdasarkan
ukuran proyek memompa kepercayaan diri Bertha untuk berkarya. ”Saat deal proyek
besar, rasanya bisa boost kepercayaan diriku, mengetahui kalau kemampuanku ini
bisa dibayar gede. Jadi, aku tentu makin mantap jadi freelancer,” tuturnya.
Ada pula yang mengambil pekerjaan
paruh waktu guna mencari pengalaman kerja sedini mungkin saat masih duduk di
bangku kuliah. Michelle Angela (22), mahasiswa Yogyakarta, bekerja paruh waktu
di tengah proses menggarap skripsi. Ia magang di sebuah kantor konsultan
manajemen. Selain mendapat beragam pengalaman, magang juga membantunya
menemukan arah kecintaannya terhadap suatu pekerjaan. Berawal bekerja sebagai
admin media sosial secara paruh waktu saat magang, kini dia menjadi general
affair dengan status pekerja tetap. ”Dikasih kepercayaan, tanggung jawab, punya
nilai plus sampai akhirnya dipekerjakan sampai sekarang jadi full time,” kata
Michelle. Fleksibilitas untuk memilih jenis pekerjaan hingga keluwesan waktu
bekerja jadi magnet para freelancer, yang jarang ditemukan saat bekerja di
korporasi yang kaku dengan kebijakan perusahaan. (Yoga)
Suku Bunga Meningkat, Bank Jaga Kualitas Kredit
Ditengah tren kenaikan suku bunga saat ini, industri
perbankan cenderung akan lebih selektif dalam menyalurkan kredit agar
kualitasnya terjaga. Ke depan, reindustrialisasi sektor manufaktur diperkirakan
mampu menjadi motor baru penggerak laju pertumbuhan industri perbankan. ”Bagi
masyarakat yang memiliki kemampuan finansial mencukupi, tren kenaikan suku
bunga ini disambut dengan antusias. Sebaliknya, mereka yang memiliki pinjaman,
bebannya akan bertambah sehingga berpotensi macet. Tentu saja, setiap bank memiliki preferensi
tersendiri, tergantung dari cost of fund (biaya bunga) dan margin keuntungannya
dalam mengambil risiko kredit,” kata Komisaris Bank Jago Anika Faisal di
sela-sela kegiatan Media Gathering Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas),
di Padalarang, Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (24/11).
Oleh sebab itu, ketersediaan data nasabah yang merekam berbagai
transaksi secara historis menjadi instrumen penting bagi industri perbankan dalam
menjaga kualitas kredit. Data tersebut tidak hanya memuat penghasilan nasabah
dan berbagai variabelnya, tetapi juga termasuk perilaku (behavior) setiap
nasabah dalam bertransaksi. Menurut Chief Economist PT Bank Tabungan Negara (Persero)Tbk
atau BTN Winang Budoyo, era suku bunga tinggi sudah mencapai titik puncaknya
sebagaimana ekspektasi global. Dari sisi domestik, sentimen tahun politik 2024
dan dukungan kebijakan likuiditas makropudensial BI juga akan berdampak positif
bagi sektor keuangan. ”Intinya, kenaikan suku bunga mulai berhenti, akan
stabil, dan tinggal menunggu waktunya. Lalu, sepanjang tahun pemilu tentu
peredaran uang akan meningkat dan berkontribusiterhadap pertumbuhan ekonomi.
Ditambah lagi, BI menurunkan giro wajib minimum yang mulai berlaku Oktober 2023,”
ujarnya. Di tengah ketidakpastian tersebut, sektor industri manufaktur dapat
menjadi opsi untuk mendorong penyaluran kredit perbankan sekaligus memicu
pertumbuhan ekonomi melalui serapan tenaga kerja. (Yoga)
Memuliakan Kopi Gayo lewat Kebudayaan
Festival Panen Kopi Gayo yang keenam digelar di Desa Paya
Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Aceh. Festival ini menjadi sarana
untuk memuliakan kopi melalui kebudayaan. Festival Kopi Gayo tahun ini digelar
pada 25-26 November 2023. Festival diisi berbagai acara pertunjukan kesenian, baik
tradisional maupun modern. Pertunjukan seni tradisional yang ditampilkan seperti
didong, canang, dan tari saman pegayon. Sementara untuk pertunjukan seni modern
ada Jazz Panen Kopi yang menampilkan sejumlah musisi dari Takengon, Medan, dan
Yogyakarta. ”Pada hari terakhir (Minggu) kami juga akan mengumumkan pemenang
kompetisi seni tradisional didong setelah para finalis tampil dulu sehari
sebelumnya. Juga ada penampilan seni tradisional campuran Jawa Deli, Ketoprak
Door Cipta Rukun Rahayu. Kelompok ini sudah ada sejak 20 tahun lalu dan
menggunakan bahasa daerah campuran Jawa dan Gayo,” ujar penggagas acara
festival, Hardiansyah Ay, Jumat (24/11).
Dalam rangkaian ketiga Festival Panen Kopi Gayo 2023,
peserta diajak mengikuti sejumlah aktivitas di perkebunan kopi, seperti
berkunjung ke kebun kopi, mengikuti ritual penanaman bibit kopi, Doa Ni Kupi,
dan pemaparan sekaligus demonstrasi pengolahan kopi. ”Jadi, di lokasi akan
dipertunjukkan kegiatan mulai dari memanen kopi, menyangrai, menggiling, sampai
mencicipi (cupping) kopi,” tambah Hardiansyah. Festival Panen Kopi Gayo mengambil
momen panen raya kopi di perkebunan-perkebunan rakyat di AcehTengah. Acara ini
diharapkan dapat menjadi ajang pemasaran kopi, seni, dan budaya. Kadis
Pariwisata Aceh Tengah Zulkarnain mengatakan, jika dirata-rata, kini dalam sehari
Aceh Tengah dikunjungi 3.000 orang. ”Umumnya wisatawan lokal, tetapi ada juga dari
luar Provinsi Aceh,” kata Zulkarnain. Pada 2022, Aceh Tengah dikunjungi 158.280
orang. ”Wisatawan mancanegara masih minim. Kami akan tingkatkan lagi
promosinya,” katanya. (Yoga)









