Operator Telko Peroleh Insentif PNBP
Strategi Fleksibilitas Pembiayaan Utang 2024
Barito Renewables Tuntaskan Akuisisi 51% Saham PLTB Sukabumi dan Lombok
Jaga Daya Beli, Belanja Perlinsos Capai Rp443,4 Triliun
Penyaluran Kredit UMKM Menanjak
Penumpang Angkutan Udara Tumbuh 9,4%
Pelanggaran Menggerus Kepercayaan pada Pemilu
Kasus dugaan pelanggaran
pemilu terus bermunculan dan memantik atensi publik. Jika hal ini terus
dibiarkan, pelanggaran bisa semakin masif ke depan, apalagi dengan persaingan
di pemilu yang diprediksi semakin sengit. Pembiaran pelanggaran ini dikhawatirkan
bakal menggerus kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu, di
antaranya video dugaan dukungan dari sejumlah personel Satpol PP Garut bagi
cawapres Gibran Rakabuming Raka sehingga terindikasi melanggar netralitas ASN.
Lalu foto sejumlah ASN Pemkot Bekasi yang memamerkan jersei bernomor punggung 2
sehingga dinilai bentuk dukungan kepada capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo
Subianto-Gibran. Dikutip dari Kompas.com, foto ini telah diadukan ke Bawaslu
Bekasi, meski Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad membantah jersei itu
merupakan bentuk dukungan.
Sebelumnya, ada pula
kasus dugaan bagi-bagi uang oleh pendukung Prabowo-Gibran, Gus Miftah, di Pamekasan,
Jatim. Kasusnya kini tengah diusut Bawaslu Pamekasan. Rentetan kasus ini menyeruak
ke publik saat kasus dugaan pelanggaran sebelumnya, seperti bagi-bagi susu oleh
Gibran di kawasan hari bebas kendaraan bermotor di Jakarta belum tuntas diusut
Bawaslu meski hal itu terjadi sebulan lalu. Imbas dari kasus-kasus dugaan
pelanggaran itu, kata ”Bawaslu” sempat menjadi tren perbincangan di media sosial X, Rabu
(3/1/2024) sore. Tak sedikit warganet mendesak Bawaslu untuk tegas dan menindak
para pelaku pelanggaran aturan pemilu. Data terakhir Bawaslu menunjukkan, dari
28 November hingga 19 Desember 2023, Bawaslu melakukan 90.716 upaya pencegahan,
70 penanganan dugaan pelanggaran, 126 dugaan pelanggaran konten internet terkait
pemilu, dan 13 sengketa peserta pemilu.
Sekjen Komite Independen Pemantau
Pemilu (KIPP) Kaka Suminta menilai, fungsi pengawasan oleh Bawaslu masih jauh
dari harapan publik. Begitu pula fungsi penindakan.Tak hanya yang viral di
publik, KIPP pun menemukan sejumlah indikasi pelanggaran pemilu oleh sejumlah
peserta pemilu, seperti politik uang yang disebutnya sudah mulai sporadis. Imbas
dari pengawasan dan penindakan yang lemah, pelanggaran terus dilakukan peserta
pemilu. Dengan waktu yang kian dekat pada pemungutan suara di 14 Februari
mendatang dan persaingan yang sengit, KIPP memprediksi pelanggaran bakal kian marak.
Oleh karena itu, Bawaslu dituntut lebih aktif mengawasi dan lebih tegas dalam
menindak pelanggaran. Jika tidak, peserta pemilu akan semakin masif melakukan
kecurangan. Tak sebatas itu, ia khawatir akan berimbas pada hilangnya
kepercayaan publik kepada Bawaslu dan penyelenggaraan pemilu. (Yoga)
Manipulasi Dana Sawit Lanjut Diusut
Memasuki 2024 ini,
Kejaksaan Agung menyatakan akan melanjutkan penyidikan kasus korupsi dugaan
manipulasi dalam pengelolaan dana sawit oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan
Kelapa Sawit atau BPDPKS tahun 2015-2022. Kasus ini diduga turut menyebabkan
mahalnya harga minyak goreng di masyarakat sementara industri diduga menikmati
keuntungan melalui ekspor minyak sawit mentah. Kepastian kelanjutan penyidikan
kasus itu disampaikan oleh Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak
Pidana Khusus, Kejaksaan Agung Kuntadi, ketika dikonfirmasi, Rabu (3/1/2024).
Ia menyatakan bahwa kasus tersebut statusnya masih tetap berjalan dan tidak
dihentikan oleh penyidik. ”Masih jalan,” ujarnya. Dalam penyidikan ini Kejagung
telah melakukan penggeledahan di beberapa lokasi. Namun, untuk pemanggilan
saksi, tercatat terakhir dilakukan pada November 2023. Hingga kini, Kejagung
juga belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.
Dugaan korupsi pada pengelolaan
dana sawit oleh BPDPKS tahun 2015-2022 naik ke tahap penyidikan pada 7
September 2023. Penyidikan dilakukan untuk mendalami pengembangan biodiesel dengan
menggunakan dana yang dihimpun dari penerimaan pungutan ekspor kelapa sawit. Koordinator
Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia Boyamin Saiman mengatakan, kasus ini harus
disidik lebih lanjut karena ada yang tak sesuai pada perencanaan dengan kenyataan
dalam penggunaan dana sawit. Akibatnya, diduga terjadi kerugian negara terkait pengembangan
biodiesel. Di sisi lain, dugaan manipulasi minyak sawit mentah tersebut
berakibat pada mahalnya harga minyak goreng di masyarakat. Sementara, industri
diduga menikmati keuntungan melalui ekspor minyak sawit mentah (CPO). ”Ini yang
harus diutamakan sehingga nanti iuran yang digunakan dalam memproduksi biodiesel
dapat tersalurkan dengan baik karena iuran dana sawit itu sudah menjadi uang
negara,” kata Boyamin. (Yoga)
Harapan Ekonomi 2024
Ditengah tahun politik
yang memunculkan kegamangan, sentimen pasar modal Indonesia justru sangat positif,
dengan prospek kinerja bursa di 2024 diprediksi terus membaik. Wapres Ma’ruf
Amin saat pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia 2024, Selasa (2/1/2024), mengungkapkan
optimismenya terhadap prospek pasar saham di Indonesia di 2024. Membaiknya
stabilitas perekonomian di tingkat global ikut memicu optimisme tersebut. Optimisme
di 2024 melanjutkan kinerja cemerlang di 2023. Pasar modal Indonesia mencatat
rekor dalam penghimpunan dana, kapitalisasi pasar, dan penawaran umum perdana. Menjadikannya
salah satu bursa dengan kinerja terbaik di dunia (Kompas, 3/1/2024). Apa yang
terjadi di bursa pada dasarnya cerminan kondisi ekonomi secara keseluruhan.
Resiliensi bursa di tengah krisis ekonomi global tiga tahun terakhir juga
terjadi pada perekonomian.
Pemerintah dan BI
meyakini, ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh di atas 5 % di 2024 kendati Bank
Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi pertumbuhan ekonomi
Indonesia melambat, sejalan dengan potensi perlambatan ekonomi global dan penurunan
harga komoditas dunia. Pemilu diyakini akan menggenjot perekonomian. Pencairan
subsidi sosial masif selama pemilu diharap membantu memulihkan daya beli
masyarakat bawah. Kita diingatkan untuk tetap waspada mengingat masih tingginya
ketidakpastian.
Krisis global belum sepenuhnya
berlalu. Walau tekanan inflasi global mulai terkendali dan era suku bunga tinggi
segera berakhir. Penyebab disrupsi rantai pasok global yang memicu krisis
energi dan pangan serta melambungkan inflasi dunia juga sudah mereda. Surplus
neraca perdagangan dua tahun terakhir terbukti menjadi penopang penting
ketahanan eksternal perekonomian kita. Namun, dengan melambatnya ekonomi dunia
yang berakibat pada penurunan harga komoditas dan pelemahan ekspor, ekonomi
kita juga tertekan. Semua itu harus diantisipasi guna meminimalkan potensi
dampak di dalam negeri. (Yoga)
Manuver Raksasa Dikte E-Dagang Asia Tenggara
Manuver dan pertarungan antara para raksasa teknologi dari China dan
Singapura akan menentukan tren e-dagang Asia Tenggara pada 2024. Persaingan
ketat para raksasa teknologi itu dalam memperebutkan pasar e-dagang Asia
Tenggara yang besar akan membentuk lanskap dan dinamika e-dagang kawasan. Perusahaan
analisis mahadata pasar e-dagang Cube Asia, dalam Cube Pulse Report 2023, yang
dirilis akhir Desember 2023, menyebutkan, konvergensi layanan bermedia social dan
e-dagang dalam satu platform menjadi satu dari lima tren e-dagang yang
diprediksi semakin berkembang pada 2024 dan seterusnya di Asia Tenggara.
Dalam laporannya, Cube Asia menyebutkan, 25 % e-dagang di Asia Tenggara
sekarang dikaitkan dengan perdagangan sosial (social commerce). Pemain
lokapasar, seperti Shopee dan Lazada, mengintensifkan upaya streaming penjualan.
Kemunculan Tiktok Shop mendorong merek global membuat konten komersial untuk penjualan
langsung dan menjadikan perdagangan sosial sebagai aspek penting dalam menjaga
hubungan dengan konsumen pada 2024. Tiktok Shop berbasis di China. Tren lain
yang masih berkaitan adalah kelanjutan pengumuman penggabungan Tiktok Shop ke
Tokopedia. Jika sinergi keduanya berjalan lancar berarti akan terjadi sinergi
kekuatan konten Tiktok dan infrastruktur yang sudah Tokopedia miliki, seperti
pembayaran dan logistik. Keduanya layak dicemati karena akan membentuk lanskap
pasar e-dagang baru di Indonesia pada 2024.
Tren kedua adalah bagaimana Shopee, perusahaan yang berbasis di
Singapura, menyeimbangkan antara pertumbuhan dan profitabilitas. Setelah hampir
satu dekade merugi, tahun 2023 menandai tonggak penting bagi Shopee dan perusahaan
induknya, Sea Ltd, karena membukukan pendapatan bersih. Masing-masing membukukan
87 juta USD dan 331 juta USD selama dua triwulan berturut-turut. Akan tetapi,
mulai triwulan III-2023, Shopee diduga memilih mengorbankan profitabilitas
karena memprioritaskan tumbuh dan mengamankan pangsa pasarnya dari pesaing, seperti
Tiktok Shop. Akibatnya, Shopee merugi 144 juta USD pada triwulan III-2023. Cube
Asia memperkirakan lokapasar tersebut akan tetap berjuang menyeimbangkan cara
meraih untung dan pertumbuhan. (Yoga)









