;

Presiden dan Menteri Boleh Kampanye Asal Tak Gunakan Fasilitas Negara

Yuniati Turjandini 25 Jan 2024 Investor Daily (H)
Presiden Jokowi menyebutkan presiden maupun menteri memilih hak demokrasi dan politik yang membolehkan mereka untuk ikut kampanye pemilu selama tidak menggunakan fasilitas negara. Jokowi mengatakan hal itu untuk menanggapi adanya sejumlah menteri kabinet Indonesia maju yang masuk sebagai tim sukses untuk mendukung pasangan calon presiden peserta Pilpres 2024. "Hak demokrasi, hak politik, setiap orang. Setiap menteri sama saja, yang paling penting presiden itu boleh lho kampanye, boleh lho memihak. Boleh," kata Jokowi. Jokowi menilai bahwa hak demokrasi tersebut memiliki aturan. Menurut dia, yang terpenting adalah presiden dan menteri tidak menggunakan fasilitas negara saat mengkampanyekan pasangan calon peserta Pilpres 2024. "Semua itu pegangannya aturan. Kalau aturan boleh, silahkan; kalau aturan boleh, silahkan, tidak, sudah jelas itu. Jangan presiden tidak boleh; boleh berkampanye, boleh, tetapikan dilakukan atau tidak dilakukan, terserah individu masing-masing," kata Jokowi. (Yetede)

Syanology Hadirkan Solusi Backup Data untuk UMKM

Yuniati Turjandini 25 Jan 2024 Investor Daily (H)
Synology, perusahaan penyedia solusi network attached storage (NAS) untuk penyimpanan, manajemen dan perlindungan data, serta surveilance, menghadirkan solusi pencadangan (Backup) data untuk segmen usaha UMKM di Tanah Air. Segmen UMKM perlu memiliki backup data karena rentan terhadap serangan siber. Backup data makin diperlukan  di tengah era digital yang makin maju dan meningkatnya ancaman serangan siber, seperti ransomware, yang dapat mengenskripsikan data dan meminta tebusan ke setiap entitas bisnis. "Ironisnya, meskipun pentingnya keamanan data sudah tak diragukan lagi, masih banyak bisnis di Indonesia, terutama UMKM, yang belum melakukan backup datanya," kata Director of International Business Departement Synology Joanne Weng. Menurut Joanne, Syanology bisa menjadi pilihan solusi yang tepat bagi bisnis. Selain menawarkan penyimpanan yang kapasitasnya dapat disesuaikan,  solusi backup Syanology terintegrasi dan dan konprehensif, sehingga cocok untuk berbagai jenis platform  dan perangkat. (Yetede)

Perbankan Raup Laba Rp221,63 Triliun

Yuniati Turjandini 25 Jan 2024 Investor Daily (H)
Perbankan nasional mengantongi laba bersih sebesar Rp221,63 triliun per November 2023.  Nilai tersebut tumbuh 18,15% dibandingkan diperoleh laba bersih November 2022 senilai Rp187,58 triliun. Jika dibandingkan dengan laba bulan sebelumnya, terjadi pertumbuhan yang lebih lambat, di mana per Oktober 2023 laba bersih perbankan meningkat 18,45% secara tahunan (year on year/yoy). Pencapaian laba bersih November  2023 tersebut utamanya  didorong dari pendapatan bunga bersih (net interest incoma/NII) yang mencapai Rp484,89 triliun, tumbuh 9,42% (yoy). Berdasarkan  data Statistik Perbankan Indonesia (SPI) yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), laba bersih kantor cabang bank luar negeri (KCBLN) mengalami peningkatan  signifikan sebesar 117,59% dari Rp5,06 triliun menjadi Rp11,01 triliun per November 2023. Berikutnya adalah bank persero dengan pertumbuhan laba bersih 17,11% menjadi Rp115,24 triliun, dibandingkan  dengan laba bersih November 2022 sebesar Rp98,4 triliun. (Yetede)

Dukungan Konsisten Agar Industri Manufaktur Tumbuh 5,6%

Yuniati Turjandini 25 Jan 2024 Investor Daily (H)
Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) industri manufaktur berpotensi mencapai 5,4% hingga 5,6% pada tahun ini, dengan didukung sejumlah upaya penting yang harus dilakukan secara konsisten. Sementara itu, pemerintah tetap optimistis industri manufaktur tumbuh positif sebagai tulang punggung perekonoimian nasional. Economi Center of Reform on Ecomics (CORE) Indonesia Ina Primia menjelaskan, untuk mencapai pertumbuhan 5,4% sampai dengan 5,6% tersebut ada empat upaya penting yang harus dilakukan secara konsisten, yakni meningkatkan belanja pemerintah di semua instansi pemerintah pada produk dalam negeri yang mempunyai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Kemudian, memperluas dan mempercepat hilirisasi pada komoditas lain dengan menciptakan produk turunan  sesuai kebutuhan pasar ekspor antara lain perkebunan, pertanian dan perikanan. (Yetede)

Ragam Beleid Pajak Incar Pasar Otomotif

Hairul Rizal 24 Jan 2024 Kontan (H)
Laju industri otomotif dalam negeri bisa tersendat di tahun ini. Alih-alih  secercah harapan memasuki tahun baru, industri ini justru dihadapkan pada banyak tantangan yang berpotensi menggerus penjualan kendaraan. Tantangan itu muncul dari sejumlah aturan baru pemerintah yang kurang bersahabat dengan sektor otomotif. Salah satunya beleid Pemerintah Daerah DKI Jakarta yang menaikkan tarif pajak progresif kendaraan bermotor kepemilikan kedua dan seterusnya sebesar 0,5%. Kenaikan tarif pajak progresif ini tertuang di Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 1/2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. 

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy bilang, kenaikan pajak progresif berdampak pada calon pembeli mobil kedua dan seterusnya.  "Tapi, kami masih menunggu implementasinya di lapangan," kata Anton, Selasa (23/1). Ketidakpastian kondisi ekonomi yang muncul akibat sentimen pemilu juga turut diwaspadai industri otomotif.  "Pemilu 2024 bisa membuat konsumen menahan diri membeli mobil baru," ujar Kukuh Kumara, Sekretaris Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). 

Panasnya suhu geopolitik global juga mendatangkan sentimen negatif ke sektor otomotif. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual bilang, sektor otomotif dihadapkan risiko meluasnya ketegangan di Timur Tengah, terutama di Laut Merah. Kenaikan itu dipengaruhi melemahknya rupiah terhadap dolar AS, dan naiknya harga bahan material dan logistik. "Kenaikan pajak bisa makin menekan daya beli," ujar Pengamat Otomotif, Bebin Djuana, kemarin.

Eskalasi Geopolitik Memantik Biaya Logistik

Hairul Rizal 24 Jan 2024 Kontan
Bank Indonesia (BI) terus memelototi eskalasi geopolitik global. Ketegangan di Timur Tengah hingga Laut China Selatan juga masuk radar bank sentral. "Konflik geopolitik sudah masuk radar kami. Tidak hanya di Timur Tengah, tetapi juga di Laut China Selatan,” tegas Gubernur BI Perry Warjiyo, belum lama ini. Dia mengungkapkan, ketegangan di sejumlah kawasan bisa berdampak kepada rantai pasok global. Meski demikian, BI belum menemukan efek yang dirasakan Indonesia dalam waktu dekat, terutama dari sisi perdagangan. 

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengingatkan, konflik yang terjadi berpotensi menekan perdagangan global, termasuk bagi Indonesia. Senada dengan BI, Josua juga melihat dampak konflik akan relatif terbatas. Pasalnya, konflik tersebut berpotensi meningkatkan biaya logistik di dunia. "Kalau berlangsung berkepanjangan, akan menaikkan biaya logistik secara permanen,” jelas Josua, Selasa (23/1). Dengan demikian, Josua berpesan pentingnya peran pemerintah untuk aktif melakukan diplomasi untuk mencegah terjadinya konflik di Laut China Selatan.

Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky menilai, semakin memanasnya konflik geopolitik pada awal tahun ini akan menyundut nilai impor Indonesia dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan. Dia melihat ini akan menekan volume impor Indonesia. Namun di saat yang sama justru bisa menambah nilai impor. Pasalnya, ada potensi pembengkakan biaya logistik. Sedangkan Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual pernah mengungkapkan, sejauh ini dampak ketegangan geopolitik di kawasan Laut China Selatan belum terlalu berdampak pada Indonesia. 

Dana Lahan PSN Capai Rp 123,87 Triliun

Hairul Rizal 24 Jan 2024 Kontan
Anggaran negara untuk pengadaan lahan dalam mendukung proyek strategis nasional (PSN) mengucur deras selama tujuh tahun terakhir. Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) mencatat kucuran dana untuk pengadaan lahan PSN mencapai Rp 123,87 triliun sejak 2017 hingga 2023. Realisasi tersebut terserap 77,52% dari alokasi anggaran yang disiapkan Rp 159,8 triliun. Direktur Pengadaan dan Pendanaan Lahan LMAN, Rustanto menyampaikan, total realisasi pengadaan lahan  disalurkan untuk 117 PSN yang terbagi menjadi delapan sektor. 

Sebagai catatan, realisasi di sepanjang 2023 mencapai Rp 18,2 triliun. Dia memerinci, delapan sektor tadi yang terbesar untuk jalan tol terdiri dari 53 PSN. Nilai total realiasinya mencapai Rp 104,27 triliun dari pagu anggaran Rp 131,8 triliun. Khusus untuk 2023, realisasi dananya mencapai Rp 14,3 triliun. Untuk segmen bendungan terdiri dari 38 PSN total realisasinya mencapai Rp 13,3 triliun dari pagu anggaran Rp 16,4 triliun. Setelah bendungan, bujet negara juga banyak keluar untuk proyek jalur kereta api yang terdiri dari 10 PSN dengan total realisasi mencapai Rp 3,2 triliun dari pagu anggaran Rp 5,05 triliun. 

Tak mau ketinggalan, untuk proyek di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur yang terdiri dari delapan PSN total realisasinya mencapai Rp 1,42 triliun dari pagu anggaran Rp 3,34 triliun. Ada pula proyek irigasi  yang terdiri dari lima PSN dengan total dana yang dikucurkan mencapai Rp 622 miliar dari pagu anggaran Rp 673 miliar. Disusul proyek air baku yang terdiri dari satu PSN dengan total kucuran dana sebesar Rp 77 miliar dari pagu anggaran Rp 125 miliar. Sementara untuk pelabuhan yang terdiri dari satu PSN dengan total realisasinya mencapai Rp 800 miliar dari pagu anggaran Rp 1,14 triliun.

Bursa Karbon Dapat Tambahan Transaksi Pembangkit Listrik

Hairul Rizal 24 Jan 2024 Kontan
Pemerintah mulai bergerak untuk menghidupkan bursa karbon. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan konsolidasi. Pada 22 Januari 2023, KLHK dan Kementerian ESDM meneken perjanjian integrasi data Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI) dan Aplikasi Penghitungan dan Pelaporan Emisi Ketenagalistrikan (Apple Gatrik). 

Direktur Pengawasan Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lufaldy Ernanda menjelaskan, dengan  perjanjian itu, maka proses integrasi pencatatan dan penerbitan Persetujuan Teknis Batas Atas Emisi Pelaku Usaha (PTBAE PU)  subsektor pembangkit listrik bisa dimulai. Berdasarkan POJK 14/2023 OJK berwenang memberi izin kepada penyelenggara bursa karbon untuk memperdagangkan unit karbon dalam bentuk PTABE-PU dan Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah kaca (SPE-GRK). Tapi sebelum ada POJK 14/2023, perdagangan karbon sudah dimulai. 

Lufaldy bilang, ada beberapa perdagangan karbon PTBAE PU yang terjadi di Apple Gatrik. OJK berharap, ekosistem perdagangan karbon di bursa karbon kian lengkap agar bisa mendukung program pemerintah dalam pencapaian target Nationally Determined Contribution (NDC) dan net zero. Di sisi lain, Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku penyelenggara IDXCarbon menargetkan tambahan minimal 50 pengguna jasa bursa karbon sepanjang tahun ini. Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik memastikan BEI  akan mengembangkan potensi perdagangan bursa karbon di tahun ini.

Kucuran Kredit UMKM Bank Masih Melempem

Hairul Rizal 24 Jan 2024 Kontan
Penyaluran kredit perbankan ke segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melambat. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga Desember 2023, kucuran kredit bank ke segmen UMKM tumbuh 7,9% secara tahunan jadi Rp 1.364,2 triliun. Pertumbuhan kredit UMKM itu lebih rendah dari tahun 2022 sebesar 10,2% secara tahunan. Secara bulanan, pertumbuhan kredit UMKM per Desember 2023 juga lebih kecil dari November 2023, yang naik 8,5% secara tahunan. 

Data BI menunjukkan, sepanjang 2023, penyaluran kredit UMKM di segmen usaha kecil dan menengah masing-masing anjlok 2,8% dan 3,5% secara tahunan. Hanya kredit ke segmen mikro yang mampu tumbuh 24,5%. Tapi, pertumbuhannya juga lebih rendah dibanding 2022 sebesar 38,4% secara tahunan. Melambatnya pertumbuhan kredit perbankan ke sektor UMKM, juga tercermin dari rendahnya realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga 26 Desember 2023, realisasi penyaluran KUR hanya Rp 255,8 triliun, lebih rendah dari target pemerintah sebesar Rp 297 triliun. 

Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi melihat, melambatnya kredit UMKM disebabkan berbagai faktor. Salah satunya, sikap kehati-hatian bank dalam menyalurkan kredit UMKM. Terlebih, relaksasi restrukturisasi kredit akan berakhir pada tahun ini. Setali tiga uang, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) juga mengandalkan KUR untuk menggenjot kredit UMKM. 

General Manager Divisi Bisnis Usaha Kecil Bank BNI, Sunarna Eka Nugraha bilang, penyaluran kredit UMKM BNI lebih banyak ditopang KUR. Pada 2023, realisasi penyaluran KUR BNI sekitar 99,1% dari jatah alokasi Rp 17,8 triliun. Senada, SEVP Micro & Consumen Finance PT Bank Mandiri Tbk, Saptari mengungkapkan, bank ini akan terus mendukung pengembangan UMKM. Salah satunya lewat KUR. Pada 2023, bank berlogo pita emas ini telah menyalurkan KUR  Rp 34,24 triliun dari alokasi Rp 36,24 triliun.

TRIS Bidik Pasar Menengah Atas

Hairul Rizal 24 Jan 2024 Kontan
Emiten sektor tekstil dan garmen, PT Trisula International Tbk (TRIS) menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang positif di tahun 2024. Hal ini tak lepas upaya perseroan yang fokus menghasilkan produk-produk dengan margin tinggi. Direktur Utama Trisula International, Widjaya Djohan mengatakan, perseroan menyiapkan sejumlah strategi untuk memacu kinerja tahun ini. Antara lain fokus meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat inovasi untuk menjangkau pasar menengah atas dengan terus mengikuti tren fesyen terkini. 

Namun, TRIS belum bisa memaparkan nilai pendapatan yang diincar tahun ini karena masih dalam perhitungan internal. "Rinciannya sedang dihitung dan akan disampaikan dalam RUPS tahunan berikutnya," ucapnya. Untuk itu, TRIS akan mengalokasikan sebagian anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini untuk membeli mesin baru. Hanya saja, ia Widjaya belum bisa merinci berapa anggaran capex yang disiapkan untuk kebutuhan tahun ini. 

Selain itu, Trisula Group memiliki jaringan distribusi sendiri, sehingga dapat terus mengikuti perkembangan permintaan pasar dengan keuntungan yang lebih maksimal. Widjaya mengungkapkan, peluang pasar di industri garmen dan tekstil masih sangat besar. Namun, peluang itu sangat dipengaruhi tantangan kondisi ekonomi global dan nasional. Selain itu, TRIS juga beradaptasi dengan kemajuan zaman, terutama di era digitalisasi. Dengan berkembangnya era tersebut, TRIS juga  mendaftarkan produknya di berbagai jaringan e-commerce, bahkan memiliki website sendiri yang bernama yukshopping.com. 

Di sisi lain, sejalan dengan membaiknya kondisi perekonomian, banyak pelanggan business to business (B2B) TRIS yang membutuhkan  produk. Widjaya menyatakan bahwa selama ini TRIS telah memiliki banyak pelanggan setia yang telah percaya dengan kualitas produk yang mereka hasilkan. Mengutip laporan keuangan kuartal III-2023, TRIS mencatatkan peningkatan penjualan 0,1% secara tahunan atau year and year (yoy) menjadi Rp 1,04 triliun. Pada saat sama, laba  bersih tumbuh 0,61% yoy menjadi Rp 28,07 miliar.

Pilihan Editor