;

Dolar AS Makin Perkasa, Mata Uang Global Tertekan

Hairul Rizal 25 Jan 2024 Kontan
Dolar Amerika Serikat (AS) diproyeksi akan semakin perkasa di tahun ini terhadap mata uang global. Ini seiring dengan realisasi data ekonomi AS yang lebih baik dan sikap hawkish The Federal Reserve (The Fed) sehingga mendorong penguatan indeks dolar. Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo mengatakan, indeks dolar stabil di sekitar 103,5 pada Rabu (24/1), mendekati level tertinggi dalam enam minggu. Sebelumnya, Presiden Fed San Francisco, Mary Daly menyatakan, ia yakin perekonomian dan kebijakan moneter AS berada dalam posisi yang baik dan terlalu dini untuk berpikir penurunan suku bunga akan segera terjadi. 

Anggota Dewan Gubernur Fed Christopher Waller juga mengatakan bahwa para pengambil kebijakan akan mengambil kebijakan dengan hati-hati dan perlahan. Pada saat yang sama, penjualan ritel pada Desember 2024 lebih kuat dari perkiraan. Lalu indeks sentimen konsumen sesuai hasil survei Universitas Michigan melonjak menjadi 78,8 pada Januari 2024 atau tertinggi sejak Juli 2021. Alhasil, sejumlah mata uang utama masih tertekan dalam sebulan terakhir. Melansir Bloomberg, EUR/USD turun 0,83% ke 1,091; AUD/USD turun 2,72% ke 0,664; dan USD/JPY naik 3,21% ke 146,92. Hanya GBP/USD yang naik sebesar 0,50% ke posisi 1,274. 

Pengamat Mata Uang dan Komoditas, Lukman Leong melihat GBP masih bisa bertahan didukung oleh data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan minggu lalu. Hanya saja ke depan akan bergantung pada data-data ekonomi AS. Lukman memperkirakan, EUR/USD di akhir tahun di 1,0500, GBP/USD di 1,230 dan  AUD/USD ke 0,6100.

AKRA Tertahan di Tahun Politik

Hairul Rizal 25 Jan 2024 Kontan
PT AKR Corpindo Tbk (AKRA) bakal menghadapi sejumlah tantangan sepanjang tahun Pemilu tahun ini. Risiko aktivitas investasi yang melambat memasuki tahun Pemilu memberikan dampak negatif pada volume distribusi dan visibilitas penjualan lahan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). Dalam laporan riset tertanggal 14 Desember 2023, Analis BRI Danareksa Sekuritas, Hasan Barakwan mengatakan, target penjualan lahan industri JIIPE sebesar 130 hektare (ha) pada 2024 mencerminkan optimisme AKRA. Namun, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan estimasi penjualan lahan industri JIIPE hanya sebesar 85 ha pada tahun 2024. "Estimasi ini mencerminkan pandangan konservatif kami terhadap penanaman modal asing dan dalam negeri di tengah tahun politik," ucap Hasan. 

Selanjutnya, di segmen bisnis perdagangan bahan bakar minyak (BBM), manajemen menargetkan volume penjualan minyak AKRA secara business to business (B2B) dapat tumbuh 5%-6% di 2024. Kenaikan ini didorong permintaan dari klien di Kalimantan dan Sulawesi. Namun, Hasan mempertahankan prediksi pertumbuhan yang lebih konservatif, yakni 1% menjadi 2,5 juta liter. Hasan mempertimbangkan perlambatan pertumbuhan produksi batubara di tengah berlanjutnya koreksi harga batubara, mengingat sekitar 50% dari volume penjualan AKRA ke segmen pertambangan batubara. Namun, dalam riset 9 Januari 2024, Head of Research RHB Sekuritas Indonesia, Andrey Wijaya merevisi ke atas target pertumbuhan laba bersih AKRA untuk 2023 dan 2024. Target laba bersih AKRA tahun 2023 menurut RHB Sekuritas naik dari Rp 2,59 triliun menjadi Rp 2,62 triliun. Selanjutnya, prediksi laba bersih AKRA tahun 2024 dinaikkan dari Rp 2,95 triliun menjadi Rp 3,08 triliun. 

Sebelumnya, manajemen AKRA mengungkapkan penjualan lahan industri seluas 61 ha pada kuartal IV-2023 oleh investor dari Hong Kong. Alhasil, total penjualan lahan sepanjang 2023 mencapai 91 ha, lebih tinggi dari target manajemen 75 ha dan perkiraan awal RHB sekitar 80 ha. Head of Investment PT Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi Joe memprediksi, pendapatan dan laba bersih AKRA berpeluang untuk tumbuh hingga 10% pada 2024. "Harga AKRA saat ini sudah mendekati all-time high di Rp 1.670 sehingga momentum beli dapat menunggu koreksi antara 1.500-1.600.

Restrukturisasi Lancar, Beban Cadangan Berkurang

Hairul Rizal 25 Jan 2024 Kontan
Upaya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyelesaikan restrukturisasi utang perusahaan BUMN Karya mulai memperlihatkan hasil. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) telah berhasil melakukan penandatangan Master Restructuring Agreement (MRA) restrukturisasi utang sebesar Rp 20,58 triliun dengan 11 kreditur. Berdasarkan keterangan WIKA, Rabu (24/1), skema MRA itu dibagi tiga. 

Tranche A senilai Rp 14,16 triliun dikenai bunga 4% dan akan jatuh tempo pada 23 Desember 2031. Jumlah ini adalah sisa utang WIKA tidak termasuk bunga tangguhan. Lalu Tranche B dengan nilai utang Rp 1,75 triliun akan dikenai bunga 4% dan jatuh tempo pada 23 Desember 2029. Tranche C mencakup bunga tangguhan terutang dari WIKA senilai Rp 839 miliar. Ini akan dibayarkan hingga 23 Desember 2025 dan tidak dikenaikkan bunga. Adapun 11 kreditur yang menyepakati MRA dengan WIKA diantaranya BRI, Bank Mandiri, BNI, BTN, BSI, Bank BJB, Bank DKI, HSBC, ICBC, Bank Panin, dan Exim Bank. Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan kepada KONTAN belum lama ini, bahwa Kementerian BUMN menargetkan restrukturisasi utang BUMN rampung sebelum kabinet berganti. 

Menurut Ekonom Bank Permata Josua Pardede, tercapainya kesepakatan restrukturisasi itu akan berdampak positif bagi perbankan. Nilai pencadangan yang sudah disediakan bank sebelumnya untuk memitigasi risiko dari bakal menurun. Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko BTN Setiyo Wibowo menyebut, porsi BTN untuk kredit kepada WIKA kecil dibanding kreditur lainnya. "BTN dalam hal ini hanya minority lender. Jadi kita juga sepakat dengan lender lain," kata dia kepada Kontan, Rabu (24/1). Ia bilang BTN telah melakukan pencadangan atas kredit itu sesuai dengan profil risikonya.  

JALAN TERJAL MENDULANG MODAL

Hairul Rizal 25 Jan 2024 Bisnis Indonesia (H)

Pemerintah kembali menghela napas lega. Setelah konsolidasi fiskal berjalan sesuai jalur dan normalisasi inflasi terealisasi, kini giliran penanaman modal yang berhasil menembus angka sasaran. Kemarin, Rabu (24/1), Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan realisasi investasi pada 2023 senilai Rp1.418,9 triliun atau 101% dari target. Apalagi, secara historis, pertumbuhan ekonomi pada tahun digelarnya pemilihan umum (pemilu) selalu turun yang dipicu perlambatan investasi, salah satu mesin utama pendorong produk domestik bruto (PDB). Selain target investasi yang disusun moderat, berbagai siasat juga disiapkan untuk menguatkan magnet penggaet pemodal. Investasi pada tahun ini ditargetkan Rp1.650 triliun, hanya naik 16,28% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu. Faktanya, capaian pada 2023 tumbuh lebih tinggi, yakni 17,53%. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, mengatakan ada tiga sektor usaha yang akan menjadi fokus penarik investor pada tahun ini, yakni infrastruktur, jasa, serta penghiliran sumber daya alam (SDA). Agenda politik memang menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pemerintah untuk dapat memacu aliran modal. Namun, ada pula faktor klise yang juga butuh penanganan yakni kemudahan perizinan, sinkronisasi regulasi, pengadaan lahan, hingga ketenagakerjaan. Kalangan pelaku usaha pun meminta pemerintah agar lebih serius memperbaiki ekosistem investasi. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Sarman Simanjorang, mengatakan selain memperbaiki perizinan berusaha, pemerintah juga perlu menyusun kebijakan yang berkesinambungan. Pasalnya, memasuki kuartal IV/2024, Indonesia mulai dipimpin oleh pemerintahan baru sehingga investor pun mengharapkan adanya jaminan keberlanjutan proyek dan regulasi. Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Diana Dewi, menambahkan apabila pemerintah gagal menjaga stabilitas politik, target investasi pada tahun ini perlu direvisi. Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet, mengatakan kunci dari daya tarik investasi ada pada pertumbuhan ekonomi. Artinya, pemerintah harus menjaga ekonomi tahun ini tumbuh minimal setara dengan realisasi tahun lalu.

Bara Ekonomi dari Laut Merah

Hairul Rizal 25 Jan 2024 Bisnis Indonesia

Konflik yang terjadi di Timur Tengah kian meluas dan merembet ke perairan Laut Merah. Blokade dan serangan oleh kelompok pemberontak Houthi Yaman (Ansar Allah) sebagai bentuk dukungannya terhadap perjuangan Palestina menimbulkan ancaman terhadap perekonomian regional maupun global. Sejak pertengahan Desember, 13 operator pelayaran global utama, termasuk Maersk, Hapag-Lloyd, dan MSC telah mengumumkan penangguhan sebagian perjalanan atau perubahan rute layanan mereka di Laut Merah. Perusahaan-perusahaan yang banyak mengoperasikan mother vessels ini menguasai lebih dari 70% lalu lintas angkutan maritim dunia terutama untuk kargo peti kemas.Secara teknis dengan semakin berisikonya perairan di Laut Merah yang terhubung dengan Terusan Suez, kapal masih bisa berputar melalui Tanjung Harapan, Afrika Selatan terutama untuk rute Asia-Eropa dan sebaliknya. Secara industri, dampak dari krisis di Laut Merah menjalar ke mana-mana. Data terbaru dari Bloomberg Intelligence menunjukkan tarif pengiriman peti kemas melonjak secara dramatis, ditunjukkan dengan kenaikan freight rates di minggu kedua Januari dari Asia (China Daratan) ke Eropa yang meningkat sekitar 80% dibandingkan dengan Desember 2023. Demikian pula, pada rute China ke pelabuhan-pelabuhan di Pesisir Timur AS (east coast) mengalami kenaikan 40%. Yang lebih parah adalah rute kargo China Daratan ke wilayah Mediterania mengalami kenaikan lebih dari dua kali lipat dari tarif sebelumnya.Rute melewati Laut Merah dan Terusan Suez adalah rute standar yang menghubungkan Asia dan Eropa serta Asia dan pelabuhan timur Amerika. Dampak berantai pada harga komoditas juga teramati terutama pada harga minyak mentah. Sebelum serangan pertama yang dipimpin AS di Yaman pada 12 Januari 2024, harga sudah meningkat setidaknya 6%, mencapai U$78 per barel pada 18 Januari 2024. Memperburuk situasi yang ada, biaya asuransi juga melonjak karena risiko yang meningkat bagi kapal yang melintasi perairan ini. Per Januari 2024, data di Bloomberg Intelligence Shipping menunjukkan kapal yang tergolong very large crude carrier (VLCC) untuk mengangkut minyak mentah berharga US$120 juta. Jenis post-panamax dan ultra-large container vessels (ULCV) untuk mengangkut peti kemas hingga 20.000 TEUs mencapai US$80 juta. Jenis bulker cape-size untuk mengangkut komoditas seperti batu bara mencapai US$60 juta, sehingga setidaknya US$600—US$1,5 juta tambahan biaya harus dibayarkan ke pihak asuransi. Per Januari 2024, data di Bloomberg Intelligence Shipping menunjukkan kapal yang tergolong very large crude carrier (VLCC) untuk mengangkut minyak mentah berharga US$120 juta. Jenis post-panamax dan ultra-large container vessels (ULCV) untuk mengangkut peti kemas hingga 20.000 TEUs mencapai US$80 juta. Jenis bulker cape-size untuk mengangkut komoditas seperti batu bara mencapai US$60 juta, sehingga setidaknya US$600—US$1,5 juta tambahan biaya harus dibayarkan ke pihak asuransi. Secara umum akan terdapat dampak langsung dan tidak langsung bagi Indonesia. Sebuah studi yang dilakukan oleh Martincus pada 2014 pada jurnal Economic Letters menjelaskan bahwa pada setiap kenaikan 1% dalam freight rates dapat mengakibatkan penurunan 6,5% pada nilai ekspor perusahaan. Karenanya diperlukan antisipasi bagi Indonesia karena kontribusi Eropa, Amerika Utara, dan Timur Tengah terhadap total ekspor Indonesia cukup besar. Ketiganya berkontribusi sekitar 20%—25% dari nilai total ekspor Indonesia. Rasio ini mungkin akan lebih kecil karena sebagian ekspor Indonesia ke Amerika melalui pantai barat yang relatif tidak terpengaruh dengan kondisi di Laut Merah.

KINERJA PASAR MODAL : PAPARAN KENCANG SENTIMEN PEMILU

Hairul Rizal 25 Jan 2024 Bisnis Indonesia

Emiten di sejumlah sektor mulai mendapat sorotan khusus dari para investor menjelang pemungutan suara Pemilihan Umum 2024 yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Pesta demokrasi 5 tahunan itu dianggap bisa memberikan dampak positif untuk sektor tertentu di tengah ketidakpastian ekonomi global. Setelah berhasil bergerak optimistis pada awal 2024 dengan menyentuh rekor di level 7.359,76 pada Kamis (4/1), pelaku pasar mulai memetakan kembali portofolionya jelang pemungutan suara, sehingga IHSG ditutup berbalik melemah ke level 7.227,82 pada perdagangan kemarin. Alhasil, IHSG kini justru berada di zona merah, turun 0,62% secara year-to-date (YtD), dan anjlok 1,79% dari level rekornya. Sentimen Pemilu 2024 memang bukan satu-satunya faktor di balik pelemahan IHSG, tetapi tetap menjadi salah satu penggerak utama. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan pasar akan melihat perkembangan pemilu. Meski demikian, kata dia, pasar juga akan tetap memperhatikan sentimen eksternal, seperti penerapan pivot policy oleh The Fed. Senada, Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengatakan siapapun yang presiden terpilih nantinya akan menjadi sentimen positif untuk pasar jika pemilu berlangsung kondusif. Sebab, pasar akan melihat secara jelas arah kebijakan dari presiden terpilih. Akhir-akhir ini, kata dia, pelaku pasar cukup lekat mengamati agenda politik yang disampaikan para capres dan cawapres dalam debat. Beberapa isu yang diangkat dalam debat turut menjadi sentimen yang menghangatkan pasar. Dalam debat terakhir antarcawapres, isu transisi energi berupa pengembangan energi baru terbarukan (EBT) mengemuka. Sejumlah emiten yang berfokus di sektor itu pun menjadi sorotan pasar. Usai debat, selama 2 hari berturut-turut saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) menguat, yakni 4,90% dan 4,21%. Sementara itu, saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) stagnan pada hari pertama, lalu menguat 0,40% di hari berikutnya. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, sentimen yang dibawa oleh para calon akan memengaruhi saham-saham terkait. Dalam perkembangan terpisah, pasar juga menyoroti sikap Garibaldi ‘Boy’ Thohir, pemilik Grup Adaro, yang mengeklaim sepertiga penyumbang ekonomi Indonesia bersiap untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada pemilu kali ini. Akan tetapi, belakangan Grup Adaro dan Grup Djarum membantah klaim tersebut. “Yang klaim itu Pak Boy . Kami tidak deklarasi,” kata Corporate Communication Manager Djarum Budi Darmawan. Hal sama disampaikan oleh Head of Corporate Communication Adaro Energy Indonesia Febriati Nadira. Menurutnya, aspirasi tersebut pendapat pribadi Boy Thohir sebagai warga negara, bukan mewakili Adaro Energy. Head of Retail Research Sinarmas Sekuritas Ike Widiawati berpendapat, di tengah gejolak pasar yang ditimbulkan oleh dinamika politik, investor dapat mencermati beberapa strategi investasi.

Mencari Penuntas Janji Reforma Agraria

Yoga 25 Jan 2024 Kompas (H)

Janji politik terkait reforma agraria melalui penyelesaian konflik dan redistribusi tanah kepada rakyat, khususnya petani, nelayan, dan masyarakat miskin perdesaan/perkotaan, dinilai belum terwujud. Kendati tersusun rapi pada visi, misi, dan program kerja pemerintah, capaiannya belum sesuai harapan. Ditengah transisi kepemimpinan, sejumlah kalangan menginginkan sosok presiden dan wakil presiden yang mampu menuntaskan persoalan dan menunaikan janji itu. 

Mereka juga berharap pemerintah meluruskan dan mengoreksi paradigma, kebijakan, dan praktik reforma agraria selama ini. Harapan itu disuarakan oleh petani, penggarap lahan, dan masyarakat yang turun-temurun tinggal di lahan-lahan yang diidentifikasi sebagai obyek reforma agraria. Kompas menemui mereka di sejumlah daerah dalam rangkaian liputan terkait reforma agraria selama kurun 6-15 Januari 2024.

Mereka, antara lain, adalah warga yang tinggal dan menggarap lahan di kawasan Register 1 Way Pisang, Lampung Selatan, Lampung; Maiwa, Kabupaten Enrekang, Sulsel; tanah sedimentasi di Segara Anakan, Cilacap, Jateng; Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulut; serta sejumlah desa di kaki Gunung Cikuray, Garut, Jabar. Harapan senada disampaikan masyarakat di Sumber Klampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali; Siria-Ria, Kecamatan Pollung, Humbang Hasundutan, Sumut; Siantar Martoba dan Siantar Sitalasari, Kota Pematang Siantar, Sumut; Loh Liang Pulau Komodo, Manggarai Barat, NTT; serta Batulawang, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jabar. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional menyebut, sepanjang 2014-2023, realisasi legalisasi aset mencapai 110,5 juta bidang tanah.

Redistribusi tanah di kawasan hutan terealisasi 379.621,85 ha atau 9,26 % dari target 4,1 juta ha. Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi Kartika, Rabu (24/1) menilai, capaian reforma agraria itu baru sebatas legalisasi aset atau sertifikasi. Reforma agraria itu nyaris tak menyentuh redistribusi tanah melalui penyelesaian konflik-konflik agraria. Padahal, KPA telah merekomendasikan 851 lokasi prioritas reforma agraria (LPRA) di lahan seluas total 1,68 juta ha untuk diselesaikan konfliknya. 

Sembilan tahun pemerintahan Presiden Jokowi, baru 21 LPRA yang telah dirampungkan persoalannya dan diurus redistribusi tanahnya, serta 2 LPRA yang tengah dipersiapkan redistribusinya. Di samping itu, koreksi atas ketimpangan kepemilikan tanah juga tidak ada, ditunjukkan dengan bertambahnya petani gurem atau petani dengan lahan di bawah 0,5 ha satu dekade terakhir. (Yoga)

Merugi, Maskapai Pikir Ulang Membeli dari Boeing

Yoga 25 Jan 2024 Kompas

Sejumlah maskapai penerbangan di AS mengutarakan kekecewaan terhadap perusahaan pembuat pesawat Boeing. Selama enam tahun terakhir, pesawat-pesawat Boeing mengalami masalah yang beberapa di antaranya mengakibatkan kecelakaan fatal. Merugi, maskapai-maskapai itu berpikir ulang untuk membeli unit pesawat baru dari Boeing. Kekecewaan diungkapkan Dirut Alaska Airlines, Ben Minicucci dalam wawancara dengan stasiun televisi NBC, yang ditayangkan Selasa (23/1) malam waktu setempat atau Rabu (24/1) pagi WIB. ”Saya kecewa dan marah karena Boeing tidak kunjung memperbaiki kualitas mereka secara internal,” ujarnya.

Direktur Utama United Airlines, Scott Kirby mengatakan semakin menyangsikan mutu Boeing. Baik United maupun Alaska terpaksa mengandangkan semua pesawat Boeing 737 Max 9 mereka sebanyak 140 unit. Apabila digabung dengan Max 9 dari maskapai-maskapai lain, ada 171 pesawat yang dilarang terbang. Penyebabnya kejadian pada 5 Januari 2024 ketika salah satu panel pesawat Alaska Airlines jebol di ketinggian 4.900 meter. Beberapa penumpang hampir tersedot keluar. Beruntung pilot bisa mendarat darurat. Gara-gara itu, maskapai penerbangan di AS yang menggunakan 737 Max 9 mengandangkan pesawat mereka sampai ada pemeriksaan menyeluruh. Praktis mereka mengalami kerugian karena tidak bisa beroperasi.

”Setidaknya, selama tiga bulan pertama tahun ini, kami merugi. Kami mengadakan rapat internal untuk mempertimbangkan apakah perlu melanjutkan pemesanan unit-unit pesawat Boeing terbaru,” kata Kirby kepada CNBC. Ia menjelaskan, pengubahan atau pembatalan pesanan itu akan berdampak besar terhadap maskapai United. Ukuran pesawat menentukan jarak dan rute yang bisa ditempuh maskapai. Misalnya, dengan Boeing Max 10 yang berukuran besar, United berharap bisa terbang ke tujuan yang lebih jauh dan mengangkut lebih banyak penumpang. Apabila mereka membatalkan pesanan atau mengalihkannya ke perusahaan lain, ada risiko perusahaan harus mengubah jalur penerbangan yang direncanakan. Max adalah pemutakhiran Boeing atas pesawat 737 yang sangat populer dipakai berbagai maskapai di dunia. Namun, Max memiliki sejarah kinerja buruk. Max 8 mengalami dua kecelakaan fatal, di Indonesia dan Etiopia, yang mengakibatkan semua penumpang dan awak tewas. Operasi dan produksi Max 8 pun dihentikan. (Yoga)

Investasi Makin Minim Ciptakan Lapangan Kerja

Yoga 25 Jan 2024 Kompas

Ditengah gejolak tahun politik yang memanas, porsi investasi asing pada 2023 merosot. Catatan pentingnya, penyerapan tenaga kerjanya juga anjlok. Menteri Investasi / Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Rabu (24/1) mengatakan, investasi asing tidak tumbuh sebesar tahun-tahun sebelumnya. Ada dua faktor yang membuat pertumbuhan investasi asing terhambat. Pertama, acuan dasar target investasi dari tahun ke tahun terus meningkat signifikan sesuai instruksi Presiden Jokowi. Pada 2021, basis target investasi Rp 900 triliun, meningkat menjadi Rp 1.200 triliun pada 2022 dan Rp 1.400 triliun pada 2023. Kedua, faktor tahun politik yang membuat ketidakpastian meningkat. Hal itu membuat investor asing ragu-ragu menanamkan modal di Indonesia.

”Jujur saja, saya tidak bisa tutupi, sebagian investor itu wait and see. Namun, di atas itu sebenarnya masih ada kepercayaan (investor). Makanya, itu jadi tantangan bagi kami untuk tetap meyakinkan investor bahwa sekalipun di tahun politik seperti ini, kita tetap clear,” ujarnya. Di sisi lain, meski realisasi investasi berhasil melampaui target, penyerapan tenaga kerja masih minim. Sepanjang 2023, realisasi investasi ribuan triliun hanya menciptakan 1,8 juta lapangan kerja. Sekalipun naik dari tahun sebelumnya yang sebanyak 1,36 juta lapangan kerja, jumlah itu masih terhitung minim dibandingkan dengan nilai investasi besar yang masuk dalam beberapa tahun terakhir.

Bahlil mengakui, penyerapan tenaga kerja memang belum berbanding lurus dengan realisasi investasi. Namun, pemerintah tidak saja fokus menarik investasi padat modal, tetapi juga yang berbasis teknologi demi mengerek pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita lebih masif. ”Kalau kita hanya berpikir padat karya, sampai ayam tumbuh gigi pun negara ini tidak akan maju karena padat karya itu, mohon maaf, gajinya terukur. Kalau kita hanya ciptakan lapangan kerja dengan gaji Rp 4 juta-Rp 5 juta terus, bagaimana kita mau naik kelas,” katanya. Berdasarkan data BKPM, total realisasi investasi langsung di Indonesia sepanjang 2023 mencapai Rp 1.418,9 triliun atau 101,3 % dari target yang ditetapkan Presiden dan 129 % dari target rencana strategis (renstra) pemerintah. (Yoga)

Pemilu Beri Dampak Jangka Pendek, The Fed Lebih Jadi Acuan

Yoga 25 Jan 2024 Kompas

Sentimen Pemilu 2024 tidak akan berdampak signifikan terhadap keputusan investor asing di instrumen investasi berjangka dalam jangka panjang. Sebab, keputusan berinvestasi oleh para investor cenderung dipengaruhi oleh arah kebijakan suku bunga acuan bank sentral AS atau The Fed. Hal ini mengemuka dalam acara ”Smart Talk: Shifting Currents” yang diselenggarakan DBS Treasures Private Client di Jakarta, Rabu (24/1). Salah satu pembicara, DBS Chief Investment Officer (CIO) Hou Wey Fook, mengatakan, hasil Pemilu 2024 memberikan sedikit kekhawatiran bagi para investor. Namun, secara historis, dampak pemilu hanya dirasakan dalam jangka pendek dan tidak berpengaruh signifikan terhadap perekonomian hingga periode satu tahun.

”Bagi investor, yang terpenting pemilu dapat berlangsung secara kondusif. Di sisi lain, para kandidat juga bisa dibilang sudah cukup dikenal oleh para investor atau bukan orang yang sama sekali baru. Siapa pun yang menang, dampaknya relatif tidak signifikan,” katanya. Para investor, akan melihat pertumbuhan ekonomi nasional dan arah kebijakan ekonomi yang akan diterapkan oleh pemimpin selanjutnya. Terkait kondisi perekonomian domestik ke depan, para investor asing masih tertarik terhadap Indonesia. Berdasarkan data setelmen sejak awal 2024 hingga 18 Januari, modal asing mengalir masuk ke Indonesia senilai Rp 29,22 triliun, terdiri dari beli neto investor asing sebesar Rp 5,72 triliun di pasar surat berharga negara (SBN), beli neto investor asing di pasar saham sebesar Rp 9,83 triliun, serta beli neto investor asing di Sekuritas Rupiah BI sebesar Rp 13,67 triliun. (Yoga)

Pilihan Editor