Ekonomi
( 40733 )E-Dagang Perlu Dukungan
Potensi e-dagang dinilai masih besar. Namun, pengembanganya butuh dukungan dari pilar lain seperti : infrastruktur, sistem logistik dan pembayaran, serta industri manufaktur.
CEO tha Power Group-Powercommerce Hadi Kuncoro menyatakan secara historis ekonomi digital memiliki empat pilar yakni platform, pembayaran dan teknologi finansial, logistik dan produk. Terkait platform, Indonesia memiliki laman-laman pemasaran yang menyandang predikat unicorn. Perkembangan itu diikuti munculnya pemain tekfin. Namun perkembangan itu, belum diikuti dengan perkembangan logistik. Sementara untuk pilar produk, oleh karena produk dalam negeri terbatas kebanyakan produk yang dipasarkan adalah produk impor.
Masalah lainnya adalah terbatasnya sumber daya manusia dibidang digital terutama daerah terpencil. Tantangan lainnya adalah mendorong transformasi bisnis dari konvensional ke digital.
Larangan Ekspor Bijih NIkel, Uni Eropa Buka Opsi Gugat Indonesia ke WTO
Uni Eropa membuka opsi untuk mengajukan gugatan ke Organisasi Perdagangan Dunia alias World Trade Organization (WTO) terkait dengan larangan ekspor bijih nikel oleh Indonesia yang dimajukan 2 tahun dari rencana sebelumnya, yaitu mulai berlaku pada awal 2020. Larangan ekspor bijih nikel Indonesia yang dimajukan tersebut telah menjadi ancaman bagi industri baja kawasan baja Eropa sehingga pihaknya kemungkinan akan melayangkan gugatan ke WTO.
Komisi Eropa juga berencana untuk memasukkan stainless steel Indonesia dalam lingkup kuota impor UE untuk mencegah tarif kontroversial antidumping AS pada baja asing.
UE khawatir bahwa pengenaan tarif impor baja AS akan justru membuka peluang beberapa negara lain untuk mengalihkan pengiriman ke Eropa sehingga membanjiri pasar Benua Biru tersebut yang tengah berjuang di tengah lemahnya permintaan.
ADB Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5,1%
Asian Development Bank (ADB) atau Bank Pembangunan Asia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini hanya 5,1% atau lebih rendah dari proyeksi sebelumnya 5,2% . Direktur ADB Indonesia Winfried Wicklein mengatakan, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sedikit lebih lambat disebabkan oleh penurunan ekspor dan melemahnya investasi domestik. Melambatnya kinerja ekspor disebabkan penurunan harga komoditas sejalan dengan melemahnya volume permintaan perdagangan global. Sementara ini Tiongkok sebagai salah satu mitra dagang utama tujuan ekspor Indonesia. Sedangkan investasi yang terlihat masih melemah diperkirakan kembali membaik menjelang akhir tahun, sejalan dengan kemajuan pembangunan proyek-proyek strategis nasional untuk meningkatkan jaringan infrastruktur.
Ada Dugaan Fraud, Polisi Sigi Duniatex
Bareskrim
Polri mulai menggelar investigasi terhadap PT Delta Merlin Dunia Textile
(DMDT), PT Delta Dunia Textile (DDT), PT Delta Merlin Sandang Textile (DMST),
PT Delta Dunia Sandang Textile (DDST), PT Delta Setia Sandang Asia Textile
(DSSAT) dan Perusahaan Dagang dan Perindustrian Damai alias Damaitex.
Sejumlah bank yang menjadi kreditur mendukung langkah Bareskrim Polri yang
mulai investasi kepada Duniatex Group. Investigasi dilakukan lantaran
Duniatex diduga melakukan fraud, penggelapan, pengabaian, dan pencucian uang.
Aroma Politis Pemilihan Anggota BPK
Dari
lima anggota BPK terpilih, empat diantaranya berasal dari partai politik.
Kelima pimpinan itu adalah Aqsanul Qosasih (mantan politisi Partai Demokrat),
Pius Lustrilanang (politisi Gerindra), Daniel Lumban Tobing (politisi PDI
Perjuangan), Hendra Susanto (Kepala Auditorat
I.B BPK), dan Harry Azhar (mantan politisi Partai Golkar). Direktur
Centre For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, mengatakan kehadiran
politisi membuat lembaga ini bekerja kurang optimal.
Uang Digital Berbasis Kartu Kian Tertinggal
Data
BI menunjukkan pengguna nyaman menggunakan teknologi server based dalam
bertransaksi. Pelanggan server based tercatat 69,5% dari total pengguna uang
elektronik, sedangkan uang elektronik berbasis cip cuma 15,4% atau 30,3 juta
pengguna. Saat ini kedua jenis uang elektronik berjalan beriringan, namun ke
depan masyarakat cenderung lebih nyaman menggunakan uang elektronik berbasis
server lantaran lebih aman dan sederhana. Selain itu, uang elektronik server
based lebih kaya fitur. Kemeterian LHK juga sudah menjatuhkan sanksi kepada
52 perusahaan. Sebanyak 14 merupakan perusahaan asing, termasuk tiga dari
Malaysia, dan empat dari Singapura.
Kado Pahit Bagi Petani
Pemerintah dan DPR akhirnya mengesahkan Undang-Undang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan. Pemerintah dan DPR mengklaim UU itu untuk melindungu petani. Akan tetapi sejumlah organisasi dan lembaga petani serta akademisi berpendapat sebaliknya.
Sejumlah pasal yang dinilai kontroversial oleh koalisi kedaulatan benih petani dan pangan dalam RUU Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan :
- Pasal 27 Ayat 3
- Pasal 95 Ayat 2
- Bab XVIII mengenai sanksi administratif
Pasal-pasal itu adalah sebagian dari 22 pasal dalam draf RUU Budidaya Pertanian Berkelanjutan yang dinilai kontroversial oleh koalisi kedaulatan benih petani dan pangan.
Teknologi Menggerakan Perekonomian
Perkembangan teknologi digital dikhawatirkan mengurangi perkerjaan yang tersedia saat ini. Namun disisi lain, menciptakan kesempatan dan kesejahteraan masyarakat.
Grab for Good merupakan program kontribusi sosial Grab untuk memberdayakan, meningkatkan ketrampilan dan memberikan kesempatan masyarakat Asia Tenggara menjadi bagian dari perkembangan ekonomi digital.
Sri Mulyani menyatakan ditengah suasana pesimistis seiring ketidakpastian perekonomian global, ASEAN tetap merupakan kawasan yang dinamis dan prospektif di dunia. Hal ini menjadi keuntungan dan peluang bagi Grab serta pelaku ekonomi digital lain yang hadir membawa teknologi untuk kian menggerakan perekonomian ASEAN.
Teknologi Finansial Berdampak bagi Ekonomi
Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Adrian Gunadi menyatakan teknologi finansial berpengaruf positif terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan riset dengan Indef, kontribusi tekfin peminjaman terhadap PDB adalah sebesar Rp 60 triliun. Kehadiran industri ini membuka 332.000 lapangan pekerjaan, khususnya usaha mikro kecil dan menengah.
Transaksi Perdagangan Bilatreral, Penggunaan LCS Akan Diperluas
Bank Indonesia (BI) akan memperluas penggunaan local currency settlement (LCS) di kawasan Asia untuk mengurangi ketergantungan pemerintah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Untuk memperluas kemitraan LCS, pemerintah mem-butuhkan rekan kerja yang juga memiliki ketergantungan terhadap dolar AS cukup besar. Sehingga kerjasama LCS ini bisa menjadi simbiosis mutualisme yang menguntungkan perdagangan dua negara.
Sejauh ini, LCS telah diterapkan oleh bank sentral dengan Bank Negara Malaysia dan Bank of Thailand. LCS adalah penyelesaian transaksi perdagangan antara dua negara yang dilakukan dalam wilayah salah satu negara dengan menggunakan mata uang lokal.
Ada beberapa tantangan yang perlu diantisipasi. Tantangan pertama adalah masalah stabilitas dan volatilitas nilai tukar rupiah dan nilai tukar negara mitra. Kedua, tantangam likuiditas, termasuk jumlah dan ketersediaan infrastruktur mata uang kedua negara. Ketiga, political will dan bargaining power kedua negara dalam menggunakan mata uang mereka sebagai LCS.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









