;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5816 )

Harga Beras dan Daging Melambung

03 Apr 2024

Sepekan menjelang Lebaran, harga daging sapi merangkak naik hingga Rp 136.380 per kg Pasokan daging kerbau beku impor yang biasanya digunakan untuk operasi pasar juga terbatas. Sementara, harga beras medium juga masih bertengger di atas Rp 14.000 per kg. Ketua Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Hasan  Basri, saat ditemui di Cipnang, Jaktim, Selasa (2/4) mengatakan, menjelang Lebaran tahun ini, harga daging sapi rata-rata Rp 140.000 per kg, lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, Rp 120.000 per kg.

”Karena harganya mahal, penjualan daging sapi pada Lebaran tahun ini sepertinya menurun,” kata Hasan. Hasan menyebut, pemerintah biasanya menggelontorkan daging kerbau beku ke pasar untuk menahan harga daging sapi agar tidak meroket. Tahun lalu, harga daging kerbau Rp 80.000 per kg, tetapi tahun ini sudah menyentuh Rp 110.000 per kg. Dirut Perum Bulog Bayu Krisnamurthi menyatakan, mereka telah mengajukan izin impor daging kerbau beku dari India sejak awal 2024 dengan kuota 100.000 ton. Namun, hingga saat ini izin impor itu belum keluar.

Stok daging kerbau beku yang berada di gudang Bulog pun sudah habis. Direktur Keuangan dan SDM PT Berdikari Kaspiyah mengatakan, sebanyak 2.583 sapi bakalan dan sapi siap potong impor telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakut, Senin (1/4). Sapi berbobot 500 kg akan dipotong dan segera didistribusikan. Sapi yang diimpor Holding BUMN Pangan ID Food tersebut untuk mencukupi kebutuhan masyarakat selama Idul Fitri hingga Idul Adha. Sapi impor tersebut rata-rata berbobot 325 kg. Sapi bakalan atau yang belum siap potong akan digemukkan 3-4 bulan.

Sementara itu, harga beras di tingkat konsumen juga masih tinggi. Berdasarkan panel harga Bapanas, harga beras medium ditingkat pedagang eceran berkisar Rp 14.050 per kg. Harga ini lebih tinggi dibandingkan April 2023 di Rp 11.900 per kg. Adapun harga eceran tertinggi beras medium berkisar Rp 10.900-Rp 11.800 per kg. Menurut Ketua Koperasi Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Zulkifli Rasyid, harga beras saat ini cenderung lebih baik dibandingkan bulan lalu. Jika beras di luar pasar induk masih mahal, ada kemungkinan penjual menjajakan stok lama yang diperoleh dengan harga tinggi. (Yoga) 

Harga Bahan Pokok Menjelang Lebaran

03 Apr 2024
Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, harga sejumlah bahan pokok naik menjelang Lebaran 2024. Sejumlah komoditas yang harganya naik, antara lain, kedelai biji kering, bawang merah, bawang putih
bonggol, cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan gula konsumsi. Karena harganya yang tinggi dan tak seperti hari-hari biasanya, tampak pembeli menawar harga bawang merah kepada pedagang di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (2/4/2024). (Yoga)

Petani Usulkan HPP Gabah Rp 7.000 per Kg

03 Apr 2024
Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional mengusulkan kenaikan harga pembelian pemerintah (HPPP) gabah kering panen (GKP) ditingkat petani menjadi Rp7.000 per kg, atau melonjak 40% dari yang berlaku saat ini Rp 5.000 per kg. Usulan peningkatan HPP tersebut mempertimbangkan eskalasi biaya sewa lahan, pupuk, obat-obatan dan tenaga kerja. Dengan HPP gabah sebesar Rp7.000 per kg, petani memastikan akan terus semangat menanam padi karena telah mendapat jaminan harga yang menguntungkan. Ketentuan HPP gabah beras termuat dalam Peraturan Badan Pangan Nasional RI No enam tahun 2023 tentang harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras. (Yetede)

Pemerintah Segera Sesuaikan HPP Gabah

02 Apr 2024

Bapanas/NFA segera menyesuaikan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah/beras. Dengan begitu HPP gabah kering panen (GKP) yang saat ini di petani Rp. 5.000 per kg akan naik. Melalui penyesuaian HPP itu diharapkan bisa memudahkan Perum Bulog untuk berburu beras dari dalam negeri guna meningkatkan stok cadangan beras pemerintah (CBP). Pengadaan Bulog dari domestic per 25 Maret 2024 baru 24.617 ton, sepanjang tahun lalu 1,066.335 ton.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, “Pak Mentan sudah telepon, kita akan menghitung HPP bersama dengan melibatkan stakeholder pangan seperti SPI (serikat petani Indonesia), HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) dan KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) dan Kementerian/lembaga (K/L) lain, termasuk Kemendag,” ungkap Arief saat Apel Siaga Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Lebaran 2024 di Jakarta, Senin (01/04). (Yetede)

PEMBANGKIT LISTRIK : PENETRASI TINGGI GAS BUMI

02 Apr 2024

Pemanfaatan gas bumi untuk pembangkit listrik makin masif dilakukan setelah sumber energi itu dinilai ideal sebagai jembatan bagi Indonesia menuju net zero emission. Pengembangan dan konversi pembangkit listrik yang telah ada pun dilakukan agar bisa menekan penggunaan diesel maupun batu bara. PT PLN Energi Primer Indonesia atau PLN EPI menjadi salah satu perusahaan terafiliasi dengan badan usaha milik negara (BUMN) yang serius menggarap gas bumi. Sub holding PT PLN (Persero) itu baru saja menandatangani joint development agreement (JDA) dengan Konsorsium PT AGP Indonesia Utama, PT Suasa Benua Sukses, dan PT KPM Oil & Gas untuk mengembangkan infrastruktur midstream liquefied natural gas (LNG) di Sulawesi-Maluku guna mendukung program gasifikasi pembangkit listrik.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, program gasifikasi pembangkit listrik menjadi langkah strategis untuk meningkatkan bauran energi bersih, sekaligus menekan biaya bahan bakar dan ketergantungan terhadap impor minyak mentah. “PLN telah memiliki strategi Accelerated Renewable Energy Development. Dalam skema transisi energi ini, nantinya sumber listrik PLN akan bersumber dari 75% pembangkit listrik yang bersumber dari energi terbarukan, dan 25% lainnya bersumber dari pembangkit gas,” katanya, Senin (1/4). Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara menambahkan, keberadaan jaringan gas pipa dan terminal LNG saat ini hampir seluruhnya berada di wilayah Indonesia bagian barat. Padahal, wilayah timur Indonesia juga memerlukan infrastruktur agar gas yang dihasilkan bisa dioptimalkan. 

CEO AG&P LNG and Commissioner AGP Indonesia Utama Karthik Sathyamoorthy memastikan pihaknya mendukung upaya pengembangan infrastruktur midstream LNG di Indonesia yang diinisiasi oleh PLN EPI. Selain menggandeng konsorsium tersebut, PLN EPI juga sebelumnya mengajak Indokorea Gas Consortium untuk merealisasikan gasifikasi pembangkit listrik di klaster Nusa Tenggara melalui pengembangan infrastruktur midstream LNG. Pengembangan infrastruktur midstream LNG di wilayah Nusa Tenggara akan mencakup enam lokasi di Pulau Lombok, Sumbawa, Flores, dan Timor dengan total kapasitas 377 MW pada tahap pertama. Korea Gas Corporation, salah satu anggota konsorsium Indokorea Gas optimistis bisa menggarap Nusa Tenggara dengan baik, karena memiliki pengalaman dalam pengembangan fasilitas terminal dan regasifikasi LNG, terutama di Korea Selatan.

BUMN lainnya, PT Pertamina (Persero) juga aktif meningkatkan pemanfaatan gas untuk mendukung upaya pemerintah melaksanakan transisi energi. Salah satu upaya yang dilakukan perseroan adalah mengembangkan Pembangkit Listrik Gas Uap (PLTGU) Jawa-1 dengan kapasitas 1760 MW. PLTGU itu pun diklaim siap beroperasi secara penuh setelah melewati serangkaian tes, seperti plant reliability run & net dependable capacity test.

Laju Inflasi Kian Cepat, Per Maret Lampaui 3 Persen

02 Apr 2024

Komoditas pangan bergejolak telah memicu lonjakan inflasi selama momentum Ramadhan atau periode Maret 2024. Dalam tiga bulan pertama 2024, laju inflasi cenderung semakin cepat. BPS, Senin (1/4/2024), merilis tingkat inflasi pada Maret 2024 sebesar 0,52 % secara bulanan dan 3,05 % secara tahunan. Laju inflasi tahunan tersebut lebih cepat dibandingkan bulan Februari yang sebesar 2,75 % dan Januari yang sebesar 2,57 %. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi, baik secara bulanan maupun tahunan, dengan andil inflasi 0,41 % dan 2,09 %. Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, inflasi Maret 2024, yang bertepatan dengan momen Ramadhan, meningkat dibandingkan Februari 2024.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun-tahun sebelumnya, kecuali pada 2022, inflasi Ramadhan tahun ini masih relatif lebih tinggi. ”Komoditas penyebab utama inflasi (bulanan) Maret 2024 didominasi oleh komoditas pangan bergejolak, antara lain, telur ayam ras, daging ayam ras, beras, cabai rawit, dan bawang putih. Beberapa komoditas yang mengalami deflasi pada Maret 2024 adalah cabai merah, tomat, dan tarif angkutan udara,” katanya. Komoditas telur ayam ras dan daging ayam ras merupakan penyumbang inflasi bulanan terbesar pada Maret 2024, di 0,09 %. Lonjakan permintaan selama bulan Ramadhan menjadi salah satu faktor pendorong harga telur dan daging ayam ras naik dibandingkan bulan sebelumnya.

Sejak awal tahun 2023, inflasi beras tertinggi terjadi pada September 2023 yang sebesar 5,61 % saat terjadi El Nino dan pembatasan ekspor beras di pasar global oleh beberapa negara. Sempat mereda, inflasi beras kembali naik cukup tinggi pada Februari 2024 yang mencapai 5,32 % sebelum terjadi panen raya. ”Pada Maret 2024, tekanan inflasi beras terlihat mulai melemah seiring mulainya panen raya. Artinya, terjadi peningkatan produksi beras di domestik,” ujar Amalia. Secara tahunan, inflasi beras pada Maret 2024 tercatat 20,07 % atau tertinggi sejak Februari 2011 yang kala itu mencapai 23,34 %. Di sisi lain, inflasi harga bergejolak secara tahunan pada Maret 2024 tercatat 10,33 % atau tertinggi sejak Juli 2022 yang mencapai 11, 47 %. (Yoga) 

Jagung dan Sorgum Alternatif Pangan Sehat Saat Berpuasa

02 Apr 2024

Biji-bijian memiliki nilai gizi tinggi dan bisa menggantikan nasi sebagai sumber karbohidrat utama.  Pangan jenis ini juga ramah diet khusus, mulai untuk orang dengan diabetes hingga pencernaan sensitif. Berpuasa di bulan Ramadhan bisa menjadi kesempatan emas melakukan petualangan kuliner sembari menerapkan gaya hidup sehat Dari kategori biji-bijian, jagung dan sorgum menarik untuk dicoba. Selain nikmat, kedua jenis biji-bijian ini juga cocok dikonsumsi orang-orang dengan diabetes melitus ataupun diet-diet khusus lainnya. Dari kedua alternatif itu, nasi jagung lebih akrab dengan masyarakat Nusantara. Pangan ini membantu memperlambat pengosongan lambung dan usus pada penderita diabetes melitus sehingga akan memperlambat peningkatan gula darah.

Di Kota Malang, Jatim, ada Warung Nasi Jagung Bu Sri di Pasar Oro-Oro Ombo Kota Malang. Misriati (72), pemilik warung, menuturkan, penderita diabetes menjadi salah satu pembeli di warungnya. ”Mereka memang makan nasi jagung,” katanya, Kamis (21/3). Nasi jagung Bu Sri terdiri dari nasi jagung, ikan asin, urap, kering tempe, sayur oseng kacang, tahu bumbu, serta sambal terasi. Seporsi makanan lengkap ini harganya Rp 10.000. ”Bisa minta full nasi jagung atau dicampur nasi putih,” katanya. Memiliki kadar kalori cukup tinggi membuat jagung dikatakan merupakan alternatif makanan pokok pengganti beras.

Selain jagung, juga ada sorgum, di beberapa wilayah dikenal dengan nama garai yang berasal dari Afrika. Sorgum bebas gluten yang baik untuk program diet. Di Restoran Clean Canteen, Jakarta, Rabu (27/3), Fauzan yang berprofesi sebagai juru masak menunjukkan sorgum mentah. Penampakannya mirip seperti beras. Akan tetapi, bentuk bijinya tidak lonjong. Butir-butir sorgum bulat dan kecil-kecil. Teksturnya mirip dengan nasi pera yang biasa digunakan untuk nasi goreng. Selain ”nasi” goreng sorgum, Fauzan juga mengolah biji-bijian ini menjadi tepung. Bahan itu dipakai untuk membuat panekuk ala Jepang. Fauzan ingin menunjukkan kepada pengunjung restoran bahwa sorgum merupakan bahan makanan yang fleksibel dengan beragam cara pengolahan. Salah satu pengunjung, Mira (37), mengaku masih awam dengan sorgum. ”Ternyata sorgum dari dalam negeri? Sepertinya bisa nih dicoba,” katanya bersemangat. (Yoga)

Panen Anjlok, Harga Kopi di Lampung Melambung

01 Apr 2024

Harga kopi di Lampung melonjak seiring kurangnya pasokan dari sentra produksi. Petani berharap kondisi ini tidak dimanfaatkan oleh importir untuk membanjiri pasar domestik dengan kopi impor. Saat ini, harga biji beras kopi atau green bean jenis robusta di tingkat petani Rp 50.000-Rp 52.000 per kg. Adapun harga biji kopi yang telah disangrai (roasted) Rp 75.000-Rp 85.000 per kg. Sementara harga kopi bubuk Rp 120.000-Rp 200.000 per kg menyesuaikan kualitas. Kenaikan harga itu bertahap dari semula Rp 35.000 per kg (green bean). Bahkan, pada musim panen raya yang lalu, harganya hanya Rp 20.000 per kg.

 

Abdul Charis (58) petani kopi Kecamatan Sekincau, Lampung Barat, Sabtu (30/3) menuturkan, menipisnya pasokan biji kopi petani disebabkan fenomena El Nino sehingga hasil panen petani anjlok 90 %. Dari 1 hektar lahan, hasil kopi yang didapat tak sampai 1 kuintal. Jumlah itu jauh dibandingkan dengan produksi saat normal yang bisa mencapai 1 ton per hektar. ”Saat ini, kami hanya mampu memasok ke tiga kedai kopi dari sebelumnya puluhan kedai. Stok kopi sudah susah didapat,” kata Abdul Charis. (Yoga)

PRODUKSI MIGAS : PROBLEM BERBELIT MINYAK VENEZUELA

01 Apr 2024

Lepasnya embargo yang diberikan Amerika Serikat kepada Venezuela tidak langsung membuat minyak bumi dari aset PT Pertamina (Persero) di negara tersebut bisa diangkut ke Tanah Air. Kesiapan fasilitas pengolahan minyak di dalam negeri jadi pekerjaan rumah baru yang mesti segera selesai. PT Pertamina Hulu Energi sebagai sub holding upstream Pertamina mengaku masih berdiskusi mengenai rencana teknis pengangkutan minyak dari lapangan minyak dan gas bumi (migas) di Venezuela. Alasannya, minyak yang diproduksi dari wilayah tersebut merupakan minyak berat dengan kadar sulfur tinggi. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi kilang milik PT Kilang Pertamina Indonesia untuk mengolahnya, karena ada perbedaan antara spesifikasi fasilitas pengolahan dan jenis minyak yang bakal dibawa. “Ada yang menjadi pertimbangan, karena minyak di sana itu minyak berat, API degree sekitar 13, yang kedua yang jadi pembatasan adalah sulfur content,” kata Direktur Utama Pertamina Hulu Energi Chalid Said Salim saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR, pekan lalu. Chalid menjelaskan, terdapat pembatasan sulfur content yang bisa diolah di kilang-kilang milik Kilang Pertamina Internasional, yakni maksimal 0,2%. Sementara itu, sulfur content minyak berat aset perseroan di Venezuela itu lebih dari 1%. Pertamina Hulu Energi (PHE) tercatat memiliki aset di Blok Urdaneta Westfield, Venezuela, lewat pengendalian bersama operasi (PBO) dengan Petroregional del Lago Mixed Company. PHE mengimpit hak partisipasi sebanyak 32%, bekerja sama dengan mitra lokal Petroleos de Venezuela S.A., PDVSA Social. Dari aset tersebut, PHE juga baru saja menarik dividen senilai US$300 juta yang sempat tertahan selama 4 tahun terakhir, karena embargo AS terhadap negara tersebut. 

Meski pengolahan minyak dari Venezuela masih jadi persoalan, Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto meminta PHE untuk menambah investasi pengembangan, eksplorasi, dan akuisisi lapangan minyak di Venezuela. Hal tersebut untuk mengompensasi realisasi lifting nasional terus susut beberapa tahun terakhir. Adapun, realisasi lifting minyak hingga akhir 2023 berada di level 605.500 barel minyak per hari (bopd) atau 92% dari target APBN yang saat itu ditetapkan 660.000 bopd. Sementara itu, realisasi salur gas hingga akhir 2023 berada di level 5.378 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd) atau 87% dari target tahun lalu 6.160 MMscfd. Hanya saja, investasi yang dikeluarkan untuk menahan laju penurunan produksi relatif mahal. “Di Rokan ini terlalu mahal, bayangkan produksinya 160.000 barel, tetapi fluida yang dikeluarkan itu 10.000 barel, itu yang jadi mahal, karena itu perlu listrik buat flooding uapnya,” tuturnya. Di sisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Menteri Perminyakan Venezuela Pedo Rafael Tellechea terkait dengan peluang kerja sama bidang migas di Venezuela. Dengan payung perjanjian tersebut, Pertamina, sebagai BUMN milik Indonesia di sektor energi, melalui Pertamina International EP (PIEP) diharapkan bisa menjajaki peluang dalam mengakuisisi blok-blok migas baru Venezuela. Hal itu juga untuk menguatkan eksistensi PIEP yang telah berinvestasi di Venezuela melalui perusahaan Maurel et Prom (M&P). Menteri Perminyakan Venezuela Pedo Rafael Tellechea, yang juga menjabat sebagai Presiden Petroleos de Venezuela (PDVSA), menggarisbawahi bahwa perjanjian strategis itu akan meningkatkan prospek negara Amerika Selatan tersebut di pasar Asia. Duta Besar Indonesia untuk Venezuela Imam Edy Mulyono menekankan bahwa Venezuela merupakan mitra penting Indonesia.

Julang Emas, Sumur Gas Baru di Banggai

01 Apr 2024

Eksplorasi PT Pertamina EP menemukan titik sumur gas baru bernama Julang Emas di Banggai, Sulteng. Sumur yang sedang uji produksi ini masih menunggu hasil akhir untuk mengetahui potensi terbukti. Meski demikian, temuan ini menambah potensi pengembangan di tengah rencana produksi hingga 12 miliar standar kaki kubik per hari atau BSCFD pada 2030. Pada Minggu (31/3) tim eksplorasi dari Pertamina EP melakukan uji produksi di titik sumur Julang Emas (JLE)-001 di Desa Benteng, Kecamatan Moilong, Banggai, Sulteng. Salah satu tahapan pengujian tersebut adalah dengan uji nyala (firing test) sumur.

 

”Hari ini kami melakukan uji produksi di kedalaman 2.395 meter. Sejauh ini, dari firing test yang dilakukan, hasilnya bagus dan menggembirakan. Namun, tentu terkait potensi dan kapasitas produksi nantinya setelah melalui uji yang lengkap,” kata Teddy Kusuma, testing specialist, saat mengawasi uji tersebut, di Banggai.

Uji coba kandungan lapisan sumur gas berlangsung empat jam. Tes kembali dilanjutkan empat jam berselang selama tiga hari ke depan. Henry Prasetya, drilling supervisor di sumur Julang Emas mengatakan,

”Kami bersyukur dengan temuan ini karena terlihat hasil yang baik. Ini temuan pertama di tahun ini, di mana waktu pengeboran juga lebih cepat dari target 80 hari yang ditentukan”. (Yoga)