Lingkungan Hidup
( 5816 )Konsumsi Pertamax Turbo Melonjak 90,7 Persen
PT Pertamina (Persero) mencatat terdapat kenaikan konsumsi BBM
pertamax turbo (RON 95) hingga 90,7 % pada Kamis (4/4) atau H-6 Idul Fitri 1445
H. Berdasarkan data Pertamina, penjualan pertamax turbo sebesar 938 kiloliter
per hari, lebih tinggi dibandingkan kenaikan konsumsi pertamax. Data yang dihimpun
PT Pertamina menunjukkan, penjualan pertamax pada H-6 Lebaran sebesar 15.890 kl
per hari atau naik 24,8 % dari penjualan normal yang 12.729 kl per hari. Pertamina
menyebut konsumen cenderung memilih BBM lebih berkualitas untuk perjalanan
jarak jauh.
”Untuk perjalanan jauh, banyak pengendara mengandalkan BBM
yang lebih berkualitas. Dengan pertamax turbo tarikan kendaraan juga lebih
baik,” kata Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, Minggu
(7/4). Irto juga mengatakan, lonjakan konsumsi pertamax turbo menjelang Lebaran
bukan diakibatkan terbatasnya ketersediaan pertamax. ”Tidak kosong. Kami pastikan
stok tersedia,” katanya. Sementara itu, untuk BBM jenis lain, peningkatan konsumsi
pada H-6 Lebaran terjadi pada pertamina dex, yaitu sebesar 33,1 %, dexlite 29,8
%, pertalite 11 %, dan solar 9,3 %. (Yoga)
Konflik Berabad-abad Timah Bangka Belitung
Pabrik-pabrik peleburan atau smelter timah di kawasan industri Ketapang, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung senyap. Dari Pantauan Tempo, dari sembilan smelter, jumat, 5 April 2024, tak terlihat kegiatan produksi sama sekali. Pintu masuk ke smelter-smelter tertutup rapat, dari dalam terlihat hanya beberapa orang yang mengenakan pakaian satuan pengaman sedang duduk. Ketika dihampiri mereka mengatakan hanya karyawan outsourching yang ditugaskan menjaga aset smelter. Sudah beberapa bulan ini tidak ada aktivitas, baik pengiriman pasir timah maupun proses peleburan timah.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Penambangan dan Pengolahan Pasir Mineral Indonesia Rudi Syahwani mengkonfirmasi hampir semua pabrik peleburan timah di Bangkabelitung tutup, setidaknya sejak tiga bukan terakhir. DIa mencatat hanya Arsari Group- Perusahaan milik Hasjim Djojohadikusumo- yang beroperasi. Itupun baru-baru ini. Menurut Rudi, tutupnya smelter dipicu masalah administrasi. Pemerintah baru menyetujui rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) perusahaan tambang pada akhir Maret lalu. Normalnya, persetujuan terbit pada awal tahun. Konsekuensinya adalah nihil pasokan timah untuk diolah. (Yetede)
Dampak Pengusutan Korupsi Timah terhadap Bisnis Timah Bangka Belitung
Bulog Manfaatkan Fleksibilitas Harga untuk Serapan Beras Lokal
Masa Depan Harita Nickel Tangguh
Memaksimalkan Dampak Ekonomi Lebaran
Toko Perhiasan Diserbu Pelanggan
PENGEMBANGAN ONWJ : MISI MENANTANG DI UTARA JAWA
PT Pertamina (Persero) serius menyiapkan pengembangan Lapangan Zulu dan GQX Complex di Wilayah Kerja Offshore North West Java atau ONWJ untuk memompa lifting minyak dan gas bumi yang belakang tidak mencapai target. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengaku sedang menantikan pengajuan rencana pengembangan atau plan of development (PoD) prospek GQX Complex, bagian dari Blok ONWJ yang disiapkan oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi Suryodipuro menuturkan, PHE belakangan masih melakukan kajian atau studi Geology, Geophysics, Reservoir, and Production (GGRP) untuk menghitung lebih detail cadangan lapangan minyaknya sebagai dasar pengajuan PoD.
“Saat ini PHE ONWJ masih melakukan kajian atau studi GGRP sampai dengan 2025 untuk menghitung lebih detail nilai cadangan minyak,” katanya saat dikonfi rmasi, Kamis (4/4). Kendati demikian, konfirmasi lanjutan untuk sumber daya terkira itu diperkirakan menyisakan potensi produksi di level 10.000—20.000 barel minyak per hari (bopd). HE sendiri sempat menyampaikan bahwa perusahaan bakal mengajukan perubahan skema kontrak kerja sama di wilayah kerja tersebut. Direktur Utama PHE Chalid Said Salim menuturkan, pengajuan peralihan kontrak ONWJ itu menjadi krusial untuk melanjutkan kembali investasi di aset tersebut.
Selain status lapangan tua yang membuat keekonomiannya relatif tidak menarik, karakteristik minyak lapangan yang saat ini tengah dikembangkan PHE itu tergolong minyak berat, khususnya untuk Lapangan Zulu. Praktisi Migas Hadi Ismoyo mengatakan, recovery factor dari Lapangan Zulu hanya sekitar 5%, meskipun volume minyak awal dari lapangan itu diidentifi kasi hampir 1 miliar barel. Di sisi lain, Hadi menambahkan, posisi Lapangan Zulu yang berada di laut lepas belakangan turut membuat sejumlah skema pengembangan menjadi tidak ekonomis.
Di sisi lain, potensi sumber daya atau resources dari GQX berada di sekitaran 50—100 MMbo. Founder & Advisor ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto menilai, keekonomian Blok ONWJ relatif marginal saat ini. Pemerintah pun perlu menyetujui pengajuan migrasi kontrak gross split ONWJ menjadi cost recovery yang telah disampaikan PHE awal tahun ini.
DAMPAK GEMPA TAIWAN : Pengusaha Waspadai Rantai Pasok
Gempa bumi dengan magnitudo 7,2 skala richter di Taiwan membuat pelaku industri di Tanah Air waswas terhadap keandalan rantai pasok manufaktur di dalam negeri, karena mayoritas mesin yang digunakan pengusaha berasal dari Negeri Formosa. Ketua Umum Gabungan Asosiasi Perusahaan Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (Gamma) Dadang Asikin mengatakan bahwa hingga saat ini pelaku manufaktur nasional masih mengandalkan mesin-mesin yang diimpor dari Taiwan.
Adapun, sejumlah produk utama yang diimpor Indonesia dari Taiwan adalah mesin listrik, mesin boiler, mesin pengemasan, mesin rajutan, hingga pemintalan fi lamen. Menurutnya, industri tekstil dan produk tekstil paling banyak menggunakan mesin asal Taiwan, karena kualitas produk asal negara tersebut relatif lebih baik dibandingkan dengan China, meskipun harganya masih lebih tinggi.
Di sisi lain, Deputy of General Secretary Asosiasi Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Indrawan mengatakan bahwa pihaknya masih belum merasakan hambatan rantai pasok yang disebabkan oleh gempa bumi terbesar di Taiwan dalam 25 tahun terakhir.
Hal yang sama juga sempat dikatakan oleh Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Olefi n Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiono yang menyebut bahwa dampak gempa Taiwan tidak begitu signifi kan terhadap bahan baku maupun barang jadi plastik yang diimpor Indonesia.
Menurut Fajar, wilayah selatan, seperti Tainan, Kaohsiung, dan lainnya tidak terkena dampak gempa bumi yang signifi kan, maka tidak akan berpengaruh terhadap rantai pasok, termasuk untuk suku cadang permesinan.
Emas, Sang Primadona Investasi
Ketika berbicara soal investasi, siapa tak kenal yang satu ini. Sebagai instrumen investasi yang digemari lintas generasi, emas terus dilirik dari waktu ke waktu. Di tengah ketidakpastian ekonomi dan berbagai peristiwa geopolitik global, emas masih menjadi salah satu alat investasi yang menguat di tahun 2023. Institusi keuangan J.P. Morgan Chase & Co bahkan mencatat, harga emas global menyentuh titik tertingginya di kisaran 2.135,39 dolar AS per ons pada Desember kemarin, dan meski diprediksi turun dalam waktu dekat, harga emas akan terus naik ke level tertinggi baru di akhir tahun dengan perkiraan puncaknya pada tahun 2025 mendatang. Meski tren harga emas meningkat, data World Gold Council juga menunjukkan permintaan emas yang cukup baik pada kuartal keempat 2023 yang mencapai 1.150 ton, naik 8% di atas rata-rata setiap 5 tahun.
Sebagai sarana investasi jangka panjang minim risiko, emas memang menawarkan berbagai keunggulan yang menjadi daya tarik tersendiri. Pertama, tren harga emas yang cukup stabil bahkan cenderung meningkat membuatnya menjadi alat lindung nilai yang efektif untuk menjaga nilai kekayaan. Emas juga sebagai “safe haven” memiliki daya tahan yang baik di tengah inflasi dan tidak memiliki kaitan dengan portofolio investasi lain, sehingga dapat menghindari risiko kerugian penurunan nilai aset.
Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat di era digital, sektor perbankan harus terus berinovasi untuk menghadirkan berbagai layanan yang dapat memenuhi kebutuhan finansial yang serba cepat, praktis, dan dinamis. Apalagi berdasarkan data Indonesia Fintech Trends - Second Semester of 2023 dari Jakpat, saat ini digital payment telah begitu banyak digunakan, bahkan hingga lebih dari 85% untuk beragam transaksi offline dan online. Kebutuhan akan layanan digital yang terus tumbuh ini turut mendorong konsep investasi emas berevolusi menjadi lebih modern dan mudah dijangkau melalui emas digital. Sesuai dengan sebutannya, emas digital merupakan sebuah layanan investasi emas dengan jaminan kadar kemurnian 24 karat yang dapat dilakukan lewat proses transaksi secara digital, baik untuk pembelian, penjualan, maupun penyimpanan, dengan dukungan layanan fitur mobile banking yang cerdas, mudah, dan aman. Selain itu, jika melihat data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), tingkat penetrasi atau rasio penduduk yang telah terkoneksi dengan internet di tahun 2024 mencapai 79,5% yang didominasi oleh dua generasi, yaitu Gen Z dan Milenial.
Laporan Indonesia Digital Economic and Financial Outlook 2024 dari Populix juga mencatat, sebanyak 64% dari generasi Gen Z dan Milenial menggunakan layanan pembayaran online, di mana mobile banking, QRIS dan dompet digital masih menjadi favorit. Tingginya penggunaan internet dan platform digital tersebut turut memperluas jangkauan pasar investasi emas, termasuk di kalangan generasi Milenial dan Gen Z yang memiliki kedekatan dengan segala sesuatu yang bersifat online. Lewat kehadiran emas digital, masyarakat mempunyai pilihan instrumen investasi masa kini untuk merencanakan finansial masa depan. Selain mudah dijangkau, dengan dukungan layanan mobile banking yang cerdas, berinvestasi dapat dilakukan dalam satu genggaman. Emas digital bisa menjadi jawaban atas kebutuhan keuangan modern yang aman, mudah, dan nyaman yang dapat membantu masyarakat mencapai target finansial di masa mendatang.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









