Industri lainnya
( 1893 )ALIH KELOLA PROYEK IDD : Eni & Chevron Sepakati Nilai Divestasi
Nanang Abdul Manaf, Wakil Ketua Satuan Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), mengatakan Eni dan Chevron sudah berhasil melalui negosiasi terkait dengan hal-hal krusial, seperti nilai divestasi dan liabilitas dalam proses alih kelola proyek Indonesia Deepwater Development (IDD). “Menurut info yang saya dapatkan dari CEO Eni dan CEO Chevron sudah mendekati akhir, mendekati penyelesaian, karena hal-hal yang berat sudah dilewati,” ujar Nanang ketika ditemui di sela acara The 13th Indonesia Human Resource Summit (IHRS) 2023 di Bali Nusa Dua Convention Center, dikutip Selasa (20/6). Raksasa migas Italia, Eni, dipastikan akan menggantikan peran Chevron sebagai operator di proyek IDD. Chevron yang saat ini memegang 63% saham kepemilikan di proyek IDD, sedangkan Eni juga telah memiliki hak partisipasi di IDD bersama mitra joint venture lainnya, yaitu Tip Top, Pertamina Hulu Energi, dan para mitra Muara Bakau. Nanang menuturkan, sejauh ini hanya Eni yang akan mengambil alih kepemilikan Chevron. Namun, dirinya tidak menutup kemungkinan jika nantinya akan ada mitra baru yang ikut bermitra dalam mengembangkan proyek IDD. Chevron diketahui memutuskan hengkang dari proyek IDD lantaran dinilai tidak dapat bersaing dalam portofolio global perusahaan.
BAHAN BAKAR NABATI : SIASAT AMANKAN BAHAN BAKU BIOETANOL
Pemerintah bergerak cepat mengantisipasi persoalan bahan baku bioetanol sebagai bahan campuran biofuel yang belakangan susut seiring dengan menurunnya pasokan tetes tebu atau molase. Ketersediaan bahan baku selama ini menjadi tantangan dalam implementasi bahan bakar minyak E5. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden No. 40/2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel) yang menargetkan produksi bioetanol dari tebu minimal 1,2 juta kiloliter (KL) pada 2030. Melalui Peraturan Presiden (Perpres) itu, Presiden memerintahkan kementerian teknis dan badan usaha terkait untuk meningkatkan produktivitas tebu sebesar 93 ton per hektare melalui perbaikan praktik agrikultur, serta penambahan areal lahan baru perkebunan tebu seluas 700.000 hektare. Perpres itu juga menargetkan peningkatan efisiensi, utilisasi, dan kapasitas pabrik gula untuk mencapai rendemen sebesar 11,2%. Lewat peta jalan itu, pencapaian swasembada gula untuk kebutuhan konsumsi dan industri paling telat ditenggat masing-masing pada 2028 dan 2030. Kendati demikian, kementerian dan lembaga teknis terkait masih diberi ruang cukup lebar untuk melakukan impor gula konsumsi dan industri nantinya. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sendiri tengah berupaya meningkatkan torehan produksi bioetanol fuel grade sebagai biofuel pendamping bensin. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan bahwa torehan produksi bioetanol fuel grade belakangan berada di kisaran 40.000 KL per tahun. Padahal, kapasitas produksi bioetanol di beberapa pabrik utama yang tersebar di Jawa Timur mencapai 100.000 KL per tahun. Sementara itu, holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) mengajukan harga indeks pasar (HIP) BBN jenis bioetanol itu di kisaran Rp13.500 per liter untuk mendukung keberlanjutan investasi bauran tetes tebu. “Kami masih menunggu kebijakan dari pengguna bioetanol fuel grade tersebut. Kalau HIP tadi bisa diterima, kami bisa segera action,” kata Aris Toharisman, CEO Sugar Co. yang juga tercatat sebagai entitas konsolidasi perkebunan tebu PTPN.
TARGET NET ZERO EMISSION : Hitachi Bawa Teknologi Percepat Transisi Energi
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, Indonesia membutuhkan dukungan teknologi untuk bisa memenuhi tingginya kebutuhan listrik yang diproyeksi mencapai 1.942 terawatt hour (TWh) yang akan dipasok dari pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan atau EBT dengan kapasitas 700 gigawatt (GW). “Untuk mencapai hal tersebut , kami membutuhkan dukungan dari segi teknologi, industri, dan infrastruktur dari seluruh pemangku kepentingan,” katanya melalui keterangan resmi, Senin (19/6). Dia menjelaskan, persoalan infrastruktur kelistrikan menjadi salah satu tantangan utama dalam penyediaan tenaga listrik dari EBT. Pasalnya, Indonesia memiliki ribuan pulau dengan sumber energi berbeda-beda. Untuk menyiasati hal itu, pemerintah pun telah menyiapkan program nasional supergrid agar bisa menghubungkan pulau-pulau di Indonesia. Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, kerja sama yang dijalin dengan Hitachi Energy melingkupi upaya mempercepat transisi energi di Indonesia. CEO Hitachi Energy Claudio Facchin memastikan pihaknya akan mendukung Pemerintah Indonesia untuk mencapai target yang telah ditetapkan, salah satunya transisi energi sebagai kunci menuju NZE.
INDUSTRI ALUMINIUM : Maspion Group Tingkatkan Nilai Tambah Produk
Cahyadi Salim, Direktur INAI, mengatakan pihaknya terus berupaya memperluas pasar ekspor untuk mengompensasi lesunya di dalam negeri guna menjaga utilisasi pabrik tetap ada di level 85%. Sayangnya, saat ini sejumlah pasar utama ekspor perusahaan, seperti Amerika Serikat (AS), Australia, dan negara-negara di Eropa sedang mengalami krisis, sehingga berdampak terhadap penjualan perusahaan. Di sisi lain, tahun politik di Indonesia membuat banyak investor wait and see. “Kami coba cari hal-hal baru dengan terobosan ke market yang baru, salah satunya membuat produk yang dengan nilai tambah, seperti solar frame panel part yang menyasar pasar domestik maupun luar negeri,” katanya, Kamis (15/6). Sementara itu, Wibowo Suryadinata, Direktur ALMI, mengatakan bahwa pihaknya yang selama ini fokus memproduksi aluminium sheet dan aluminium foil masih tertekan oleh kondisi belum menentunya perekonomian global.
PENGEMBANGAN KILANG MINYAK : Pertamina Amankan Pendanaan
Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini mengatakan, pendanaan dari Export Credit Agency (ECA) dan beberapa commercial bank lain bakal ikut mendukung kelanjutan ekspansi kilang yang masuk ke dalam proyek strategis nasional (PSN). “Sudah mau closing, fasilitas yang kita peroleh kurang lebih US$3,1 miliar. Saat ini proyek masih on the track, sudah 72% progresnya,” katanya, Rabu (14/6). Saat ini, perseroan sedang memfinalisasi skema pinjaman dan pendanaan lain dari beberapa lembaga keuangan internasional agar proyek penugasan pemerintah tersebut bisa dirampungkan tepat waktu. “Untuk PSN Balikpapan sudah disiapkannya, bulan ini kita closing dengan para lenders,” ujarnya. Proyek RDMP Balikpapan merupakan salah satu PSN yang dilaksanakan oleh PT Kilang Pertamina Balikpapan yang didesain untuk meningkatkan kapasitas pengolahan yang semula 260.000 barel per hari (bph) menjadi 360.000 bph. Proyek itu juga akan meningkatkan kualitas bahan bakar minyak (BBM) yang diproduksi dari Euro II menjadi Euro V.
PENGELOLAAN HULU MIGAS : BLOK MASELA BUTUH KONTRAKTOR MUMPUNI
Seakan belum puas dengan problem di Blok Masela yang mulai terurai, pemerintah masih berharap ada perusahaan minyak dan gas bumi yang memiliki kompetensi mumpuni untuk mengelola wilayah kerja dengan total cadangan gas sebesar 18,54 triliun standar kaki kubik itu. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berupaya memastikan pengembangan Wilayah Kerja (WK) Masela berjalan lancar. Terlebih, proyek tersebut diproyeksikan bisa memproduksi 1.600 MMscfd gas, dan kondensat sebanyak 35.000 barel per hari (bph). Arifin Tasrif, Menteri ESDM, mengatakan bahwa pemerintah berkepentingan untuk memastikan proyek Blok Masela bisa berjalan dengan baik, sehingga membuka peluang bagi pihak lain untuk ikut serta mengembangkan salah satu proyek strategis nasional (PSN) itu. “Kami ingin memastikan bahwa proyek ini juga bisa didukung oleh pihak-pihak yang memiliki kompetensi memadai,” katanya, dikutip Rabu (14/6). Shell Upstream Overseas Services Ltd. yang akan melepas seluruh hak partisipasinya di Blok Masela pun sempat dirayu untuk tetap mengembangkan blok tersebut dengan harapan bisa menggunakan kompetensi yang dimilikinya. Arifin pun optimistis pengembangan Blok Masela bisa dilaksanakan lebih cepat setelah Shell setuju untuk menyerahkan hak partisipasinya kepada PT Pertamina (Persero). Apalagi, Inpex Masela Ltd. sebagai operator blok tersebut juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan beberapa calon pembeli gas potensial dari dalam dan luar negeri. Di sisi lain, meski Blok Masela dinilai memiliki produktivitas reservoir yang sangat bagus, tetapi investor menyoroti tingginya modal yang harus dikeluarkan untuk membangun fasilitas penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage/CCS). Di sisi lain, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan lelang pembuatan desain detail atau front end engineering design (FEED) fasilitas LNG Blok Masela dapat dilakukan tahun ini. Sementara itu, Direktur Eksekutif Energy Watch Daymas Arangga mengatakan bahwa kompetensi dan pemanfaatan teknologi diperlukan untuk membuat pengelolaan Blok Masela berjalan efektif dan efisien.
INDUSTRI OTOMOTIF : TARGET PENJUALAN MASIH MAPAN
Keyakinan pelaku industri otomotif terhadap prospek penjualan kendaraan roda empat atau mobil pada tahun ini tetap tebal. Rasa percaya diri itu setidaknya tecermin dari angka penjualan mobil sampai dengan 5 bulan pertama 2023 yang naik 10,7% dibandingkan dengan periode yang sama 2022. Dari sisi pembiayaan, kredit yang disalurkan untuk segmen kendaraan bermotor hingga April 2023 tumbuh 16,4% year-on-year (YoY), tertinggi di kelompok kredit konsumsi. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil secara ritel di Indonesia selama Januari—Mei 2023 mencapai 422.514 unit, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu hanya 381.678 unit. Sementara itu, penjualan mobil ke diler atau secara wholesales ikut meningkat 6,9%. Gaikindo mencatat penjualan wholesales selama Januari—Mei 2023 sebesar 423.404 unit, sedangkan periode yang sama tahun lalu tercatat hanya 396.120 unit. Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto mengatakan bahwa pencapaian itu disebabkan kinerja produksi maupun penjualan sudah kembali normal dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Dari sisi merek, dia mencatat jenama otomotif asal Jepang yaitu Toyota tetap berkontribusi paling besar dengan membukukan penjualan ritel 135.473 unit, disusul Daihatsu yang menorehkan penjualan 81.128 unit.
Kedua merek otomotif yang berada di bawah bendera PT Astra International Tbk. (ASII) itu berhasil merebut pangsa penjualan mobil secara keseluruhan 51,2%. Data Gaikindo, Toyota memiliki pangsa pasar atau market share 32% dan Daihatsu 19,2% secara nasional. Khusus Honda, sepanjang 5 bulan pertama 2023 mampu menjual 63.140 unit, diikuti Mitsubishi dan Suzuki yang masing-masing mencapai 33.787 unit dan 33.481 unit. Marketing Director Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan sangat mengapresiasi penjualan selama Januari-Mei 2023 yang mencapai 135.473 unit. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bakal mempersulit peredaran kendaraan pembakaran internal atau Internal Combustion Engine (ICE). Alasannya, kata Luhut, pembatasan bakar fosil itu agar penggunaan kendaraan listrik mampu memperbaiki kualitas udara di Indonesia.
PERDAGANGAN GLOBAL : Langkah Taktis Bentuk Kartel Mineral
Indonesia tengah menggalang dukungan dari sejumlah negara Afrika dan Amerika Latin untuk melindungi kepentingan bersama dalam perdagangan mineral kritis dan hasil hutan tropis, sekaligus mengantisipasi diskriminasi perdagangan dari Uni Eropa dan Amerika Serikat. Presiden Joko Widodo atau Jokowi tengah mendekati sedikitnya 12 negara Afrika dan 8 negara Amerika Latin untuk membuat aliansi negara penghasil mineral kritis dan hutan tropis atau yang belakangan disebut sebagai Global South Cooperation. Jokowi bersama dengan Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, rencananya bakal bertemu dengan Presiden Kongo, Félix Tshisekedi, di Ibu Kota Kongo, Kinshasa pada 25 Agustus 2023. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan bahwa ketiga pemimpin negara berkembang dari tiga benua berbeda itu dijadwalkan untuk menandatangani kesepakatan terkait dengan inisiatif Global South Cooperation tersebut. Selanjutnya pada Oktober 2023, 12 negara Afrika dan 8 negara Amerika Latin bakal bertemu di Bandung untuk menindaklanjuti inisiatif Global South Cooperation tersebut. Kebijakan yang tidak memasukkan mineral kritis Indonesia sebagai penerima kredit pajak energi baru terbarukan (EBT) AS itu membuat investasi hijau justru bimbang di dalam negeri. Pemerintah AS mendiskriminasi mineral kritis Indonesia yang dianggap turut jadi perhatian IRA lantaran sebagian besar smelter domestik dikerjakan perusahaan China.
KONVERSI SEPEDA MOTOR LISTRIK : Pemerintah Butuh Investor untuk Swap Battery
Senda Hurmuzan, Kepala Balai Besar Survei dan Ketenagalistrikan, Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, mengatakan pemerintah tetap menargetkan konversi terhadap 50.000 sepeda motor konvensional menjadi berbasis listrik pada tahun ini. Tahun depan pun diharapkan bisa menembus angka 150.000 unit. Untuk menarik minat masyarakat melakukan konversi, pihaknya bakal memperbanyak fasilitas swab battery di stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU). “Kami sedang mencari investor yang berkenan menjadi operator dan investor penukaran baterai. Dengan adanya investor penukaran baterai ini, sepeda motor listrik tidak perlu membeli baterai, cukup hanya tukar saja,” katanya, dikutip Kamis (8/7). Pemerintah menyiapkan subsidi senilai Rp7 juta untuk setiap konversi sepeda motor konvensional menjadi berbasis listrik di bengkel yang terdaftar. Pemberian bantuan itu dilaksanakan oleh Kementerian ESDM kepada bengkel konversi berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan oleh Balai Besar Survei dan Pengujian KEBTKE. Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Ketenagalistrikan Sripeni Inten Cahyani menambahkan, Instruksi Presiden No. 7/2022 juga sangat mendukung percepatan target konversi motor listrik.
Prospek Industri Semen Dinilai Lebih Cerah
Industri semen dinilai memiliki peluang tumbuh tahun ini kendati masih dibayangi kelebihan pasokan. Konsolidasi sejumlah perusahaan semen dan meningkatnya permintaan untuk pembangunan infrastruktur menjadi pemacu bagi industri ini untuk tumbuh. Selain itu, transisi energi turut menyumbang sentimen positif terhadap pertumbuhan tersebut. Dua perusahaan semen domestik, yakni PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, menunjukkan kinerja psitif sejak awal tahun 2023. Pada triwulan I-2023, Semen Indonesia membukukan laba bersih Rp 562 miliar atau tumbuh 11 % dibandingkan periode sama tahun lalu. Sementara Indocement membukukan laba bersih Rp 371,4 miliar atau tumbuh 103 %.
Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Emma Almira Fauni berpendapat, penjualan semen tahun ini bisa tumbuh meski tidak signifikan. Pertumbuhan itu diproyeksikan 0-5 % dibandingkan tahun lalu yang minus 3 %. ”Perusahaan semen memiliki prospek untuk bertumbuh pada 2023. Namun, secara umum, masih akan tetap oversupply (kelebihan pasokan). Ini terjadi karena banyak pemain baru setelah sektor properti mulai booming pada 2010 sampai 2014 sehingga membuat kompetisi kian meningkat dan pabrik-pabrik semen baru bermunculan,” ujarnya dalam diskusi tentang prospek industri semen yang digelar oleh Mirae Asset Sekuritas, di Jakarta, Kamis (8/6). (Yoga)
Pilihan Editor
-
Kluster Industri Fintech Kian Luas
22 Nov 2019 -
Hyundai Teken Investasi US$ 1 Miliar
14 Nov 2019 -
Dark Skies Ahead for Jokowi's economy : Experts
21 Oct 2019 -
Menteri Ekonomi Harus Benahi Iklim Usaha
21 Oct 2019









