Internasional
( 1384 )Kasus Suap dan Gratifikasi Mantan Menteri Singapura
Melawan Pilpres yang Toksik dengan Yogurt
PBB Dibutuhkan Dunia Sebagai Penjaga Keamanan
Desakan mereformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa kembali menggema. Dalam rangkaian Sidang Majelis Umum PBB mulai 23 September 2024, sejumlah negara akan mendesakkan reformasi Dewan Keamanan, Dewan HAM, dan sistem keuangan internasional. Seruan reformasi bakal dibahas dalam Konferensi Tingkat Tinggi untuk Masa Depan PBB di New York, Amerika Serikat, Minggu (22/9/2024). KTT untuk Masa Depan yang baru pertama kali diadakan ini bagian dari rangkaian Sidang Ke-79 Majelis Umum PBB. Lembaga-lembaga dunia, khususnya DK PBB, dianggap ketinggalan zaman, tidak adil, dan tidak efektif mengatasi tantangan-tantangan dunia termutakhir. Terbukti, DK PBB gagal menghentikan perang di Gaza, Sudan, dan Ukraina. Desakan reformasi sudah cerita lama, menjadi wacana selama 40 tahun dan selalu berakhir gagal.
DK PBB yang mandul dan tak bergigi, menurut Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Jumat (13/9/2024), kian menggerus kredibilitas organisasi secara keseluruhan. Hambatan veto DK PBB dibentuk setelah Perang Dunia II demi memastikan perdamaian dan keamanan internasional. Namun, hak veto lima anggota tetapnya justru menghambat pencapaian tujuan itu. DK PBB seperti terjebak mesin waktu. Ditambah lagi sistem keuangan yang tak efektif. ”Kita sama sekali tidak siap menghadapi berbagai masalah yang muncul,” kata Guterres. Melalui KTT untuk Masa Depan, ada kesempatan memodernisasi struktur tata kelola global. Hasil KTT diharapkan dapat memperbarui lembaga-lembaga dunia agar mampu mengatasi realitas politik dan ekonomi dengan lebih baik. Desakan reformasi juga diutarakan Presiden Finlandia Alexander Stubb.
Dia mengusulkan reformasi DK PBB harus mencakup perluasan keanggotaan, penghapusan hak veto bagi negara mana pun, dan pengusiran anggota mana pun yang terlibat dalam perang ilegal. DK PBB terdiri dari 5 negara anggota tetap dan 10 negara anggota tidak tetap. Anggota tidak tetap dipilih Majelis Umum untuk masa jabatan dua tahun. Pilihan didasarkan pada distribusi geografis, yaitu 2 dari Asia, 2 dari Amerika Latin, 3 dari Afrika, 2 dari Eropa Barat, dan 1 hari bekas komunis Eropa Timur. Ke-15 negara anggota DK PBB sama-sama bertugas menjaga perdamaian dunia. Namun, persaingan geopolitik menghambat kemajuan dalam sejumlah isu, seperti invasi Rusia ke Ukraina. Stubb mengusulka penambahan anggota tetap dari 5 menjadi 10 dengan tambahan satu perwakilan dari Amerika Latin, 2 dari Afrika, dan 2 dari Asia. ”Tidak ada satu negara pun yang boleh memiliki hak veto di DK PBB,” katanya. (Yoga)
Hiroyuki Sanada Kerja Keras akan Mendapat Hasil yang Memuaskan
Sebagai produser sekaligus aktor pemeran utama serial drama sejarah Shogun, peran Hiroyuki Sanada (63) sangat penting. Sanada muncul sebagai Aktor Utama Terbaik dan serial itu meraih 18 penghargaan dalam Emmy Awards Ke-76. Wisnu Dewabrata Film berlatar sejarah Jepang di periode Sengoku (1467-1600) ini menjadi buah bibir dunia. Selain Sanada, aktris Anna Sawai, yang juga bermain di film tersebut, meraih penghargaan Aktris Utama Terbaik di ajang yang sama. Sanada bukan aktor ”kaleng-kaleng”. Sejak usia lima tahundia terlibat dalam seni peran,terutama film. Pengalaman panjang itu menjadi modal Sanada menggarap Shogun dengan sangat rinci dan hati-hati. Tak sekadar mengacu pada novel aslinya, Shogun (1975), karangan James Clavell, Sanada juga melibatkan banyak riset serta pakar terkait kehidupan masyarakat Jepang di era itu. Mulai dari pakar kaligrafi, gestur, kostum, hingga tata rias wajah dan rambut, yang didatangkan dari Jepang langsung demi menjaga keaslian. Dalam wawancara di laman FX Networks, Sanada dan produser eksekutif Rachel Kondo mengatakan, pihaknya menyesuaikan beberapa nama karakter lantaran di versi novel dinilai lebih modern dibandingkan dengan kenyataan. ”Jika ada sesuatu yang tampak tidak realistis di film, para penonton tak bisa fokus pada plot cerita saat menontonnya,” ujar Sanada. Latar sejarah di film ini sangat spesifik, yakni Periode Sengoku, yang begitu penting dalam sejarah ”Negeri Matahari Terbit”. Pada era itu, banyak kekacauan politik berkepanjangan, yangjuga memicu peperangan antarpenguasa lokal. Pada awal abad ke-16 itu Jepang terbagi ke dalam banyak wilayah.
Keluarga Sanada lahir dari sebuah keluarga berlatar belakang petani dan nelayan bermarga Shimozawa di Shinagawa, Tokyo, Jepang, 12 Oktober 1960. Saat itu keluarganya tinggal di lingkungan yang sama dengan aktor film terkenal di masanya, Kokichi Takada. Putra Takada sebaya dan berteman dengan Sanada sejak masih usia empat tahun. Ketertarikan bocah bernama asli Hiroyuki Shimozawa itu terhadap dunia seni, terutama seni peran, sudah terlihat saat bergabung dalam sebuah sanggar anak, Himawari Theatre Group. Setahun setelah bergabung, dia ditawari terlibat dalam film The Game of Chance atau Rokyok Komoriuta (1965). Aktor film ternama di masa itu, Sonny Chi ba, menjadi pemeran utama. Film itu sukses dan dikembangkan menjadi trilogi. Kedua orangtua Sanada sebetulnya menentang keinginannya menjadi aktor film. Apa lagi Sanada lebih memilih ber main film ketimbang melanjutkan sekolah.
Namun, nasib berkata lain. Saat Sanada berusia 11 tahun, sang ayah meninggal, sementara sang ibu, yang bekerja di salon rambut, tak kuasa melawan tekad bulat Sanada. Chiba membawa pengaruh besar pada Sanada, apalagi setelah Sanada masuk ke sekolah bela diri dan pemeran pengganti(stuntman), yang didirikan Chiba, Japan Action Club (JAC). Mengutip laman Kungfumagazine.com, Sanada menyebut Chiba benar-benar menjadi figur seorang ayah dan panutan baginya. Satu nasihat Sonny Chiba yang paling diingat Sanada adalah berkarier di perfilman itu ibarat lari maraton karena harus dilakoni dalam periode waktu yang panjang. Dengan begitu, yang terpenting untuk dilakukan adalah terus berakting sampai kapan pun. ”Ketika mencapai usia 30 (tahun), maka pada saat itulah karier Anda baru benar-benar akan dimulai. Saat itu Anda akan mendapatkan kesempatan besar sesungguhnya yang pertama. (Yoga)
Karisma Evi Tiarani, Atlet Paralimpiade yang Menembus Batas
Sprinter Karisma Evi Tiarani tak pernah menyangka akan meraih medali perak di Paralimpiade Paris 2024. Sebab, pesaingnya adalah trio ”ratu” Italia yang menguasai nomor 100 meter putri klasifikasi T63 (memakai kaki palsu), yaitu Ambra Sabatini, Martina Caironi, dan Monica Grazziana Contrafatto. Di luar dugaan, dalam babak final lari 100 meter putri klasifikasi T63, Sabtu (7/9/2024), Sabatini yang hampir pasti meraih emas terjatuh hanya beberapa meter dari finis. Contrafatto yang berlari di sebelah Sabatini ikut jatuh karena tak sempat menghindar. Jadilah Evi meraih perak dan Caironi mendapat emas. Jika tidak ada insiden itu, kemungkinan Sabatini mendapat emas, Contrafatto atau Caironi perak, dan Evi maksimal meraih perunggu atau finis di peringkat keempat tanpa medali.
Amat sulit bagi Evi, yang tidak memakai kaki palsu bilah, bersaing dengan pelari yang memakai kaki palsu bilah. Klasifikasi Evi sebenarnya adalah T42, yaitu keterbatasan gerak pada sebelah kaki, tetapi tidak memakai kaki palsu. Kaki kiri Evi lebih pendek daripada kaki kanannya. Para pelari dengan kaki palsu bilah, sering dijuluki blade runner, larinya akan lebih cepat setelah jarak 60 meter karena efek pantulan dari kaki palsunya. Cara mengalahkan para blade runner adalah start cepat dan berlari sekuat tenaga sejak start. ”Tidak ada yang tidak mungkin,” kata Evi kepada Kompas sebelum babak final di zona campuran Stadion Stade de France, Paris, Sabtu (7/9).
Kata-katanya terbukti pada saat babak final. Di Paris, Evi memecahkan dua rekor dunia 100 meter putri klasifikasiT42 atas namanya, yaitu dari 14,37 detik pada Asian Para Games Hangzhou tahun 2023 menjadi 14,34 detik pada heat 1 (semifinal), lalu dipertajam lagi menjadi 14,26 detik di babak final. Target utama Evi selanjutnya adalah Paralimpiade Los Angeles 2028. Namun, sebelumnya, target terdekat adalah ASEAN Para Games Thailand 2025. Targetnya tetap sama, yaitu memecahkan rekor pribadi. Evi tidak cepat puas, dia selalu tertantang menembus limitnya sendiri. (Yoga)
Jerman Tidak Menerbitkan izin ekspor senjata ke Israel
Serangkaian gugatan atas dugaan pelanggaran hukum internasional oleh Israel terhadap Palestina berdampak ke Jerman. Berlin cemas terseret dugaan pelanggaran tersebut. Karena itu, Jerman tidak lagi menerbitkan izin ekspor senjata ke Israel. Dewan Keamanan Federal Jerman (Bundessicherheitsrat/BSR) pimpinan Kanselir Jerman Olaf Scholz belum mengeluarkan izin ekspor senjata ke Israel sejak Maret 2024. Pada Januari-Februari 2024, hanya dikeluarkan izin ekspor senilai 32.000 euro. Sebagai pembanding, ekspor senjata Jerman ke Israel bernilai 326,5 juta euro. Bentuknya termasuk peluru senapan, roket pelontar, dan aneka kendaraan tempur.
Setelah AS, Jerman merupakan pemasok senjata terbesar ke Israel. Sebagian perusahaan AS-Jerman membuat perusahaan patungan untuk produksi senjata. Pada 2024, kondisi semakin sulit bagi eksportir Jerman untuk mengirim senjata ke Israel. Seorang petinggi pabrik peralatan pesawat mengungkapkan, ada izin yang harus diurus ke berbagai lembaga. Tidak ada kejelasan kapan izin akan keluar. Pada Juli 2024, pengadilan Berlin menolak gugatan penghentian ekspor senjata Jerman ke Israel. Gugatan diajukan European Center for Constitutional and Human Rights (ECCHR) bersama sejumlah warga Jerman keturunan Palestina.
Nikaragua juga menggugat Jerman ke Mahkamah Internasional (ICJ). Nikaragua menuding Jerman terlibat genosida yang dilakukan Israel di Gaza dalam bentuk bantuan keuangan, politik, dan militer Jerman untuk Israel. Ada anggota parlemen yang menyebut, ada perdebatan keras soal dukungan Jerman ke Israel. Penolakan, disampaikan anggota parlemen dari Partai Hijau yang dipimpin Menlu Jerman Annalena Baerbock. Mereka menyebut, perkembangan di Gaza menunjukkan Jerman harus berhenti mengirim senjata ke Israel. (Yoga)
Kaum Superkaya Tak Lagi Belanja Barang Mewah
Tren gaya hidup orang-orang superkaya dunia berubah. Mereka tak lagi membelanjakan uang untuk jet pribadi, mobil mewah, atau tas mahal. Mereka saat ini justru semakin tertarik belanja pengalaman dan mengejar makna hidup. Pada era ini, kalangan superkaya justru ingin terlihat lebih membumi dan tak mencolok. Mereka mengoleksi pengalaman dengan mencoba jalan kaki di luar angkasa, banyak berlibur, serta berbelanja barang seni dan barang antik. Sejumlah laporan terbaru juga menunjukkan, mereka sangat tertarik pada kecerdasan buatan, berkesadaran lingkungan dan sosial tinggi, serta tak segan keluar banyak uang untuk hidup ekstrasehat.
Pada Kamis (12/9) Jared Isaacman (41) menjadi warga sipil bukan astronot yang pertama berjalan di luar angkasa (spacewalk). Selama satu jam, ia keluar dari wahana antariksa Polaris Dawn Crew Dragon Resilience milik SpaceX yang membawanya ke luar angkasa dan berjalan-jalan melihat Bumi dari ketinggian 700 km. Isaacman merekam seluruh pengalaman itu dengan kamera di helmya. ”Di rumah, pekerjaan kita begitu banyak. Tapi dari sini, Bumi terlihat seperti dunia yang sempurna,” katanya, melukiskan indahnya pemandangan yang ia lihat. Dengan kekayaan yang ditaksir senilai Rp 29,2 triliun, Isaacman termasuk jajaran orang-orang superkaya. Ia membiayai misi Polaris Dawn demi bisa berjalan-jalan di luar angkasa dan memandang Bumi dengan mata telanjang.
Ia dilaporkan menghabiskan Rp 3,08 triliun untuk misi sipil SpaceX sebelumnya pada 2021. Isaacman memperoleh kekayaan dari perusahaan pemrosesan pembayaran Shitf4 Payment yang didirikan pada 1999 saat berusia 16 tahun. Pada 2011, ia mendirikan Draken International, firma pertahanan yang melatih para pilot Angkatan Udara. Isaacman termasuk dalam kalangan yang kerap disebut ultrakaya atau elite global atau kaum ”satu persen”, merujuk jumlah mereka yang segelintir, tetapi kekayaannya begitu besar. Sebutan resmi untuk kalangan ini adalah individu dengan kekayaan bersih tinggi (ultrahigh net worth individuals/UHNWI), yang didefinisikan sebagai orang atau rumah tangga yang memiliki asset likuid senilai lebih dari Rp 461 miliar.
Menariknya, saat ini semakin banyak generasi muda dalam kelompok superkaya itu. Para generasi muda superkaya ini menjadi penggerak perubahan gaya hidup kaum ultrakaya. Dengan karakter berkesadaran sosial dan lingkungan yang relatif lebih tinggi, mereka memilih koleksi pengalaman atau barang bermakna ketimbang barang semata karena mewah. Pilihan jalan-jalan Isaacman ke luar angkasa menjadi gambaran. Laporan firma keuangan Julius Baer tentang kekayaan global dan gaya hidup tahun 2024 menyebutkan, minat kalangan superkaya saat ini lebih pada koleksi pengalaman, mulai dari jalan-jalan, tinggal di hotel-hotel mewah yang menawarkan pengalaman eksotis dan unik, hingga bersantap di restoran terkemuka. Hal yang sama diungkapkan dalam Survei Kekayaan Modern Charles Schwab 2023. Sekitar 70 % orang kaya AS modern memandang kekayaan sebagai koleksi pengalaman. (Yoga)
Paus Berharap Anak Muda Menjadi Pribadi yang Lebih Berani
Paus Fransiskus menutup rangkaian perjalanan apostolik Asia-Oseania dengan menggelar pertemuan bersama anak-anak muda lintas agama di Singapura. Dalam kesempatan tersebut, Paus berpesan agar anak muda menjadi pribadi yang lebih berani. ”Maju, jangan lagi mundur. Saya berdoa untuk Anda dan berdoalah juga untuk saya,” kata Paus Fransiskus di Singapura, Jumat (13/9). Pertemuan dengan anak muda digelar di Catholic Junior College. Sebanyak 600 anak muda dari 50 sekolah dan organisasi keagamaan bertemu Paus dalam dialog tersebut. Paus Fransiskus mengajak mereka untuk maju meski kadang berisiko. ”Jangan biarkan perutmu menjadi gemuk, tetapi biarkan kepalamu menjadi gemuk,” kata Paus, mengundang tawa hadirin.
”Saya katakan ambil risiko, pergilah ke luar sana. Orang muda yang takut dan tidak mengambil risiko adalah orang tua,” kata Paus. Selain itu, Paus Fransiskus mengingatkan sembari menjawab pertanyaan seorang pemuda tentang teknologi dan kecerdasan buatan. Menurut Paus, menggunakan teknologi dan mengikuti perkembangannya merupakan hal baik. ”Namun, sebaiknya jangan membiarkan teknologi memperbudak diri kita,” kata Paus. Paus Fransiskus sangat menikmati pertemuan itu. Ia sempat bertukar pertanyaan dengan para pemuda lintas agama. Paus pun kerap berbicara diluar teks. Situasi itu memperlihatkan Paus gembira dan antusias dengan perbincangan bersama anak-anak muda lintas agama.
Meski ada kelelahan terpancar di beberapa acara, Paus Fransiskus tetap bersemangat untuk bertukar pendapat yang bebas. Ia dengan riang mendorong dan menyerukan kaum muda untuk membantu mereka yang membutuhkan. Lise de Rocquigny (47), ekspatriat Perancis yang tinggal di Singapura, mencermati hal itu. Ia mengatakan, selama kunjungan di Singapura, Paus terlihat lelah di beberapa kesempatan, tetapi tetap bersemangat dan cukup bugar. ”Paus benar-benar mampu menyampaikan pesan-pesan yang dekat di hatinya: dialog antaragama, solidaritas, amal, mendengarkan orang miskin, kepedulian terhadap Bumi tempat tinggal kita,” ujarnyaAksi Mogok Pekerja Boeing di Pantai Barat AS
Para pekerja pabrik Boeing di Pantai Barat AS melakukan mogok kerja pada jumat (13/09/2024) setelah menolak kesepakatan kontrak kerja. Aksi tersebut berdampak pada penghentian produksi pesawat jet, sekaligus harus bergulat dengan penundaan produksi yang parah dan utang besar. Krisis yang makin memuncak itu pun memukul saham Boeing dan memicu pergolakan kepemimpinan. Akibatnya, saham Boeing turun 4% dalam perdagangan pra-pasar AS pada Jumat. Saham ini juga telah merosot hampir 38% sejak awal 2024. Menanggapi situasi tersebut, CEO Boeing Kelly Ortberg pun mengusulkan kesepakan termasuk kenaikan gaji sebesar 25% selama empat tahun. Tetapi kenaikan ini jauh lebih rendah daripada yang dituntut oleh 40% pekerja. Sebagai informasi, Ortberg baru saja ditunjuk beberapa minggu lalu untuk memulihkan kepercayaan terhadap perusahaan produsen pesawat ini. Menurut laporan aksi mogok tersebut merupakan yang pertama sejak 2008. Disamping itu, produsen pesawat ini berada di bawah pengawasan ketat regulator dan pelanggan AS setelah sebuah panel pintu terlepas dari jet 737 MAX di udara pada Januari tahun ini. (Yetede)
Indonesia Ingin Lebih Banyak Berdagang dengan Amerika Latin
Pemerintah Indonesia menyampaikan pesan sederhana, tetapi mengena dalam pembukaan Indonesia-Latin America and The Caribbean Business Forum yang dibuka di Lima, Peru, Rabu (11/9). Indonesia ingin lebih banyak berdagang dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia karena meski kawasan tersebut memiliki potensi pasar sangat besar, nilai perdagangannya dengan Indonesia masih sangat kecil. Porsi perdagangan negara-negara Amerika Latin dan Karibia dengan Indonesia tercatat hanya 0,45 % dari total perdagangan negara-negara di kawasan tersebut dengan dunia. Pada 2023, volume perdagangan kawasan itu dengan seluruh negara mencapai 2,8 triliun USD.
Sementara pada tahun yang sama, porsi perdagangan Indonesia dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia hanya 2,73 % total perdagangan global Indonesia yang mencapai 480,5 miliar USD. ”Kami hanya ingin lebih banyak berdagang. Sekarang angka perdagangan Indonesia dengan 33 negara di kawasan ini hanya 0,45 % dari total perdagangan global negara-negara Amerika Latin dan Karibia. Sangat kecil,” ujar Dirjen Amerika dan Eropa Kemenlu Indonesia, Umar Hadi saat menggelar jumpa pers sebelum pembukaan Indonesia-Latin America and The Caribbean (INA-LAC) Business Forum. Indonesia tak ingin tertinggal dari negara-negara Asia lain yang telah memiliki hubungan dagang dan ekonomi sangat mapan dengan kawasan Amerika Latin.
Dari fakta bahwa nilai perdagangan sejumlah negara Asia dengan negara-negara Amerika Latin cukup besar, jarak geografis ternyata bukan tantangan utamanya. ”Indonesia menawarkan banyak kesempatan untuk negara di Amerika Latin. Penting untuk mengingat bahwa GDP Indonesia itu 1,39 triliun USD. Indonesia negara ekonomi paling besar di Asia Tenggara,” kata Umar. Menurut Monica Chavez Camacho dari Camara de Comercio Lima, yang dibutuhkan saat ini oleh perusahaan Indonesia dan Amerika Latin adalah koneksi yang terjalin. Yang paling penting dari INA-LAC Business Forum adalah mempertemukan pengusaha Indonesia dengan mitranya di kawasan Amerika Latin dan Karibia.
Bagi Pemerintah Peru, forum bisnis seperti INA-LAC akan membantu mempercepat negosiasi perjanjian perdagangan bebas dengan Indonesia. Wakil Menteri Perdagangan Peru Teresa Mera Gomez mengatakan, Peru ingin menggunakan segala upaya agar perjanjian perdagangan bebas dengan Indonesia (Comprehensive Economic Partnership Agreement/CEPA) segera terealisasi. Tercatat sedikitnya 19 perusahaan asal Indonesia yang ikut berpartisipasi, antara lain Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Indofood, Gajah Tunggal, Sido Muncul, Mayora, Wings Group, United Bike, Kino, serta BUMN seperti Pertamina dan PLN Indonesia. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Menkeu Terbitkan Aturan Jamin Pelaksanaan PSN
06 Apr 2021 -
Membangun Ekosistem Keuangan Digital
05 Apr 2021 -
Hegemoni Bank BUMN
19 Mar 2021 -
Crypto Art Jadi Peluang Usaha Seni di Indonesia
29 Mar 2021









